Chapter Extra – Permainan Pelarian Diri Rimuru yang Elegan 22.3

“Jadi kalian melakukannya? Kalian bodoh! Kalian bahkan tidak bisa mengendalikannya. Bagaimana mungkin kalian tidak mengerti bahwa ada hal-hal yang seharusnya tidak kalian ikut campuri !? ”

Aku sangat kesal sehingga aku hampir tidak bisa berbicara.

Konyol. Hanya itu yang ada di kepalaku.

Menurut penjelasan singkatnya, mereka telah menangkap beberapa Arch Demon dan membunuh mereka.

Di antara mereka, satu dipilih dan disegel dalam tubuh Magnus.

Mereka mengira itu aman, karena mereka membuatnya sehingga itu hanya bisa menggunakan kekuatannya sebanyak yang dimiliki Greater Demon.

Aku belum pernah mendengar sesuatu yang sekonyol itu.

Selama waktu singkat ketika aku mendengarkan Irina, Demon Lord itu telah selesai menyebut namanya.

Jumlah energi yang luar biasa sekarang telah stabil, dan aku bisa melihat bahwa kekuatan itu telah sepenuhnya dikontrol.

Iblis benar-benar merupakan makhluk yang tangguh.

“Membuat kalian menunggu, huh? Namaku ‘Bernaclad.’ Kalian semua seharusnya merasa terhormat karena telah menyaksikan kelahiranku. “

Demon Lord itu memperkenalkan dirinya dengan penuh rasa bangga. Bernaclad.

Ini cukup sederhana, hanya menyatukan dua nama. Namun, yang penting adalah memiliki nama. Tidak ada gunanya khawatir tentang apa yang akan terjadi.

Tapi satu-satunya orang di sini yang tampaknya memahami pentingnya sebuah nama, adalah aku dan para guru.

Sekarang, apa yang harus dilakukan …

Mungkin seharusnya aku tidak lagi menganggap diriku sebagai seorang penonton.

Karena segalanya menjadi jauh lebih rumit daripada yang aku duga.

◇◇◇

Yang pertama bergerak adalah Poison Tiger.

Ia meraung keras dan kemudian bergerak tanpa takut menuju ke hadapan Bernaclad.

“K-kau … Apa kau mencoba melindungi kami … ?!”

Para siswa tampak bingung ketika melihat harimau itu menghadapi iblis.

“Ha ha ha! Ini adalah lelucon yang lucu. Seekor binatang buas berpikir bahwa dia bisa menandingiku. Baiklah, aku akan bermain-main denganmu! “

Bernaclad tertawa senang.

Dan kemudian dia mendekati Poison Tiger.

“Semuanya, berkonsentrasilah dan dukung Poison Tiger!”

Teriak Karma.

Seolah-olah suaranya membawa kewarasan kembali ke grup itu. Tampaknya mereka semua kembali serius ketika mereka mulai bergerak.

Mereka mulai mendapatkan kepercayaan mereka.

Tidak ada siswa yang berteriak atau terlihat takut.

Banyak warna cahaya menghujani Poison Tiger untuk menguatkannya.

Melawan Bernaclad, tidak ada manusia yang akan selamat dari satu pukulannya. Terlepas dari bagaimana cara mereka dihempaskan.

Maka mereka semua mengerti bahwa Poison Tiger itu adalah nyawa mereka.

Sekarang, apa yang harus aku lakukan?

Aku senang melihat seberapa banyak mereka tumbuh, tapi kemungkinan besar mereka semua akan mati.

Poison Tiger hanya akan mengulur sedikit waktu untuk mereka.

Yang penting bagiku adalah bahwa kami tidak kehilangan seorangpun.

Dan aku harus menyelamatkan Magnus.

Terlebih lagi, aku ingin mengalahkan Bernaclad tanpa mengungkapkan identitasku, jika itu memang memungkinkan.

Yang ketiga mungkin sulit.

Yah, aku akan mencari tahu kapan saatnya tiba.

Para siswa menyaksikan pertarungan.

Mungkin Bernaclad masih bermain-main, karena itu hampir terlihat seperti pertarungan yang seimbang.

Tapi seperti yang aku katakan, itu hanya masalah waktu saja.

Karena aku bisa melihat dengan jelas perbedaan kekuatan antara Bernaclad dan Poison Tiger.

Saat itu …

“Aku tidak berharap ini akan terjadi … Maafkan aku. Kami tidak bermaksud melibatkan kalian semua. Aku tidak akan meminta kalian untuk percaya padaku. Tapi kalian semua harus melarikan diri ke pantai. Master Jujilas telah mengirim permintaan untuk bala bantuan, jadi seharusnya kapal akan segera datang. Aku akan mengulur waktu untuk menebus apa yang telah kami lakukan. Sekarang cepatlah! “

Irina berdiri dan mengatakan itu.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Rozari adalah orang yang pertama meresponsnya.

“Nona Irina, aku akan tinggal bersamamu. Aku tidak bisa meninggalkan Magnus sendirian. “

Dan kemudian dia berdiri di sebelah Irina.

Oh, bagaimana sekarang?

Dia mungkin mengatakan yang sebenarnya tentang Jujilas yang telah meminta bala bantuan kapal penyelamat, tapi aku merasa bahwa sebagian darinya hanyalah harapan yang dia miliki.

Pertama, pria itu tidak bisa dipercaya. Mungkin tidak baik menaruh kepercayaan pada kapal ini.

“Hei, Irina. Apa kau juga memiliki kebencian kepada Demon Lord Rimuru? “

“Benci? Ya tentu saja. Teman-temanku terbunuh. Teman lama di kampung halamanku. Paling tidak, aku ingin dia mengalami rasa sakit yang sama denganku. Aku akan menghancurkan akademi yang sangat disayangi oleh Great Demon Lord … ”

“Kau tidak bisa melakukannya. Tidak dengan kepribadian yang lembut di mana kau tidak dapat tetap tinggal diam melihat para siswa terbunuh … “

“Diam. Kau tidak tahu apa-apa sampai kau mencobanya … Dan ada apa denganmu? Kau terus memanggilku, Irina, Irina, seolah-olah kau mengenalku. Ini sangat menyebalkan, tahu ?! ”

Dia telah menjawab pertanyaanku, tapi dia juga sedikit marah karena ada murid yang lebih muda darinya yang telah memperlakukannya dengan santai.

Ya, dia tidak tahu siapa aku, jadi itu tidak heran.

“Betulkah? Yah, itu tidak penting. “

Aku mengabaikan keluhannya dan berpikir tentang apa yang harus kulakukan.

Jika Poison Tiger tidak bisa melakukannya, maka tidak ada gunanya mempertimbangkan Irina dan Rozari.

Bahkan jika para guru bergabung dengan mereka, itu tidak akan berguna.

Begitu…

“Karma. Aku mendapat pesan telepati dari Poison Tiger! ‘ Aku telah memanggil teman-temanku. Kalian semua harus lari! ‘Itu dia! Dia ingin membantu kita … “

Laporan ini datang dari seorang siswa beastkin yang berlinang air mata.

Tampaknya mereka telah terikat dalam waktu singkat.

Tetap saja, Poison Tiger ini sangat mengagumkan.

Teriakan aneh datang dari langit di atas, dan kemudian Hedro Griffin turun dan menyerang Bernaclad.

Teman-teman yang dipanggil Poison Tiger itu adalah monster-monster di pulau itu.

Bernaclad memblokir serangan Hedro Griffin dengan mudah.

Tapi kemudian kakinya ditelan oleh pasir.

Sand Scorpion telah menggunakan kekuatannya untuk mengubah tanah menjadi pasir.

Kemudian ia tenggelam ke dalam pasir, yang merupakan wilayahnya, dan ketika di waktu yang paling tidak diduga, ia muncul di permukaan dan menembakkan jarum api dengan ekornya yang terlihat seperti ular.

Namun, itu pun belum cukup.

Tangan besar Bernaclad memancarkan perisai sihir berbentuk segi enam yang menghapus mereka.

Ada terlalu banyak perbedaan dalam hal kekuatan.

Bahkan freezing dance dari  Ice Naga ada gunanya.

Peluru es melesat dari semua sisi, tidak meninggalkan ruang untuk melarikan diri. Namun penghalang Bernaclad telah melindunginya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *