Chapter 111.1 – Mari Saling Bertatap dan Berbicara

Ghoul

“Kami berterima kasih karena telah mempersiapkan pertemuan ini meskipun hanya dengan pemberitahuan singkat, Periveil-dono,” kata seorang pria sambil menundukkan kepalanya dengan sopan.

Pria ini bukanlah pembawa pesan dari pasukan perlawanan, tapi pemimpin Pasukan Wilayah Sauron Reborn, Raymond Paris yang datang ke sini dengan sekelompok pembawa pesan.

Dia memiliki wajah berfitur tampan yang tampak alami bagi seorang pria yang merupakan anak tidak sah dari Duke Sauron yang telah gugur dalam pertempuran, dan yang terpenting, terdapat aura keanggunan dalam dirinya.

Pada kesempatan sebelumnya, tidak sedikit Scylla muda yang tersipu saat melihatnya, karena terpikat.

“Itu tidak masalah; ini adalah waktu istirahat bagi para petani karena kami telah selesai memanen beras kami, dan musim di mana kami tidak berburu. Masih ada waktu sebelum festival Vida dan Merrebeveil. Secara mengejutkan setiap orang sedang bebas. Namun, fakta adanya pemimpin di sini berarti ini bukanlah hal yang sepele, ”kata Periveil. Dia merasa bahwa pria muda ini bukanlah orang biasa.

Raymond memiliki karisma yang menawan, martabat khusus seseorang yang berdiri di atas orang lain yang membuat Periveil dan para Scylla lainnya ingin setuju dengan semua yang dia katakan, meskipun tidak sekuat Vandalieu.

Raymond mungkin bisa mencapai sesuatu. Dia memiliki sesuatu yang dapat membuat orang lain percaya akan hal itu.

“Tepat sekali, aku tidak bermaksud menakut-nakutimu, tapi mari kita segera membahas masalah yang sedang dihadapi… tapi sebelum itu, siapa mereka?” Raymond bertanya dengan ekspresi bingung.

Dia menatap Pauvina yang duduk di sebelah Privel, dan Vandalieu yang duduk di depan Pauvina.

Orang-orang yang hadir di sini adalah Scylla paling terkemuka di desa, termasuk Periveil, suami mereka, Raymond dan dua anggota Pasukan Sauron Reborn.

Dan kemudian ada Privel, Pauvina dan Vandalieu. Secara alami, mereka bertiga seolah tidak pada tempatnya … atau lebih tepatnya, Pauvina terlihat sangat menonjol.

Meskipun demikian, para Scylla tidak terfokus pada Pauvina, tapi pada Vandalieu, yang di mata Raymond tampak seperti boneka yang sangat indah dengan jenis kelamin yang tidak dapat ditentukan.

Raymond merasakan atmosfir penasaran tentang mereka dan perasaan tidak nyaman yang aneh, namun Periveil menunjuk mereka dengan tangannya seolah-olah tidak ada yang luar biasa.

“Kalau dipikir-pikir lagi, ini pertama kalinya kalian bertemu. Anak ini adalah Privel. Dia putri bungsuku. ” kata Periveil.

“Namaku Privel. Senang bertemu denganmu.”

“Senang bertemu denganmu,” kata Raymond saat pandangannya beralih dari Vandalieu ke Privel. “Dan bagaimana dengan yang di sebelahnya, ini -” Dia terbata-bata ketika dia bertanya-tanya bagaimana dia harus mengacu pada Pauvina yang bertubuh sangat besar.

Jika mempertimbangkan ukurannya, meskipun dia seorang Titan, dia seharusnya sudah dewasa. Tapi mengingat wajahnya dan proporsi ukuran kepala dan tubuhnya, dia tampak seperti seorang gadis yang berusia sekitar sepuluh tahun.

“Senang bertemu denganmu. Namaku Pauvina. Aku adik perempuan Van. “

“Namaku Vandalieu. Aku kakak Pauvina. “

“A-aku mengerti. Senang bertemu dengan kalian.”

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Raymond merasa gelisah atas betapa tidak proporsionalnya suara muda Pauvina untuk ukuran tubuhnya, dan fakta bahwa Vandalieu yang telah dia abaikan karena alasan yang disebutkan sebelumnya telah benar-benar berbicara.

Namun, bahkan setelah basa-basi itu selesai, misteri tentang apa yang dilakukan anak-anak di sini masih belum terpecahkan.

“Vandalieu-kun di sini masih kecil, tapi dia adalah seorang Spiritualist, dan dia membantu kami menyelidiki kasus pembunuhan,” kata Periveil untuk memberikan penjelasan yang dapat sepenuhnya memecahkan misteri ini.

“Itu… luar biasa. Insiden ini juga membebani pikiranku, tapi mendapatkan bantuan dari seorang Spiritualist sangatlah meyakinkan. Dan bagimu untuk memiliki Pekerjaan yang jarang seperti job Spiritualist pada usia seperti itu, kau pasti cukup jenius. Aku cukup iri. ” kata Raymond.

Job Spiritualist dikatakan membutuhkan bakat sejak lahir untuk dapat memperolehnya, dan itu sangat kuat untuk digunakan dalam memecahkan kasus pembunuhan. Tidak ada yang tidak wajar tentang seseorang yang memiliki Job semacam itu di sini, bahkan jika dia masih anak-anak.

Tapi Raymond terus berkata, “Namun, sangat, sangat sedikit yang memiliki kemampuan untuk memperoleh job Spiritualist. Aku tidak berpikir bahwa kau akan berbohong, tapi aku tidak dapat langsung mempercayaimu. “

“Kupikir itu masuk akal,” kata Vandalieu.

Dia hanya pernah sekali bertemu dengan seorang Spiritualist yang sesungguhnya. Tapi dia memang membayangkan bahwa ada penipu jahat yang menipu orang lain dengan berbohong bahwa mereka adalah seorang Spiritualist yang bisa melihat roh.

Dan mengingat penampilan Vandalieu, bahkan dengan perkenalan Periveil, Raymond tidak dapat disalahkan karena tidak dapat langsung percaya bahwa dia adalah seorang Spiritualist.

“Nah, aku akan menunjukkan bukti bahwa aku seorang Spiritualist,” kata Vandalieu.

“Maukah kau menunjukkan kepada kami Kartu Guildmu? Aku tidak berpikir bahwa akan ada cabang Guild yang akan menerbitkannya di wilayah ini -” Raymond bertanya.

“Tidak, bukti yang lebih konkret dari itu,” jawab Vandalieu. Visualisasi.

Dan kemudian, di depan Vandalieu… atau lebih tepatnya, di sisinya, roh Orbia muncul.

“Hantu?!”

“Ketua, tolong mundur!”

Para bawahan Raymond melompat berdiri saat melihat arwah Orbia yang sekarang terlihat, tapi Raymond hanya mengangkat tangan.

“Tenangkan diri kalian,” katanya, lalu dia berpaling ke Orbia. “Apa kau adalah roh salah satu korban?”

“Ini pertama kalinya aku berbicara seperti ini, Pemimpin-san. Namaku Orbia, dan aku terbunuh sebelas hari yang lalu. “

“Senang bertemu denganmu … rasanya agak aneh mengatakan itu. Untuk berpikir bahwa Job Spiritualist dapat menunjukkan roh kepada orang lain menggunakan sebuah skill… tidak, apakah itu mantra? Bagaimanapun juga, aku terkejut bahwa metode semacam itu ada. ” kata Raymond.

“Aku juga terkejut. Jadi… apakah ada yang tidak biasa belakangan ini? Seperti seseorang dari pasukan perlawanan yang diserang atau kontak terputus dari mereka … ” kata Orbia.

“… Tidak, aku belum pernah mendengar laporan semacam itu. Apa ini ada hubungannya dengan insiden ini? ” Raymond bertanya.

“Ya, tapi jika belum terjadi apa-apa, maka tidak apa-apa.”

Orbia tampak lega, tapi Raymond tiba-tiba menjadi pucat. Dia tetap tenang di permukaan, tapi pertanyaan Orbia jelas membuatnya gelisah.

“Orbia-san tidak ingat apa-apa tentang kapan dia meninggal selain fakta bahwa hadiah yang dia terima dari kekasihnya telah hilang, jadi dia tidak tahu seperti apa rupa penjahat itu. Itulah mengapa kami memutuskan bahwa Van-kun harus ikut dengan kami ke desa lain untuk menemukan roh para korban lainnya.” kata Privel.

 “Itu sebabnya kasus ini harus segera diselesaikan, aku minta maaf telah membuat kalian khawatir, orang-orang yang datang dari luar.” tambah Periveil.

“Itu meyakinkan untuk didengar. Sebagai rekan seiman dewi Vida, aku berharap kasus ini diselesaikan secepatnya. Nah, bisnis urusan adalah -” kata Raymond.

Sebagai pemimpin Pasukan wilayah Sauron Reborn, dia mulai membujuk Periveil dan Scylla lainnya untuk menolak rencana perdamaian yang ditawarkan oleh pasukan Kekaisaran.

Di Kekaisaran Amid, dengan Alda sebagai dewa nasionalnya, pasti mereka tidak akan mengabaikan ras Scylla; suatu hari nanti mereka pasti akan mengkhianati Scylla. Scylla harus membentuk aliansi dengan pasukan perlawanan saat mereka masih memiliki kesempatan, bergabung dengan Kerajaan Orbaume dan bersama-sama melawan pasukan Kekaisaran. Raymond mampu dalam melakukan ini.

Argumen Raymond sedikit meyakinkan. Ini bukan hanya karena karismanya, tapi karena kepercayaan dirinya mengetahui bahwa dia sebenarnya berhubungan dengan orang-orang di Kerajaan Orbaume yang dapat membantunya.

Ada beberapa lubang dalam ucapannya, tapi kemungkinan ini karena dia bermaksud menyalahkan Kekaisaran atas kasus pembunuhan berantai Scylla.

“Aku mengerti apa yang ingin kau katakan. Tapi ini adalah hal-hal yang melibatkan semua orang di wilayah kami. Maaf, tapi ini bukan sesuatu yang bisa kuputuskan sendiri, “kata Periveil untuk menghindari memberikan balasan langsung.

“Tentu saja. Tapi aku telah mendengar bahwa kepala desa dari semua desa akan berkumpul untuk festival kelahiran musim dingin. Kalau usulan kami bisa dibahas saat itu, maka sudah lebih dari cukup, ”kata Raymond sebelum menarik diri atas permasalahan ini.

Sepertinya dia berencana mengunjungi desa lain untuk membujuk kepala suku lainnya dengan cara yang sama sebelum festival kelahiran musim dingin datang.

Ini mirip dengan kampanye pemilihan, pikir Vandalieu.

“Sekarang, permisi. Aku berterima kasih karena kalian telah meluangkan waktu untuk kami hari ini. ” Raymond meninggalkan ruangan dengan sopan, dan menolak tawaran makan Periveil dengan sopan.

Para hantu yang ditempatkan di luar menyaksikan Raymond dan anak buahnya meninggalkan desa.

Sementara itu, Vandalieu dan yang lainnya berkumpul di tengah ruangan dan mulai mendiskusikan berbagai hal.

“Bukankah Raymond dan anak buahnya tidak bersalah? ?” Periveil.

“Ya, aku mencoba membimbingnya untuk mengatakan bahwa hadiah itu adalah sebuah cincin, tapi dia tidak terjebak oleh kata-kata itu. Kurasa dia benar-benar tidak tahu?” kata Privel.

“Tapi Raymond-san terlihat benar-benar gelisah!” kata Putri Levia.

“Dia gelisah? Kau cukup tanggap bukan, Putri Levia? ” Vandalieu berkomentar.

“Van, kau harus melihat wajah orang lain dengan baik,” kata Pauvina.

” Dia benar-benar gelisah, tapi aku yakin itu karena aku. Maksudku, aku adalah roh, jadi aku yakin dia merasa takut. Ya, pasti itu. ” kata Orbia.

“Jelas bukan karena itu,” kata semua orang secara serempak.

“Kalian tidak harus mengatakannya bersama-sama!” Orbia mengatakan itu dengan marah.

Mungkin saja penjahat itu adalah anggota pasukan perlawanan. Vandalieu sudah menyebutkan ini ke Privel, Orbia, dan yang lainnya.

Scylla telah mengenal Raymond dan Pasukan wilayah Sauron Reborn selama lebih dari setahun. Biasanya, mereka tidak akan percaya bahwa penjahat akan langsung berada di antara mereka, tapi…

“Aku memimpikan Pesan Ilahi dari Merrebeveil tadi malam. Itu mengejutkan, tapi sepertinya kita harus mempercayai Vandalieu-kun? ” Kata Periveil.

“Aku juga! Aku mendapat perlindungan ilahi sepertimu, bu, dan sebagai balasannya, tampaknya aku harus tetap berasama dengan Van-kun! ”

“Aku juga aku juga! Aku mendapat perlindungan ilahi dan sepertinya aku telah diberitahu untuk tidak kembali ke lingkaran reinkarnasi. Bahkan roh bisa menerima perlindungan ilahi, huh? “

“Terima kasih, Merrebeveil,” gumam Vandalieu.

Tampaknya Merrebeveil telah melakukan upayanya dengan cepat. Sekarang Merrebeveil tidak perlu menekan pecahan Raja Iblis, dia sudah bisa menggunakan sebagian dari kekuatannya.

Sebagai hasil dari Vandalieu yang memperoleh Gelar Tentacle King, para Scylla lainnya juga bisa merasakan kehadiran dan karisma yang mengesankan (meskipun sebelumnya mereka sudah merasakan ini sampai batas tertentu karena Gelar ‘Putra Suci Vida’ dan Job Insect User), jadi mereka menjadi tidak dapat sepenuhnya menyangkal kata-katanya.

Tapi itu bukan berarti mereka telah dicuci otak, atau ingatan mereka sebelumnya telah hilang. Melihat cara Raymond membawa diri dan mendengar kata-katanya secara langsung membuatnya mustahil untuk percaya bahwa dia terlibat dalam kasus pembunuhan yang begitu kejam tersebut.

Nyatanya, Raymond tidak membiarkan apa pun lolos dari jebakan yang dibuat Privel dalam kata-katanya.

Biasanya dalam karya misteri, para penjahat akan secara tidak sengaja membiarkan sesuatu tergelincir dari mulutnya.

“Tapi dia tahu sesuatu tentang insiden itu,” kata Vandalieu.

“Apa kau memperhatikan sesuatu, Yang Mulia ?!” Putri Levia mengatakan itu dengan nada kaget.

“Van, apa kau baik-baik saja ?!” tanya Pauvina.

“… Kalian tidak perlu begitu terkejut. Pertama, Raymond tidak menyebut sepatah kata pun tentang insiden tersebut selama pidatonya. Ini adalah kasus yang signifikan, jadi jika dia yakin bahwa penjahat itu tidak ada di antara anak buahnya, maka tidak masalah untuk menyebutkannya bahkan jika kita sudah menemukan cara untuk menyelesaikannya. Juga, aku merasakan niatnya untuk membunuhku. ” kata Vandalieu.

Danger Sense: Death yang mendeteksi risiko kematian miliknya selalu aktif. Bahkan saat Vandalieu mendengarkan pidato yang terdengar hampa.

List Chapter

Ghoul Ghoul Ghoul
Ghoul Ghoul Ghoul
Ghoul Ghoul Ghoul

Tinggalkan Pesan