Chapter 9 Part 16

「Aku sangat senang ketika tahu bahwa aku bisa menghancurkan Sistem di dunia ini jika aku bisa mengumpulkan 10.000 emas. Setelah itu, aku memutuskan untuk membangun kasino setelah mempertimbangkan bahwa itu akan menjadi cara yang paling tepat untuk mendekati tujuanku untuk bertemu dengan dewa yang menciptakan Sistem ini 」

Kagami mengatakan itu dengan ekspresi serius yang sama yang dia perlihatkan di awal, sambil memukul penghalang yang menyebabkan kerusakan parah pada seluruh tubuhnya.

「Tapi yang penting bukanlah Uang, tapi pergi ke suatu tempat di mana mereka yang mengendalikan Sistem dunia ini… Lalu aku akhirnya memahaminya. Pada akhirnya, tidak ada yang akan berubah jika aku terus melakukan hal-hal sesuai dengan aturan Sistem dunia ini … Jujur, aku pikir terlalu lambat aku menyadarinya」

Kagami yang tubuhnya sudah mencapai batasnya, tidak bisa lagi memberikan dirinya kebebasan untuk berbicara seperti yang dilakukannya sekarang. Namun, Kagami terus memukul penghalang tanpa istirahat. Terdengar suara dagingnya yang terkoyak-koyak, yang menggema di seluruh tempat itu setiap kali dia menghantam penghalang.

「Pada titik tertentu aku telah salah. Aku telah mencoba untuk mengubahnya sedikit demi sedikit untuk menentang Sistem dunia ini. Namun, aku menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Aku hanya menentukan bahwa Sistem dunia ini salah … dan tidak pernah mencoba menghadapinya atau menghancurkannya secara langsung. Aku belum berubah sama sekali. Aku frustrasi dengan akal sehat yang bahkan aku patuhi, tapi aku tetap di sana dan tidak bisa berbuat apa-apa 」

Pada saat itu, apa yang tampaknya merupakan celah kecil di penghalang yang dapat mengusir segala serangan yang dating mulai terlihat. Sang Raja yang mengerti bagaimana penghalang itu bekerja lebih baik daripada siapa pun, tidak bisa untuk tidak mengubah ekspresi keheranannya menjadi sesuatu yang terlihat seperti ekspresi takut.

Meskipun celah telah muncul, itu masih belum hancur. Di sisi lain, tubuh Kagami berada dalam kondisi menyedihkan. Jelas bahwa dia pasti akan mati jika dia terus memukul penghalang. Namun, itu tidak menghalangi sang Raja untuk merasakannya, untuk pertama kalinya, perasaan kekaguman saat dia menatap Kagami.

「Kami tidak akan mencapai apa pun … jika kami tidak meninggalkan tempat ini」

Daging di lengannya benar-benar terkoyak, dan seluruh tubuhnya telah ditutupi oleh darahnya sendiri. Namun meski begitu, Kagami terus memukul penghalang sambil menahan rasa sakit yang tak terbayangkan itu.

「Jadi aku tidak akan lari lagi. Kalian semua, pernah mengatakan bahwa aku salah. Bahwa aku harus mematuhi Sistem dunia ini … bahwa aku harus bertindak sesuai dengan akal sehat bodoh yang diikuti semua orang … Yah … aku tidak akan melakukannya! 」

Kagami berteriak pada saat yang sama ketika tinjunya terbungkus dalam cahaya berwarna oranye. Kemudian, dia mengumpulkan semua kekuatan yang tersisa di tubuhnya yang babak belur, satu pukulan terakhir sambil berteriak-,

「Hancur! 」

Kali ini pukulan Kagami tidak ditolak, dan malah menembus jauh ke dalam penghalang pada saat yang sama saat ia menciptakan gelombang kejut di sekitarnya, yang menyebabkan penghalang itu hancur berkeping-keping karena kekuatan ledakannya.

「Ba-Bagaimana … ini mungkin bisa terjadi? … Tapi tidak peduli seberapa kuatnya kau, ada penghalang lain di sekitar menara tempat Krull berada. Kau tidak akan bisa menghancurkannya dengan tinju yang penuh luka itu … Semangat dan keuletanmu itu mengagumkan, tapi ini adalah sejauh mana kau bisa melanjutkannya 」

Dia membuat yang mustahil, menjadi mungkin. Tidak diragukan lagi Raja telah tergerak oleh fakta itu. Namun, Kagami sudah mencapai batasnya. Raja terpaksa untuk mengatakan kata-kata itu dengan ekspresi kecewa setelah menyadari fakta itu.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Dan situasinya persis seperti yang dia gambarkan. Kagami tidak lagi memiliki kekuatan untuk menggunakan tinjunya lagi, dan bahkan jika dia bisa, dia akan berakhir sekarat karena pantulan yang dihasilkan penghalang saat dia memukulnya. Kagami tidak bisa lagi menghancurkan penghalang yang ada di menara lainnya.

Dia akhirnya akan pulih berkat efek dari kemampuannya. Namun, pada saat itu, pencucian otak Krull akan berakhir, jadi tidak ada waktu untuk disia-siakan.

「Kagami-dono! Kita kehabisan waktu …! 」

「Menou! Tembakkan sihir terkuat yang bisa kau gunakan kepadaku! 」

「Ugh !? … Kagami-dono, jika aku melakukan hal seperti itu … 」

Hanya masalah waktu sebelum Cuci Otak Krull selesai. Meskipun Menou tahu akan hal itu, dia tidak dapat menyerang Kagami yang tengah terluka parah. Kagami cukup lemah untuk mati dalam satu gerakan.

「Kau harus melakukannya! Ayo … Percayalah padaku! 」

Namun, ketika dia melihat tatapan putus asa di wajah Kagami yang belum pernah dia lihat sebelumnya, Menou merasa bahwa jika dia tidak menembakkan sihirnya pada saat itu, dia akan berakhir menyesal seumur hidupnya. Karena itulah, Menou yang mempercayai Kagami mulai mengumpulkan semua kekuatan sihirnya di tangannya untuk dapat meluncurkan Sihir peledak terkuatnya, namun, karena Rex masih memegang tubuhnya, mencegahnya bergerak, dia hanya bisa mengulurkan tangannya secara sembarangan kea rah Kagami.

Kemudian, Kagami berkata, ‘Itu cukup’, dengan senyuman di wajahnya-,

「Bahkan berada dalam kondisi yang menyedihkan … Aku tidak bermaksud untuk duduk bermalas-malasan … Aku akan melakukannya!」

Setelah mengatakan itu, Menou melepaskan Sihir ledakannya, yang telah menyerap semua kekuatan sihir yang tersisa di tubuhnya, dan telah membentuk bola sebesar kepalan tangan.

Segera setelah itu, gumpalan kekuatan magis itu, Sihir Peledak Menou dalam bentuk kepalan tangan mencapai Kagami tanpa meledak.

「Ah? … itu tidak meledak? 」

Menou tidak mengerti apa yang terjadi. Namun, tiba-tiba, dia menyadari bahwa Kagami mati-matian mencoba untuk mengalihkan sihirnya. Bukti itu adalah fakta bahwa gumpalan kekuatan magis yang Menou tembakkan secara bertahap mulai berubah arah.

「Jika tidak ada satupun dari skillku yang cukup … Maka aku hanya harus menggunakan semuanya secara bersama-sama …!」

Kagami mengalihkan pandangannya ke menara. Pada saat itu, dia teringat kata-kata yang Estellar katakan kepadanya, 「Penduduk desa tidak dapat memperoleh banyak skill」, pada saat yang sama dia mengumpulkan semua kekuatannya untuk sebuah pukulan terakhir.

 「Ini adalah … skill dari seorang penduduk desaaaaa!」

Ini adalah hasil dari Kagami yang menggabungkan semua skill yang dia miliki. Pertama, dia menggunakan 「Anti-Magic Will」 dengan maksud memanipulasi gumpalan Kekuatan Sihir yang telah dilontarkan Menou padanya dan memantulkannya langsung ke menara.

Setelah itu, dia menggunakan 「Super Finger」, 「Hyper Finger」 dan 「Ultra Finger」 untuk meningkatkan kekuatan yang akan dia gunakan untuk memantulkan sihir itu, selain itu, dia juga menggunakan 「Mirage Finger」 untuk menghindari agar dia tidak menyakiti tangannya, dan 「Perfect Finger」, untuk meningkatkan keakuratan yang akan digunakannya untuk melemparkan gumpalan Kekuatan sihir yang telah dilepaskan Menou kepadanya, berkat itu Kagami dapat memantulkan gumpalan Kekuatan Sihir yang telah Menou lepaskan dengan kekuatan sedemikian rupa sehingga ia bahkan bisa mendistorsi ruang yang dilintasinya menuju kea rah Menara.

Terakhir, Kagami yang masih berada di bawah pengaruh Limit Release, menembakkan gumpalan kekuatan sihir yang besar itu dengan sekuat tenaga. Itu adalah serangan jarak jauh yang sangat kuat yang hanya bisa dilakukan oleh Kagami, seorang Penduduk Desa.

 Soul of Murabito (Soul of Villager).

(Flapy : <Common Sense Destroyer Strike> / serangan penghancur akal sehat)

Kemudian, serangan yang tak terhentikan itu melewati penghalang lainnya, menghancurkannya secara sekaligus, dan segera setelah itu, tanpa kehilangan momentumnya, serangan itu melaju ke titik tertinggi di langit dan menghilang dari pandangan semua orang.

Tinggalkan Pesan