Chapter 51

Pemuda yang diselamatkan dari pintu kematian oleh Ardis ini mengaku bahwa dia mengalami masalah keuangan.

「Aku tidak punya uang yang tersisa ……」

「Ha? 」

「Aku tidak punya cukup uang untuk membayar para pengawal」

Jawaban tak terduga itu membuat mata Ardis menolehnya.

「Mungkinkah uangmu telah dirampok? 」

Itu tidak akan bisa dimaafkan jika itu yang terjadi. Mereka tidak hanya meninggalkan anak laki-laki ini di tengah pengawalan, tapi juga merampoknya. Ada keharusan untuk mencari dan melaporkannya ke polisi.

「Tidak, bukan itu yang terjadi ……」

Atas respon lemah pemuda itu, Ardis mendapatkan firasat buruk.

「Kalau begitu, mungkinkah ……, karena kau telah membayar semua biaya pengawalan itu di muka? 」

「Eh? Itu benar ……, bukankah biasanya memang begitu? 」

Kenaifan itu membuat Ardis secara tidak sengaja menghela nafas.

「Kau tahu? Tidak apa-apa jika kau membayar hanya sebagian dari jumlah keseluruhan di muka, jika kau membayar seluruhnya secara sekaligus, tidak ada jaminan bahwa mereka akan melakukan pekerjaannya sampai akhir. 」

Ini menjadi masalah yang merepotkan saat alis Ardis berkerut. Tampaknya pemuda itu, meskipun dia telah menyewa tentara bayaran sebagai pendampingnya, dia membayar semua biaya itu di muka dan ditinggalkan di tengah hutan ini.

「Tapi, jika tidak, tidak ada yang mau menerima permintaanku ……」

Pria muda itu berkata seolah-olah itu tidak bisa dihindari.

「Begitu? Lalu bagaimana? Jika kau ingin kembali ke ibu kota, aku dapat membawamu denganku. 」

Sambil menyipitkan matanya pada alasan bocah itu, Ardis kembali ke topik utama.

「Terimakasih atas penawarannya. …… Tapi aku tidak bisa kembali seperti ini. 」

「Ha? Apa kau lupa bahwa saat ini kau hampir mati? Apa kau tahu ini di mana? Tempat dimana tentara bayaran veteran akan mati bahkan jika mereka berada dalam sebuah party? Hanya dengan dirimu sendiri, selain itu, kau bahkan tidak tahu sedikit pun tentang pertempuran, kau akan menjadi mayat yang dingin dalam sekejap. 」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

「Itu ……, aku sudah tahu itu. Tapi, ada alasan mengapa aku harus melanjutkan apa pun yang terjadi. 」

Meski bersuara lembut, Ardis merasa ada tekad yang kuat di baliknya. Itu menarik minatnya, ketika Ardis duduk di pohon tumbang dan melanjutkan percakapan.

Dari apa yang dikatakan anak laki-laki itu, dia sepertinya mencari semacam relik. Tujuannya jelas, dan tujuan ekspedisinya, 『Menemukan pedang yang tertinggal di reruntuhan』 juga jelas.

Tapi masalahnya adalah lokasi reruntuhannya. Jika ingatan Ardis tidak mengecewakannya, itu berada tepat di tengah-tengah habitat Whips. Itu adalah tempat di mana para tentara bayaran rata-rata tidak akan bisa menjangkaunya.

「Berapa banyak yang kau pekerjakan dan berapa bayarannya? 」

「Itu adalah empat orang tentara bayaran dengan bayaran satu koin emas. 」

Jika itu empat orang dan hanya satu koin emas, maka itu berarti hanya dua koin perak dan lima koin tembaga untuk setiap orang. Itu adalah harga minimum bagi tentara bayaran untuk bersedia menerima permintaannya.

Selain itu, itu hanya jika itu terjadi di sekitar pinggiran hutan, jika mereka diharapkan untuk mengantar bocah itu untuk sampai ke tujuannya, maka kompensasi yang diberikan bahkan tidak cukup.

Awalnya, Ardis merasa marah pada para tentara bayaran yang meninggalkan pekerjaannya begitu saja dan kembali. Tapi, dari kompensasi tersebut, mereka mungkin bukanlah tentara bayaran veteran. Bagaimanapun juga, akan terlalu berlebihan bagi mereka untuk mengawal bocah lelaki itu jauh ke dalam hutan jika mereka hanyalah tentara bayaran biasa.

Selain itu, bocah lelaki itu bertekad untuk melanjutkan ekspedisinya meski tidak ada pendamping. Mungkin juga bocah lelaki itu menolak untuk mendengarkan tentara bayaran untuk kembali, karena itulah, para tentara bayaran itu tidak dapat melakukan apa-apa selain kembali tanpa dia.

「Jika sebanyak itu, maka itu hampir tidak cukup bagi para pengawal untuk membawamu berkeliling ke pinggiran hutan huh. Jika sampai di sini, maka ada kebutuhan untuk mempekerjakan sekitar lima atau enam tentara bayaran terlatih. Dan minimal bayarannya haruslah lima koin emas. 」

「Begitukah……」

Dia mungkin telah berkali-kali ditolak oleh tentara bayaran di ibukota.

Anak laki-laki itu memiliki campuran antara keyakinan dan kekecewaan dalam ekspresinya.

「Kau ingin melanjutkan tidak peduli apapun yang terjadi? Aku akan mengatakan ini jika kau masih bodoh, ada makhluk iblis yang lebih kuat dari ular barusan, kau tahu? Itu satu dari sepuluh ribu kemungkinan bahwa kau akan selamat. 」

Dengan kata lain, jika bukan karena mukjizat, sudah pasti nyawa bocah itu akan hilang.

「Walaupun demikian……. Jika itu satu dari sepuluh ribu peluang, itu berarti itu masih mungkin, bukan? 」

「Bisa jadi ada yang salah dengan kepala anak itu, atau ada alasan baginya untuk melakukannya meskipun mungkin harus kehilangan nyawanya. Dia tampaknya tidak memiliki tanda-tanda untuk mengubah keputusannya. Ardis menarik napas dalam-dalam dan menghela napas dalam-dalam, dan akhirnya dia menanyakan alasan bocah lelaki itu, 「Katakan padaku situasimu」.

Nama anak laki-laki itu adalah Kyrill. Tampaknya dia adalah seorang anak yatim piatu yang dibesarkan di salah satu panti asuhan di Koalisi yang terletak di sebelah barat Kerajaan Nagras.

Ketika dia mencapai usia sepuluh tahun, dia telah bergabung dengan salah satu asosiasi pedagang sebagai murid magang, dan sekarang adalah tahun kedua baginya. Pertama-tama, untuk seorang yatim piatu yang akan bergabung dengan asosiasi pedagang, dia membutuhkan lebih dari sekedar bakat.

Selain itu, Kyrill yang bisa berpikir cepat dan memanfaatkan peluang, tampaknya pemilik asosiasi pedagang yang merupakan tuannya pun tertarik padanya.

Sudah setengah tahun yang lalu ketika masalah mulai terjadi. Tampaknya ketua asosiasi pedagang telah gagal total, dan membuat asosiasi itu berhutang banyak.

Tentu saja, pemimpin mereka telah mencoba berbagai cara, tapi sepertinya tidak ada hasil apapun yang terjadi. Dan akhirnya, mereka tidak punya pilihan selain meminta bantuan dari asosiasi pedagang dari ibukota.

「Tapi, syaratnya Nee-san akan dipaksa menjadi istri simpanan bagi Julis. 」

『Nee-san』 mengacu pada putri majikannya. Meskipun dia bukan saudara perempuan kandungnya yang terikat oleh darah, dia telah berkali-kali merawatnya sejak dia magang, dia memperlakukan Kyrill seperti adik laki-lakinya yang sebenarnya.

Tampaknya dia tidak mendiskriminasi orang kaya dan miskin, dia memiliki kepribadian yang baik hati kepada siapa pun, bahkan para magang dan anak-anak karyawan semuanya dekat dengannya.

Pria yang menjabat sebagai kepala asosiasi pedagang besar di ibu kota, Julis, dia telah menawarkan agar kakak perempuan Kyrill untuk menjadi kekasihnya sebelumnya kepada majikannya.

Tapi, karena dia adalah putri tunggal majikannya, juga satu-satunya penerus asosiasi pedagang itu. Jika dia setuju, maka itu berarti bahwa asosiasi mereka akan berada di bawah asosiasi pihak lain. Bahkan jika bukan karena itu, sebagai seorang ayah, majikan Kyrill tidak dapat menyetujui fakta bahwa putrinya akan menjadi simpanan daripada seorang istri sah.

Namun, hal itu berubah ketika asosiasi Kyrill gagal dalam bisnis mereka dan menghasilkan hutang yang sangat besar. Agar asosiasi itu bisa bertahan, tidak ada metode yang tersisa bagi mereka selain menawarkan putrinya.

Majikannya tidak punya pilihan sehingga dia menerima tawaran dari Julis dengan berlinang air mata, dan sepertinya putrinya sendiri juga menerimanya.

Sebagai kesimpulan, ini adalah kisah yang cukup umum. Ini tidak seperti dia akan dikorbankan. Meskipun seorang simpanan, dia masih akan diberi makan oleh ketua asosiasi pedagang besar, jadi tidak mungkin dia akan mengalami kesulitan. Daripada itu, dia bahkan mungkin bisa menjalani kehidupan yang lebih mewah.

Meskipun itu berarti bahwa asosiasi pedagang tempat Kyrill berada akan kehilangan penggantinya, paling tidak, mereka dapat menghindari jalur kehancuran yang mutlak itu.

Selain itu, mungkin akan lebih bermanfaat jika mereka mendapat perlindungan dari seorang pedagang besar. Dan mengapa hal itu menyebabkan kerugian Kyrill saat ini, Ardis tidak bisa mengerti.

「Nee-san, dia ……『 Dipangkas 』」

「Dipangkas? Apa? 」

Ardis menanyakan arti dari kata yang baru pertama kali dia dengar.

「Yang dipangkas, itu mengacu pada mereka yang terlahir sebagai kembar dan『 Orang yang diizinkan untuk hidup 』. 」

Dari penjelasan Kyrill, di kota tempat tinggalnya, setiap kali anak kembar lahir, di sana akan membunuh orang yang lahir terakhir sebagai 『Kenajisan』. Dengan salah satu dari mereka yang mati dan membawa dosa dari si kembar, diyakini bahwa dosa-dosa anak lainnya akan ditebus.

Itu sebabnya, setelah berurusan dengan 『Kenajisan』, itu adalah hal yang normal untuk membesarkan kembaran yang tersisa secara normal.

『Bergantung pada wilayah, mereka mungkin akan membunuh salah satu anak dan membesarkan yang lainnya. 』

Tiba-tiba, Ardis teringat kata-kata Ted. Meskipun sebelumnya dia tidak pernah memikirkan hal itu sebagai sesuatu yang penting, sekarang setelah dia mendengarnya lagi, itu terasa mengerikan.

Dengan membunuh salah satu dari si kembar sebagai 『Kenajisan』, yang lainnya diizinkan untuk hidup sebagai 『Pemangkasan』. Tapi hanya dengan gelar semacam itu, bisa dibayangkan dengan mudah bagaimana masyarakat akan memperlakukan separuh dari anak kembar yang masih hidup.

「Rumor buruk tentang Julis tidak pernah berhenti sejak awal. Ada beberapa kali saat dimana dia menyambut anak yatim atau putri dari keluarga miskin sebagai selirnya, tapi mereka semua meninggal hanya dalam waktu beberapa tahun, dan saksi dari mereka bahkan hampir tidak ada. Itu dari apa yang orang lain katakan tapi, mayat para selir itu, semuanya memiliki memar yang tak terhitung jumlahnya. 」

Meski belum jelas karena belum diverifikasi, namun dari pandangan Kyrill, tampaknya Julis tersebut diduga melakukan pelecehan terhadap selingkuhannya.

「Dan jika Nee-san yang juga『Pemangkasan』berakhir di tempat seperti itu, aku tidak dapat membayangkan bagaimana dia akan diperlakukan olehnya. 」

Meskipun ekspresi Kyrill terlihat gelap, tampaknya ada secercah harapan di matanya.

「Tapi bulan ini, ada asosiasi pedagang besar lain yang setuju untuk membantu kami dengan kondisi lain. 」

「Dan kondisi itu, apakah itu terkait dengan pedang yang ada di reruntuhan? 」

「Ya. 」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Sekarang alasan mengapa Kyrill sendiri akan menyelam sedalam ini ke dalam hutan bahkan saat mengetahui bahwa itu akan berbahaya sudah jelas.

Tapi itu tidak mengubah fakta bahwa itu terlalu berbahaya. Dia harus menyewa pendamping yang tepat untuk menyelam sejauh itu di dalam hutan, dan jika dia tidak mampu membayar, maka dia tidak boleh mencoba hal yang mustahil. Karena peluang perjudian Kyrill untuk benar-benar berhasil di hutan yang kejam ini, pada dasarnya nihil.

Tapi–.

Ardis tiba-tiba mendapat ide saat dia memalsukan senyum jahat.

「Aku mengerti bagaimana situasimu sekarang tapi apakah kau memiliki keharusan untuk melangkah sejauh itu? Pada akhirnya, dia hanyalah orang asing, dan juga saudara kembar. Anak kembar adalah anak terkutuk. 」

Kyrill benar-benar terperangkap oleh kata-kata Ardis.

「Nee-san bukanlah anak yang terkutuk! Dia luar biasa! Dia tahu semua hal, bahkan tulisan tangannya rapi, dan dia juga yang terbaik dalam menghitung di seluruh asosiasi! Bahkan ketika aku sakit, dia akan merawatku dengan lembut! Dia tidak memperlakukanku dengan buruk meskipun aku adalah seorang yatim piatu! Dia orang yang sangat baik! Tidak ada orang lain yang sebaik dia! Soal menjadi kembar atau tidak, itu tidak masalah! 」

「Tapi bukankah si kembar iblislah yang melawan dewi? Bahkan, mereka dianggap bidah oleh gereja. Tidak akan ada yang menyalahkanmu bahkan jika kau meninggalkannya. 」

Mata biru tua Kyrill menatap tajam ke arah Ardis.

「Aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri, jika itu berarti meninggalkan seseorang yang telah sangat menjagaku meskipun ada kesempatan untuk membantunya ……」

Saat Kyrill menggigit bibirnya dan berkata demikian, dia memperbaiki postur tubuhnya dan melanjutkan.

「Aku sangat berterima kasih kepadamu karena telah menyelamatkanku. Tapi aku tetap akan pergi. Jika hanya ada satu harapan, aku hanya ingin membantu Nee-san. 」

Dia mungkin tidak berniat mendengar jawaban Ardis. Kyrill sudah berbalik dan berjalan lebih jauh ke dalam hutan.

Dan Ardis bertanya ke arah punggung Kyrill.

「Bahkan jika itu berarti bertentangan dengan ajaran dewi? 」

「Tentu saja. Hanya karena dia setengah dari saudara kembar, itu salah bahwa dia harus menderita. Jika itu yang dewi ajarkan, ………… maka sesuatu semacam itu bukanlah dewi! 」

Kyrill yang menjawab tanpa menoleh ke belakang, menyangkal sang dewi dengan marah, sebelum akhirnya menghilang dari pandangan Ardis.

Ardis yang masih duduk disana menatap dimana Kyrill menghilang untuk beberapa saat, sebelum akhirnya menghadap ke langit sambil menutup matanya.

Praktik 『Pemangkasan』 yang baru saja dia dengar dari Kyrill telah menyakitkan hatinya. Kisah kejam untuk membunuh satu sisi si kembar saat mereka lahir, bahkan mungkin itu adalah hasil dari apa yang dipikirkan senior mereka dengan sedih demi untuk menyelamatkan bahkan salah satu dari si kembar.

Dengan amarah baru, Ardis memikirkan bocah lelaki itu, Kyrill. Seorang anak yang masih sangat kecil, dia berjalan langsung ke dalam hutan yang dipenuhi oleh makhluk iblis.

Fakta bahwa dia telah membayar semua pendamping secara penuh di muka dapat dianggap sebagai pengalamannya yang tidak berpengalaman diusianya. Namun sebagai seorang anak berusia dua belas tahun, dia lebih dari sekedar pintar.

Bisa jadi dia mendapatkan ajaran yang baik dalam pergaulan magangnya, jawaban yang dia berikan itu memuaskan dan kecepatan berpikirnya juga bagus.

Keberanian mempertaruhkan nyawanya untuk seorang kakak perempuan yang tidak sedarah, mengambil tindakan sendiri untuk sampai sejauh ini ke Kerajaan Nagras, dan kegigihan untuk tidak menyerah apapun yang terjadi.

Selain itu, fakta bahwa dia memiliki nilai-nilai yang bahkan bertentangan dengan ajaran tentang anak-anak terlarang, itu sangat memuaskan bagi Ardis yang melindungi Filia dan Riana. Dia terlalu berharga untuk menjadi orang yang mati di sini.

『Hanya karena dia setengah dari saudara kembar, itu salah bahwa dia harus menderita. Jika itu yang dewi ajarkan, ………… Maka sesuatu seperti itu bukanlah seorang dewi! 』

「Benar sekali. 」

Saat kata-kata yang ditinggalkan Kyrill bergema di otaknya, Ardis bergumam seolah-olah dia telah diyakinkan.

「Siapa yang tahan melihat makhluk semacam itu sebagai seorang dewi. 」

Tinggalkan Pesan