Chapter 46

Sudah beberapa hari sejak Ardis mendirikan basis operasi baru di hutan yang berada di dekat ibukota. Meskipun dia pergi berburu selama beberapa kali, itu bukan berarti dia memiliki seseorang yang akan memperkenalkan pekerjaan kepadanya seperti di Thoria. Ardis terus bergaul sebagai tentara bayaran sambil membawa berbagai barang kebutuhan saat kembali ke rumahnya yang ada di hutan.

Pada suatu hari yang normal seperti itu, setelah membayar tiga koin tembaga kepada broker informasi Chezare, Ardis mendapatkan berita.

「Meskipun penguasa Thoria tidak memiliki urusan denganmu, tampaknya ada beberapa tentara bayaran yang berpikir sebaliknya. Beberapa bahkan mengincarmu. 」

Pada saat yang sama ketika kisah tentang Nere mengalir ke ibu kota, nama Ardis juga mulai dikenal di ibu kota.

Dari informasi yang diperoleh Ardis dari Chezare, sepertinya bukan sang penguasa atau jenderal itu sendiri yang melakukan pergerakan untuk menargetkan Ardis. Namun para tentara bayaran yang tidak tahu tentang itu, atau mereka yang tahu namun hanya berspekulasi, mereka tampaknya telah mulai mengambil tindakan untuk menangkap Ardis untuk menawarkannya kepada penguasa Thoria.

「Ya, dalam arti tertentu, rumor yang bocor itu cukup efektif. 」

Seperti yang dikatakan Chezare, permintaan Ardis untuk menyebarkan desas-desus tentang “Wanita tentara bayaran itu telah pergi ke kekaisaran” telah ditangkap oleh para broker informasi lain di kota, dan para tentara bayaran mendapatkan berita semacam itu.

Seperti yang diharapkan, tidak ada tentara bayaran yang bersedia mengejar mereka ke kekaisaran.

Sejak awal, tidak ada satu pun permintaan resmi. Bahkan jika mereka berhasil menangkap Nere, itu tidak menjamin bahwa penguasa Thoria akan membayar mereka, jadi tidak ada yang berpikir untuk melakukan ekspedisi ke negara lain.

Tapi alih-alih wanita itu, jika Ardis yang muncul dari waktu ke waktu di ibu kota yang merupakan kampung halaman mereka ……, wajar bagi mereka untuk memiliki pemikiran semacam itu.

Tentu saja, itu tidak seperti ada juga semacam kompensasi yang telah dijamin untuk menangkap Ardis. Tapi, mereka yang tidak mengerti itu, mereka yang mencari sesuatu yang menarik dan mereka yang tidak bisa berpikir dengan benar pun tertarik dengan itu. Mereka semua mungkin menganggap Ardis sebagai mangsa yang mudah.

Saat di Thoria, Ardis tidak terlalu menonjol karena dia menyembunyikan keberadaan sihir pedang dan sihir tanpa lafalan mantra miliknya. Dengan demikian, di ibukota mungkin ada sedikit atau bahkan tidak ada informasi tentang kekuatan Ardis.

「Setidaknya kau harus berhati-hati untuk sementara waktu. …… Yah, lagipula bukan berarti kau akan dikalahkan dengan mudah. 」

「Aku mengerti. Aku akan melakukan hal itu. Terima kasih. 」

「…… Aku mendapatkan uangku, jadi tidak perlu berterima kasih. 」

Chezare mengatakannya dengan emosi yang rumit.

「Tapi baiklah ……. Aku tidak keberatan diserang tapi, jika mereka terlalu sering menyerangku, maka itu hanya akan merepotkanku. 」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

「Jadi kau tidak terganggu dengan serangan mereka huh ……」

Bahkan jika mereka datang dengan mengandalkan jumlah, itu bukan berarti para tentara bayaran rata-rata dapat melakukan apa pun terhadap Ardis. Namun itu tidak mengubah fakta bahwa itu akan merepotkan dan menyita waktu jika dia harus berurusan dengan mereka setiap saat.

「Kalau begitu, bukankah tidak masalah jika kau hanya menunjukkan kekuatanmu seperti kepada para tentara bayaran itu? Seperti berburu beberapa makhluk iblis terkenal atau semacamnya. 」

「Menakhlukkan makhluk iblis huh. 」

Sampai sekarang, Ardis belum membuat namanya terkenal. Dia berpikir bahwa melakukan hal itu pasti akan menimbulkan masalah tapi, sekarang Ardis sudah memiliki masalah dengannya. Tidak ada artinya berpura-pura menjadi orang normal sekarang.

Jika demikian, menunjukkan kekuatannya yang luar biasa sebagai gantinya mungkin merupakan cara yang lebih baik untuk menghentikan orang-orang untuk mencari masalah dengan Ardis. Jika Ardis dikenal sebagai salah satu tentara bayaran terbaik, maka bahkan jika informasi mengenai si kembar bocor, ia mungkin memiliki kesempatan untuk melindungi mereka dari kejahatan.

「Chezare. Makhluk iblis terkenal macam apa yang ada di dekat ibukota ini? 」

「Satu koin tembaga. 」

Broker informasi itu meminta kesepakatan.

「Harganya murah huh. 」

「Yah, ini informasi yang bahkan diketahui oleh warga biasa. Bahkan jika kau tidak bertanya kepadaku, Kau akan mengetahui jika kau bertanya ke orang-orang. 」

「Lalu mengapa tidak memberi tahuku tanpa membebankan biaya? 」

「Karena kebanggaanku sebagai seorang broker informasi jadi taruhannya. 」

Dia adalah seorang pria yang memiliki kesadaran paling besar mengenai pekerjaannya di tempat paling aneh.

「Baiklah, satu koin tembaga. 」

Sambil tersenyum pahit, Ardis mengeluarkan koin tembaga dan menaruhnya di atas meja.

「Jika berbicara tentang makhluk iblis terkenal di sini di ibukota, dan itu akan membuamu menjadi terkenal jika itu ditaklukkan, jumlahnya ada tiga. Yang pertama berada di utara ibukota, memiliki wilayahnya sendiri di Lembah Canobis, 『Bell Chaser』. Ini adalah mutasi dari 『Tron』 dan memiliki dua tanda cakar di kepalanya. Kemudian yang berikutnya adalah 『Four Winged』yang berada di pulau kecil yang bisa kau lihat dari ibukota, itu adalah monster besar yang memiliki dua kepala, empat kaki, dan empat sayap. Lalu yang terakhir adalah 『Crimson Eater』 yang telah membuat sarang di reruntuhan pantai. Itu adalah monster humanoid yang berlumuran darah merah. 」

Chezare menjelaskan karakteristik ketiganya sambil menghitung dengan jarinya.

「Di sini mereka disebut『Three Great Demons』. Mereka semua adalah monster yang telah menyebabkan banyak penantangnya kehilangan nyawa mereka. Mereka tidak kalah dengan Grinder yang pernah kau lawan di Thoria. Jika kau hanya ingin membuktikan kekuatanmu dengan berburu salah satunya, maka pasti tidak akan ada orang yang berani macam-macam denganmu. 」

「Apa ada hadiah untuk mereka? 」

「Tentu saja. Wilayah 『Bell Chaser』 berada tepat di tempat yang dikatakan memiliki urat logam berat, tapi karena dia telah membuat sarangnya di sana, penyelidikan untuk mengonfirmasi akan hal itu menjadi tidak dapat dilakukan. Negara menginginkannya untuk segera ditundukkan apa pun caranya, karena dapat memanen Logam Berat di dekat ibukota adalah keuntungan yang kuat baik secara ekonomi maupun strategis. 」

Saat ini satu-satunya tempat yang bisa ditambang kerajaan untuk mendapatkan Logam Berat adalah tempat yang berada tepat di sebelah wilayah kekaisaran. Dengan kondisi hubungan mereka dengan kekaisaran saat ini, setiap kali perang pecah, maka tambang itu pasti akan menjadi zona perang, dan penambangan tidak akan mungkin dapat terjadi.

「Bagaimana dengan『 Four Winged 』? 」

「Karena menghancurkan kapal di dekatnya, jalur pelayaran kapal dagang harus menempuh jalan panjang. Jika tidak ada makhluk itu, maka membuka wilayah laut di sana untuk memancing juga adalah hal yang dimungkinkan. Adapun 『Crimson Eater』, meskipun itu adalah reruntuhan, itu adalah salah satu benteng tua ibukota, dan karena itu adalah salah satu benteng yang kita miliki, memiliki beberapa monster yang membuat sarang di dalamnya telah  mencoreng wajah kerajaan. 」

「Jika ada banyak alasan untuk menaklukkannya, maka para tentara harus segera dikerahkan. 」

「Dengan situasi mereka dengan kekaisaran saat ini, negara tidak dapat melemahkan pasukan mereka untuk melakukan itu. Tidak ada penaklukan skala besar dalam 20 tahun terakhir ini. 」

Tentu saja, itulah alasan pasukan tentara ingin menghindari kerusakan besar. Dengan adanya monster dengan kekuatan yang setara dengan Grinder, mengumpulkan sekelompok tentara hanya akan menambah jumlah korban.

「Jadi, kau ingin mengatakan bahwa memburu mereka bertiga akan membuat namaku terkenal? 」

「Ya itu benar. Menundukkan salah satu dari mereka yang belum pernah dilakukan sebelumnya seharusnya sudah cukup. 」

「Aku mengerti. 」

Setelah itu, Ardis menambahkan pembayaran untuk detail tambahan dari Tiga Iblis Besar itu, sebelum meninggalkan kedai minuman.

Setelah menyelesaikan persiapan yang diperlukan, Ardis menuju ke gerbang utara ibukota dan berangkat ke Lembah Canobis dengan 『Floating Strides』. Dia terbang dengan kecepatan penuh di udara ketika tidak ada yang melihat di sekitarnya dan tiba di tujuan tepat sebelum tengah hari.

Meskipun berada dekat dengan ibukota, ini adalah gunung yang tidak banyak orang yang berani mendekatinya. Daun-daun yang tumbuh bergoyang tertiup angin. Dengan kehadiran binatang buas yang bergerak di sekitarnya, Ardis dapat memahami bahwa itu adalah suatu gunung yang ramai.

Ardis mengeluarkan bel murah yang ia beli dari ibukota, dan membunyikannya dengan ringan. Suara gemerincing bel yang keras bergema di antara pepohonan.

Tiba-tiba, kehadiran binatang buas yang dirasakan Ardis beberapa saat yang lalu di sekitarnya pun menghilang. Dari cerita yang dia dengar dari Chezare, 『Bell Chaser』 akan muncul setiap kali bel berbunyi. ‘Tron’ yang normal tidak memiliki karakteristik seperti itu namun, tampaknya jenis yang bermutasi tiba-tiba memiliki reaksi terhadap dering bel.

Ketika Ardis terus membunyikan bel untuk sementara waktu, makhluk putih berkaki empat muncul di dalam hutan.

「Itu benar-benar muncul karena bunyi bel. 」

Makhluk iblis yang muncul itu memiliki kepala seperti singa namun kakinya kurus seperti unggas air dan cakarnya berselaput. Seolah-olah memotong kaki singa dan menghubungkannya dengan kaki unggas air, penampilannya tidak jauh berbeda dari Tron normal.

Yang berbeda adalah warna mereka. Tron yang normal memiliki tubuh berwarna cokelat muda, namun yang ada di depan mata Ardis sepenuhnya berwarna putih. Ada dua garis luka dari dahinya ke dagunya. Itu persis seperti yang dia dengar dari Chezare. Ini pastilah『Bell Chaser』.

「Mari kita akhiri dengan cepat. 」

Meskipun Ardis merasa tidak enak dengan 『Bell Chaser』 yang merupakan puncak predator di wilayah ini untuk waktu yang lama, namun ia tidak memiliki niatan untuk membuang-buang waktu.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Sebelum 『Bell Chaser』 sempat berteriak, dua pedang pendek sudah dilesatkan dan memotong kaki depannya. Sebagai pukulan akhir, Ardis memotong kepalanya setelah menutup jarak dengan cepat.

Beberapa jam kemudian, saat ini Ardis berada di sebuah pulau kecil dekat ibukota. Dia sekarang dia mencari 『Four Winged』 di sarangnya.

Ini juga merupakan tugas yang sederhana untuk memikat yang satu ini. 『Four Winged』 tidak akan pernah memaafkan siapa pun yang melangkah di wilayahnya. Tanpa menyembunyikan diri, Ardis yang terbang di atas udara ke pulau tersebut segera bertemu dengan serangan 『Four Winged』 tepat ketika ia tiba di daratan.

「Ini sedikit lebih besar dari apa yang aku dengar. 」

Informasi yang dia dapatkan dari Chezare adalah bahwa sayapnya berukuran sekitar lima meter namun dari apa yang dia lihat, ukurannya mendekati delapan meter atau lebih. Bulu-bulu yang menutupi tubuhnya lebih dekat ke warna hitam daripada warna ungu, sosoknya adalah seekor burung predator ganas.

Kepala yang masing-masing memiliki paruh tajam, dan empat kaki besar bersenjatakan cakar, serta asal usul namanya, dua pasang sayap.

Keempat bilah sayapnya langsung menuju ke arah Ardis.

「Otto」

Itu adalah serangan sederhana namun dengan paruhnya yang tajam dan momentum dengan massa yang sangat besar, itu adalah senjata yang mematikan. Ardis terbang dalam sekejap untuk menghindari serangan itu.

Setelah serangan pertamanya gagal, Four Winged menjaga jarak dan berbalik dalam radius besar. Tiba-tiba, sekelilingnya diwarnai dengan cahaya, dan saat berikutnya, panah yang terbuat dari cahaya menyerang Ardis.

Seperti yang diharapkan, bahkan Ardis pun tidak bisa menghindarinya, jadi Ardis mengerahkan penghalang sihirnya dan mengenai anak panah itu secara langsung. Setelah membuat bunyi cring, cahayanya pun tersebar.

「Itu seperti serangan guntur? 」

   『Serangan jarak jauh』 yang dia dengar dari Chezare mungkin adalah ini.

「Yah, tentu saja jika hal semacam itu menabrak sebuah kapal, pasti kapal itu tidak akan selamat. 」

Jika serangan paruh tidak dapat mencapai musuh, maka monster itu hanya akan menggunakan serangan guntuk, dengan semua itu, bahkan tentara bayaran yang kuat di kapal tersebut tidak akan berguna melawannya. Dengan serangan itu, Four Winged mungkin berhasil mengusir manusia sampai sejauh ini.

Tapi, itu berlaku jika dia melawan orang-orang yang berada di kapal. Karena Ardis memiliki sarana untuk terbang, ia memiliki metode untuk menutup jarak dengan Four Winged, jika ia dapat menutup jarak, maka ia dapat menggunakan sihir atau melemparkan pedang pendeknya.

「Maju! 」

Ardis melemparkan pedang pendek ke langit. Kedua pedang pendek itu membentuk busur secara horizontal dari kedua sisi dan menuju ke Four Winged. Melawan Four Winged yang telah menghindari serangan itu, Ardis mengejar dan menyesuaikan lintasannya dengan sihir pedangnya. Tanpa melewatkannya, pedang pendek itu mengenai Four Winged tanpa ampun, satu demi satu memotong sayapnya dari akar.

Four Winged yang kehilangan tiga sayapnya mulai menghantam lautan setelah kehilangan kemampuannya untuk terbang.

「Ah, sial. 」

Jika tenggelam ke laut, maka mendapatkan bukti penaklukan yang merupakan kepalanya akan menjadi sulit.

Itu sebabnya, Ardis segera membekukan bagian atas wilayah laut tempat yang akan dihantam Four Winged saat ia terjatuh,  dan menciptakan es tajam raksasa saat dia melakukan itu. Four Winged yang tidak bisa lagi mempertahankan keseimbangannya di udara, dia terus jatuh dan akhirnya tertusuk oleh es, setelah hentakan sesaat, ia berhenti bergerak.

Tinggalkan Pesan