Chapter 18 – Pahlawan Api Maju Duluan

yuusha party WN

「Selamat datang di Istana Raja Iblis. Flame Hero Fenix ​​dan partynya, benar? 」

Di aula tepat saat kau masuk, di tempat penerimaan tamu Istana Raja Iblis.

「Ya. 」

Aku mengangguk dan menyerahkan Kartu pendaftaranku. Resepsionisnya adalah seorang gadis demi-human tipe kucing, bagian atas wajahnya disembunyikan oleh topeng.

Empat orang lainnya melakukan hal yang sama dan menyerahkan Kartu Pendaftaran mereka.

Dia melanjutkan dengan memverifikasi identitas kami.

「Pahlawan Fenix, Warrior Alba, Paladin Lark, Hunter Lily, dan … oh, yang ini berbeda dari waktu sebelumnya. Pahlawan Bella. Tidak kurang dari lima nama telah dikonfirmasi. 」

Untuk sesaat, kupikir aku melihat mulut resepsionis itu melengkung menjadi semacam senyuman yang tidak wajar. Itu pasti hanya imajinasiku.

「Terima kasih. 」

Setelah mengembalikan semua Kartu Pendaftaran kami, dia bertanya.

「Apa yang terjadi dengan Black Sorcerer Lem?」

「Hah! Mungkin telah mati di suatu tempat. Atau mungkin dia mengemis di gang atau lebih baik lagi, mungkin dia di luar sana tengah melakukan kejahatan. Seorang Black Sorcerer harus makan, kan? 」

Resepsionis bertanya padaku, tapi Alba yang menjawab.

「… Kasar sekali kau, Alba.」

Bisik Lily sambil menatap dengan nada mencemooh Alba.

「Lihatlah nona, kau tidak bisa terus memperlakukanku seperti orang jahat di sini. Jika kau benar-benar merasa kasihan pada Lem, lalu mengapa kau tidak membelanya? Saat aku memintamu untuk menyembunyikan telingamu, dia mendukungmu, bukan? Aku tidak berhutang apapun pada bajingan itu jadi aku bisa mengatakan apapun yang aku mau, tapi kau? Kau adalah orang yang berhati dingin dengan membiarkan semuanya terjadi! Jadi, jangan meremehkanku. 」

Hunter Elf Lily mengerutkan alisnya yang indah.

Tentu saja, pada saat kami berdiskusi apakah akan memodifikasi Avatar-nya untuk menyembunyikan telinga elfnya atau tidak, Lem dan aku sama-sama mengatakan bahwa sebaiknya tidak menyembunyikannya.

「Apa kau mengharapkanku untuk mendukungnya hanya karena merasa terima kasih? Jika dia adalah rekan setim yang bisa kuandalkan, maka aku pasti akan melakukan semua yang kubisa untuk membantunya. Tapi poin utama dari diskusi kita di kedai – ngomong-ngomong, apa kau benar-benar harus menampilkan pertunjukan yang begitu vulgar semacam itu? – tentang apakah kemampuan Lem cocok untuk party ini atau tidak. Ya ampun, bahkan jika aku berhutang nyawa kepadanya, aku tidak akan berbohong jika itu berkaitan dengan pekerjaanku. 」

「Tch, berhentilah bertingkah sok hebat.」

「…Bajingan. 」

「Apa itu tadi?! 」

「Tolong jangan berteriak, kau menyakiti telingaku.」

「Kau jalang …」

「Uh, uhm, aku tidak, berpikir kita harus bertengkar … kita akan melakukan Penyelesaian dungeon bersama … jadi …」

Frost Hero Bella mengintervensi dengan rendah hati.

Seorang wanita muda bertubuh mungil dengan rambut dan mata berwarna seperti es. Jarang sekali seorang pahlawan memiliki harga diri yang rendah dan membungkuk. Jarang sekali seorang pahlawan tidak membentuk partynya sendiri dan memilih untuk bergabung.

「… Aku menunjukkan pemandangan yang memalukan, Bella. Aku minta maaf, Sulit untuk berbicara dengan monyet seperti dia. Aku menyadari sejak lama bahwa tidak mungkin untuk melakukan percakapan dengannya, namun… 」

「Kau sombong sekali, kau elf sialan」

「… ya ampun, melelahkan sekali … sedikit menjengkelkan di sini.」

Bahkan Paladin Lark telah bergabung dalam percakapan.

「Hei, tidak ada yang bicara denganmu, pemurung. Tapi karena aku di sini sekarang, tetaplah kembali hidup-hidup selama penakhlukan dungeon. Kau telah membuat lebih banyak kesalahan karena kau hanya berdiri di sana! 」

「…Bagaimana denganmu? Ketepatanmu dengan pedang sihirmu yang terus kau banggakan itu telah goyah. Bukankah kau kehilangan keunggulanmu dengan menghabiskan seluruh waktumu untuk bermain-main? 」

「Perjaka harus tutup mulut.」

「Maaf, tapi kupikir aku mungkin memiliki lebih banyak pengalaman daripadamu. Apa kau sudah bercermin belakangan ini? 」

「…mati kau. 」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Jika ada kamera di ruangan ini, mungkin itu bukan untuk mengambil foto suvenir untuk dijual nanti.

Setelah kau mengontrol Avatarmu dan memasuki dungeon, kau melakukan pertunjukan.

Bagaimanapun juga, untuk mulai bertengkar selama waktu persiapan …

Hingga saat ini, target keluhan party adalah Lem.

Dengan Lem sebagai masalah umum, ketiganya bersatu.

Mengetahui betul akan hal ini, Lem berkata bahwa selama kami bekerja dengan baik sebagai sebuah party, maka itu tidak masalah. Aku pun tertawa.

Berkat Lem mereka dapat beralih dari petualang kelas satu menjadi petualang super kelas satu dalam hal kinerja mereka, dan ketiganya tentu saja tidak lebih bijaksana.

Setelah kehilangan poin penting itu, sekarang ketiganya menyadari kelemahan satu sama lain setelah dia pergi. Kelemahan itu adalah kurangnya dukungan Lem yang tidak terbatas dan tidak terlihat.

Mereka mungkin bertanya pada diri sendiri mengapa kinerja mereka tampaknya semakin memburuk belakangan ini.

Mereka tidak bertambah buruk.

Mereka hanya kembali dari petualang super kelas satu menjadi petualang kelas satu.

Fakta bahwa mereka bisa merasakan perbedaan adalah bukti kemampuan Lem, tapi aku yakin kemungkinan itu tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka.

「Uhm, aku, aku bilang tolong berhenti berkelahi.」

Anehnya, justru Bella yang menghentikan mereka.

Telapak kaki mereka dibekukan ke lantai.

Mereka membeku.

「Seperti yang dikatakan Bella. Apa yang orang katakan tentang kalian jika orang yang paling pantas di sini adalah seorang pendatang baru. 」

Aku berkata sambil menyembunyikan keherananku sekaligus berhati-hati agar tidak terlalu terdengar dingin.

Menyadari bahwa mereka dihukum karena kesalahan mereka, mereka pun membuat ekspresi terluka yang tidak seperti biasanya.

「… Fenix, kenapa kau tidak menghentikan mereka.」

Pada dasarnya, 「Kau adalah pemimpin dan kau seharusnya mengambil inisiatif dan turut menengahinya.」 Adalah apa yang dia maksudkan dengan itu.

Dia biasanya terlihat sangat ragu-ragu tapi sepertinya dia mengatakan apa yang menurutnya harus dikatakan.

「Aku hanya berpikir itu adalah kesempatan yang baik untuk merenung.」

「Merenung…? Tentang apa? 」

「Atas apa yang telah kita lakukan.」

「Uhm … aku benar-benar, tidak mengerti.」

「Tidak, tidak apa-apa. Aku mengharapkan hal-hal hebat darimu. 」

Tanpa menjawab pertanyaannya, aku mengakhiri percakapan.

Setelah membatalkan efek pembekuan pada ketiganya, kami menuju ruangan yang memungkinkan kami menghubungkan pikiran kami ke Avatar.

「Ya ampun … ini sangat menjengkelkan. Apa yang terjadi? Aneh sekali … Kita baru saja membuat party menjadi lebih kuat tapi kita tidak mendapatkan hasil yang cukup untuk kita … 」

「Kau telah melakukan banyak hal untuk kami, Bella. Awalnya, kau terlihat bingung tapi kau segera menjadi Pahlawan yang hebat. 」

「Kau hanya senang karena kita memiliki gadis lain di party kita. Yah, dia memang meningkatkan kekuatan tempur dan kemampuan crowd control kita. Tapi, bagaimana aku harus mengatakan ini … Aku merasa sebaik sebelumnya, namun hasilnya mengatakan sebaliknya, atau semacamnya … 」

Saat itulah, Alba menyadari sesuatu dan tertawa terbahak-bahak.

「Aha! Mungkinkah itu? Lem yang menganggur itu mengutuk kita dengan Sihir Hitamnya! Hah, si brengsek itu pasti akan melakukan sesuatu seperti it-grk ?! 」

Kesabaranku sudah berakhir.

Aku mencengkeram kerah Alba dan menahannya.

Tubuhnya tergantung di sana sementara kakinya menggeliat dan berjuang untuk mencapai tanah.

Semua orang tercengang.

「Alba, Alba. Berapa kali aku harus mengatakannya, Alba? Jangan bicara buruk tentang dia. Bukan dia atau rekan satu tim kita. Kenapa kau tidak bisa melakukan itu? Aku yakin itu pasti ada hubungannya dengan kepribadiamu. 」

「Ghk, ah, tidak bisa, bernafa-」

「Alasanku sama sekali tidak menghukummu sampai sekarang adalah karena kau adalah rekan Lem dan Lem memaafkan perilakumu. Tapi sekarang aku ingin kau memikirkannya. Lem telah dikeluarkan dari party ini olehmu. Semua orang memikirkan hal yang sama, jadi aku tidak menyalahkan diri sendiri. Aku percaya bahwa kau hanya memikirkan party ini. Lalu mengapa, aku bertanya kepadamu, kenapa menurutmu aku marah? 」

Wajah Alba membiru.

Lily mencoba membuatku menurunkan lenganku, sementara Lark berdiri di sana dengan ekspresi panik di wajahnya.

Bella tidak bisa berkata-kata.

「Aku tahu kalian semua merasa tidak nyaman dengan Lem di party kita. Dengan kepergiannya, kalian semua akan merasa lega. Jadi mengapa tidak berakhir di situ? Adakah alasan mengapa kau harus meremehkan mantan rekan yang sudah dikeluarkan dari party ini? Mari kita perjelas satu hal. Tidak apa-apa untuk menunjukkan poin lemah rekan kalian. Kalian tidak perlu menahan diri. Tapi  kalian seharusnya tidak berbicara buruk tentang mereka. Dan Alba, kurasa kau dan Lem bukan lagi rekan, kan? 」

Alba mencoba melepaskan jari-jariku, tapi bahkan menggunakan kedua tangannya pun tidak bisa menandingi kekuatanku.

「Dia bukan sekutu lagi, dia hanyalah sahabatku. Apa menurutmu aku, Fenix, adalah tipe orang yang akan mengejek dan menertawakan temanku? Kau tidak mengerti itu, Alba. Kau tidak mengerti. Seseorang yang tidak bisa menghormati siapa atau apa yang paling dihargai rekannya, tidak mungkin bisa diajak berteman. Itu sebabnya, Alba, di sini, saat ini juga, aku ingin kau menjanjikan sesuatu padaku. Aku ingin menganggapmu sebagai rekanku. Jangan berbicara buruk tentang Lem atau rekan-rekanmu. Bisakah kau berjanji kepadaku akan hal itu? 」

Mata Alba mulai memudar, tapi dia mengangguk dengan susah payah.

Aku melepaskannya.

Dia jatuh dan terbatuk dengan keras.

「… Fenix. Kita adalah party peringkat keempat di dunia dan hubungan kita sudah menegang. Seperti yang kupikirkan, semakin tinggi kita naik pangkat, semakin sulit untuk mendapatkannya … aah, apa yang kulakukan menjadi seorang petualang … 」

Bella terlihat agak putus asa.

Lily sedang mengusap punggung Alba. Biasanya, keduanya saling bentrok satu sama lain seperti anjing dan kucing, tapi mereka memiliki rasa persahabatan yang kuat.

Dengan kepergian Lem, persatuan party ini sedikit mengendur sehingga sesuatu yang lain harus diperkuat.

Sejak awal, aku harus memimpin dengan tekad yang cukup tinggi.

Awalnya, aku bukanlah tipe orang yang bisa menyatukan tim. Aku hanyalah anak-anak yang sering diintimidasi.

Itu sebabnya, meski merasa kasihan pada Lem yang telah berperan sebagai orang jahat untukku, aku tidak mengubah sikapku sebagai seorang pemimpin.

「Hal yang sama berlaku untuk kalian bertiga. Aku tidak akan mengatakan bahwa kalian harus berpura-pura menjadi sahabat satu sama lain. Aku bahkan tidak peduli jika kalian berbicara secara bebas antara satu sama lain dan bertengkar sepele. Tapi, aku tidak akan memaafkan siapa pun yang mengejek seorang rekan dari lubuk hati mereka yang paling dalam. 」

Aku melihat sekeliling pada mereka berempat.

「Aku akan melakukan apa yang kalian minta. Pertama dan terpenting, jika seseorang memandang rendah kalian, maka mereka bukanlah sekutu. 」

Bella dengan cepat menjawab tanpa  merasa keberatan.

「Ya, tentu. Seperti yang kau katakan, Fenix. Tapi bagian 「Kau tidak mengerti」 adalah kebohongan. Aku, Alba, dan Lily? Kami tidak menyukai satu sama lain, tapi kami menyukaimu. Kami ingin bergabung dengan partymu, berguna bagimu dan menjadi nomor satu untukmu. Lem jelas seorang Sorcerer yang tidak layak dengan party ini. 」

Sejak awal, masalahnya bukan pada kurangnya kemampuannya.

Lark melanjutkan.

「Alba itu idiot … dan dia bertindak terlalu jauh. Aku juga kasihan pada Lem. Tapi tahukah kau, melihat pemimpin yang kami cintai dengan teguh membela sahabatnya yang kurang dalam kemampuan telah memberiku firasat buruk. Aku sangat memahami perasaan tidak ingin berbicara buruk tentang temanmu. Tapi, kukira, jika kau menempatkan teman lamamu di atas segalanya tanpa syarat, maka peluang apa yang kami miliki untuk mendapatkan perhatianmu bahkan jika kami berusaha sekuat tenaga. 」

Pada akhirnya, itu saja.

Sikapku adalah masalahnya.

Jika Lem ada di sini, dia mungkin akan mengatakan bahwa itu adalah salahnya.

Mungkin, kesalahannya ada pada kami berdua. Aku dan Lem, kami berdua menyembunyikan kekuatan Lem. Ada alasan untuk itu, tapi ketiga orang lainnya tidak mengetahuinya.

Tapi di saat yang sama, Alba mengucapkan kata-kata itu hanya karena rasa ketidakpuasan, itu tidak membenarkannya.

「Sejak awal, aku memperhatikan semua rekan kita dan berpikir bahwa Lem adalah sesuatu yang dibutuhkan. Aku tidak berpikir untuk memenangkan simpati semua orang. Jadi mari kita tidak membicarakan masa lalu, tapi tentang masa depan. 」

Aku mengulurkan tanganku ke Alba dan dia meraihnya dengan ekspresi tegang di wajahnya, dan berdiri.

「Kupikir aku akan mati.」

「Aku harus minta maaf.」

「… Hmph, tidak perlu. Itu hukumanku, kan? Aku mengerti. Aku benar-benar benci si Lem itu. Wah, hei, aku tidak berbicara buruk tentang dia, kami hanya tidak cocok. Kau tidak dapat memungkirinya, kan? 」

Entah bagaimana, Alba bisa tertawa bahagia.

「Apa … dicekik dan kemudian menertawakannya … party ini tampaknya sangat suram …」

「Kau tidak akan memahaminya, pemula. Itu karena pria ini telah menjaga jarak dari rekan-rekannya selama bertahun-tahun sekarang. Selain sahabat terbaiknya, Lem, sepertinya dia menarik garis antara dia dan kami. 」

… Begitukah cara dia melihatnya?

Itu hanya karena aku masih kurang pandai berbicara dengan orang lain.

Jika ini memang berkaitan dengan sikapku, maka mungkin alasan dia berakhir membenci Lem sebagian ada di pundakku.

… Sejak kami masih kecil sampai sekarang, aku masih menimbulkan masalah huh…

Aku seharusnya membalas budi dengan membentuk party bersamanya, tapi sekarang …

「Nah, ahem, sekarang kita sudah mengungkapkan semua perasaan kita. Sialan, itu menyakitkan … tapi itu bukan masalah. 」

「Jelas tidak.」

「Diam! Jangan khawatirkan aku, dasar Elf sombong. Kau membuatku merinding. 」

「Sungguh orang yang bodoh. Atau mungkin, apa kau malu? 」

「Apa itu tadi? 」

「… Kalian tidak pernah belajar, huh?」

Alba, Lily, dan Lark semuanya kembali ke keadaan normal mereka.

Hanya Bella yang tersisa 「Hah…? Apa semuanya sudah diselesaikan begitu saja? 」Dengan bingung.

「Alba, Lark, Lily, dan Bella. Bersama-sama, kita berlima akan sepenuhnya menyelesaikan Istana Raja Iblis. Jika kita bisa menakhlukkan Istana Raja Iblis yang tak tertembus, maka kita akan segera menjadi party peringkat 1 di dunia! 」

Semua orang saling bertukar pandang.

「Kekuatan semuanya, aku telah mengakui mereka. Jadi, jangan memikirkan hal sepele lagi. 」

Alba mendengus, Lark mengangkat bahu, Lily mengangguk dan Bella menatap dalam diam.

「Kekalahan tidak ada di hadapan kita. Karena-」

Aku ingat kata-kata sahabatku.

「Pahlawan pasti akan menang pada akhirnya!」

Kata-kata itu sangat terukir di dalam hatiku.

Mengagumi pahlawan sejak kecil, tidak peduli berapa kali aku melihat mereka bertarung, mereka selalu menang.

Itu sebabnya aku tidak merasa ragu. Sebaliknya, aku tidak akan pernah membiarkannya menjadi kebohongan.

Pahlawan adalah seseorang yang selalu menang. Itu sebabnya aku tidak boleh kalah.

「Jika kalian ingin aku menjadi Pahlawan terhebat, maka aku akan menjadikan kalian semua sebagai petualang terbaik di dunia.」

Kami berjalan maju.

「Baiklah, ayo selesaikan dungeon ini!」

「Selamat datang kembali, tuan ~」

「……」

Untuk sesaat, aku curiga itu hanyalah ilusi.

Pemandangan yang jelas aneh terbentang di depan mata kami.

Kami terhubung ke Avatar kami, menggunakan Recording Stone, dan berteleportasi ke Safe Room yang berada tepat setelah lapisan keempat yang telah kami takhlukkan terakhir kali.

Ada sedikit atau tidak ada informasi sama sekali tentang lapisan Istana Raja Iblis.

Umat ​​manusia telah menembus sedalam lapisan ketujuh, tapi informasi tentang lapisan yang kami pelajari adalah bahwa bos lantai berubah dan lapisan di reset.

Sekarang, lapisan satu sampai empat telah terungkap. Orang selain kami bisa mencapai lapisan ketiga.

Saat ini dunia mempelajari tentang lapisan keempat untuk pertama kalinya setelah kami menakhlukkannya.

Aku tidak yakin apa yang terjadi di masa lalu, tapi saat ini bawahan Raja Iblis dipenuhi dengan para pemuda.

Kemampuan mereka layak untuk pasukan Raja Iblis, tapi tidak terasa seperti prajurit yang tangguh dalam pertempuran.

Jadi, lapisan kelima. Ini adalah lapisan lain yang sama sekali tidak diketahui manusia.

Pintu Safe Room terbuka, saat itu kami melangkah ke depan.

Kami entah bagaimana menemukan diri kami di sebuah kafe yang dipenuhi dengan para wanita cantik.

Terlebih lagi, mereka semua memakai seragam maid.

「Baiklah, Tuan, Nyonya, apa kalian lelah? Tolong biarkan kami menyembuhkan tubuh dan jiwa kalian. 」

「…apa ini? 」

「Aku penasaran apakah ini akan sulit.」

Lem berada di Ruang Video.

Ada layar besar yang terbagi menjadi beberapa bagian, masing-masing memproyeksikan bagian berbeda dari dungeon melalui kamera.

Sekarang, layar video dari pintu masuk lapisan kelima diperbesar.

Sebuah kafe yang dipenuhi gadis-gadis berpakaian maid.

Kebetulan, aku tidak ada hubungannya dengan pertahanan lapisan kelima.

「Sekarang, tunjukkan padaku kekuatan party Fenix yang telah terlahir kembali.」

Bahkan saat mendukung rekan-rekannya, Kepala Staf Pasukan Raja Iblis sepertinya sudah tahu siapa yang akan menang.

List Chapter

yuusha party WN yuusha party WN yuusha party WN yuusha party WN yuusha party WN yuusha party WN yuusha party WN

Tinggalkan Pesan