Chapter 128.2 – Awal Keruntuhan

Kami pergi ke suatu tempat yang sepi, dengan kata lain gang belakang, dan menemukan tempat makan.

Seharusnya saat itu adalah waktu tersibuk, tapi sepertinya hanya kami yang ada di tempat itu.

「Meski begitu, kau sudah tumbuh begitu besar, kupikir kau adalah orang lain, Minaris.」

「Ya, yah, aku telah melalui banyak hal, yang membuatku tumbuh dengan sangat cepat.」

Minaris tersenyum dengan tenang.

(Yah, itu bagus Minaris. Kau benar-benar telah tumbuh.)

Karena cara kami berpisah, kupikir mungkin dia memiliki kebencian yang aneh dan tidak berdasar terhadapku.

Yah, dia benar-benar tumbuh secara mental dan fisik.

「Apa yang kau lakukan sekarang, Minaris? Dalam penampilan itu, apa kau hidup sebagai pelayan seseorang? 」

Aku senang Minaris telah berubah dari gadis yang suka menindas Lucia, jadi aku bertanya padanya.

Dia mengenakan seragam pelayan yang bagus, jadi kupikir dia pasti sedang bekerja dengan keluarga pengusaha yang kuat.

「Ya, aku bekerja di lingkungan yang sangat baik. Karena itulah aku datang untuk berbicara denganmu, dan karena itulah aku datang berkunjung. 」

「Hm? denganku? 」

「Keril, lalu Lucia. Selama setahun ini aku diminta oleh negara untuk melakukan penyelidikan rahasia terhadap kalian. 」

「Pe-penyelidikan rahasia ?! Dan, selama setahun ?! Itu bodoh… 」

「Heh heh, apa kau pernah melihat wajah ini sebelumnya?」

「Apa ?!」

Saat dia mengatakan itu, wajahnya berubah menjadi seseorang yang sama sekali berbeda.

Itu berubah menjadi wajah seorang wanita tukang bersih-bersih yang sering aku lihat di sekolah.

「Ini adalah ilusi. Karena sihir wanita beast-person segera lenyap setelah meninggalkan bentuknya, rahasia teknik yang aku gunakan ini adalah yang asli. 」

Dia melepaskan ilusi tersebut dan wajahnya kembali.

「Dan, hasil penyelidikan adalah bahwa ada masalah dengan Lucia. Itu adalah sesuatu yang akan melibatkan dirinya mulai dari sekarang. 」

「?! A… apa? Apa maksudmu melibatkan dirinya sendiri? 」

「… berikut adalah catatan visual dari investigasi tersebut. Tolong lihat. 」

Minaris mengeluarkan kristal penglihatan.

Meskipun aku sangat terkejut, aku masih melihat kristal penglihatan yang dia tunjukkan kepadaku.

『… jangan main-main denganku, aku tahu kau sedang melihat Keril dengan mata pemikat itu!』

『Hei, teman dekatku Katrea dapat menggunakan koneksi kelas atasnya, kau tahu!』

『Aku tidak perlu memberi tahumu tentang apa yang akan terjadi kemudian, bukan?』

Ada seorang kenalan yang tengah menangis dan Lucialah yang mengancamnya.

「A … apa ini?」

「Ada yang lain juga. Ini, dan ini, dan juga ini. 」

Aku tercengang oleh semua gambaran yang aku lihat.

「Ini … Lucia … tidak mungkin! Aku tidak percaya … 」

Gadis yang cerdas, baik hati, baik, kekanak-kanakan, menarik.

Tapi dalam gambaran tersebut, dia adalah seorang wanita kejam yang tidak pernah kukenal.

… Aku melihat Lucia yang belum pernah aku lihat sebelumnya.

「Ini makanannya.」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Saat makanan dibawa ke meja, Minaris menyingkirkan kristal itu.

「Gambaran-gambaran ini belum dipublikasikan. Sebelum resmi bergabung dengan tentara, jika Lucia bertobat dan meminta maaf di hadapan otoritas, ini akan diperlakukan sebagai masalah pribadi sebelum pihak tentara mengakuinya sebagai sebuah kesalahan. 」

「…」

「Makananmu semakin dingin?」

「Oh, ya … uh …」

Aku mengulurkan tangan dan mengambil sup yang ada di depanku.

Meskipun ada di mulutku, makanan itu seolah tidak ada rasa.

「Begitu, dengan kata lain, Minaris, kau ingin aku membuat Lucia berubah?」

「…」

「Serahkan saja Lucia kepadaku, aku akan melakukan semua yang aku bisa. Aku akan tunjukkan! Siapa pun dapat melakukan kesalahan, juga akan dapat memperbaikinya! 」

「Sebuah kalimat dari『 Tales of the Hero of the Dawn 』.」

「Ya, orang-orang berubah, dan tumbuh, aku percaya itu.」

Ya, jika Lucia benar-benar melakukan sesuatu seperti itu, maka aku bisa memperbaikinya.

Kalahkan kejahatan dan kembalikan mereka yang tersesat ke jalan yang benar. Itu adalah sesuatu yang harus aku lakukan.

Ya aku…

「Orang-orang berubah … tumbuh … kan?」

「?!」

Rasanya seperti seseorang menjilat tulang punggungku dengan lidah yang dingin.

Perasaan aneh yang muncul dari instingku membuatku melompat dari kursiku.

「Kuhuh, Kuhuheh heh, Ahah, Ahah hah hah hah hah !!」

Tawa gelap bergema.

Begitu dalam sehingga membuatmu tenggelam di dalamnya tidak peduli seberapa jauh kau meregangkan lenganmu.

「Min … Mina … ris?」

「PERUBAHAN? TUMBUH? Hah, meskipun kau tidak berubah sedikit pun! Heh, hahahhah! 」

「Apa yang kau…?」

Keringat dingin mulai berkucuran saat aku melihat Minaris berubah menjadi seperti ini.

Meskipun tanganku berlumuran keringat, aku tidak berani melepaskan pegangan pedangku.

Setelah Minaris berdiri di sana, tertawa sendirian, dia tiba-tiba berhenti, dan mengatakannya lagi dengan suara bergema.

「Sungguh, tidak ada satu hal pun, tidak ada yang berubah sejak saat itu … meskipun tidak ada yang peduli tentang apa yang benar, dan itu tidak masalah jika kau berubah, dan itu tidak masalah jika kau tumbuh!」

「Kenapa kau tiba-tiba mengatakan itu! Aku…!!」

Aku merasakan firasat buruk yang datang kepadaku.

Bagaimanapun juga, Minaris tidak berhenti mengatakan apa pun yang dia ingin katakan.

「Jadi, kenapa hal pertama yang kau katakan adalah『 Aku akan membantu merubah Lucia 』? Jika kau berpikir 『Mustahil Lucia akan melakukan itu』 atau 『Aku perlu melihat buktinya sebelum aku mempercayainya』, maksudku, kau hanya diperlihatkan kristal penglihatan yang bisa dibuat oleh siapa pun … 」

「Apa? Jadi kau membodohiku ?! 」

「Aku tidak mencoba membodohimu, ini memang benar-benar terjadi. Tapi, Keril. Kau tidak peduli itu, kan? 」

Minaris memutar kata-katanya dengan ringan seperti angin sepoi-sepoi.

Hampir seolah-olah dia menikmati reaksiku, senyumannya muncul saat dia menatapku.

「Di … diam! Berhenti melakukan ini! 」

「Kau ingin menjadi seorang pahlawan, dan jika kau berpikir untuk mengalahkan apapun yang jahat, itu benar-benar tidak ada hubungannya dengan kejahatan, bukan? Kau begitu cepat menerima apa yang dilakukan Lucia sebagai kejahatan tanpa bukti. 」

Kata-kata mengejeknya terdengar seolah mempermainkanku.

「Diam! Aku tidak memikirkan itu! 」

「Kapan kau tiba-tiba menjadi seseorang yang sangat tertarik untuk mengalahkan kejahatan tanpa kusadari? Apa kejahatan itu sebenarnya? Apa menghukum kejahatan, bahkan tanpa mengecek kebenaran di dalamnya, itu terasa menyenangkan bagimu? … kau benar-benar yang terburuk. 」

Dia meremehkanku layaknya serangga.

—Ketika aku berada di sana, apa kau melemparkan batu ke sesuatu yang jahat itu? Pahlawan?

Dia mengucapkan kata-kata itu dengan ekspresi jijik.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

「Diaaaaaammm!!」

「Aku tidak akan diam. Alasannya kenapa? Ini akan menjadi percakapan terakhir kita. 」

「Apa? …Apa artinya itu? 」

Gelombang rasa lelah tiba-tiba menjalari kakiku, dan salah satu lututku terjatuh tanpa daya.

「Ah begitu, jadi racunnya sudah mulai bereaksi. Racun dari sup itu. 」

「Ra … racun … Minaris, sejak awal kau, ingin menipuku?」

「Apa kau tidak memperhatikannya? Aku sebenarnya penasaran bagaimana aku bisa terus berbicara denganmu dan menjaga ekspresi poker face-ku. Bukankah kau pikir aku pasti menyimpan dendam terhadapmu? 」

Aku akhirnya mengerti arti dari semua ini setelah melihat wajah kaget Minaris.

Minaris sama sekali belum tumbuh, dan baginya untuk mencoba membunuhku meskipun dengan menggunakan racun, itu berarti dia Jahat.

「… jangan main-main denganku! Kau pikir kau bisa membunuhku dengan racun lemah itu ?! Bersihkan semua ini, 『Clear Body!』 !! Terima ini! 」

Orang jahat tidak bisa dibiarkan begitu saja seperti ini.

Untuk mengalahkannya, sekarang aku harus menjadi pahlawan.

Aku membersihkan racun dari tubuhku, dan melesat ke arahnya dengan pedang terhunus.

Namun, pedang terhunusku tiba-tiba terhenti saat suara logam terdengar dengan keras.

「A-apa ?!」

「Mengabaikan ketenanganmu, dan menyerang seseorang di kota seperti ini, itu bodoh. Kau masihlah seorang anak-anak yang belum dewasa. 」

Dia menghentikan pedangku dengan mudah dan aku bereaksi dengan suara terkejut.

Aku tahu itu, instingku tahu itu. Dia benar-benar wanita yang berbahaya!

「Tenggelamlah ke dalam bumi, seperti yang diinginkan serangga berat ini …『Summon – Gilmeshia! 』」

「Apa, pemanggilan serangga ?!」

Serangga lapis baja sebesar koin tembaga muncul dengan warna campuran hijau tua dan merah.

Serangga tak dikenal ini muncul tiba-tiba dari lubang hitam dalam kelompok berisi 10 dan 100 serangga.

「Agh,『Flaming sword / Inferno! 』」

Sekarang setelah semuanya menjadi sejauh ini, tidak penting apakah ini terjadi di jalan kota atau bukan.

Aku harus mempertaruhkan semuanya dan bertarung dengan mengerahkan segalanya. Akan lebih baik jika ini tidak melukai pelanggan lain, dan kupikir mereka semua bisa lari sebelum keadaan menjadi terlalu kejam.

(Jika aku bisa membakar semua serangga ini aku akan bisa keluar, ini terlalu sempit … apa ?!)

「Apa itu? 」

Tapi, aku tidak dapat mewujudkan rencanaku.

Di depan api yang aku lepaskan, terdapat banyak serangga yang tidak bisa aku musnahkan.

Dan di depan jeda antara kelompok besar serangga itu, Minaris menyeringai.

Akhirnya, semua serangga bermunculan ke arahku seolah-olah aku telah jatuh ke dalam jebakan yang sudah direncanakannya.

「Sialan, Jangan mendekat! Menjauh!! 」

Aku mengayunkan pedangku dengan liar, dan pedang itu tidak dapat menghentikan sejumlah besar serangga karena beberapa dari mereka mendarat di atas pakaianku ..

「Ah, mereka berat! Apa-apaan serangga ini? Gaaaahhhh, sial! Sialan! 」

Aku merasa seperti sebuah ember yang diisi dengan batu yang tak terhitung jumlahnya saat mereka mendarat di atasku.

Berat dari serangga-serangga itu telah menyebabkanku jatuh ke lantai.

Lalu Minaris berjalan ke arahku dan berjongkok di depan mataku.

「Sial … melakukan ini padaku … kau tahu apa yang akan terjadi kan? Seseorang akan datang… 」

「Benar sekali. Orang-orang akan berkumpul. 」

「?!」

Aku bisa merasakan kebencian Minaris menyatu di depanku layaknya tiang es.

Kebencian yang tidak merasakan simpati apapun untukku.

Wajahnya yang tersenyum adalah wajah paling dingin dan paling kejam yang pernah kulihat.

「Apa?! Apa… ugh… .agh… 」

Minaris mengambil belati berlapis racun ungu dan mengarahkannya ke pipiku.

Dengan rasa lelah yang dirasakan di seluruh tubuhku, aku tidak memiliki kekuatan untuk mengusir serangga yang menekanku.

「Ini adalah persiapan awal untuk bagian final. … Aku tidak akan membunuhmu semudah ini. 」

Fwup, Minaris tiba-tiba berdiri, dan berteriak dengan keras.

「Oke, pengaturannya sudah selesai. Semuanya, ayo, jangan menahan diri. 」

Setelah Minaris memanggil mereka, hantu-hantu yang tak terhitung jumlahnya pun muncul.

Itu merupakan sekelompok orang-orang yang dibasahi dengan dendam yang pastinya adalah roh orang-orang mati yang pendendam.

Pria dan wanita dengan mata cekung dan kulit mengerikan yang berlumuran darah dalam jumlah yang berbeda.

Namun, mata mereka berkilauan dengan kejahatan, dan mereka saling berbisik.

『Ini … salah mereka …』 『Kembalikan … kebahagiaanku …』 『… Kau akan tahu … Kau akan diberi … tahu.』

「Apa-apaan semua… ini?」

Suasana aneh itu tampak seperti kebalikan dari kekuatan sihir.

Aku bisa merasakan sensasi es yang membekukan hatiku dan sumsum tulangku dalam sihir yang aneh dan terasa berbeda ini.

「Semuanya … eeeee semua orang di sini sangat membencimu sehingga mereka benar-benar ingin membunuhmu.」

SIAPA? SIAPA? SIAPA?

Aku tidak tahu apa-apa tentang… hal-hal… yang menatapku itu.

Tidak ada alasan bagiku untuk dibenci, karena…

「Benci? A-apa? Maksudku, siapa mereka? Aku tidak tahu siapa mereka!? 」

… Karena dari semua yang ada di sana, tidak ada satu wajah pun yang aku ingat.

Namun, pada detik itu, suasana tiba-tiba berubah.

「KAU, BERHENTI MAIN-MAIN DENGAN KAMIIIII !!」

「KAU TIDAK TAHU? TIDAK TAHU?! 」

「 AGGHGHHHH! MATI MATI MATI!!! KAU SAMPAAAAHHHH! AAAGHHH! 」

Di dekat telingaku, seolah terdengar suara batu pecah, saat jeritan di sekitarku menjadi memanas.

「Bagi Anda yang tidak memiliki apa-apa, silakan gunakan ini sesuai keinginan.」

Para Minaris yang tersenyum membagikan pedang berkarat kepada para hantu saat mereka satu per satu mengambilnya.

「Agh! Ke … kekuatan untuk memperkuat tubuhku 『Metaling Body!』 」

「KEMBALIKAN TOKOKU !!」

「Kau, kau … ANAKKU !!」 「KAU AKAN MATI! KENAPA KAU MASIH HIDUP ?! 」

「Eeek! Aghhh, gaah !? 」

Gelombang serangan yang tertahan sekarang terbebas, mereka menerjangku tanpa ragu-ragu atau pun menahan diri.

Pedang yang mereka pegang memukul, menusuk, dan menebasku.

Tubuhku sekarang telah dipertahankan oleh sihir pertahanan fisik yang mengeraskan dagingku seperti perunggu, namun aku masih merasakan sakit karena dipukul.

「Kau, kaulah alasan temanku mati! Kau telah melupakannya! 」「 Musuh kakakku! 」「 Sialan! Aku masih belum selesai, semuanya karena kau, kau! Sialan! 」

Aku tidak bisa memahaminya.

Tidak peduli bagaimana kelihatannya, atau bagaimana aku mencoba untuk mengingatnya, aku tidak tahu siapa pria dan wanita yang marah padaku ini.

Aku tidak dapat menemukan alasan apa pun dalam hujatan mereka untukku.

Tinggalkan Pesan