Chapter 121.1 – Minaris dan Event 1

『Jika kami pergi ke kota Gagallad yang berada di depan pegunungan, kita akan tahu lokasi persisnya. Jika kami mengambil tindakan pencegahan keamanan, meskipun itu adalah jalan memutar yang panjang, jika kami pergi dari kota bernama Robelia, dengan hukum Negara itu, kami bisa sampai di sana dengan mudah 』

Oh, akhirnya, akhirnya, akhirnya, akhirnya.

(…… Kufu, kufufu, oh, oh tidak. Aku bahkan menggunakan skillku untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, tapi aku tidak bisa mengendalikan emosiku)

Meskipun aku tahu aku tidak seharusnya melakukannya, namun senyuman itu sepertinya akan segera tumpah.

Aku tidak bisa melakukan pergerakan apapun dengan segera, tapi aku akhirnya melihat bayangan konkret.

「Jadi, banyaknya sihir diklasifikasikan menjadi tujuh atribut mendasar dari『Api』 『Air』 『Angin』 『Bumi』 『Cahaya』 『Kegelapan』 『Hampa』. Ada juga atribut yang berasal dari atribut mendasar seperti 『Es』 dan 『Petir』 Dan, atribut sihir yang tidak termasuk dalam sihir ini secara kolektif disebut sihir Non-sistematis. Contohnya adalah, 『Sihir Tanaman』 yang digunakan oleh jenderal bengis Kekaisaran Azaristo. Di gurun  yang ada di bagian utara Kekaisaran, ada juga keluarga yang menggunakan teknik unik yang disebut 『Sorcery』 」

(Flapy : untuk TL an yang biasanya untuk sihir = magic, yang ini mungkin beda penyebutannya )

(Jadi, ini tidak boleh berlanjut, aku harus fokus pada pembelajaran)

Sekalipun sedikit, untuk menumpuk apa saja dan segala sesuatu yang mungkin dilakukan untuk menyambut saat-saat pembalasan yang sudah ada di hadapan kami.

Sambil memikirkan itu, aku mengubur wajahku di buku pelajaran yang dibagikan di awal pelajaran.

Ada hal-hal yang telah aku gunakan beberapa kali, tapi aku hanya mengerti dengan sensasi yang terdaftar di sana.

Aku memutuskan untuk secara paksa menekan perasaan yang membangkitkan semangatku itu dan berkonsentrasi pada pelajaran.

Namun, saat itulah aku tersadar kembali.

Pasir di jam pasir yang ditempatkan di ruang kelas habis, shishishishi, dan suara bel berbunyi.

「Apakah sudah waktunya? Untuk saat ini, ini mengakhiri kelas pagi. Dalam dua jam, kita akan memulai sesi sore. Sampai jumpa」

Dengan nada yang sama saat dia mengajar, kelas berakhir dengan cara bicaranya yang sedikit dingin, dan sang pengajar keluar dari ruangan.

「Kalau begitu, apa yang akan kalian lakukan untuk makan siang, tunggu, kurasa itu hanya saat kalian ikut bergabung」

Kami menempatkan kotak makan siang yang semula kami bawa di meja.

Saat ini, ada dua jenis sandwich, tumis asin pedas ayam guinea dengan rumput Koharu, dan keju rampaging cow dengan babi asap. Ini adalah kreasi kebanggaanku yang aku buat untuk menyesuaikan makanan master yang akan melakukan penelitian di perpustakaan.

「Wow ~, ini terlihat sangat lezat karena diisi dengan sangat indah. Aku selalu berpikir bahwa kau itu orang yang terampil, tapi Minaris, kau telah menjadi koki yang sangat baik 」

「Atau lebih tepatnya, bukankah dengan ini dia adalah koki yang lebih baik daripada aku ……」

Spinne menyeringai ketika Leone membuat ekspresi wajah yang terlihat sedikit kesulitan sambil mengintip kotak makan siang kami.

「Bukan hanya penampilannya saja, tapi bekal makan siang yang dibuat oleh Minaris sangat lezat. Aku tidak keberatan memberi kalian beberapa 」

Sambil sedikit menyombongkan diri, Shuria memotong sandwich sedikit demi sedikit dan menawari mereka berdua.

「「 …… Sial, lezat sekali !? 」」

「Tentu saja. Mustahil aku akan berhenti untuk memikirkan apa pun yang akan dimakan master 」

Sambil mengatakan dengan nada tegas, kegembiraannya muncul perlahan-lahan dengan sukacita.

Sungguh menyenangkan rasanya dimana kerja kerasmu diakui dengan kata-kata. Terlebih lagi, jika itu dikatakan oleh orang yang menyenangkan.

「Kau benar-benar menyukai Ukei-kun huh」

「Ya, dia adalah orang yang tak tergantikan bagi kami」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

「Tentu saja. Ah, tapi sekarang, aku membuat persiapan untuk melakukan pengepungan jadi tolong rahasiakan itu dari Kaito-sama oke? 」

「…… benar, tentu saja, itu benar」

「……? Apakah ada yang salah? 」

「Tidak, bukan apa-apa. Spinne, haruskah kita pergi makan siang juga? Kita akan terlambat untuk kelas sore jika tidak bergegas」

「Itu benar, tapi hari pertama terasa membosankan, dan tidak mendapatkan banyak hal」

「Astaga, mengatakan hal semacam itu. Ulasan itu penting lho. … kalau tidak, itu akan terlambat ketika hal itu dibutuhkan. Kalau begitu kalian berdua, mari makan siang bersama di lain waktu. Ayo, ayo, Spinne. Dan dan Xank sedang menunggu 」

Mereka tertawa ringan dan melambaikan tangan dan kemudian meninggalkan ruang kelas.

Dengan itu sebagai pemicunya, kami juga meletakkan tangan kami di kotak makan siang kami.

Yumyum, hari ini juga terasa sangat lezat」

「Hei ayolah, Shuria, itu tidak baik」

Hmyum?」

Aku mengusap pipi Shuria yang sedang memakan sandwich dengan saus yang menempel di ujung mulutnya.

(…… Kalau dipikir-pikir lagi, dulu aku juga makan dari kotak makan siang seperti ini)

Pada masa itu, bukan aku yang bertugas memasak tapi Lucia.

Ketika kami yang merupakan kelompok tiga orang teman masa kecil sedang bermain bersama, Lucia akan mempersiapkan dan membawa kotak makan siang sendirian.

Ketika kami menjadi lapar saat bermain di hutan, kami hanya perlu duduk di tempat teduh atau meletakkan punggung kami di pohon tumbang dan kemudian makan siang …… ..

「Hmmm, lain kali mari kita tambahkan sedikit rasa asam」

Saat ini, aku sangat membutuhkan rangsangan yang akan menyentakku dari rasa asin yang ditularkan ke lidahku.

「Namun, kelas ini terasa lebih melelahkan daripada yang aku kira」

Aku menghela nafas saat kami berjalan pulang, yang sekarang langit diwarnai dengan warna merah.

Setelah sekian lama yang terasa singkat, Shuria dan aku, bersama dengan empat orang  anggota kelompok Leone, kami berjalan dalam perjalanan kembali ke penginapan.

「Begitukah? Shuria tidak merasa terlalu lelah 」

「Itu sangat mengagumkan, aku menghormatimu. Gadis yang begitu baik ~ 」

Hmphyu! Aku lebih suka jika kau tidak menepuk kepalaku begitu saja! Satu-satunya orang yang diizinkan menekan kepala Shuria, memukulnya, atau menginjaknya adalah Kaito-sama! 」

Dan kemudian, penyakit Shuria yang biasanya pun diaktifkan.

Aah, setelah semua instruksi itu dia tidak boleh bertindak gegabah di depan umum.

「Eeh? A-apa kau benar-benar mengalami perlakuan yang mengerikan ~ !? 」

「Itu, sama sekali tidak terdengar bagus」

「Sepertinya dia bukanlah tipe pria yang akan melakukan itu 」

Teman-teman Leone mulai mengerutkan keningnya.

Shuria juga tidak bermaksud buruk, tapi itu sebenarnya karena dia yang tidak bermaksud buruklah sehingga semuanya menjadi sangat menyusahkan.

「Tidak, itu ……」

「Hei Shuria, apa dia benar-benar melakukan hal semacam itu?」

「Benar sekali!! Master Kaito bersikap lunak terhadap Shuria dan Minaris, jadi jika kalian melakukan yang terbaik, dan meminta bantuan, dia setidaknya akan memberi kalian sepuluh kali lipat! Selain penampilannya yang mengejutkan, dia menggosok dan memutarnya, si Kyuu itu, itu membuatku bersemangat dan merasa baik. Kyufufufu 」

「Huh, oh, ugh …….?」

Leone, yang terus memperhatikan pernyataan Shuria mulai membuat ekspresi yang rumit, dia tidak bisa berkata apa-apa terhadap keadaan Shuria.

Saat pandangan-pandangan yang seolah meminta bantuan itu berkumpul, aku pun memutar cerita dengan tenang.

「…… Leone, ketika aku masih kecil, Spinne mengatakan kepadaku bahwa『 Ada berbagai bentuk cinta di dunia 』」

「Ah, ohho ~, aku, apakah aku mengatakan hal semacam itu?」

「Spinnee ……, bagaimana bisa kau, kepada seorang anak kecil ……」

Leone menghela nafas setelah dia mengalihkan pandangannya ke arah Spinne yang dengan cepat mengalihkan pandangannya.

「Haa ~, jadi, Minaris, Shuria itu umm, maksudku, apa hal semacam itu tak apa?」

「Sayangnya……」

「Kurasa dia mendapatkan fetish yang intens sejak usia muda. Jalan itu benar-benar intens ~ 」

「Ahaha, ya ampun, tidak sama sekali」

Spinne dan Xank terus memandang Shuria yang tidak kunjung kembali dari lautan khayalannya, sembari menunjukkan tawa paksa.

「Maafkan pemandangan yang memalukan ini ……. Dan Shuria, berapa lama lagi kau akan terus seperti itu! 」

「Fumyuu !? Dingin sekali!? 」

「Ya ampun, kau ini ……」

Aku meletakkan tanganku di atas kepalaku yang terasa sakit sambil mendorong serpihan es yang aku ciptakan menggunakan sihir tanpa lafalan mantra ke punggung Shuria yang sudah terlalu dalam dalam delusinya ketika dia mulai menggeliat dan memutar tubuhnya.

「Umuu, itu sangat kejam」

「Yah, ngomong-ngomong, kalian berdua berada di kelas lanjutan berarti kalian telah mendengarkan subjek yang jauh lebih rumit kan? Mengesampingkan Leone dan Spinne, kalian berdua adalah sosok yang cukup hebat untuk bisa mencapai itu pada usia itu 」

Dengan demikian, Dan mengatakan itu seolah ingin mengalihkan suasana sensitif yang melayang di sana.

「Jujur, Dan juga, kau lebih baik belajar dari mereka. Paling tidak tolong berhenti mendengkur di sebelahku. Jika tidak, mereka akan mulai memberi sesuatu yang dingin ke bahuku」

「Ugh !? Xank kau, berhentilah menempel padaku !! 」

「D ~ a ~ n? Tunggu sebentar, apa itu tadi? 」

「Oh, ah, maksudku, umm, lihat, lihat itu! Mereka sepertinya melakukan sesuatu yang menarik! 」

Dengan ekspresi wajah yang menegang, Dan mencari bantuan dan menunjuk ke suatu tempat di mana kerumunan kecil terbentuk.

Tempat itu, tempat yang tampak seperti sebuah alun-alun kecil, memiliki air mancur di tengahnya yang dikelilingi oleh kios-kios kecil, pedagang kaki lima, penampil jalanan, dan sebagainya, dan orang-orang yang mengumpulkan bantuan dari orang-orang yang datang dan pergi.

「Caramu mengalihkan subjek terlalu ceroboh, Dan, kau akan mendapatkan omelan yang bagus nanti. Meski begitu, sepertinya ada acara yang sangat menarik 」

Kata Leone yang perlahan mengabaikan Dan yang menundukkan kepalanya karena kecewa.

「『 Sekarang sekarang, siapa penantang berikutnya? Jika kalian dapat merobohkan target melalui lubang sempit, maka hadiah yang ditampilkan di sini adalah milik kalian! 』」

「『 Hadiah, hadiah. Hadiah yang sangat bagus, hadiah yang sangat bagus』」

Yang meneriakkan itu adalah seorang pria tinggi kurus, dan pria yang relatif pendek dengan sosok perut bulat.

「Aww, nyaris saja」 「Dan itu hanya sedikit lagi」 「dia buruk」 「Cobalah membidik lebih baik!」

Tampaknya acara itu menjadi salah satu di mana kau meniupkan sumpit yang terlihat murah dari atas dudukan yang telah disiapkan, dan kemudian kau mencoba menjatuhkan boneka yang berada tepat di depan melalui lubang yang terbuka di papan kayu, baru saja, seseorang gagal dan sekarang dia menunjukkan kesedihannya.

Tampaknya alasan untuk semua kegembiraan itu adalah karena barang yang didapuk sebagai hadiah.

Dari barang-barang seperti mainan, barang untuk penggunaan sehari-hari, bahan baku untuk eksperimen sihir yang mahal, dan barang-barang menarik lainnya yang tampaknya berkualitas tinggi.

「Ooh, itu jajaran benda yang cukup bagus. Tapi……」

「Dengan itu, taka da satu pun yang akan mendapatkan jackpot

「? Apa maksudmu? 」

「Lihat, lihatlah papan kayu itu」

Seoalh didesak, aku pun melihat papan berlubang itu.

Tapi pada pandangan pertama, itu hanya terlihat seperti sebuah papan berlubang.

「Hmmm? Sekarang setelah aku melihatnya lebih dekat, itu mengeluarkan sensasi aneh 」

「Memang benar ada kekuatan sihir yang aneh di tempat itu」

Sepertinya Shuria bisa melihat sesuatu dengan『Scarlet Eyes』miliknya.

Sudah pasti ada semacam trik di papan penghalang, jadi aku melihat lagi ke papan kayu itu.

Plat berwarna merah dan kuning itu digambar dengan desain yang disederhanakan.

Ada berbagai lubang dengan berbagai ukuran yang sesuai dengan nilai produk.

Dan, panah yang ditiup oleh penantang berikutnya baru saja melewati lubang.

「Hah? 」

Panah yang melewati lubang, dialihkan dari jalurnya dengan sangat hati-hati sehingga tidak akan diperhatikan jika seseorang tidak memperhatikan dengan cermat.

(Barusan, sepertinya ada sedikit pola yang muncul ……)

「Aww-, nyaris saja, itu hampir melewati lubang」

Lagipula, penantang ini juga gagal dan tampak frustrasi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *