Chapter 9 Part 17

「Tapi bagaimana bisa」

Gumpalan kekuatan sihir yang terkondensasi yang melewati penghalang bahkan menyebabkan menara itu mulai runtuh karena kekuatan luar biasa yang memengaruhi bagian atasnya saat melintasi penghalang. Raja tidak bisa melakukan apapun selain menjadi terdiam setelah menyaksikan pelepasan suatu Sihir yang belum pernah dilihatnya sebelumnya.

「Krull!」

Pada saat itu, menara mulai runtuh, dan di antara puing-puingnya mereka bisa melihat tubuh Krull jatuh bersama dengan sisa menara. Segera setelah menyadari itu, Kagami melompat dari Ruang Singgasana ke arah Krull, yang jatuh di antara puing-puing menara.

「Ka- … Kagami-san?」

「Yo ~, Jadi kau akhirnya sadar. Aku datang untuk menyelamatkanmu 」

Dia tidak tahu mengenai apa yang terjadi. Tapi dia mengerti bahwa dia datang untuk menyelamatkannya. Dia tentu saja mendengarkannya ketika kesadarannya menghilang. Dia telah mendengar suara Kagami.

「Aku … apa aku telah melakukan yang terbaik?」

Kata Krull, yang tubuhnya terlihat sangat melemah karena perlawanan yang dia lakukan terhadap skill pencucian otak tersebut.

Awalnya, pencucian otak yang diterapkan pada Krull seharusnya sudah selesai. Namun, tekad kuat Krull untuk tidak kehilangan dirinya telah menunda Pencucian Otak sang Raja.

Krull tidak ingin melupakan waktu yang dihabiskannya bersama Kagami dan Alice.

「Ya, kau telah melakukannya dengan sangat baik. Berkat itu aku bisa datang tepat waktu 」

Kata Kagami, dengan senyuman yang sepertinya mencoba menyampaikan kepada Krull bahwa dia tidak perlu khawatir tentang apa pun, sementara dia memeluknya.

Namun, senyuman itu bahkan tidak bisa menyembunyikan tubuhnya yang terluka. Tubuh Kagami benar-benar terluka dan berdarah, namun, dia masih tersenyum padanya.

Karena itu, Krull tanpa sadar mulai menangis.

「Suaraku … apakah kau mendengarnya?」

Krull ingat mendengar suara Kagami ketika kesadarannya mulai memudar ketika Raja mulai memaksakan Pencucian Otaknya.

『Rex! … Krull! … Aku datang untuk mengeluarkan kalian dari sini!』

Sudah lama sejak dia mendengar suaranya. Dia benar-benar berjuang untuk datang mencarinya. Krull, yang mengerti akan hal itu, tidak bisa menahan emosinya saat digendong oleh Kagami.

Description: LV999 V2 - 10

「Kenapa kau menangis? Aku sudah menyelamatkanmu, jadi kau tidak harus menangis 」

「A-aku menangis dengan air mata sukacita! Ngomong-ngomong, kenapa kau lama sekali !? Apa yang akan kau lakukan jika kau tidak datang tepat waktu? 」

「Itu tidak akan terjadi. Aku tidak bermaksud hidup dalam penyesalan setelah kehilangan teman penting 」

Krull tanpa sadar memalingkan tatapannya saat wajahnya memerah ketika Kagami mengatakan itu langsung ke wajahnya.

「Ngomong-ngomong, Krull. Aku ingin kau tahu sesuatu 」

「Apa itu? 」

「Entah bagaimana, aku berhasil bertahan sampai sekarang, tapi … efek dari Limit Release milikku sudah mulai habis」

「Eh?」

「… Ehehe」

「Tidak! Apa itu “Ehehe”! 」

Krull, yang sampai beberapa saat yang lalu berusaha menghapus air matanya dengan senyuman di wajahnya, tiba-tiba menunjukkan ekspresi marah.

Krull sangat bahagia sehingga dia mulai menangis, lalu Kagami membuat wajahnya memerah, dan sekarang dia mengatakan sesuatu yang membuat wajahnya menjadi pucat.

Kagami jelas merupakan satu-satunya orang di dunia yang mampu membuat seseorang merasakan begitu banyak emosi yang berbeda dalam waktu yang singkat. Krull merasa ingin tetap bersama dengan Kagami mulai dari sekarang saat dia dan Kagami berusaha mencari cara untuk mendarat.

「Tapi bagaimana … ini mungkin?」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Di sisi lain, sang Raja menggumamkan kata-kata itu ketika dia melihat putrinya yang sedang dipeluk oleh Kagami, jatuh ke tanah sementara keraguan tentang tindakannya dan keputusannya mulai muncul di dalam dirinya. 「Apakah aku telah salah?」, Raja bertanya kepada dirinya sendiri.

『Mungkin … Itu hanya kemungkinan. Sungguh, penduduk desa itu tidak berhenti mengejutkanku』

「Kau…」

Raja bisa mendengar suara yang bergema langsung di dalam kepalanya. Ketika Raja mulai melihat-lihat sekitar, dia melihat Iblis yang sebelumnya tidak ada di sana. Namun, Raja mengenalnya. Bagaimanapun juga, dia adalah seseorang yang berada di posisi yang sama dengannya.

『Cita-cita kita tidaklah salah. Kau tidak dapat melawan Sistem dunia 』

「Jika demikian … Maka aku tidak bisa menerima kata-kata orang itu」

『Benar, kau tidak harus menerimanya. Namun, memang benar bahwa orang itu memiliki nilai yang sangat besar 』

Raja terdiam setelah mendengar kata-kata itu. Dia mulai memikirkannya.

『Tidak bisakah kita bertaruh padanya? Setidaknya, bahkan jika itu ternyata gagal … itu masih layak untuk mendengar kata-katanya sampai itu terbukti salah. Itulah yang aku pikirkan 』

「… Taruhan. Tentu saja … itu bukanlah ide yang buruk untuk bertaruh pada pria itu 」

Pada saat itu, Raja teringat akan apa yang dia bicarakan dengan Kagami. Kagami, eksistensi yang mampu menghancurkan akal sehat, mungkin merupakan seorang yang mereka harapkan.

Dan, apakah Kagami layak atau tidak, itu telah diputuskan.

Dalam hal itu, Raja telah memutuskan apa yang akan dia lakukan selanjutnya.

Tinggalkan Pesan