Chapter 110.3 – Raja Gerhana dan Raja Tentakel

Eclipse King

Pasukan pemusnahan yang dipimpin oleh Mardock yang mulai bergerak saat matahari terbit pun mencapai tujuan mereka tak lama kemudian.

Mereka telah menemukan benteng yang kemungkinan besar dihuni oleh wanita Majin pengguna Undead di dalamnya.

“Ini adalah… tembok benteng? Mustahil tembok benteng dapat dibangun di gunung setinggi ini … “

“Lihatlah kenyataan! Sebenarnya memang ada tembok benteng yang dibangun di sini, bukan begitu! ”

Kapan tembok benteng yang setinggi pepohonan di hutan ini dibangun di wilayah pegunungan ini? Bagaimana dengan bahan materialnya? Dan bagaimana tidak ada yang memperhatikan tanah datar yang menopang dinding banteng tersebut?

Ada banyak pertanyaan yang dapat ditanyakan, namun Mardock memahami kenyataan bahwa pasukan musuh telah membangun benteng di dalam wilayah Scylla.

“Mundur, cepat mundur!” dia memerintahkan para bawahannya yang gemetar ketakutan.

Mardock mengira bahwa jika tempat persembunyian wanita Majin itu kecil, maka dia akan dapat memusnahkan semua orang di dalamnya, tapi meskipun pasukan pemusnahan yang dia pimpin terdiri dari para individu elit, namun itu bukanlah ide yang bijaksana untuk menyerang benteng dan pekarangan yang dilindungi oleh dinding sebesar ini.

Dia tidak cukup bodoh untuk memiliki delusi yang menyenangkan bahwa hanya dindingnya saja yang kokoh dan tidak akan ada pasukan yang layak yang melindungi mereka.

Dia akan kembali ke benteng, melaporkan ini kepada atasannya di ketentaraan dan mengumpulkan informasi dengan hati-hati. Lalu menyerang setelah semua itu dilakukan.

Namun, ada sesuatu yang tidak disadari Mardock dan rekan-rekannya. Mereka telah ditemukan oleh tembok benteng dan pepohonan yang berdiri di sekitar mereka.

Knochen meraung dan Eisen berderit saat mereka menyerang, seolah menolak membiarkan Mardock dan para anak buahnya kabur.

Para Immortal Ent yang tadinya tampak seperti pohon normal sampai sekarang pun mulai bergerak, dan dinding benteng pecah berkeping-keping, tulang-tulang yang tersebar berubah menjadi Skeleton yang tak terhitung jumlahnya.

“Dinding benteng berubah menjadi Skeleton?! Dan ada monster pohon di sekitar kita ?! Kapan tempat ini berubah menjadi Sarang Iblis ?! ”

“Mereka hanyalah Skeleton; tidak peduli seberapa banyak dari mereka – GAH ?! ”

Menerima serangan langsung dari napas beracun yang dilepaskan Knochen bersama dengan raungannya, orang-orang yang diduga individu elit ini mulai terbatuk-batuk dengan keras sambil memegangi dada mereka. Dan kemudian Bone Animals, yang merupakan Skeleton binatang berkaki empat mulai mengepung mereka.

Orang-orang itu diperlakukan dengan sangat kasar sehingga terlihat seolah para Undead itu tidak peduli selama mereka tidak mati.

“Mundur! Mundur! Biarkan kapten lolos! ”

Anggota unit tersebut segera mencoba membantu Mardock melarikan diri, namun Mardock memberi perintah lain. “Kalian bodoh! Jangan khawatirkan aku! Semuanya kecuali barisan belakang, menyebar dan larilah! Setidaknya sampaikan informasinya! Ini perintah! ” Dia menghunus pedangnya dan bergabung dengan para bawahannya yang sedang bertarung sebagai bagian dari barisan belakang.

Mardock dan pasukan pemusnahannya telah dibanjiri seluruhnya oleh kumpulan Skeleton yang bernapas racun. Jika dia tidak melakukan pengorbanan dan membiarkan para bawahannya melarikan diri, maka mereka akan musnah tanpa berhasil membawa informasi apapun kembali ke unit tentara pusat.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Setelah menerima perintah ini, para bawahannya di barisan belakang yang masih hidup mulai berlarian. Namun, mereka kembali kurang dari lima detik kemudian.

Mereka telah dihempaskan kembali, kaki tangan dan torso mereka berputar ke arah yang tidak seharusnya.

“Mereka sudah mengepung kita! ” Mardock mengerang penuh penyesalan saat dia berbalik untuk melihat para bawahannya yang mengejang di tanah.

“Itu benar,” kata sebuah suara.

Pemilik suara ini adalah Bellmond yang terbang dengan tenang di belakang pasukan pemusnahan.

“Astaga. Benang logamku akan memotong anggota tubuh kalian, jadi aku mencoba menangkap kalian hidup-hidup menggunakan ekor yang telah kuterima. Mungkin karena Danna-sama terlalu ahli, atau mungkin karena kalian terlalu lemah, ini tidak berjalan dengan baik. Dan sulit untuk menggunakan Petrifying Demon Eye pada target yang bergerak dengan gelisah. ” desahnya.

“A-apa katamu ?! Dasar Beast-person kotor! ” Salah satu anggota unit menyerang Bellmond dengan penuh amarah.

“Jangan! “ Mardock berteriak, tapi sudah terlambat.

Ekor Bellmond tampak lenyap, dan di saat berikutnya, bawahan Mardock mengeluarkan suara yang mustahil dihasilkan oleh tubuh manusia saat dia dihempaskan jauh.

Dari sekilas bagi Mardock, dia bisa membayangkan bahwa dia telah terbunuh seketika dimana organnya pecah dan tulangnya hancur berkeping-keping.

“Aku minta maaf dengan tulus. Ini semua karena kekuranganku sehingga aku gagal menangkap semua orang hidup-hidup. Aku minta maaf karena membuat kalian merasa tidak nyaman. ” kata Bellmond. Dan kemudian dia membungkuk pada Mardock.

“Kau monster!” Mardock mengabaikan permintaan maaf Bellmond, lalu memukul Skeleton yang mencoba menangkapnya dan kemudian melihat sekeliling untuk melihat apakah ada cara untuk keluar dari kepungan para Undead.

“Hati-Hati! Ada satu Skeleton yang jauh lebih kuat dari yang lain! ” salah satu bawahan Mardock berteriak untuk memperingatkan.

“Hati-hati pada Skeleton dengan armor dan perisainya!” kata yang lain.

“Jyuuh, sepertinya aku tertutupi saat bekerja sama dengan Knochen,” kata Bone Man.

Para bawahan telah Mardock melakukannya dengan baik dalam menjaga para Skeleton tetap mundur, tapi Bone Man ada di antara mereka, dia menebas pasukan Mardock satu demi satu dengan keterampilan bela diri.

“Tangkap hidup-hidup ~ ♪”

Undead Hidra yang telah mereka ketahui, Yamata, tengah bernyanyi saat dia mencekik para bawahan Mardock sampai mati dengan leher panjangnya.

“Menahan… Pukulan!” wanita Majin mengerang saat dia menghancurkan tengkorak para pria itu.

“Semuanya, tahukah kalian apa arti dari ‘menangkap hidup-hidup’ dan ‘menahan diri’?” Tanya Saria.

“Mau bagaimana lagi, Nee-san. Sudah lama sekali sejak kita melawan manusia.” kata Rita.

Keduanya yang memiliki penampilan yang relatif normal dibandingkan dengan yang lain, mereka menggunakan tombak besar dan glaive mereka untuk mengiris langsung menembus perisai orang-orang yang menggunakan Iron Wall dan menembus ke tubuh mereka.

“GUAAAAAAH! TANGANKUUUU! ”

“HYIIIH, KAKIKU, KAKIKUUUUUU!”

Para bawahan Mardock masih hidup, tapi mereka terjatuh di tanah sambil berteriak, masing-masing kehilangan setidaknya dua anggota tubuh. Di satu sisi, ini lebih kejam daripada dibunuh secara instan.

“Semua ini… mungkinkah mereka benar-benar berniat untuk menangkap kita hidup-hidup ?!” Mardock berteriak.

Semuanya masih belum sampai pada kesimpulan, tapi bahkan Mardock telah memperhatikan bahwa kata “menangkap hidup-hidup” telah diucapkan berkali-kali. Namun, dia dan anak buahnya merasa tidak ada keinginan untuk menyerah. Saat melihat pemandangan mengerikan di depan mata mereka, mereka merasa mustahil untuk membayangkan bahwa mereka akan diperlakukan dengan baik. Faktanya, sepertinya para monster akan berubah pikiran setelah menangkap mereka dan tetap saja membunuh mereka.

Mungkin yang terbaik adalah bunuh diri? Pikiran ini juga muncul di benak Mardock, tapi secara ajaibnya, dia menemukan tempat di mana pengepungan Undead lebih sedikit.

Super Instant Response! Minggir!”

Dengan menggunakan Surpass Limits dan keterampilan bela diri Teknik Armor, Mardock berlari melalui celah antara para Undead dan menebas monster tipe Tanaman yang berderit di jalannya.

Rupture!”

Dia menggunakan skill Swordsmanship, dan meskipun pikirannya tidak dapat sepenuhnya menahan ini dan kepalanya mulai terasa sakit, dia mengabaikan rasa sakit saat pedangnya terkubur jauh di dalam batang tubuh Eisen.

Saat getah merah Eisen menyembur ke udara, bibir Mardock membentuk senyuman karena mampu membalas. Mengetahui bahwa dia harus terus berlari, dia pun mencoba melarikan diri tanpa menghentikan laju kakinya.

Dengan lebih banyak suara berderit, batang tubuh Eisen yang telah dipotong oleh serangan tebasan Mardock pun terbelah seolah-olah meledak. Sebuah lengan yang tertutup getah terentang dari dalamnya dan tenggelam ke sisi Mardock.

“GAH ?!”

Mardock gagal menahan serangan ini dan berguling-guling di tanah dengan beberapa tulang rusuknya yang patah. Dia mengangkat wajahnya dan melihat seorang wanita tengah merangkak keluar dari dalam batang tubuh yang telah dibelahnya.

Seorang wanita berkulit hijau, dahan tumbuh dari punggungnya dan, untuk beberapa alasan, ekornya terlihat seperti ekor sapi.

“A-apa ini? Apa-apaan ini ?! ” Mardock berteriak saat masih terbaring di tanah. Sepertinya dia telah mencapai batas dari apa yang pikirannya bisa tahan.

Wanita yang muncul dari dalam Eisen memetik salah satu buah yang tumbuh di cabang yang ada di punggungnya.

“Ma…kan…” dia mengerang.

Dan kemudian buahnya yang lebih keras dari besi pun jatuh ke arah Mardock.

“Sekarang sudah menjadi sunyi, bukan? Kupikir semuanya akan segera kembali.” Kata Sam.

“Y-ya.”

“Jangan takut, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Biarpun musuhnya adalah para individu elit, tidak ada kemungkinan dimana kami akan dikalahkan oleh satu unit mereka. Lebih penting lagi, apakah kau ingin teh lagi? ”

“Silahkan! Izinkan kami meminumnya! “

“Seperti yang kukatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, bukan? Kalian ini orang yang mudah cemas.” Sam tertawa.

Sementara semua ini sedang berlangsung, Haj dan teman-temannya sedang duduk di dalam rumah tulang Knochen, mendengarkan suara pertempuran dan jeritan kesakitan yang datang dari luar. Dan mereka meringkuk di depan Sam, yang matanya benar-benar terlihat merah termasuk apa yang seharusnya menjadi bagian putih matanya, saat dia menawarkan teh pada mereka dengan tenang.

Haj dan teman-temannya sendiri tidak dapat menenangkan diri mereka. Butuh beberapa waktu sebelum Sam yang terlihat kesulitan menyadari bahwa usahanya sia-sia.

Penjelasan mengenai gelar:

【Tentacle King】

Gelar yang dianugerahkan oleh dewa jahat tentakel seperti Merrebeveil, the Evil God of Slime and Tentacles. Itu juga dapat diperoleh oleh mereka yang memiliki tentakel yang telah diakui layak menjadi raja (atau ratu), dan mereka yang dilayani oleh banyak ras manusia atau monster yang memiliki tentakel.

Secara historis, gelar ini sebagian besar dimiliki oleh mereka yang memiliki tentakel sendiri. Pengecualian yang diketahui adalah seorang penjinak legendaris yang menjinakkan Kraken, dan raja pertama Kerajaan Sauron.

Ini memiliki efek spesifik dalam memberikan kemampuan untuk menampilkan kualitas karismatik pada ras monster dan orang-orang yang memiliki tentakel. Hal ini memungkinkan ras tersebut menjadi pengikut (membutuhkan skill Strengthen Followers). Ini juga memperkuat tentakel pemegang gelar, dan meningkatkan bonus dan efek skill saat digunakan.

Kebetulan, dunia tempat Raja Iblis Guduranis berasal dari dunia tempat makhluk hidup cerdas yang memiliki tentakel tumbuh subur. Karena itulah, terdapat banyak dewa tentakel.

List Chapter

Eclipse King Eclipse King Eclipse King Eclipse King Eclipse King

Tinggalkan Pesan