Chapter 102.3 – Kesempatan Bertemu Dengan Dewa

Segalanya berjalan seperti yang diharapkan Fidirg dan dua kepalanya yang hancur telah pulih. Masih belum pasti apakah dia akan bisa turun ke dunia lagi atau tidak, tapi mungkin saja dia bisa pulih sepenuhnya dalam sepuluh ribu tahun lagi.

Namun, saat itulah Luvesfol, the Raging Evil Dragon God, muncul. Luvesfol menciptakan dungeon kelas B yang disebut Scaled King’s Nest, menyegel Fidirg di dalam sebuah bola, memilih Naga untuk diberikan perlindungan ilahinya sehingga ia bisa bertindak sebagai pendetanya dan mencuri pengikut Lizardman dari Fidirg.

Dan kemudian lebih dari seratus tahun berlalu –

“Kau menjadi bersemangat karena sensasi dari segel yang telah dilepaskan dan meraung dalam kebahagiaan?”

“Tepat.”

“Aku tidak bermaksud jahat. Hanya saja keteganganku telah mencapai titik maksimum. “

“Maafkan aku, aku benar-benar tidak bermaksud jahat.”

Tiga kepala yang telah sembuh dari  lima Fidirg semuanya bergesekan dengan tanah saat dia berlutut di depan Vandalieu.

Dia adalah salah satu yang dikenal sebagai the Dragon God of Five Sins, tapi dia masih belum cukup pulih untuk memiliki bentuk fisik selain di tempat-tempat tertentu, seperti bagian dalam Dungeon ini. Meski begitu, dia biasanya tidak akan bertindak terlalu jauh untuk menyembunyikan dirinya dari orang biasa atau monster.

Orang yang dihadapi Fidirg adalah orang yang telah membebaskannya, dan meskipun itu tidak disengaja, memang benar bahwa dia telah menyebabkan orang ini dan teman-temannya terluka. Tapi Fidirg adalah seorang dewa. Tidak peduli betapa menyesalnya dia dari dalam lubuk hatinya, dia tidak akan pernah bersujud.

Tapi yang ada di depan matanya bukanlah manusia.

Jika aku tidak berperilaku baik, a-aku akan dibunuh!

Jenis makhluk semacam itulah yang ada di depannya.

Vandalieu menatap Fidirg dengan mata kosong seolah memikirkan sesuatu, atau mungkin tidak memikirkan apa pun.

Laras pistol darah Raja Iblis di dekat kedua lengannya, sarat dengan peluru yang terbuat dari tanduk Raja Iblis, mereka masih diarahkan ke Fidirg, siap menembak pada saat itu juga.

Melihat ujung laras mereka, Fidirg menyadari bahwa ini mungkin adalah ‘senjata’ yang pernah coba diciptakan oleh Zakkart.

Selama perang, sebenarnya Zakkart telah menyelesaikan beberapa produk prototipe, tapi pada akhirnya, mereka terbukti terlalu lemah untuk digunakan melawan monster yang kuat, dan produksinya tidak pernah meningkat ke titik di mana mereka dapat didistribusikan ke tentara sekutunya untuk digunakan melawan monster-monster yang lebih lemah.

Meskipun mereka efektif melawan monster yang lebih lemah, mereka tidak memiliki efek terhadap monster Peringkat 13 ke atas yang dihadapi para Champion saat itu, meskipun pelurunya terbuat dari Mythril, Adamantite atau bahkan Orichalcum.

Kemungkinan penyebabnya adalah bubuk mesiu. Meskipun pelurunya dibuat secara khusus, bubuk mesiu yang digunakan untuk menembakkannya tidak memiliki daya ledak.

Jika senjata yang dimiliki Vandalieu sama dengan milik Zakkart, maka tidak ada yang perlu ditakuti oleh Fidirg. Namun, sebagai mantan bawahan Raja Iblis, Fidirg tahu kalau itu terbuat dari pecahan Raja Iblis.

Ini adalah pecahan dari Raja Iblis yang telah jatuh, pecahan yang telah menghancurkan banyak dewa, termasuk Marduke dan Shizarion. Sebagai bahan material, mereka tidak akan sehebat Orichalcum, tapi mereka memiliki kemampuan yang serupa.

Dan, tentu saja, mereka akan cukup untuk mencabut nyawa Fidirg.

Tapi yang dia takuti bukan hanya pecahan raja iblis yang ada di Vandalieu. Itu adalah jumlah Mana yang sangat besar yang dimiliki Vandalieu.

Jumlah ini lebih dari dua kali lipat jumlah Mana yang kumiliki dalam wujud sempurnaku; apa orang ini benar-benar manusia ?!

Fidirg meragukan indranya sendiri saat dia memperkirakan jumlah total Mana yang Vandalieu keluarkan dalam amarahnya.

Tapi tidak peduli berapa kali dia mengulang perhitungan dengan ketiga kepalanya, jumlah total yang dia rasakan lebih dari apa yang dia sendiri miliki sebagai seorang dewa.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Apa yang akan terjadi jika Vandalieu menggunakan Mana dalam jumlah besar dan pecahan Raja Iblis yang entah bagaimana bisa dia manipulasi seperti anggota tubuhnya sendiri? Tidak perlu mencari jawaban untuk ini.

“Tolong, ampunilah!” Fidirg memohon dengan ketiga kepalanya, dia tidak punya pilihan selain membuang harga dirinya sebagai seorang dewa dan memohon untuk hidupnya.

“Untuk saat ini bagaimana kalau tenangkan dirimu, Nak?” kata Zadiris.

“Jangan terlalu marah, Van. Tandukmu semakin besar.” , kata Basdia.

“Itu benar. Aku sedikit terkejut, tapi lihat, aku baik-baik saja sekarang.” Darcia setuju.

Beruntungnya bagi Fidirg, kerusakan yang diderita Darcia ringan, dan dia segera pulih setelah Vandalieu memberinya sejumlah Mana.

Dan tampaknya dia dan yang lainnya bersimpati pada Fidirg; mereka mencoba menenangkan Vandalieu. Fakta bahwa dia adalah dewa asli yang disembah oleh para Lizardmen yang sekarang menjadi sekutu mereka sepertinya juga ada hubungannya dengan ini.

“Yang Mulia, dia adalah sekutu dewi, jadi tolong tenanglah,” kata Putri Levia.

“… Kau benar,” kata Vandalieu dan laras senjata yang terbuat dari darah Raja Iblis diam-diam hancur dan runtuh.

“ Aku selamat,” Fidirg terkesiap saat dia jatuh ke tanah karena kelelahan.

“Sekarang aku memikirkan kembali, aku ingat telah melakukan kesalahan yang sama,” kata Vandalieu, dia mengingat amukan besar yang dia lakukan setelah menjadi Undead di Origin.

Sekarang setelah dia memikirkannya kembali, itu adalah kesalahan. Ada yang salah dengan dia pada saat itu.

Dia menjadi merasa melayang dan mabuk pada sensasi yang menjalari seluruh tubuhnya, seolah-olah dia adalah dewa yang sangat kuat setelah memperoleh kebebasan untuk pertama kalinya dalam kehidupan keduanya. Dia kemudian bekerja keras untuk membalas dendam, tapi … sebagai hasilnya, para individu yang bereinkarnasi yang seharusnya menjadi teman-temannya akhirnya menghabisinya.

Sekarang setelah Vandalieu memikirkannya kembali, dia menyadari bahwa dia tidak dapat menyalahkan mereka, karena dia akan tampak seperti monster tanpa kemampuan untuk berpikir.

Andai saja dia mempertahankan ketenangannya setelah menjadi Undead, jika saja dia tidak membunuh para peneliti yang dia benci atau para penjaga yang menghalangi jalannya, jika saja dia melarikan diri dari fasilitas sambil sebisa mungkin menyebabkan sedikit kerusakan dan kemudian menyembunyikan dirinya. Dia seharusnya dapat mengumpulkan informasi tentang dunia luar dan kemudian melakukan kontak dengan individu lain yang telah bereinkarnasi. Akan lebih baik untuk menunjukkan bahwa dia memiliki kemampuan untuk berpikir dan rasa diri yang akan memungkinkannya untuk dapat melakukan tugas bantuan untuk kemanusiaan, seperti menyelamatkan korban lain yang berada dalam keadaan yang sama dengannya.

… Ini hanya sesuatu yang dapat terjadi padanya sekarang, dan dia bahkan tidak memperhitungkan apakah semua ini mungkin atau tidak. Dan dia bisa dengan tenang merenungkannya sendiri, tapi jika dia menunjukkan ini kepada orang lain… terutama para individu reinkarnasi lainnya, maka mereka hanya akan memiliki keinginan untuk membunuhnya.

Tapi bagaimanapun juga, Vandalieu bisa menerima Fidirg, yang terbaring di depan matanya.

“Aku memaafkanmu karena kata-kata ibuku, tapi jangan lakukan itu lagi. Dan meskipun ini adalah masalah yang berbeda, bisakah aku mengharapkan sedikit rasa terima kasihmu karena telah menyelamatkanmu?” kata Vandalieu.

“Ya tentu saja.”

“Karena aku belum pulih sepenuhnya, aku hanya bisa mempertahankan bentuk fisikku di Dungeon ini, tapi…”

“Untuk saat ini, aku akan memberikan perlindungan ilahi dan Gelar. Mari kita lihat, pertama-tama, aku akan memberimu gelar menjadi Raja Bersisik berikutnya. “

“… Aku tidak punya sisik. Apa itu benar-benar tidak masalah? ” Vandalieu bertanya.

『Kau telah mendapatkan Gelar ‘Scaled King’!』

Penjelasan mengenai Gelar:

【Scaled King】

Gelar yang dianugerahkan oleh dewa kepada pemimpin para Lizardmen yang menguasai rawa-rawa besar di selatan benua Bahn Gaia yang dipisahkan dari bagian lain benua oleh Boundary Mountain Range.

Seperti yang disarankan gelarnya, ini mewakili seorang raja yang memiliki sisik, memberikan karisma yang efektif melawan para Lizardmen dan monster bersisik lainnya seperti monster reptil dan Naga. (Ini tidak termasuk monster tipe ikan.)

Biasanya juga memiliki efek membuat sisik dari pemilik gelar menjadi lebih indah, tapi efek ini disesuaikan ketika gelar dimiliki oleh seseorang tanpa sisik.

Name: Kühl

Rank: 5

Race: Blood Slime

Level: 92

Passive skills:

  • Blunt Damage Resistance: Level 6
  • Hunger Resistance: Level 2
  • Predator’s Restoration: Level 5
  • Body Form Manipulation: Level 3
  • Venom Secretion: Level 5

Active skills:

  • Silent Steps: Level 4
  • Bloodwork: Level 1
  • Surpass Limits: Level 2
  • Grow: Level 1

Name: Pete

Rank: 6

Race: Great Black Lightning Centipede

Level: 14

Passive skills:

  • Hunger Resistance: Level 2
  • Self-Enhancement: Following: Level 4 (LEVEL UP!)
  • Venom Secretion (Neurotoxin): Jaws: Level 5 (LEVEL UP!)
  • Wind Attribute Resistance: Level 2 (NEW!)
  • Enhanced Flesh: Exoskeleton, Horns: Level 4 (NEW!)
  • Superhuman Strength: Level 2 (NEW!)

Active skills:

  • Silent Steps: Level 1
  • Charge: Level 5 (LEVEL UP!)
  • Surpass Limits: Level 5 (LEVEL UP!)
  • Armor Technique: Level 1 (NEW!)
  • Lightning: Level 6 (NEW!)
  • Unique skills:
  • Dragon Devourer: Level 1 (NEW!)

Penjelasan mengenai monster:

【Great Black Lightning Centipede

Monster lipan yang sangat besar yang cukup besar untuk menyelimuti diri di sekitar rumah berukuran sedang. Eksoskeleton hitam mereka tahan terhadap serangan superficial, sementara serangan dorongan mereka menggunakan tanduk mereka sebagai senjata sangatlah kuat sehingga bahkan pembawa perisai harus berhati-hati terhadapnya.

Juga, bahkan jika mereka bertarung dari jarak jauh, mereka mampu melepaskan serangan petir jarak jauh, jadi kehati-hatian harus dijaga saat memusnahkan monster ini.

Mereka jauh lebih cerdas daripada yang ditunjukkan oleh penampilan mereka, dan meskipun mereka tidak dapat berbicara bahasa manusia atau mantra, mereka mampu menggunakan skill-skill seperti Armor Technique.

Untuk beberapa alasan, Pete bahkan telah memperoleh skill unik, memberinya peningkatan kekuatan serangan dan kekuatan pertahanan melawan Naga dan memungkinkannya untuk meningkatkan Nilai Atributnya sendiri dengan melahapnya.

Tinggalkan Pesan