Chapter 115 – Perasaan Bernadette

Halo semuanya, aku adalah seorang biarawati dan agen Organisasi Agama Ulquiorra Suci, Bernadette.

Kami terus melewati setengah lapisan Reruntuhan Bersejarah Danau bawah tanah, tapi, sekarang, kami telah menemukan sebuah adegan pembantaian!

「Sejak awal, setiap hal kecil yang kau hebohkan selalu tentangi” putri ini, putri itu “. Seorang lesbian? Apa kau seorang lesbian? Sangat bagus untukku setiap kali aku melihatnya, tapi aku benar-benar tidak merekomendasikan tindakan yang tidak produktif seperti ini. 」

「Bisakah kau tidak mengotori hubunganku dan Putri dengan kata-kata kasar dan vulgar seperti itu? Meskipun, yah, kukira seorang pria, apalagi pria yang cabul sepertimu, Yuu, yang setengah bagian bawah dan bagian otaknya saling terhubung itu tidak akan bisa mengerti akan hal tersebut. 」

「Kau baru saja memperlakukanku seperti orang cabul yang hanya bisa merasakan hasrat seksual untuk orang lain, bukan? Aku masih belum memaafkanmu karena kau sepenuhnya telah menghalangi jalanku yang membuatku mengalami pengalaman cinta yang pahit, tahu !? Kau memukulku dengan sihir tingkat tinggi hanya karena berpegangan tangan dengannya, kau Elf berdada rata !! 」

「Itu merupakan wujudmu yang sebenarnya, bukan! Akulah yang belum memaafkanmu, kau tahu? Meskipun mengetahui bahwa Olivia tidak tertarik pada hal-hal semacam itu, di setiap kesempatan, kau akan mencoba untuk menyentuh pantatnya, atau mencari pakaian dalam kami, bagaimana kau bisa mempunyai keberanian untuk menyangkal bahwa orang seperti itu adalah perwujudan dari hasrat seksual? 」

「Haa? Kau juga adalah orang yang mencari pakaian dalam. Bukankah kau sangat menyukai bra milik Sylvia yang benar-benar tidak berarti ketika itu basah dengan keringatnya setelah ia melakukan latihan? 」

「Aaa–aa-apa, Yuu, kenapa kau tau itu …… !?」

「Secara kebetulan ketika aku mencoba mengintip kalian mandi. Ukeke, mana mulut yang telah mengatakan sesuatu tentang perwujudan dari hasrat seksual itu? Aku sangat ingin mendengarkannya ~ lagi ~. 」

「…… Yuu, siapa yang selalu membuat Putri tidak mengetahui tentang kau yang mengompol, bisakah kau mengingatkanku ~?」

「ap-appa, kau, itu tidak adil! Itu sama sekali bukan sesuatu yang harus kau katakan sebagai seorang manusia, bukan !? Juga, jangan membuatnya terdengar seperti aku selalu melakukannya setiap malam! 」

「Sayangnya untukmu, aku adalah seorang High Elf.」

「Aku tidak berbicara tentang ras, telinga keledai! Apa kau mau bilang padaku bahwa kau tidak memiliki hati yang penuh belas kasih, oi …… っ 」

「Mustahil aku akan akan memiliki sesuatu seperti belas kasihan untukmu …… っ」

…… Meskipun aku mengatakan itu sebagai adegan pembantaian, dalam hal tingkatnya, itu seperti pertengkaran anak-anak.

Awal dari semua ini adalah peristiwa yang serius.

Itu adalah perbedaan pandangan antara Fiona-san yang menghormati Olivia-san, yang merupakan seorang Saint-sama, sebagai Puteri sebuah negara terhadap Olivia-san yang dicintai Yashiro-san sebagai seorang wanita.

Keduanya benar, dan keduanya berpikir tentang Olivia-san, tapi Fiona marah karena Yashiro-san lari dari kewajibannya sebagai seorang Pahlawan dan melupakan perasaannya terhadap Olivia-san. Dan Yashiro-san menjadi marah karena kata-kata Fiona-san itu, dan kemudian seolah-olah memberikan rangsangan pada kata-kata tersebut, itu secara berangsur-angsur berubah menjadi percakapan yang agresif dan ……,

「Kau berdada kecil, ero Elf!」

「Diam, musuh wanita! Mesum! 」

Itulah bagaimana hal ini menjadi pertukaran komentar kasar yang terlihat seperti pertarungan antar anak-anak.

「Aku tidak tahu apa mereka itu sebenarnya dekat atau tidak.」

Aku ingat bahwa Angelica-san si perompak menggumamkan hal itu sambil terdengar takjub.

「~~ っ, aku akan tidur!」

「Hmph. Aku akan membangunkanmu setelah giliranmu untuk berjaga datang. 」

「Aku tahu itu! 」

Tampak seperti dia telah kehilangan kesabarannya, Yashiro-san memasuki tenda dan pergi.

「Ini sepertinya waktu yang tepat untuk mengundang Yashiro-aniki ke dalam beberapa pelatihan. …… Bernadette-nee-chan, apa yang akan kau lakukan? Mau istirahat dulu? 」

Kuon-san melihat ke tenda dan menanyakan hal itu.

「Tidak, aku akan menjadi yang pertama berjaga.」

「Begitu. Lalu aku akan menemuimu nanti. …… Fuah ~ 」

Sambil menguap yang terlihat lucu, Kuon-san tidak masuk ke dalam tenda yang Yashiro-san masuki, tapi tenda yang lain.

「Ini kejutan. Kupikir kau akan mengambil waktu istirahat terlebih dahulu. 」

Pada kata-kata yang dia katakan sambil melotot ke arahku, aku secara refleks tersenyum masam.

「Ah, ahaha …… Sepertinya aku sangat dibenci.」

「Maaf tentang itu. Jika kau ingin menyalahkan siapa pun, salahkan Yuu. 」

Kata-kata penolakan yang sama sekali tidak memiliki tanda-tanda kegelisahan di dalamnya. Dari kata-kata itu, aku menjadi yakin.

Ahh, wanita ini, sejauh ini, dia ……

「Tidak apa-apa. …… Tapi, bisakah kau untuk tidak marah kepada Yashiro-san? …… Hal-hal tentang Yuu, dari tiga tahun yang lalu, aku tanpa alasan telah bertanya kepadanya tentang hal itu. 」

Tentang Yashiro-san, tentang Olivia-san …… Dan kemudian, tentang apakah dia mencintai rekan-rekan seperjalanannya yang dulu.

Fiona-san sedang mengalami suasana hati yang buruk juga karena Yashiro-san yang telah melihat penampilanku dalam pakaian renang dan menjadi cabul. Fiona-san tidak bisa memaafkan aku, seseorang yang bukan mantan rekannya tapi bersikap sangat dekat dengan Yashiro-san.

「……」

Mata Fiona-san menjadi sekitar tiga puluh persen lebih tajam dari biasanya. Tampaknya dia berubah dari sikap berhati-hati menjadi sikap benci.

「Aku menemani Yashiro-san yang telah menyembunyikan latar belakangnya sebagai seorang Pahlawan, dengan egois merasa seperti telah dikhianati, dan kemudian bertanya padanya. Aku bertanya 「Apa kau benar-benar membiarkan Saint-sama mati tanpa berusaha untuk membantunya?」 」

「…… Kau tahu, tidak mungkin dia akan …」

Sambil bergumam seolah dia telah memaksakan dirinya, air mata mulai muncul di mata Fiona.

「Benar. Setelah melihat kebelakang, itu memalukan. Hanya saja, pada waktu itu, aku merasa bingung tentang berbagai hal, dan aku tidak dapat bertanya tentang hal itu. Maksudku, pria yang membuatku  jatuh cinta padanya secara bertahap adalah seorang Pahlawan yang membuat Saint-sama, yang telah begitu lama kukagumi mati tanpa membantunya …… Memiliki kesalahpahaman semacam itu, aku tidak punya pilihan selain bertanya, bukankah begitu? 」

Ketika aku mengatakan hal tersebut, itu terlihat seperti Fiona-san memiliki ekspresi wajah yang mengatakan “seperti yang kupikirkan”.

「Aku, mencintai Yashiro-san. Meskipun dia sedikit cabul dan kotor, aku suka Yashiro-san yang memiliki hati yang baik. Meskipun dia tidak sopan, aku ingin mendapatkan ciuman darinya. Aku ingin dia memelukku dengan penuh kasih sayang dan membisikkan 「Aku mencintaimu」 di dekat telingaku. Ini adalah sebuah rahasia tapi, selama itu adalah Yashiro-san, ketika dia menatapku dengan mata cabulnya, atau ketika dia memegang dadaku, kebahagiaan hanya meluap di dalam dadaku dan aku merasa seperti aku akan menjadi gila. Sangat menyenangkan, aku sangat senang, rasanya seperti aku mengerti bahwa ini adalah apa yang dimaksud dengan jatuh cinta terhadap seseorang. 」

「…… Kau, dan Yuu」

Aku mengayunkan kepalaku ke samping pada kata-kata yang Fiona-san ingin katakan.

「Aku sangat mencintai Yashiro-san. …… Tapi, Yashiro-san mencintai Olivia-san. Yashiro-san lebih mencintai Olivia-san daripada aku. …… Itu sebabnya, aku, tidak mempunyai hubungan semacam itu dengan Yashiro-san. 」

Cinta sejati yang benar-benar murni.

「Itu menjengkelkan. Meski telah menghilang, Olivia-san telah merebut hati Yashiro-san dan tidak akan berpisah darinya. Itu tidak adil, itu kejam. Aku telah memendam perasaan semacam itu terhadap Saint-sama yang kukagumi. Aku tidak tahu bahwa jatuh cinta pada seseorang adalah sesuatu yang akan sangat menyakitkan hatiku. 」

Jika Olivia-san masih hidup, ada kemungkinan bahwa dia masih bisa membuat Yashiro-san kembali kepadanya (meskipun itu mungkin adalah sesuatu yang mustahil). Tapi, bagaimana aku harus bertarung melawan musuh yang telah menghilang. Itu saja, dia telah meninggalkannya saat dia berada di hadapannya.

Cinta yang tidak akan pernah terwujud. Jalan yang berduri, di mana aku tidak bisa membisikkan cintaku…… Namun walaupun demikian, aku,

「Aku, aku adalah rekan Yashiro-san. Jika demi Yashiro-san, aku bahkan dapat bertekad untuk menjadikan organisasi keagamaan itu sebagai musuhku. Itu tak apa  walaupun aku tidak menjadi seorang pendukung bagi Yashiro-san. Aku tidak keberatan jika itu hanya untuk kepuasan diriku. …… Tapi, jika ada waktu dimana Yashiro-san menangis lagi, aku ingin berada di sampingnya. Aku tidak akan mengatakan sesuatu yang egois seperti aku akan meminjamkan dadaku padanya. Namun, aku ingin mendengar tangisannya yang tertahan di balik dinding yang menyembunyikan air mata Yashiro-san. 」

Aku mencintainya, dan aku ingin dia mencintaiku. Tapi lebih dari itu, aku ingin menjadi rekan Yashiro-san.

Perasaan ini adalah satu-satunya yang dapat kusombongkan dimana aku tidak akan kalah dengan siapa pun.

Terhadap rekan Fiona-san dan Yashiro-san. Dan kemudian, bahkan terhadap Olivia-san, aku tidak ingin kehilangan perasaan ini.

「Itu sebabnya, Yashiro-san dan aku tidak mempunyai hubungan seperti sepasang kekasih. Aku, yang menyebut diriku sebagai rekan Yashiro-san, hanya menemani Yashiro-san dengan egois di dalam perjalanannya. 」

2 komentar untuk “Chapter 115 – Perasaan Bernadette”

  1. Min sendai yuusha gw liat englishnya berhenti di ch. 155 tpi raw jepangnya udh ch 180an mau lnjut TL yg raw jpng apa cuman englishnya min?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *