Chapter 135 – Epilog 3

Setelah memastikan bahwa Kaito-sama jatuh melalui gerbang yang dibuka secara paksa, aku pun menutupnya. Sekarang Kaito-sama telah melewati penghalang yang memisahkan dunia kami dengan aman dan kembali ke dunia asalnya. Aaah, Kaito-sama, Kaito-sama, Kaito-sama. Tunggulah sebentar. Ketika dunia ini akan menjadi sangat bersih, aku akan sekali lagi memanggilmu melalui jalan ini dan menyambutmu seorang diri … Baca Selengkapnya

Chapter 176 – Pertemuan dan Berkat

Kairos terkejut saat melihatku muncul bersama Mine. [Apa yang terjadi? Kenapa kau terlihat lusuh seperti itu?] [Seekor harimau ganas baru saja memukulku.] [Aku mengerti. Benar-benar harimau yang ganas.] Mine sedang berada dalam mood yang buruk. Aku menunggunya bangun sambil mengawasinya. Tapi rupanya dia merasakan tatapanku dan bangun. Kemudian, merasa malu karena seseorang melihat wajahnya yang … Baca Selengkapnya

Chapter 103.3 – Setengah Vampir yang Kecewa dan Vampir Keturunan Murni yang Gila

“Yah, aku mengerti, Mari kita coba menghubungi saat waktunya tiba. ” kata Vandalieu. “Hmm? Tidak tepat setelah kau kembali? ” Fidirg bertanya. “Ada tempat yang secara pribadi ingin aku kunjungi terlebih dahulu. Aku tidak berpikir itu akan memakan waktu lama. “ “Aku mengerti.” “Lebih penting lagi, ini pertanyaan terakhir. Apa kekuatanmu berguna untuk menciptakan Homunculus? … Baca Selengkapnya

Chapter 134.2 – Epilog 2

「Apa…?」 Dengan kata-kata itu, dia mengeluarkan permata berwarna ungu tua kehitaman yang bersinar dengan cahaya yang menyeramkan. 「Begitulah keadaan dunia ini. Sebagai buktinya, kau menggunakan kemampuan 『Indolence』 dan 『Lust』 atas kehendakmu sendiri, yang memungkinkan hal ini dapat terjadi. Efek setelah menggunakan 『Lust』 adalah 『Penghapusan total semua resistensi terhadap efek status abnormal』 dan bayaran untuk 『Indolence』 … Baca Selengkapnya

Chapter 103.2 – Setengah Vampir yang Kecewa dan Vampir Keturunan Murni yang Gila

Mereka telah memperoleh sejumlah informasi tentang masa lalu dari Ternecia yang jiwanya telah dihancurkan oleh Vandalieu, tapi dia tidak berada dalam posisi yang sangat menonjol selama pertempuran antara Vida dan Alda. Sebaliknya, meski Fidirg tidak terlalu berpengaruh, dia pernah menjadi seorang komandan batalion. Yang terpenting, Ternecia telah kehilangan lebih dari setengah kewarasannya, sehingga pecahan dan … Baca Selengkapnya