Chapter 108.2

Sudut Pandang Harold

Harold kehabisan napas. Ini adalah bukti bahwa dia berlari dengan semua kekuatan yang dimilikinya.

Meski begitu, dia terus berlari tanpa istirahat.

Matahari sudah berada tinggi di langit. Harold dengan sinis berpikir bahwa langit biru yang jernih ini berada di sini untuk mengolok-oloknya karena ia selalu mendapatkan kesulitan yang datang secara tak terduga, tanpa ada yang pernah bisa berjalan mulus untuknya.

Dia tidak bisa menahan pikirannya untuk berada di sisi negatif karena situasi darurat yang saat ini sedang dihadapinya.

(Kenapa mereka sudah menjejakkan kaki mereka ke rumah Harrison ?!)

Pasti ada suatu peristiwa di mana Liner akan bertarung di rumah Harrison untuk mendapatkan kembali pedangnya. Tapi melalui Elu dan Frieri, Harold tahu tentang bagaimana perkembangan di sisi Liner, dan dia tahu seharusnya ada 2 atau 3 peristiwa sebelum ini. Tapi peristiwa-peristiwa ini telah dilewati untuk membuka jalan bagi kemajuan cerita yang terjadi secara tiba-tiba ini.

Kembali ketika dia membaca surat kontak darurat yang tiba-tiba dikirim ke rumah Finnegan, Harold terjebak dalam rasa ketidakpercayaan.

Harold belum memberi tahu Elu mengenai cerita aslinya secara terperinci karena dia pikir itu akan terasa aneh dan akan menimbulkan banyak pertanyaan. Semua yang dia katakan kepadanya pada dasarnya hanyalah untuk membuntuti dan mengamati Liner dan yang lainnya tanpa diketahui, dan untuk menghubunginya jika mereka melakukan sesuatu yang terlihat mencolok. Dia juga mengatakan kepadanya tentang beberapa peristiwa penting sambil berpura-pura bahwa itu merupakan prediksi masa depan. Ketika salah satu dari peristiwa itu terjadi, Elu harus segera memberi tahu Harold dan memprioritaskan hal lain.

Itulah sebabnya Elu mengirim surat kontak darurat untuk memberi tahu dia, tapi hanya itulah, pemberitahuannya. Isi surat itu tidak cukup bagi Harold untuk  dapat menebak bagaimana situasinya bisa berkembang begitu cepat. Cara termudah untuk mengetahuinya adalah dengan mendengarnya langsung dari Elu, tapi sayangnya Harold tidak punya waktu untuk itu.

【”Seharusnya itu …!”】

Setelah berlari lebih cepat dari seekor kuda selama berjam-jam tanpa berhenti sedetik pun, bangunan yang ia cari akhirnya terlihat.

Saat ini dia berada di salah satu kota berukuran sedang yang tersebar di sekitar ibukota kerajaan. Di tengah kota itu, ada sebuah rumah besar seukuran kastil kecil. Jika event berlangsung seperti yang terjadi pada cerita aslinya, maka seharusnya pertarungan dimulai di sekitar teras yang ada di lantai atas rumah ini.

Karena itulah, Harold menghentak dinding bata rumah untuk memanjat ke bagian atasnya, dan kemudian berlari dari atap ke atap dengan kecepatan penuh, langsung menuju ke rumah Harrison. Ada jarak yang cukup jauh antara beberapa rumah karena jalan yang memisahkan mereka berada di sana-sini, tapi melompati banyak ruang semacam itu tidaklah ada artinya bagi Harold.

Meskipun dia mungkin akan membuat orang-orang yang tinggal di kota menjadi terganggu, dia tetap mempertahankan kecepatan maksimalnya saat dia berlari semakin dekat ke mansion.

Pada kenyataannya, seharusnya Harold punya waktu untuk menyelinap ke dalam mansion dengan menggunakan kecepatannya sendiri.

Dia telah memikirkan sebuah teori ketika dia tinggal di kamar rumah sakit yang di huni Vincent. Dia berpikir bahwa jika teorinya benar, maka ada kemungkinan bahwa dia bisa mengembalikan ego milik Ventos dan Lilum, dan juga emosinya. Saat itulah Cody mengusulkan kepadanya untuk pergi merawat seorang pria yang memiliki gejala yang hampir sama dengan kedua kakak beradik tersebut.

Harold menduga bahwa jika ini berjalan dengan baik, maka dia mungkin bisa menyelamatkan Ventos dan Lilium. Pada saat itu, dia percaya bahwa dia masih memiliki waktu meskipun ada perkembangan yang terjadi di dalam party Liner. Itulah sebabnya dia mengabulkan permintaan Cody.

Dan hasilnya berakhir dengan sukses besar. Berkat ini, kemungkinan dia bisa menyelamatkan kakak beradik itu telah meningkat. Tapi tepat ketika dia memiliki pikiran-pikiran positif semacam itu, kenyataan telah menghantamnya dengan situasi yang tak terduga ini.

【”Sialan!”】

Harold memaki secara refleks.

Jika informasi yang tertulis di surat itu benar, maka saat ini pertarungan di mansion mungkin sudah dimulai. Harold tidak percaya sedetik pun bahwa Liner dan yang lainnya akan dikalahkan, tapi Ventos dan Lilium merupakan cerita lain.

Dalam permainan, setelah dikalahkan dalam pertempuran, kakak beradik itu berbalik melawan Harrison, tapi tidak ada yang dikatakan mengenai apa yang terjadi pada mereka setelahnya. Diyakini bahwa mereka telah mendapatkan kembali emosi dan ego mereka, tapi mungkin Harrison telah membunuh salah satu dari mereka saat dia diliputi oleh kemarahan setelah kekalahannya. Pertama, mereka mungkin berbalik melawan Harrison hanya karena mereka diperintahkan untuk membunuhnya yang mungkin telah diperintahkan oleh Justus, dan bukan karena mereka telah dibebaskan dari kendalinya.

Jika itu yang terjadi, maka mereka akan hancur kecuali Harold bisa menyelamatkan mereka.

(Apa aku harus bertanggung jawab atas nyawa orang lain lagi … ?!)

Sambil mengingat kembali masa lalu, kembali ketika dia pertama kali tiba di dunia ini, dia entah bagaimana telah berhasil menghindari kematian Carla sementara dia masih mencoba untuk memahami ketidak masukakalan yang terjadi  karena dia telah berada di dalam tubuh salah satu karakter permainan. Dengan ragu-ragu, di hutan Bertis, dia tidak bisa meninggalkan Sid dan yang lainnya dan dia bahkan akhirnya mengurus pasukan pribadi keluarga Sumeragi. Kemudian, belum lama berselang, dia nyaris tidak berhasil menangkap Vincent yang telah dicuci otaknya hidup-hidup. Dan meskipun situasinya sedikit berbeda, Finnegan mungkin juga akan segera mati jika Harold tidak melakukan pertolongan.

Tapi setiap kali dia harus mengangkat beban hidup orang lain seperti itu, dia dipenuhi oleh perasaan cemas dan takut, dan hanya ingin memberi tahu dunia “Biarkan aku istirahat”. Namun, dunia ini masih terus menempatkan nyawa orang lain di pundaknya, satu demi satu, seolah-olah untuk mengejeknya.

Mungkin ini hanya untuk menunjukkan tentang betapa dunia membenci keberadaan yang disebut “Harold Stokes”.

Namun, tidak masalah jika segala sesuatunya menjadi sulit, tidak masalah jika dia adalah orang yang paling dibenci di dunia, dan tidak masalah jika hubungan sebab-akibat dan takdir itu sendiri berusaha untuk menegakkan kematian ‘Harold Stokes’; keinginannya untuk bertahan hidup tidak akan goyah. Dia akan menghindari semua bendera kematiannya sampai akhir, dan kemudian memberitahu dunia ‘Makan Tuh!’.

Tapi sebelum dia bisa melontarkan kata-kata itu ke dunia, ada beberapa hal yang harus dilakukan ――!

Cha-ching!

Suara logam bergema di sekitar. Harold menahan pedang milik kedua wanita muda itu, menghalangi dua benturan keras yang terlihat mustahil untuk berasal dari lengan mereka yang ramping. Dia telah tiba di saat yang sangat kritis.

【”… Harold-sama?”】

Erica menatap lurus ke arah Harold. Dia benar-benar melompat ke atas bangunan empat lantai untuk menyela pertarungan tersebut.

Harold merasa bahwa ekspresi yang ada di mata Erica tampak benar-benar mati, tapi saat ini apa yang menjadi prioritasnya adalah untuk berurusan dengan Lilium. Sambil masih menahan Pedang lengkung Lilium, dia menarik lengannya dan memukul perutnya dengan menggunakan gagang pedangnya.

Pukulan itu memang keras, tapi itu tidak memberikan kerusakan padanya. Namun, karena dia telah menggunakan terlalu banyak sihir sebelum Harold datang ke sini, Lilium pingsan di tempat.

Harold menangkap tubuhnya yang halus dan menempatkannya di salah satu kursi yang belum tertutup es.

Selanjutnya, dia menusukkan pedangnya ke tubuh Ventos, yang akhirnya segera kehilangan kesadaran seperti saudara perempuannya. Lalu Harold menghancurkan es yang menahannya dan membawanya ke bangku lain.

Harold merasa lega, setidaknya dia masih memiliki kesempatan untuk menyelamatkan kakak beradik itu.

Saat melalui seluruh proses, satu-satunya orang yang berbicara adalah Harrison, yang meratap dengan begitu menyedihkan sambil merangkak. Dia tidak bisa berdiri karena kakinya terbungkus es. Adapun Liner dan yang lainnya, mereka hanya menatap dengan ekspresi bingung pada adegan yang terjadi di hadapan mereka. Untuk saat ini, Harrison sangatlah berisik, jadi Harold memecahkan es yang mengekangnya dan meluncurkan tinjunya ke perutnya untuk memaksanya diam.

Kemudian, dia akhirnya berbalik ke arah Liner dan yang lainnya.

Harold tidak tahu emosi apa yang ada di mata mereka ketika mereka menatapnya. Apa mereka cuma sedang terkejut? Atau apa mereka merasa bingung oleh campur tangannya yang terjadi secara tiba-tiba? Apa pun yang terjadi, kata-kata selanjutnya yang diucapkan oleh Harold akan menjadi sesuatu yang sangat penting. Jika dia menangani ini dengan cara yang buruk, maka kelangsungan hidupnya sendiri bisa dipertaruhkan.

Begitu dia menetapkan pemikiran itu di dalam benaknya, Harold memutuskan untuk berbicara.

―― Tidak. Dia tidak punya pilihan selain berbicara.

【”Jika kalian para bajingan mengambil satu langkah pun dari sini, percayalah padaku bahwa aku akan memotong-motong kalian. Tapi jangan salah, aku ingin sekali melihat kalian mencobanya. “】

Kata-kata ini berasal dari salah satu dari tiga event pertempuran antara Harold dan party Liner dalam kisah aslinya.

Ini adalah kata-kata yang Harold gunakan di awal pertarungan pertama mereka yang mengesankan.

5 komentar untuk “Chapter 108.2”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *