Chapter Extra – Permainan Pelarian Diri Rimuru yang Elegan 23.2

Bernaclad telah mengukur kekuatanku hanya melalui jumlah energiku saja, dan itu adalah kesalahannya.

Tapi sekali lagi, dia menggunakan serangan sihir terkuatnya sebagai langkah pertamanya, jadi dia juga tidak menahan diri.

Bukan berarti semua itu adalah hal yang penting.

“Apa? Itu disebut ‘Teleportation’. Aku telah memberikanmu giliran serangan pertama dan bahkan sekarang memberimu cukup waktu untuk menyerangku. Puas?”

Sambil mengatakan itu, aku kembali menggunakan ‘ Teleportation’ untuk bergerak tepat di depan dadanya, dan melepaskan pukulan imajiner dengan kekuatan minimum.

“Gggbgah!”

Bernaclad terjatuh sambil terlihat kesakitan.

Sebenarnya itu mengesankan bahwa dia masih hidup. Yah, aku harus menyelamatkan Magnus, jadi aku telah menyesuaikannya sehingga kerusakan fisik menjadi nol … tapi sepertinya aku lupa untuk menghapus kerusakan dari pukulan yang sebenarnya.

Tetap saja, Magnus pantas untuk sedikit dihukum, jadi ini tidak perlu dikhawatirkan.

Bahkan, lengan kananku sendiri, yang aku gunakan untuk memukulnya, terasa cukup sakit.

Tubuh manusia sangatlah rapuh, jadi aku menggunakan  ‘Godspeed Regeneration.’

Berkat itu, anggota tubuhku tidak hancur, tapi itu jelas bukanlah langkah yang harus aku ulangi.

Aku sudah lama tidak merasakan rasa sakit semacam itu, dan air mata mengalir deras di mataku.

Dengan kata lain, sudah waktunya untuk berhenti bermain-main dengan Bernaclad.

Baiklah kalau begitu.

Sebagian besar energi Bernaclad telah hilang setelah mendapat pukulan imajiner, dan dia dalam keadaan setengah pingsan.

Itu tidak begitu menyakitkan, tapi berkurangnya kekuatan yang dimilikinyalah yang telah mengguncangnya.

“Tu-tunggu! Siapa … “

“Kau tidak perlu tahu. Tapi jika aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu, itu adalah bahwa tatanan dunia ini dikelola oleh Octagram. Kekuatanmu hanya sedikit terlalu kuat, jadi kau hanya akan mengahalangi kami. Apa aku perlu alasan lagi untuk menyingkirkanmu? “

“Octagram? Tidak, mustahil – tidak mungkin, kau … “

Bukannya memberinya jawaban, Aku hanya menyeringai.

Kebingungan Bernaclad berubah menjadi ketakutan.

Dia sudah jatuh ke dalam perangkapku.

“Jadi, bagaimana kalau kita membuat kesepakatan?”

Kataku sambil menggosok lengan kananku, yang masih berdenyut kesakitan.

“Ke-kesepakatan?”

“Ya. Kesepakatan sederhana. “

Aku melanjutkan kata-kataku dengan penuh keyakinan, tapi tetap mengatakannya dengan suara lembut dan berbisik padanya.

“Jika kau setuju untuk mengembalikan tubuh itu, aku akan memberimu hukuman selama seribu tahun. Tapi jika kau bersikeras untuk melakukan perlawanan yang sia-sia … Yah, coba saja. ”

“Apa?”

“Karena jika kau melakukannya, kau akan mengalami seperti apa rasa takut yang sebenarnya di dunia ini.”

“… !!”

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Aku bisa melihat jiwanya goyah.

Segera setelah aku memberinya sedikit petunjuk soal Azathoth, Bernaclad menyadari bahwa kekuatan itu melebihi apa yang bisa dia bayangkan.

(Flapy: Buat yang lupa, itu merupakan skill Rimuru yang merupakan gabungan dari skill-skill lain oleh Ciel, menjadi void god azathoth)

Sekarang dia mengerti bahwa aku memiliki kekuatan yang bahkan tidak dapat dia pahami.

Ketakutan yang luar biasa.

Itu mengalir dari inti jiwanya. Tampaknya dia berjuang melawan alasan apa yang tersisa di dalam diri Bernaclad.

Tapi itu tidak ada gunanya.

Bernaclad telah kalah ketika dia merasa takut saat melihatku di depannya.

Dia menutup matanya dan ragu-ragu sejenak–

“Seperti yang kau katakan. Seribu tahun, aku akan bertobat atas kebodohan yang membuatku berakhir melawanmu. Itulah bagaimana aku akan menghabiskan waktuku… “

Terlihat lesu, dengan kepala terkulai, Bernaclad setuju seolah meminta pengampunan.

Baiklah.

Sekarang aku tidak perlu merasakan sakit lagi.

Sekarang segalanya akan mudah.

“Keputusan yang bijaksana. Aku akan mengizinkanmu bekerja untukku setelah seribu tahun. Sekarang pergilah.”

Tubuh Spiritual Bernaclad meninggalkan Magnus, lalu berubah menjadi debu, hanya menyisakan jiwa. Aku menggunakan cahaya misterius untuk menyembunyikan fakta bahwa tubuh si iblis telah menghilang.

Setiap siswa yang telah menonton pertarungan itu akan menganggap bahwa aku telah menang melalui penggunaan sihir yang masih belum diketahui.

Setidaknya, aku berharap mereka akan berpikir begitu …

Tidak, itu seharusnya berhasil. Aku meyakinkan diriku sendiri, ketika aku memastikan bahwa Magnus baik-baik saja.

Dia…

Dia tidak sadarkan diri, tapi pikiran dan tubuhnya masih utuh.

Cuci otak itu telah menghilang bersama dengan Bernaclad.

Itu berarti Bernaclad telah menepati janjinya.

<< Sepertinya dia mencoba untuk merasuki dan menyatu dengan jiwanya. Hanya memusnahkan Bernaclad merupakan hal yang memungkinkan. Namun, itu akan menyebabkan kerusakan pada tubuh, jadi aku berpikir bahwa ini adalah solusi terbaik– >>

Karena Ciel sensei setuju, jadi metodeku jelas sangat mengesankan.

Menang akan menjadi hal yang mudah, mendapatkan Magnus kembali tanpa cederalah yang sulit.

Tubuh ini tidak akan bisa menahan ‘Nihility Collapse’. Tanpa diragukan lagi ini akan berarti kemenangan jika aku menggunakannya, tapi pada saat yang sama, aku akan dikirim kembali ke tubuh Rimurun dengan paksa, yang sekarang seharusnya bersama dengan Shuna dan Shion.

Aku telah siap untuk skenario terburuk itu, tapi syukurlah, Bernaclad lebih pintar dari yang kukira.

Sekarang semuanya sudah berakhir.

Magnus tidak sadarkan diri dan Berna serta Clad sudah mati.

Irina dan Rozari baik-baik saja, tapi sepertinya tidak ada banyak waktu yang tersisa sampai efek obatnya menghilang.

Menurut ‘Appraisal’ Ciel, ada zat berbahaya yang tercampur di dalamnya, dan mereka tidak akan dapat bergerak untuk beberapa waktu sebagai efek sampingnya.

Jadi intinya, tidak ada anggota Aliansi Kebebasan Umat Manusia yang bisa bergerak.

Irina dan Rozari jatuh, tak berdaya.

Para guru bergerak untuk mengikat mereka.

Para siswa telah menang.

Sorakan menggema di sekitar kami. Aku merasa seolah-olah banyak mata yang memandang ke arahku  itu dipenuhi dengan gairah.

“Apa kalian melihatnya? Sihir spesialku? ”

“Ya!”

Semua siswa berdiri dalam barisan dan mengangguk.

Karena upaya Moss, monster-monster di pulau itu juga aman. Dan begitu saja, masalah akhirnya berakhir.

◇◇◇

Sekarang aku hanya harus mengikat mereka semua dan membawa mereka kembali untuk ditanyai – atau itulah yang kupikirkan, tapi sepertinya aku terlalu terburu-buru.

Ada seseorang yang begitu tidak penting sampai aku melupakannya sampai sekarang. Dia datang kepadaku sambil tertawa dengan suara bernada tinggi.

“Waahahaha! Bagaimanapun juga, Magnus itu bukanlah apa-apa. Sepertinya dia tidak bisa melakukan apa pun tanpa aku, Jujilas. Berpikir bahwa dia akan kalah dari bocah seperti itu. Irina dan Rozari, apa yang kalian lakukan? Di mana Berna dan Clad? Bisakah kalian segera bergegas dan membunuh orang-orang ini? “

Ada yang salah dengannya…

Dia muncul dari lingkaran sihir setelah aku mengalahkan Bernaclad, jadi dia tidak mengerti apa-apa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *