Chapter 102

(POV Harold)

Ketika wadah itu pecah, cairan biru itu tersebar dan jatuh ke tanah, cairan itu tanpa dapat mencapai mulut Vincent.

【”Gh ….”】

Vincent mengerang secara perlahan, wajahnya berubah terlihat seperti dipenuhi oleh rasa sakit.

Yang tercampur dengan cairan berwarna biru yang menari di udara adalah cairan berwarna merah yang berasal dari sumber yang berbeda. Cairan tersebut berasal dari tangan kanan Vincent yang tengah memegang wadah tersebut. Itu adalah darahnya.

Setelah menyadari bahwa dirinya tidak dapat mengambil tindakan dengan tepat waktu, satu-satunya hal yang sanggup untuk Harold lakukan adalah memfokuskan matanya kearahnya, dan dia telah melihat dengan jelas mengenai apa yang telah terjadi. Sebuah anak panah datang dari belakangnya dan langsung menuju ke arah tangan kanan Vincent.

Tanpa membuang waktu untuk bertanya-tanya tentang siapa yang telah melakukan ini, Harold menutup jarak antara Vincent dan dirinya sendiri.

Satu serangan lagi pasti akan cukup. Tidak peduli seberapa efektif kemampuan Vincent dalam mengabaikan kerusakan, pasti ada batasan untuk semua itu. Sebenarnya kerusakan yang dia terima telah terakumulasi, dan ramuan astral telah menjadi solusi terbaiknya untuk terus mengabaikan kerusakan itu, namun semua itu telah hilang.

Oleh karena itu, Harold menggunakan setiap tetes dari kekuatan yang tersisa di dalam dirinya untuk memberikan serangan tercepat yang bisa dilakukannya.

Vincent yang baru saja menjatuhkan wadah tersebut mencoba memblokir serangan Harold, tapi semua sudah terlambat. Timing dari serangan itu membuatnya mustahil untuk dapat menahannya, apalagi melawan atau menghindarinya. Harold dengan sekuat tenaga mendorong gagang pedangnya ke bagian perut Vincent yang tak terlindung karena armornya telah hancur.

Gagang pedangnya menghantam tubuh Vincent dalam-dalam, yang hanya memiliki sangat sedikit bagian yang belum terluka.

Vincent memuntahkan darahnya dan secara perlahan jatuh ke belakang. Tapi saat dia melihat ke bawah, menuju pada lawan yang telah terjatuh ini, Harold tidak melonggarkan kewaspadaannya.

Namun, Vincent masih tidak bergerak sedikitpun. Kali ini, dia benar-benar terdiam.

【”Apa kau akan menghabisinya?”】

Daripada merasa senang atas kemenangannya, Harold tertegun pada fakta bahwa dia telah mengalahkan Vincent dan selamat. Dan ketika dia terjebak dalam kebingungan itu, terdengar suara yang datang dari belakangnya … Kurang lebih, itu tidak aneh bagi si pemilik suara itu untuk berada di sini, tapi ketika Harold mempertimbangkan mengenai event yang ada di cerita aslinya, dia mulai menjadi bingung karena dia tidak dapat mengerti alasan mengapa orang ini datang kesini.

【” Campur tanganmu itu tidak diperlukan. Kesampingkan mengenai hal itu, apa yang kau lakukan di sini, Cody? “】

Cody Ruggier. Dalam cerita aslinya, Vincent seharusnya mati di tangannya, namun dia juga merupakan teman terbaik Vincent.

【”Yah, akhir-akhir ini Vincent terlihat sangat aneh. Jadi ketika dia pergi entah kemana tanpa memberi tahu siapa pun, aku pun mengikutinya. “】

Harold setuju bahwa ini masuk akal. Tidak seperti di dalam cerita aslinya, saat ini Cody masih tergabung dalam orde ksatria. Oleh karena itu, dia berada di posisi yang cukup dekat untuk dapat melihat situasi Vincent. Karena itu, tidak mengherankan bahwa Cody telah melihat perubahan dalam diri Vincent, bagaimanapun juga mereka adalah teman masa kecil.

【”Singkat cerita, selama ini kauau telah diam-diam mengintip pertarungan kami, bukan? Kau punya satu hobi yang sangat menjijikkan. “】

【”Tidak tidak tidak, bukan begitu, hanya saja mustahil bagiku untuk bisa terlibat di dalam pertarungan yang gila itu. “】

【”Aku mungkin tidak terlihat seperti itu, tapi aku ini benar-benar menghargai hidupku, kau tahu?” 】

Kata Cody sambil tertawa. Harold mengalami kesulitan untuk mengetahui apa yang sebenarnya dipikirkan Cody, tapi dia tahu bahwa pastinya dia tidak ingin Vincent mati.

(Dia memang membantuku di saat-saat terakhir tadi, meskipun demikian, dia mungkin tidak akan menyalahkanku untuk ini.) Pikir Harold saat menggunakan sihir penyembuhan pada Vincent.

Meskipun dia menggunakan pengetahuannya tentang pengaturan-pengaturan yang ada di dalam game sebagai referensi, sihir penyembuhan Harold sangatlah efektif. Dalam hal jumlah, sihirnya bisa memulihkan sekitar 2.000 HP atau lebih yang mana itu berada jauh di atas sihir pemulihan yang bisa Erica gunakan di dalam permainan, meskipun ia merupakan healer dari party protagonis.

Tapi seperti yang diharapkan, Harold tidak pernah menemukan waktu yang tepat untuk menyembuhkan dirinya selama pertarungan satu lawan satu antara dirinya dan Vincent. Dalam permainan, ia bisa pulih dalam seketika setelah menggunakan sihir penyembuhan, tapi di dunia ini yang terikat oleh aturan realitas dengan cara yang aneh, efek penyembuhan itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat bekerja.

Dengan santai menyembuhkan dirinya saat berada di hadapan Vincent akan menjadi langkah bunuh diri bagi Harold.

【”Oh, apa itu benar-benar tak akan menjadi masalah untukmu membantunya? jika dia pulih, dia mungkin akan menyerangmu lagi, bukan begitu? ”】

【”Itu tidak akan menjadi masalah, dia hanya tercipta dari daging dan darah.”】

Harold bisa meminum ramuan Ether untuk memulihkan staminanya, dan selama dia menahan Vincent, itu tidak akan terlalu sulit untuk mengalahkannya begitu dia terbangun. Meskipun Harold telah kehabisan energi baik secara fisik maupun mental, tapi dia tidak mengalami banyak kerusakan.

Namun untuk berjaga-jaga, Harold memang telah menjauhkan senjata Vincent. Lebih jauh lagi, kesadaran Vincent tidak akan kembali sampai pada saat luka-lukanya akan sembuh sepenuhnya. Dan di atas semua itu, jika Vincent terus dibiarkan tanpa perawatan lebih lama dari ini, dia pasti akan mati karena luka yang dideritanya. Itu akan menjadi beban bagi hati nurani Harold.

【”Atau mungkin, kau benar-benar ingin dia mati?”】

【”… Itu adalah cara yang sedikit tidak adil untuk mengungkapkannya, bukankah begitu?” 】

【”Kalau begitu tutup mulutmu dan urusi urusanmu sendiri.”】

【”Baik, baiklah, aku mengerti.”】

Sejak hari dimana dia meninggalkan orde ksatria, ini adalah pertama kalinya bagi Harold untuk berbicara empat mata dengan Cody. Mereka tidak pernah berbicara dalam kurun waktu lima tahun, tapi tingkah laku Cody sama seperti dulu.

Sambil mengenang masa lalu di dalam kepalanya, Harold selesai menyembuhkan Vincent. Luka-lukanya yang paling parah telah tertutup dan pendarahannya telah terhenti. Setelah itu, Harold melucuti semua benda yang dipakai oleh Vincent.

【”Apa yang sedang kau lakukan?”】

【”Mungkin saja dia menyembunyikan sesuatu yang berbahaya.”】

Seharusnya Vincent tidak hanya memiliki satu ramuan astral di tangannya. Jadi Harold memutuskan bahwa akan lebih baik baginya untuk melakukan pemeriksaan tubuh terhadapnya.

(Mungkin saja dia menyimpan harta karun atau semacamnya. Tapi yah, bagiku itu terlihat Justus telah mencuci otaknya sebelum dia datang menungguku di sini, jadi …).

【”…. Sepertinya dia tidak mempunyai apa-apa.”】

Pada akhirnya semua ini sia-sia. Bukan hanya pencarian harta karun Harold, tapi juga pertarungannya dengan Vincent. Satu-satunya hasil yang Harold dapatkan dari seluruh cobaan ini adalah fakta bahwa ia telah menghancurkan bahaya yaitu Vincent yang telah dicuci otaknya.

【”Ngomong-ngomong, Harold. Setelah ini apa yang akan kau lakukan? ”】

【”… Pertama, aku akan kembali ke kota.”】

【”Berjalan kaki?”】

【Di dekat sini ada sebuah kereta kuda yang menungguku. Jika aku memanggilnya, kereta itu akan segera datang untuk menjemputku. “】

“Furieri” sangatlah membantu ketika menyangkut hal-hal kecil seperti ini.

Untuk sementara, Vincent yang masih cedera harus dibawa ke dokter. Setelah dokter memastikan bahwa tidak ada masalah dengan kondisi yang dimiliki Vincent, Harold akan membiarkan Cody membawanya kembali. Bahkan jika pencucian otak pada Vincent tidak terhapus begitu dia bangun, dia telah ditahan dan senjata serta armornya telah telah diambil. Dalam keadaan ini, bahkan dia  mungkin tidak akan bisa mengalahkan Cody.

【”Ayo pergi.”】

【”Baik.”】

【”Juga, kau harus membawa orang itu.”】

Kata Harold sambil menunjuk ke arah Vincent. Meskipun armor dan helmnya telah dilepas, tubuh Vincent yang tinggi dan berotot masih memiliki berat lebih dari 100 kilogram. (220 pon)

Untuk membawa Vincent keluar dari gua, orang yang membawanya harus menghadapi kondisi jalan menanjak untuk menuju ke luar. Terlebih lagi, beberapa saat yang lalu Harold telah bertarung dan masih kelelahan. Jadi itu sudah jelas bahwa Cody harus menjadi orang yang membawanya.

【”Hahahaha, kau bercanda bukan?” 】

【”…. Huh!”】

【”Guuoo ?!”】

Erangan kesakitan Cody bergema di dalam gua saat tangan kiri Harold memukul perutnya.

— —- —

(POV Cody)

 

Sambil membawa Vincent yang kedua tangannya telah terikat, Cody menggosok perutnya sendiri di tempat dimana Harold meninjunya tadi dengan senyum masam di wajahnya. Harold telah menjadi lebih tinggi dari yang sebelumnya diingat Cody, sekarang mereka berdiri di ketinggian yang sama. Terlebih lagi, meskipun dia telah menjadi seorang pemuda yang baik dan tampan, dia sama sekali tidak mengubah kepribadiannya, melainkan, rasanya seperti kesombongannya bahkan telah menjadi lebih buruk ketika dia tumbuh dewasa.

Setelah meninggalkan Vincent dalam perawatan Cody, Harold masuk lebih dalam ke dalam gua. Rupanya ada sesuatu yang harus dia cari di sana, meskipun tampaknya dia tidak terlalu berharap untuk menemukannya.

Cody tidak tahu apa yang mungkin tersembunyi di kedalaman gua yang terletak di daerah terpencil semacam ini, tapi dia pikir itu mungkin terkait dengan kondisi Vincent yang aneh. Bagaimanapun juga, hal-hal yang perlu dipikirkan Cody mengenai Harold telah semakin menumpuk, dan dia tahu bahwa bahkan jika dia mencoba untuk mengerti, dia mungkin tidak akan mampu untuk memahaminya, jadi dia hanya bisa menghela nafas sambil memikirkannya.

Namun kesampingkan hal itu, apa yang saat ini benar-benar memenuhi isi pikirannya adalah apakah sahabatnya Vincent akan mendapatkan kembali kewarasannya dan pulih dari kondisi yang jelas terlihat tidak normal ini.-

(Apa yang sebenarnya terjadi?) Pikir Cody saat dia melangkah keluar dari gua.

Dia telah memasuki gua beberapa saat sebelum matahari terbenam, tapi sepertinya beberapa jam telah berlalu sejak saat itu. Mempertimbangkan bahwa Vincent telah bertarung secara sengit melawan Harold ketika Cody menemukan mereka, dia bertanya-tanya, sebenarnya telah berapa lama pertempuran mereka itu berlangsung?

Bagian yang paling aneh adalah bahwa, meski telah bertarung dengan sangat keras sampai selama itu, Harold langsung bergegas menuju kedalaman gua tepat setelah pertempuran itu berakhir. Meskipun dia telah memulihkan staminanya dengan menggunakan Ether, namun ramuan itu tidak berpengaruh pada kelelahan mental, dan itu saja seharusnya sudah cukup untuk membuat seorang manusia normal menjadi tidak dapat bergerak untuk waktu yang lama.

【”Ya, kukira logika itu tidak akan berlaku pada Harold.”】

Cody tahu sejak hari dimana dia bertemu dengannya, bahwa Harold tidak dapat diukur dengan standar manusia normal.

Untuk sementara waktu, Cody mengakhiri apa yang sedang dipikirkannya itu dan mengeluarkan lampy yang diberikan Harold kepadanya. Lalu, dia berulang kali menyalakan dan mematikannya lagi  dengan beberapa jeda waktu, sambil mengarahkannya ke arah yang telah diperintahkan Harold kepadanya. Begitu dia melakukan hal itu, beberapa pria muncul dari balik pepohonan yang ada di sekitarnya.

Salah satu dari mereka memanggil Cody.

【”Apa kau temannya bos?”】

【”Jika bos yang kau bicarakan adalah Harold, lalu jawabannya ya. Dia berkata bahwa kita harus membawa orang ini ke rumah sakit terdekat. ”】

【”Kodenya?”】

【”‘ Hati pemberani berkumpul di bawah permata langit agung ’, kan? Juga, aku punya ini. “】

Setelah mengatakan hal itu, Cody juga menunjukkan kunci perak yang dia terima dari Harold.

Kode dan kunci ini sepertinya diperlukan sebagai satu kesatuan untuk membuktikan bahwa dia benar-benar merupakan salah satu sekutu Harold. Prosesnya cukup rumit.

【”…Kemari.”】

Setelah pria itu menyelesaikan pemeriksaannya, dia membimbing Cody menuju gerbong kereta berukuran kecil.

【”Kami akan membawamu dan orang itu dengan menggunakan gerbong ini. Kita tidak akan bergerak dengan sangat cepat, tapi seharusnya kita akan tiba di kota terdekat saat fajar tiba. “】

【”Bagaimana dengan Harold?”】

【”Jangan khawatir tentang dia. Dia pasti akan dapat mengurusnya. “】

Meskipun itu tampak seperti jawaban yang setengah hati, tapi itu semua melambangkan kepercayaan yang dimiliki pria ini terhadap kemampuan Harold.

Ketika dia memikirkannya kembali, Cody ingat bahwa Harold mampu bergerak lebih cepat daripada kuda ketika dia berlari menuju ke hutan Bertis. Pada saat itu, dia baru berusia 13 tahun, jadi kemungkinan saat ini dia telah menjadi lebih cepat.

Sebenarnya, selama pertarungan di dalam gua, Cody menempatkan dirinya di tempat di mana dia memiliki pandangan yang cukup baik pada saat melihat mereka berdua bertarung , namun kecepatan yang ditunjukkan Harold membuatnya sulit untuk melihatnya dengan benar ketika dia bergerak dengan lincah. Jika dibandingkan saat bertempur melawan Harold dengan melihat pertarungannya dari jauh, bisa dijamin bahwa dia pasti terlihat seperti menghilang dari satu tempat ke tempat lain.

Mengetahui semua itu, Cody merasa akan baik-baik saja jika dia segera pergi, dan memikirkannya di dalam gerbong. Setelah beberapa jam, ia tiba di suatu kota di mana ia bisa membawa Vincent ke dokter untuk memeriksa keadaanmya.

Pada saat perawatan berakhir, matahari telah naik lebih tinggi di atas langit. Cody akhirnya bisa bernafas lega ketika dia mendengar bahwa Vincent akan segera sadar jika dia dibiarkan beristirahat. Beberapa saat kemudian, dia bergabung dengan Harold.

Karena penasaran, Cody bertanya tentang bagaimana dia bisa datang kesini. Harold menjawab bahwa dia diberitahu oleh seseorang yang telah siaga di dekat gua tentang kearah mana Cody dan yang lainnya pergi. Karena dia sudah mempunyai informasi tersebut, tanpa menunggu kereta untuk kembali, dia langsung berlari menuju lokasi.

Segera setelah dia menyelesaikan pertempuran yang berlangsung sangat lama itu, dia pergi untuk menjelajahi gua lebih dalam lagi, dan kemudian, segera setelah meninggalkan gua, dia mulai berlari melalui jarak puluhan kilometer dengan berjalan kaki. Hanya sekedar memikirkannya saja sudah terasa aneh apalagi benar-benar melakukannya.

【”Jadi sebenarnya kau itu bukan manusia.”】

【”Sepertinya kau ingin aku memukulmu lagi.”】

【”Apa yang sebenarnya ingin kukatakan adalah kau merupakan manusia teladan, benar.”】

Senyum Cody tidak berarti apapun untuk dapat menghentikan tendangan yang mengarah ke betisnya, memaksanya untuk berjongkok.

Meskipun dia merasa bahwa ini tidak adil di dalam pikirannya, tapi dia tidak mengatakannya dengan keras.

【”Jangan menambah jumlah pasien di rumah sakit …”】

【”Itu mengingatkanku, bagaimana keadaan Vincent?” 】

Tanya Harold sambil melirik ke arah Vincent yang sedang berbaring di tempat tidur.

【”Oh, jadi kau mau mengubah topik … Yah, menurut dokter, hidupnya tidak berada dalam bahaya dan cepat atau lambat dia akan segera sadar.”】

Luka-luka yang diderita Vincent dari Harold bisa sangat mematikan, tapi berkat Harold yang telah menggunakan sihir penyembuhan kepadanya, maka hal itu dapat dihindari. Cody bingung apakah dia harus mengeluh atau bersyukur.

Harold hanya menjawab dengan “Aku mengerti”, reaksinya sama seperti biasanya. Tapi Cody tidak percaya bahwa itu berarti Harold tidak peduli dengan keadaan Vincent, karena jika dia benar-benar tidak mempedulikannya, maka dia tidak akan memerhatikan kondisinya dan tidak akan menggunakan sihir penyembuhan miliknya untuk menyelamatkannya.

【”Jadi, Harold, apa kau tahu alasan mengapa Vincent menjadi seperti itu?”】

【”Aku sangat yakin bahwa Justus telah menggunakan semacam pencucian otak kepadanya.”】

【”Maksudmu…. dokter Justus Freud? Dan mengenai pencucian otak ini lagi… ”】

【”Apa?”】

【”Tidak, itu bukan apa-apa …”】

Cody terkejut ketika dia mendengar nama si jenius langka yang terkenal di kerajaan itu, tapi alasan mengapa Cody menjadi kaget dan membuat dirinya kehilangan kata-kata adalah penyebutan kata “pencucian otak”. Itu bukan hanya karena ini merupakan alasan di balik keadaan Vincent yang aneh, sebaliknya, itu karena kata-kata itu membuat ia mengingat sesuatu .

Ini telah terjadi beberapa tahun di masa lalu, ketika tampak seperti Harold akan menerima hukuman mati karena insiden di hutan Bertis.

Dalam usahanya mencari alasan di balik keputusan pengadilan yang membingungkan ini, Cody telah menyelipkan beberapa serum kebenaran dalam minuman seorang rekan lamanya, Finnegan, yang telah terlibat dalam diskusi yang telah menghasilkan keputusan akhir para juri. Namun, saat dia mencoba untuk membuatnya mengaku, pria itu telah memasuki keadaan bingung dan mulai memukul-mukul kepalanya.

Meskipun butuh bantuan dari dua pria dewasa untuk dapat menahannya, dia akhirnya berhenti. Namun, penampilan aneh yang pada hari itu dia miliki masih terukir di dalam pikiran Cody.

Pria itu tampak seolah-olah dia …

【”Dirasuki oleh iblis’, huh …”】

Itu adalah kata-kata yang secara naluriah dia katakan saat menyaksikan kondisi Finnegan hari itu. Cody juga ingat bahwa kata-kata itu telah memberinya firasat buruk meskipun dia sendirilah yang mengatakannya.

Setelah kejadian itu, Finnegan terus mengulangi gumamannya yang terdengar kacau, dan sekarang, dia telah meninggalkan orde ksatria dan memulihkan kesehatannya di rumah. Dari apa yang didengar Cody, pria itu tidak lagi bisa berkomunikasi dan terus terbaring di tempat tidur.

Dan Cody tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya-tanya apakah nasib yang sama sedang menunggu Vincent. Membayangkannya saja sudah cukup untuk membuat dadanya terasa mendidih dengan rasa amarah dan kesedihan yang tak terlukiskan.

【”Apa yang kau bicarakan?”】

【”Oh, aku …”】

Cody secara insting merasa ragu untuk berbicara. Pertama, dia tidak tahu apakah peristiwa yang terjadi pada Finnegan itu benar-benar terkait dengan Justus atau hanya insiden yang berbeda, dan kedua, saat ini Harold merupakan anggota dari laboratorium penelitian Justus.

Cody tidak mengetahui posisi Harold dalam semua kejadian ini, dan itu membuatnya merasa ragu tentang apakah dia harus mengatakannya atau tidak.

… Namun, keraguan itu hanya berlangsung sesaat.

Meskipun dia tidak menghabiskan banyak waktu bersama dengat Harold, Cody masih dapat memahami sifat aslinya sampai taraf tertentu.

Orang ini telah berjuang dengan mempertaruhkan nyawanya di hutan Bertis. Jika bukan karena Harold, kerusakan yang diterima oleh orde ksatria dan suku stellar pada hari itu kemungkinan akan menjadi dua kali lipat.

Ada beberapa orang yang berpendapat bahwa kerusakan bisa ditekan lebih jauh lagi jika sebelumnya Harold memperingatkan orde ksatria tentang apa yang akan terjadi, tapi pada saat itu Harold hanyalah seorang pendatang baru, jika dia mencoba untuk memperingatkan orde ksatria hanya dengan menggunakan kata-kata saja, maka akan sangat diragukan bahwa mereka akan mengambil tindakan terhadap apa yang telah dikatakannya.

Mungkin karena Harold telah mengerti semua ini, jadi ia telah bertarung tanpa bergantung pada para ksatria.

Selain itu, kali ini, meskipun dia bisa membunuh Vincent dengan mudah setelah pertarungan itu berakhir, tapi dia malah menyelamatkannya. Bahkan jika itu didorong oleh semacam motif tersembunyi, Cody masih percaya bahwa Harold bukanlah orang yang akan merampas kehidupan atau martabat seseorang.

【”… Sebenarnya, beberapa tahun yang lalu, ada seorang pria yang jatuh ke dalam keadaan bingung, dan itu terlihat seperti apa yang telah terjadi pada Vincent.”】

Cody berbicara tentang Finnegan, tentang bagaimana dia yang merupakan seseorang yang telah berpartisipasi dalam diskusi mengenai hukuman Harold, dan tentang apa yang terjadi ketika dia ditanyai tentang diskusi yang dibicarakan.

Setelah mendengar semua itu, Harold terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu.

【”Aku tidak akan pernah bisa mengetahui kebenaran yang ada dibalik insiden itu, tapi sekarang, kupikir itu mungkin ada hubungannya dengan dokter Freud.”】

【”… Aku tidak bisa memastikannya, tapi itu sangat mungkin. Pria itu memiliki semacam cara untuk menekan ego seseorang dan mengubahnya menjadi boneka yang akan melakukan perintahnya. ”】

【”Terdengar mengerikan. Apa dokter itu benar-benar sehebat itu? ” 】

【”Satu hal yang aku tahu pasti adalah dia adalah dalang di balik insiden hutan Bertis. Dia jugalah yang merupakan dalang ketika pengadilan menghukumku dengan hukuman mati, serta ketika mereka membatalkan keputusan itu. “】

【”Bagaimana  bisa seorang peneliti biasa memiliki begitu banyak otoritas?”】

Ketika Cody menanyakan itu, Harold menarik pedangnya keluar dari sarungnya.

【”Ini adalah pedang yang diciptakan Justus. Dengan menyerap mana si pengguna, pedang itu dapat dengan cepat meningkatkan efisiensinya di dalam pertempuran. Namun sebagai gantinya, itu akan mengkonsumsi jangka hidup si pengguna. “】

Penjelasan itu membuat Cody kehilangan kata-kata.

Itu karena dia tahu bahwa Harold sebenarnya telah menggunakan pedang itu. Oleh karena itu, sudah dapat dipastikan bahwa umur Harold telah dikonsumsinya, meskipun tidak jelas berapa banyak yang telah diambil.

【”Setelah melakukan penelitian, dia akan dapat memperbaiki cacat yang menyangkut pengkonsumsian jangka hidup seseorang. Namun, untuk melakukan itu, ia perlu bereksperimen, dan itu bisa menjadi masalah ketika itu menyangkut manusia karena ada etika dan sejenisnya. Jadi, solusinya adalah menggunakan seseorang yang seharusnya  telah mati. ”】

Harold berbicara secara acuh tak acuh, seolah ini adalah masalah orang lain.

Akan mudah untuk memarahi Harold dan mengatakan kepadanya bahwa apa yang dia lakukan itu adalah hal bodoh. Namun, jika dia tidak mengambil pedang itu, dia mungkin telah dibunuh di tempat. Orang yang telah merencanakan hal-hal agar mengalir seperti itu adalah Justus, dan dia juga merupakan orang yang telah membuat pedang iblis itu.

Sejak awal, Harold tidak mempunyai pilihan dalam hal ini.

【”Setelah pedang itu sempurna, maka itu bisa digunakan untuk menciptakan pasukan terkuat. Dengan hal itu yang menjadi pertaruhannya, akankah para petinggi negara merasa ragu untuk mengubah keputusan mereka mengenai satu orang kriminal yang telah dijatuhi hukuman mati? “】

【”…. Mereka tidak akan melakukannya. Tentu saja mereka tidak akan melakukannya … “】

Banyak hal dalam kehidupan yang dibangun di atas pengorbanan, baik itu kerajaan, atau kehidupan orang-orang yang tinggal di dalamnya. Itulah mengapa, pasti ada semacam sisi gelap di negara itu yang terus bekerja di belakang layar. Cody mengetahui semua itu dengan baik.

Namun, hanya karena dia menyadari hal itu bukan berarti dia setuju dengan itu. Mungkin dia akan melakukannya jika ini menyangkut penjahat yang sesungguhnya yang telah dijatuhi hukuman mati, tapi Harold adalah orang yang telah menyelamatkan banyak nyawa. Namun mereka telah mendorongnya ke dalam sebuah jebakan, membuatnya melewatinya sebagai orang jahat sementara membiarkan hidupnya dipermainkan oleh orang lain. Mustahil bagi Cody untuk memaafkan ketidakadilan semacam itu.

Saat memikirkan tentang Vincent, Finnegan, dan insiden di hutan Bertis, Cody merasa tak pernah sampai semarah ini sebelumnya di dalam hidupnya.

Namun, dia berhasil menjadi tenang dengan mengatakan pada dirinya sendiri bahwa dia tidak bisa membiarkan kemarahan mengambil alih dirinya. Sekarang tidak ada waktu untuk marah, sekarang adalah waktu untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang situasi yang terjadi dan untuk mempertimbangkan tentang bagaimana dia harus menanggapinya di masa depan.

【Tapi, jika dia bertindak sampai sejauh itu demi untuk membuatmu berada di bawah kendalinya, kenapa dia mencoba membuat kau dan Vincent saling membunuh? Kalian berdua seharusnya berada di pihaknya, bukan? “】

【”Orang itu mempunyai tujuan yang jelas di dalam pikirannya. Pada awalnya aku hanya mengikuti perintahnya di permukaan, tapi  kemudian aku akhirnya mengkhianatinya, jadi dia tidak ragu-ragu untuk membunuhku. Itu sangat sederhana. “】

【”Itu alasan yang cukup sederhana.”】

Fakta bahwa Harold telah mengatakan kata “Di permukaan”, itu berarti bahwa sejak awal dia sepenuhnya berniat untuk mengkhianati Justus, atau begitulah kelihatannya.

Bahkan ketika hidupnya telah digenggam oleh tangan orang itu, Tekad Harold sedikit pun tidak melemah. Kecuali dengan sepenuhnya mencuci otaknya, tidak ada cara untuk membuatnya tunduk pada apa pun atau siapa pun.

Saat memikirkan semua ini, Cody tersenyum kecut ketika dia menyadari betapa banyak gagasan yang dimilikinya mengenai hal-hal yang “kelihatannya” seperti itu.

【”Jadi, apa tujuan yang dimiliki dokter yang menyebalkan itu?”】

Yang saat ini ditanyakan Cody adalah apa yang ingin orang itu capai sampai-sampai melakukan semua ini.

【”Yah ――”】

【”Tunggu … aku juga ingin mendengar tentang itu …”】

Tapi sebelum Harold bisa menjawab, seseorang menyelanya.

Meskipun dia berada dalam kondisi yang sangat lemah, dia adalah seseorang yang tidak akan pernah gagal untuk dikenali oleh Cody.

8 tanggapan pada “Chapter 102

  1. Tunggu.. apa itu si Vincent yg menyela percakapan Harold dgn cody d akhir chapter??

    Kalo benar itu si Vincent maka percakapan ini akan menjadi ajang balas dendam vincent terhadap Dr Justus.. sangat berharap Vincent dan Cody bisa menjadi tangan kanan Harold mulai dari sekarang….

    Harold sudah cukup menyendiri
    Sudah saatnya dia membuat party terkuatnya untuk melawan Dr Justus secara langsung bersama Frieri dan Ordo Ksatria

  2. Ya ampun Harold nasib mu malang Ama nak, dikenang sebagai orang jahat dan berjuang untuk menyelamatkan dunia. Tipe isekai ini yg gw sukai pahlawan yang tak pernah diakui keren juga ya. Berjuanglah harold semoga bisa dapet Heppy end dan dapat Harem deh(baru marthon 3 hari baca dari awal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas