Chapter 88.2 – Sang Rajalah Dalangnya

Mana Vandalieu sangatlah penting untuk mengoperasikan Item sihir yang diperkuat dengan mantra Fermentation yang digunakan untuk membuat miso dan kecap, serta memberikan kekuatan untuk para Golem di masing-masing pabrik.

Sebagian besar industri Talosheim lainnya juga praktis tidak mungkin dapat berjalan tanpa Vandalieu. Golem, Tanaman Monster, Immortal Ents dan Cemetery Bees semuanya memberikan berkah bagi Talosheim karena Vandalieu ada di sini.

Pusat distribusi pasokan yang bertempat di sisa-sisa Guild petualang juga hanya berfungsi karena Vandalieu menyediakannya dengan produk-produk yang dapat didistribusikan.

Anggota Gereja, tukang batu, tukang kayu dan pandai besi – Vandalieu adalah pemimpin dari semua kelompok ini.

Itulah alasan mengapa menentukan pendapatan setiap warga negara tidaklah sulit. Mungkin saja itu akan menjadi sulit di masa depan, tapi dia hanya perlu membuat sistem yang bisa mengatasinya sebelum itu terjadi.

Dan kecil kemungkinannya bangsa itu akan jatuh miskin karena pajaknya terlalu rendah. Pada akhirnya, para warga membeli berbagai barang dari Vandalieu yang merupakan raja dari Negara itu, karena mereka tinggal di sini.

Sebenarnya, mustahil semuanya 100% bebas masalah, tapi Vandalieu tidak punya pilihan selain menggunakan trial-and-error dan melakukan perbaikan kapan pun masalah baru muncul.

“Saya mengerti. Kalau begitu, tolong serahkan mengenai detailnya kepada saya.” kata Chezare.

“… Chezare, maukah kau berhenti sebagai jendral dan menjadi perdana menteri negara?” Vandalieu bertanya padanya.

“Tidak, saya adalah seseorang yang tergabung dalam militer, Yang Mulia,” jawab Chezare.

Tapi apakah benar-benar baik bagi seorang anggota militer untuk melakukan begitu banyak pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh seorang pejabat sipil?

Beberapa waktu berlalu setelah percakapan ini, dan akhir musim panas sudah berada di depan mata. Vandalieu sedang makan malam untuk beristirahat dari pekerjaannya di dalam ruang bawah tanah yang ada di bawah istana kerajaan Talosheim, tempat di mana dia telah mengalahkan Golem Naga dan mendapatkan bahan material yang dia gunakan untuk membuat Rapiéçage.

“Umm, Yang Mulia, apa ini?” Levia bertanya.

“Ini ramen, Putri Levia,” Vandalieu menjelaskan ketika dia menunjukkan padanya isi mangkuknya – berbagai bahan dan beberapa mie terendam dalam sup putih. “Ini merupakan hidangan yang mirip dengan udon, tapi tidak sama. Kebetulan, ini adalah ramen tahu yang aku buat atas permintaan Braga. Dasar supnya adalah misodare dengan tahu, dan mie dibuat dengan menggabungkan tepung gandum dan tepung kedelai dalam rasio tertentu, dan aku sudah menggunakan tahu goreng dan tahu beku-kering sebagai pengganti irisan daging babi. Untuk bumbunya, ada juga bawang. “

Itu adalah ramen yang diisi dengan tahu … Ini merupakan waktu untuk isoflavon.

(Flapy: Isoflavon adalah senyawa organik yang ditemukan dalam tahu.)

Jika ada satu hal yang ingin segera Vandalieu dapatkan, itu adalah daun bawang. Dan bukankah sup akan terasa lebih enak dengan ditambahkan biji wijen?

“Ini terlihat sangat lezat, bukan? Vandalieu sangat pandai memasak. Kau harusnya mencobanya juga, Putri? ” Saran Darcia. Indera perasanya sekarang mirip dengan putranya, berkat skill Mental Encroachment.

Namun, tampaknya Putri Levia tidak bertanya tentang ramen. “Terima kasih atas tawarannya, tapi aku tidak merujuk pada ramen -“

“Lalu, apa kau mengacu pada ini? Ini adalah gaun pengantin, ”kata Vandalieu lain yang terpisah dari Vandalieu yang sedang memakan ramen… Vandalieu yang telah diproduksi dengan menggunakan skill Out-of-body Experience dan membuat  sebuah klon. Dia mengangkat gaun pengantin yang tengah dibuatnya.

Menggunakan jarum dan benang yang tak terhitung jumlahnya, Vandalieu berusaha membuat gaun pengantin langsung dari seutas benang.

“Membuat rancangan pakaian dan hal-hal seperti itu ternyata menyusahkan, jadi aku berpikir tentang bagaimana aku bisa melakukannya, dan baru-baru ini aku menyadari bahwa aku bisa mengubah benang menjadi pakaian secara langsung tanpa menggunakan rancangan pakaian,” katanya.

“Aku sedang melakukan itu. Kebetulan, gaun-gaun ini untuk pengantin Braga, Marie dan Linda.” kata Vandalieu lain.

“Aku sudah melakukan pengukuran. Juga, bahan yang aku gunakan adalah sutra madu dari para Cemetery Bee.” kata Vandalieu lainnya.

Empat lengan Vandalieus, yang terbagi menjadi tipis, seperti benang, tengah memanipulasi jarum jahit yang tak terhitung jumlahnya.

Vandalieu ingin membuat Golem dan alat-alat untuk melakukan ini di suatu hari nanti, tapi itu adalah pekerjaan yang membutuhkan ketepatan, jadi untuk saat ini dia tidak punya pilihan selain melakukannya sendiri.

“Dengan ini, aku bisa membuat pakaian tanpa kisutan.”

“Frills, frills … Laces, laces … Flell, flell .”

(Flapy : maksudnya frill = rumbai, lace = renda)

“Tapi karena bekerja sendiri, membuat dua atau tiga gaun dalam satu hari adalah batasku, jadi aku harus segera membuat mesin jahit. Kupikir aku harus membuat pedal yang bisa dioperasikan? “

Berdasarkan apa yang dilihat Vandalieu di Nineland dan Niarki, pakaian Lambda terlihat lebih buruk dari yang ada di Bumi. Ada lebih banyak pewarna yang tersedia dan warnanya lebih terang, tapi desain pakaiannya terbatas.

Vandalieu telah menempatkan para Undead Insect di Eleanora saat dia berjalan-jalan di sekitar Nineland, dan melalui mata mereka, dia telah melihat pakaian-pakaian bekas yang dijual di pasar. Sebagai seseorang yang pernah tinggal di Jepang modern, ia berpikir bahwa mereka terlihat sangat ketinggalan zaman.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Saat itu Vandalieu hanyalah seorang siswa sekolah SMA; meskipun perilakunya tidak buruk, itu juga tidak terlalu baik. Dia telah melihat beberapa hal di berbagai tempat.

Karena itulah ia berencana membuat berbagai hal. Hal-hal seperti bra, garter belt, dan khususnya stocking. Sedangkan untuk pakaian renang, ia berencana untuk mulai mengerjakannya setelah ia menemukan serat yang tidak akan berubah transparan saat mereka basah.

Juga, sebagai seseorang yang bertujuan untuk mencapai kecantikan fisik yang setara dengan bintang aksi Hollywood, ia juga perlu menemukan waktu yang tepat untuk membuat celana boxer pria.

“Benar-benar indah, bukan? Aku yakin semua orang akan merasa senang, dan ketika kita akan mulai berdagang dengan negara lain di masa depan, kupikir semua orang akan membelinya, “kata Darcia.

“Ya, kupikir mereka terlihat sangat luar biasa. Tapi bukan itu … aku bertanya-tanya apa itu …” kata Putri Levia, Pandangannya diarahkan pada gumpalan daging yang sedang dibawa keluar dari perangkat kebangkitan.

Itu setumpuk daging tanpa tangan, tanpa kaki dan tanpa kepala. Ada pembuluh darah yang berdenyut-denyut tengah mengalir di sepanjang permukaan luarnya yang merah, membuatnya terlihat jelas bahwa, luar biasa, benda ini ternyata hidup.

“Ah, jangan terlalu pedulikan itu -” Darcia memulai.

“Itu adalah kegagalan pembuatan tubuh ibu yang ketujuh,” kata Vandalieu.

“Tidaaaak! JANGAN KATAKAN ITTUUUUU! ” Teriak Darcia.

“Aku tidak mengatakan bahwa itu adalah wujud aslimu, jadi tenanglah,” kata Vandalieu padanya.

Vandalieu telah memikirkan ide untuk menggunakan Golem Transmutation untuk memanipulasi cairan Death Iron dan Dark Copper untuk mengganti bagian yang rusak dari perangkat kebangkitan. Alhasil, perangkat kebangkitan itu mulai bisa bekerja lagi, tapi … ketika ia mencoba untuk membuat ulang tubuh Darcia dengan menggunakan alat itu, perangkat itu hanya akan menghasilkan gumpalan daging.

Dia telah melalui banyak percobaan dan kesalahan, tapi tidak peduli apa pun yang dia lakukan, alat itu hanya menciptakan gumpalan daging yang tidak memiliki kemiripan dengan Darcia.

“Seperti yang kau lihat, hanya ada daging dan pembuluh darah … jika ada organ, aku akan menambahkan kerangka Orichalcum setelah itu selesai. Tampaknya melakukan perbaikan sementara yang tidak wajar terhadap perangkat kebangkitan yang tidak sempurna masih belum cukup untuk bisa menghidupkan ibu kembali, “simpul Vandalieu.

Dia telah menggunakan mesin itu sebanyak tujuh kali, tapi tidak ada yang bisa dia lakukan untuk menghentikan alat itu menghasilkan gumpalan daging yang misterius. Menurut legenda, perangkat itu seharusnya mampu menciptakan tubuh yang sepenuhnya terpisah dari jiwa mereka, tapi hasil yang dimiliki Vandalieu bahkan tidak ada yang dekat dengan itu.

“Tapi kau tahu, ini seperti … Kau berkata begitu, Vandalieu, tapi itu seolah aku diberi tahu bahwa ini benar-benar seperti aku, jadi itu sulit,” kata Darcia.

“Maaf, aku …” Levia meminta maaf.

“Tidak apa-apa, itu hanyalah sesuatu yang kugunakan untuk membuatku melupakannya. Aku yakin itu karena perangkatnya masih belum sempurna, “kata Darcia.

“Ya, itu memang berfungsi, jadi aku berpikir untuk membuatnya lebih dan lebih sempurna lagi. Tunggu sebentar, Bu.” kata Vandalieu.

Kupikir itu tidak akan berhasil tanpa bagian yang rusak digantikan oleh bahan yang awalnya memang digunakan. Tidak seperti bahan lainnya, aku masih tidak bisa menciptakan bentuk detailnya dari Orichalcum, jadi … Haruskah aku membuat Homunculus?

Level skill Golem Transmutation Vandalieu telah meningkat, tapi masih belum cukup baginya untuk dapat membuat komponen yang memiliki bentuk sesuai yang dia inginkan dari Orichalcum. Usaha yang diperlukan untuk memperbaiki perangkat itu tidaklah setingkat semikonduktor, tapi hampir sama persis dengan mencoba menulis kata dengan butiran beras. Itu tidak mudah untuk dilakukan.

Mungkin lebih baik bagi Vandalieu untuk menemukan seorang dewa jahat, membuat kontrak dan membuat sebuah Homunculus untuk digunakan sebagai tubuh Darcia.

Dia telah memperoleh pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan itu di Guild Penyihir yang ada di Nineland. Hal-hal seperti mengorbankan perawan akan menjadi hambatan besar bagi Vandalieu, tapi mungkin dia bisa mendiskusikan persyaratan ini dengan para dewa jahat.

Aku penasaran apakah kau dapat bernegosiasi dengan dewa? Aku mungkin tidak akan bisa mengancam mereka.

Pada kenyataannya, dia sudah memakan dewa jahat, tapi karena Vandalieu tidak menyadari  akan hal ini, dia mendapat kesan bahwa setiap dewa pasti merupakan sebuah makhluk superior baginya.

“Aku akan menemukan dewa jahat yang sempurna untuk pekerjaan itu,” kata Vandalieu.

“Levia-san, sepertinya putraku akan menjalankan sebuah agama sesaat; apa yang harus aku lakukan dalam situasi ini? ” Darcia bertanya.

“U-umm, a-aku pikir itu mungkin akan baik-baik saja!” kata Levia.

Vandalieu hanya berusaha meyakinkan Darcia, tapi sepertinya itu hanya membuatnya menjadi bahkan lebih cemas. Dia tidak mengatakan bahwa dia harus bergabung dengan dewa-dewa jahat, jadi mengapa dia  harus merasa begitu khawatir?

『Kau telah mendapatkan skill Blacksmithing, Thread-reeling dan Enhanced Body Part: Hair!』

『Skill Clothing telah dikombinasikan dengan skill Thread-reeling dan Skill Enhanced Body Part: Hair telah digabungkan dengan skill Enhanced Body Part: Claws, Fangs, Tongue! 』

『Level dari Cooking, Enhanced Body Part: Hair, Claws, Fangs, Tongue dan Thread-reeling telah meningkat!』

3 komentar untuk “Chapter 88.2 – Sang Rajalah Dalangnya”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *