Chapter 332 – Sage Terkuat, Mendesak Evakuasi

“Aku telah menemukan target kita. Dia ada di dalam guild.”

Aku kembali menuju ke tempat para gadis dan memberi tahu mereka.

“Jadi dia benar-benar … ada di sana.”

“Dia tidak menyerangmu?”

“Ya. Sepertinya lawan kita tidak memperhatikanku … Dia tidak bergerak.”

Zadokilgias bisa saja menyerangku kapan saja.

Jarak kami hanya 10 meter, yang praktis tidak ada artinya bagi para petarung sihir dengan Crest selain pemilik Disqualified Crest.

Dan meskipun dia berada di luar jangkauan Diskualifikasi Crest, sebenarnya  dia berada dalam jangkauan untuk semua maksud dan tujuan yang diperlukan dalam seberapa cepatnya kau bisa dapat menutup jarak itu.

“Apakah itu … Karena iblis akan meluncurkan serangan tiba-tiba ketika kita membiarkan penjagaan kita lengah …?”

“Nah, sepertinya Zadokilgias tidak berpikir bahwa hal itu akan berguna. Sebaliknya, dia pasti mempunyai rencana.”

Zadokilgias bukan satu-satunya yang menyamar mana.

Aku sengaja melonggarkan kontrol manaku untuk membuatku terlihat seperti penyihir amatir ketika aku mendekati guild.

Dari perspektif Zadokilgias, dia mungkin akan berpikir, “Dia lebih baik daripada petualang lain di sini, tapi aku bisa dengan mudah membunuhnya kapan saja aku mau.”

“… Jadi, apakah iblis mengulur waktu dengan mengabaikan siapa pun yang tidak terlalu berbahaya baginya?”

“Singkatnya, ya. Tapi itu tidak ada hubungannya dengan mengulur waktu.”

Aku memeriksa Dragon Veins yang mengalir di sekitar.

Untungnya, cukup banyak Dragon Veins yang mengalir di sekitar tanah ini.

Menghubungkan diriku ke Dragon Veins tidak akan menjadi masalah dengan menggunakan『Man-eating Blade』 yang kami miliki.

“Dalam perjalanan ke sini, aku sudah memberitahu kalian mengenai strategi kita. Pertama, kita perlu mengevakuasi kota ini.”

Strategi kami kali ini  memang berskala cukup besar.

Mengamuk dengan 『Man-eating Blade』 berarti akan menimbulkan kerusakan besar.

Tentunya kerusakan itu masih berada dalam batas toleransi, terutama karena aku memiliki 『Nominasi Komandan Yang Berkuasa Mutlak di keadaan Darurat』…. Tapi tentu saja itu tidak memperpanjang hidup seseorang.

Pertama, kami harus mengungsikan para penduduk dari kota.

“… Baiklah kalau begitu, Iris, kau perlu mengubah kembali ke bentuk nagamu di luar kota … Bisakah kau mengurusnya?”

“Seharusnya sekarang aku akan baik-baik saja! … Aku mungkin akan berakhir dengan menginjak satu atau dua rumah jika aku pergi ke kota, apakah itu tak masalah?”

“Aku akan memberitahumu begitu kota populasi ini telah dikosongkan, tetap siaga sampai saat itu tiba. Kau dapat menghancurkan hal-hal yang kau inginkan sesudahnya.”

Kemungkinan strategi kami kali ini akan menyebabkan banyak kerusakan di kota.

Kami tidak bisa menggunakan kekuatan Iris karena Zadokilgias bersembunyi di tengah kota.

“Tidak perlu merasa bersalah … Jika kita tidak mengalahkan Zadokilgias di sini, lupakan soal kehilangan rumah mereka, orang-orang harus berpisah dengan nyawa mereka. Kerajaan akan membayar ganti rugi rumah mereka, tapi itu tidak bisa berlaku untuk hilangnya nyawa.”

“Aku mengerti! Baiklah kalau begitu … Tidak masalah jika aku melakukannya!”

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Setelah itu, Iris lari ke luar kota.

Kami sudah memutuskan tempat dimana dia akan kembali ke bentuk naganya.

Kemungkinan besar para penduduk akan langsung berlari ke arah sebaliknya dari lokasi dimana Iris berada begitu mereka melihatnya.

Manusia secara insting akan lari ke arah yang berlawanan dari hal-hal yang menakutkan bahkan jika itu mengarah ke jalan buntu.

Dan naga pastilah menjadi simbol ketakutan bagi orang biasa.

Dengan demikian, Iris akan menunjukkan bentuk naganya di sisi berlawanan dari pintu masuk kota.

Dengan demikian, penduduk secara efektif akan bergegas berlarian keluar kota begitu mereka melihatnya.

Kami tidak memiliki peluang untuk memandu pertarungan ini ke lokasi yang tidak berpenghuni.

Tidak ada pilihan selain membiarkan orang-orang mengungsi sendiri.

“Err … Tidak bisakah kau meminta bantuan para penjaga kota dengan『 Hal-hal yang disebut Keadaan Darurat Yang Penting 』yang kau dapatkan dari sang raja? Itu akan jauh lebih aman daripada menciptakan keributan dengan memanfaatkan Iris …”

“Itu akan menyenangkan … Tapi apa kau benar-benar berpikir bahwa para penjaga kota ini akan berguna …?”

“Ah … Poin bagus. Meminta bantuan orang-orang yang lewat secara acak akan lebih produktif …”

Benar, kami bisa mengevakuasi kota dengan aman dan andal jika hanya penjaga kota yang bisa diandalkan sajalah untuk bertanggung jawab.

Namun … Itu hanya berlaku jika kami bisa bergantung pada penjaga tersebut.

Sebelumnya kami telah melihat-lihat di pos jaga saat kami memeriksa daerah itu, dan keadaannya jelas menyedihkan.

Lupakan soal bekerja, kelompok penjaga yang terlihat seperti para preman itu malah asyik mabuk-mabukan di tengah hari di pos jaga mereka.

Penguasa kota mungkin memecat semua penjaga yang jujur ​​dan mempekerjakan para bajingan itu untuk bekerja sebagai bawahannya.

Aku tidak percaya sedetik pun bahwa kami bisa mengandalkan mereka untuk membantu proses evakuasi. Sebagai gantinya, itu hanya akhirnya akan memberikan petunjuk pada Zadokilgias.

Artinya, lebih baik kami menunjukkan bentuk naga Iris untuk menyelesaikan proses evakuasi.

Kemungkinan Zadokilgias akan menyelinap di antara kerumunan dan berpura-pura melarikan diri, tapi aku hanya perlu menyerang dan menghentikannya.

Aku mengawasi posisi Iris dengan sihir pendeteksi.

Kemudian beberapa menit kemudian, dia tiba di tempat yang telah direncanakan.

“Baiklah kalau begitu, saatnya melakukan ini.”

Setelah mengkonfirmasi reaksi mana Iris yang telah berhenti bergerak, aku menembakkan semacam sihir ledakan ke arah langit.

Suara ledakan itu bergema di sekitarnya.

Beberapa detik kemudian – Naga Kegelapan muncul di lokasi dimana Iris berada.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *