Chapter 58.3 – Para Prajurit Bekerja Keras dan Sang Raja Gerhana Melayani Para Wanita Cantik

Kalau dipikir-pikir, aku ingin tahu apakah Vida akan mengirimiku semacam Pesan Ilahi?

Setiap harinya, Vandalieu memang telah sering berdoa di Gereja ketika dia berada di Talosheim, tapi itu hanya seperti menundukkan kepalanya dengan perlahan ke Ksitigarbha * yang ada di Bumi, jadi apa mungkin itu masih belum cukup?

(Flapy TLN : Seorang bodhisattva yang di hormati di Buddhisme Asia Timur, digambarkan sebagai seorang biksu. Thanks to Wikipedia.)

Karena ramalan yang diberikan kepada Nuaza merujuk pada Vandalieu, hampir dapat dipastikan bahwa Vida telah memperhatikannya.

Vandalieu memutuskan bahwa dia akan meminta Nuaza untuk mengajarinya cara berdoa dengan benar.

Di udara musim dingin yang dingin, para prajurit sedang sibuk melakukan pekerjaan pertukangan yang amat keras.

“Itu bagus karena kita dibayar, tapi kapan kita menjadi seorang budak?” Kata seorang prajurit dengan ekspresi pahit. Dia dan seorang prajurit lainnya tengah bekerja berpasangan untuk mengangkut batu.

Prajurit yang dipasangkan dengannya tersenyum pahit. “Hei, hei, budak tidak akan mendapat bayaran ataupun upah,” katanya. “Yah, bahkan jika mereka memberikan upah, itu tidak akan ada gunanya di sini,” tambahnya.

Para prajurit berada di pintu keluar terowongan menuju negara perisai Mirg. Mereka telah diberi misi untuk membangun benteng sederhana di sana.

Monster-monster yang berada di bagian dalam terowongan telah disapu bersih oleh Riley, pahlawan dipuji-puji sebagai ‘pahlawan tragis kedua’, jadi tempat itu aman untuk dilalui. Namun, begitu mereka melintasi Boundary Mountain Range, dunia yang berada di luar sana sama sekali tidak terkait dengan keamanan yang ada di dalam terowongan.

Monster peringkat 3 yang biasanya hanya ditemui di Sarang iblis sedang merajalela di sini, dan monster yang bahkan lebih kuat dari mereka mulai datang untuk menyerang seolah-olah itu adalah hal yang wajar untuk mereka lakukan.

Sebuah benteng diperlukan untuk mempertahankan terowongan yang melewati Boundary Mountain Range, lalu menuju ke bagian selatan benua. Monster-monster harus dicegah untuk memasuki terowongan.

Namun, para pengrajin biasa tidak akan bisa bekerja di tempat di mana ada risiko dimakan hidup-hidup oleh para monster yang datang secara terus-menerus. Karena itu, negara perisai Mirg telah mengirim para tentara untuk tugas ini. Sepertiga dari mereka menjaga lokasi di mana benteng akan dibangun, sepertiga lainnya melakukan pekerjaan konstruksi dan sepertiga lainnya akan beristirahat. Telah diputuskan bahwa mereka akan bergantian untuk melakukan peran ini demi untuk membangun benteng darurat.

Selain itu, lusinan petualang, sebagian besar dari mereka terdiri dari individu-individu kelas-C, mereka telah disewa untuk berjaga-jaga, menjelajahi daerah sekitarnya dan mempertahankan benteng jika itu memang diperlukan.

Tak ada monster dari peringkat 5 atau lebih tinggi yang muncul setelah sang tombak angin hijau Riley dan kelompoknya memusnahkan beberapa monster kuat seperti Stone Dragons Peringkat 8, tapi itu semua dilakukan hanya untuk berjaga-jaga.

Karena pertahanan mereka solid, meskipun beberapa orang telah terluka, tapi tidak ada korban yang berjatuhan. Garis depan dalam perang melawan Kerajaan Orbaume akan jauh lebih berbahaya daripada ini.

Sulit dipercaya bahwa ini adalah tanah terkutuk di mana para vampir dan Naga merajalela.

“Tapi tetap saja, kita kurang hiburan,” salah seorang prajurit mengeluhkan hal itu.

Tentu saja, karena tempat ini berada jauh dari pemukiman manusia terdekat, jadi mustahil bagi para prajurit untuk dapat menghibur diri mereka. Tak ada pedagang keliling, penghibur ataupun pelacur, dan tidak hanya para prajurit, tapi bahkan para petualang dilarang untuk meminum alkohol agar mereka dapat siap untuk menghadapi segala situasi darurat.

Satu-satunya hal yang bisa mereka nantikan adalah makanan, tapi bahkan itu hanyalah berupa jatah roti keras dan daging kering dengan sedikit keju serta sayuran kering.

Riley telah bermurah hati dengan membagikan daging Naga ketika dia masih berada di sini, tapi akan sangat kejam untuk mengharapkan para petualang kelas C yang telah dipaksa untuk menerima quest darurat bergaji rendah ini tanpa diberi pilihan untuk menolak, untuk menjadi dermawan sama seperti seorang petualang kelas A yang disebut-sebut sebagai pahlawan, yang telah menandatangani kontrak spesialis dengan jenderal Kekaisaran Amid.

Para petualang kelas C telah mengumpulkan bahan material langka dari monster yang hanya bisa ditemukan di bagian selatan benua, dan menyimpan daging mereka terutama untuk diri mereka sendiri. Ketika mereka mengumpulkan lebih banyak daging daripada yang bisa mereka makan, kadang-kadang para tentara akan membelinya dengan harga yang wajar, tapi … kemungkinan daging tersebut akan disebarkan diantara para tentara biasa rendah.

“Ah sial, kalau dipikir-pikir, aku mendengar sebuah desas-desus bahwa petualang kelas S, Thunderclap Schneider, menolak untuk bergabung dengan ekspedisi ini,” kata salah satu tentara.

Tentara yang lain mendengus. “Aku yakin bahwa seorang petualang kelas S-sama akan sibuk bergaul dengan para wanita yang mendekatinya. Ah, sementara kita bekerja keras seperti ini, aku yakin dia sedang dilayani oleh beberapa wanita setengah telanjang… Dia harusnya mati saja. “

“Jangan katakan itu lagi. Mari kita pastikan bahwa kita akan memanjakan diri kita begitu kita kembali ke kota. Pokoknya, benteng ini adalah lokasi penting untuk ekspedisi mendatang menuju ke Talosheim. “

“Itu benar, tapi … apa menurutmu kita bisa berpartisipasi dalam ekspedisi itu?”

“… Itu mustahil, huh.”

Rumor mengatakan bahwa hanya para elit diantara mereka yang elit yang akan dipilih untuk ekspedisi tersebut. Hanya ada sedikit kemungkinan bagi prajurit biasa seperti mereka untuk berpartisipasi di dalamnya. Ada banyak prajurit biasa, dan keduanya terbilang biasa-biasa saja bahkan di antara mereka semua.

“Yah, itu tidak apa-apa. Seperti yang mereka katakan, semuanya sesuai dengan bimbingan Alda. Aku yakin hal-hal baik akan terjadi jika kita bekerja keras. “

“Ya, ya. Alda-sama, Alda-sama, kami sedang bekerja keras, jadi tolong berkati kami dengan kepopuleran diantara para wanita yang ada di bar. “

“Sebagai gantinya, kau harus berdoa untuk mendapatkan promosi.”

Para prajurit memukul paku dengan menggunakan palu sambil bercanda ria.

Name: Eleanora

Rank: 9

Race: Noble-born Vampire Viscount

Level: 47

Job: Vassal Warrior

Job level: 45

Job history: Slave, Servant, Apprentice Mage, Apprentice Warrior, Mage, Demon Eye User

Age: 8 years old (20 years old at time of Vampire transformation, 28 years old in total)

Passive skills:

  • Self-Enhancement: Subordination: Level 4 (LEVEL UP!)
  • Superhuman Strength: Level 6 (LEVEL UP!)
  • Rapid Regeneration: Level 3 (LEVEL UP!)
  • Status Effect Resistance: Level 6 (LEVEL UP!)
  • Intuition: Level 3
  • Mental Corruption: Level 3
  • Automatic Mana Recovery: Level 4 (LEVEL UP!)
  • Detect Presence: Level 3
  • Sunlight Resistance: Level 3 (NEW!)

Active skills:

  • Mining: Level 1
  • Time-Attribute Magic: Level 5
  • Life-Attribute Magic: Level 5
  • No-Attribute Magic: Level 2
  • Mana Control: Level 3
  • Swordsmanship: Level 3 (LEVEL UP!)
  • Unarmed Fighting Technique: Level 2 (LEVEL UP!)
  • Silent Steps: Level 4 (LEVEL UP!)
  • Steal: Level 1
  • Housework: Level 2
  • Shield Technique: Level 2 (NEW!)
  • Armor Technique: Level 1 (NEW!)
  • Surpass Limits: Level 2 (NEW!)
  • Chant Revocation: Level 1 (NEW!)

Unique skills:

  • Charming Demon Eyes: Level 7

Penjelasan mengenai Job:

【Vassal Warrior】

(Flapy : Vassal Warrior = Prajurit Budak / Warrior budak)

Juga dikenal sebagai Gladiator. Pemilik job ini dapat dirujuk dengan berbagai cara, tapi ini adalah Job yang dapat diperoleh ketika seseorang memperoleh skill bertarung jarak dekat sambil berada dalam posisi sosial seperti semacam budak, dan pemilik Job owner’s master memberikan izin untuk perubahan job ini. Posisi sosial layaknya seorang budak bukan ditentukan oleh struktur sosial atau kondisi mental pemilik job, tapi oleh kerah leher yang usang atau yang diukir langsung ke tubuh pemilik job tersebut seperti tato atau cap yang bertindak sebagai bukti ketergantungan .

Bonus terhadap skill pada dasarnya sama dengan Job Warrior, tapi itu juga memberikan bonus untuk mendapatkan skill-skill seperti Surpass Limits, Robust Health, Enhanced Muscular Strength serta skill Self-Enhancement: Subordination, skill yang meningkatkan Nilai Atribut ketika bertindak sebagai Bawahan dari individu lain.

Tapi tidak seperti Job Warrior, tak ada bonus untuk skill-skill seperti skill Armor Technique, jadi itu bukanlah Job yang cocok untuk pembawa perisai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *