Chapter 103.2 – Setengah Vampir yang Kecewa dan Vampir Keturunan Murni yang Gila

Mereka telah memperoleh sejumlah informasi tentang masa lalu dari Ternecia yang jiwanya telah dihancurkan oleh Vandalieu, tapi dia tidak berada dalam posisi yang sangat menonjol selama pertempuran antara Vida dan Alda. Sebaliknya, meski Fidirg tidak terlalu berpengaruh, dia pernah menjadi seorang komandan batalion.

Yang terpenting, Ternecia telah kehilangan lebih dari setengah kewarasannya, sehingga pecahan dan distorsi ingatan masa lalunya menjadi parah. Tapi ingatan Fidirg, yang struktur mentalnya berbeda dengan manusia, hampir sepenuhnya akurat.

Vandalieu dan rekan-rekannya mengetahui pencapaian Zakkart dan para Champion  tipe penciptaan lainnya, dan keadaan seputar kehancuran mereka di tangan Raja Iblis. Mereka mengetahui keadaan Zakkart ketika dia menjadi orang tua dari Leluhur Sejati para vampir.

Dan mereka mengetahui bahwa Zantark dan para dewa bawahan lainnya telah bertarung di pihak Vida, dan sekarang mereka telah tersebar di seluruh dunia.

Vandalieu mengira bahwa Vida dan rekan-rekannya terbilang sedikit saat bertarung melawan Bellwood dan para Champion lainnya, jadi dia senang mengetahui kebenaran bahwa dia memiliki banyak sekutu di sisinya. Dan fakta bahwa beberapa dari sekutunya adalah mereka yang dianggap sebagai dewa jahat , itu merupakan informasi yang sangat bermanfaat.

Fakta bahwa mereka bisa dinegosiasikan juga sangatlah berharga, bahkan jika saat ini mereka bukanlah sekutu Vandalieu.

“Yah, aku tidak akan bernegosiasi dengan Hihiryushukaka,” kata Vandalieu.

Ini wajar saja, karena Hihiryushukaka bertanggung jawab atas kematian ayahnya. Menurut Ternecia, dia telah mengirimkan Pesan Ilahi dengan perintah untuk membunuh Vandalieu, dan sepertinya dia juga tidak tertarik untuk bernegosiasi.

Secara kebetulan, seperti yang diharapkan, Fidirg tidak menyadari bahwa jiwa Vandalieu merupakan kombinasi dari jiwa Zakkart, Ark, dan para Champion yang ingin menciptakan hal-hal baru lainnya.

Meskipun seorang dewa, dia tidak memiliki mata untuk mengetahui sejarah jiwa berusia ratusan ribu tahun hanya dengan melihatnya.

“Jadi itulah yang terjadi. Mereka tidak pernah melakukan hal yang baik, kan? orang-orang Alda itu.” kata Zadiris.

“Bukankah ini akan menyebabkan kekacauan di antara umat Alda jika ini diketahui orang-orang di luar? Bagaimana menurutmu, Van? ” tanya Basdia.

“… Mungkin mustahil bagi kita untuk meyakinkan siapa pun tentang apa pun,” kata Vandalieu.

 “Itu benar. Vandalieu adalah seorang Dhampir, Basdia-san dan yang lainnya adalah seorang Ghoul, aku adalah roh dan Levia-san dan yang lainnya merupakan seorang Undead. Dan orang yang memberi tahu kita informasi ini adalah seorang dewa jahat. ” kata Darcia.

Semua orang di sini merupakan seseorang yang akan dianiaya, dibantai dengan cara yang paling buruk oleh orang-orang yang percaya pada Alda. Mereka yang berada di golongan damai kemungkinan akan mendengarkan kata-kata Vandalieu, tapi sulit untuk membayangkan bahwa mereka akan mempercayai kebenaran yang terasa tidak baik bagi para dewa dan pahlawan yang mereka sembah, kebenaran yang berbeda dengan kebenaran yang mereka percayai segera setelah mereka menyadarinya

Dan sumber informasi ini berasal dari seorang dewa jahat yang mengerikan; tidak ada satu pun bukti yang kuat dan itu tidak tergoyahkan.

Bahkan jika dia memakai Item Sihir yang membuatnya mustahil untuk berbohong, yang Vandalieu tidak yakin bahwa benda semacam itu memang ada, orang-orang hanya akan berpikir, “Kasihan, dibodohi oleh dewa jahat dan dibuat percaya oleh kebohongan semacam itu.”

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Sekarang, aku akan mengajukan pertanyaan lain untuk mengubah suasana hati, kata Vandalieu. “Saat ini kau sepertinya berpihak pada Vida, tapi kenapa kau tidak membiarkan para Lizardmen itu menyembah Vida?”

Kebangkitan Fidirg sendiri penting, tapi kebangkitan Vida seharusnya jauh lebih penting baginya. Meski begitu, tidak ada tanda-tanda bahwa para Lizardmen telah menyembah Vida. Generasi mereka berlalu lebih cepat daripada generasi manusia, tapi seharusnya masih ada sisa-sisa kuil di sana.

Puluhan ribu tahun telah berlalu sejak Fidirg menciptakan Dungeon untuk menghasilkan Lizardmen untuk menjadi pengikutnya. Jika selama waktu itu dia juga membuat bahkan sepersepuluh dari mereka percaya pada Vida, bukankah kebangkitan Vida akan berkembang lebih baik? Vandalieu berpikir.

Tapi Fidirg punya alasan unik dan tepat untuk ini.

Itu benar, tapi itu akan sulit bagiku.

“Tampaknya Vida memang telah diambil keilahiannya oleh Alda, tapi meski begitu, dia adalah salah satu dewi paling terkenal di dunia ini. Bahkan sekarang, ada sejumlah jamaah yang berdoa padanya. “

“Tapi aku adalah seorang dewa jahat tanpa nama. Jika aku tidak membuat orang-orang menyembahku sendiri, maka tidak ada yang akan berdoa kepadaku. “

Dengan kata lain, tampaknya itu menjadi masalah mengenai seberapa baik para dewa itu dikenal. Bahkan sekarang, ada sejumlah orang yang percaya pada Vida yang mana mereka bahkan bukan merupakan anggota ras yang dia ciptakan. Terlepas dari kepercayaan tentang ras yang berasal dari pengikut Alda, Vida masih dianggap sebagai dewi yang sederajat dengan Alda dan sangat dihormati.

Tapi nama Fidirg tidak terlihat dalam catatan sejarah. Karena dia adalah seorang dewa jahat tanpa nama, sama sekali tidak ada kemungkinan bahwa orang-orang percaya padanya melalui metode normal. Faktanya, ketika dia terbangun, dia menemukan bahwa dia sama sekali tidak memiliki pengikut.

Itulah mengapa dia membuat para Lizardmen itu hanya menyembahnya. Memiliki orang-orang percaya dari dewa-dewa lain yang berdoa kepadanya akan memberinya kekuatan, tapi dia akan mendapatkan lebih banyak kekuatan jika orang-orang itu hanya menyembahnya.

Dan bahkan jika Fidirg membuat para Lizardmen berdoa kepada Vida, itu akan membuat banyak perbedaan baginya, tapi bagi Vida, itu hanya akan menjadi seperti setetes air dalam ember.

Untuk memberikan contoh yang ekstrim, itu seperti menuangkan setengah cangkir air ke dalam sebuah danau.

“Begitu, aku sekarang mengerti. Nah, tentang pecahan Raja Iblis lainnya …” kata Vandalieu.

Vandalieu dan teman-temannya mengajukan pertanyaan demi pertanyaan tentang pecahan Raja Iblis, dewa jahat lainnya yang telah bergabung dengan Vida, dewa-dewa seperti the Sun Giant Talos, status ras baru Vida saat ini, situasi wilayah selatan benua dan keadaan Vida saat ini, tapi apa yang diketahui Fidirg terbatas pada apa yang telah terjadi sampai dia lolos dari pertempuran dengan Vida seratus ribu tahun yang lalu.

“Bagaimanapun juga, aku telah tertidur selama puluhan ribu tahun setelah itu terjadi, jadi aku tidak tahu sama sekali tentang apa yang orang lain lakukan.”

“Aku memang mencari di area yang bisa kulihat, tapi… itu terbatas pada setengah dari rawa-rawa ini. Seratus tahun yang lalu, aku merasa bahwa aku mendengar sesuatu. Tapi saat itu, aku sudah disegel oleh Luvesfol, the Raging Evil Dragon God, jadi itu mungkin hanya imajinasiku. “

“Namun, aku percaya bahwa Mububujenge, the Evil God of Degenerate Corpulence, ada di dalam Kekaisaran Noble Orc.”

The evil god of octopuses *?”

(Flapy *: Bacaan kanji untuk “degenerate corpulence” adalah コ / dako, yang merupakan variasi dari コ / tako, yang berarti “gurita”.)

”Tidak, degenerate corpulence. Artinya, kemerosotan dan gemuk. “

Untuk sesaat, Vandalieu mengira ini adalah dewa nelayan dan hasil laut, tapi tampaknya dia sebenarnya adalah dewa yang memerintah atas kegemukan.

Raja binatang babi hutan telah mengkhianati dewa binatang Ganpaplio dan menggunakan kekuatan yang diberikan kepadanya oleh Raja Iblis Guduranis untuk melahirkan para Orc dan Noble Orc. Para Orc tampaknya telah diciptakan terlebih dahulu, dan kemudian para Noble Orc diciptakan setelah mereka untuk bertindak sebagai komandan para Orc.

Tapi raja binatang babi hutan itu telah dikalahkan dan disegel oleh sang Champion Farmaun. Setelah itu, Raja Iblis telah gagal menemukan penerus raja binatang babi hutan dan tampaknya menugaskan banyak bawahan, termasuk Mububujenge, the Evil God of Degenerate Corpulence, untuk memerintahkan para Orc dan meningkatkan jumlah mereka.

Maka ketika Mububujenge menerima undangan Zakkart, para Noble Orc dan Orc yang telah melayaninya juga berubah sisi.

“… Eh, apakah mereka sekutu?” tanya Vandalieu.

“Muh, kalau begitu mereka bisa saja mengeksekusinya daripada mengasingkannya,” gerutu Zadiris.

Para Ghoul yang telah sangat menderita di tangan Bugogan, dan Ghoul King  Vandalieu merasa tidak senang dengan ini.

Mereka sepertinya tidak memiliki pemikiran buruk terhadap Kekaisaran Noble Orc, di mana Bugogan telah dikalahkan dalam perebutan kekuasaan dan pada dasarnya diasingkan, tapi mereka tidak tahu untuk bereaksi jika para Noble Orc tiba-tiba memberi tahu mereka, “Kami sebenarnya adalah rekan kalian, buhibuhi! ”

“Dan kita akan menikmati hidangan Noble Orc setelah semuanya menetap di rawa,” kata Vandalieu.

“Semua orang juga menantikannya,” kata Vigaro.

“…” Fidirg bergidik.

Noble Orc setidaknya berada di Peringkat 6, dan seratus ribu tahun yang lalu, tidak sedikit jumlah individu Noble Orc yang telah melampaui Peringkat 10. Bahkan sekarang, kerajaan mereka kemungkinan memiliki kekuatan militer yang lebih kuat daripada negara manusia berukuran sedang. Tapi Fidirg bisa dengan jelas membayangkan Vandalieu dan rekan-rekannya akan dapat mengubah kerajaan itu menjadi prasmanan daging babi.

“Err, yah, mereka dulunya memang sekutu, tapi masih belum pasti apakah saat ini mereka sekutu kita …”

“Setelah pertempuran itu, mungkin ada beberapa yang pergi untuk melakukan apapun yang mereka suka, meskipun aku tidak dapat mengatakan dengan pasti…”

“Tapi kupikir pilihan yang terbaik adalah memeriksanya.”

Ini merupakan sudut pandang yang cukup aneh, tapi Fidirg juga tidak bisa menjamin kepribadian Mububujenge. Hubungan antara dewa jahat yang dulunya berada di pasukan Raja Iblis sedemikian rupa sehingga mereka akan saling mencuri prestasi dan saling mengkhianati saat diberi kesempatan, jadi tidak ada ikatan kepercayaan di antara mereka. Mereka telah berkomunikasi satu sama lain sampai batas tertentu setelah menerima tawaran Zakkart dan berganti pihak, tapi tampaknya, mereka hanyalah “kenalan dari tempat yang sama”.

Ada beberapa pengecualian di mana dewa jahat memiliki hubungan yang baik satu sama lain, tapi sebagian besar hubungan itu digambarkan sebagai “tidak normal”.

Sepertinya karena mereka adalah dewa jahat, meskipun mereka semua adalah dewa, struktur mental mereka semua berbeda.

Dan meskipun Fidirg tidak mengetahui hal ini, ada orang-orang seperti para vampir keturunan murni yang mematuhi dewa-dewa jahat, seperti Ternecia dan dua mantan rekannya. Mereka pernah berganti pihak, tapi sekarang setelah Zakkart dan para Champion tipe penciptaan lainnya telah dihancurkan dan Vida menjadi tidak dapat bertindak, tidak ada kepastian bahwa mereka akan menjadi sekutu.

Tinggalkan Pesan