Chapter 8 Part 3

『Itu tidak masuk akal … Apa kalian berdua  turun ke lubang ini sambil merangkak di dinding dengan menggunakan pisau? Apa itu mungkin? … Sesuatu yang seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. 』

[Yah, aku minta maaf, aku tidak begitu mengerti apa yang kau bicarakan, tapi, untuk sekarang … Apa kau itu monster?]

『Tepat sekali, aku monster. Aku adalah salah satu dari Keganjilan dunia … Sang Dark Dragon 』

[Keganjilan …? Apa yang kau maksud dengan itu?]

Kagami tidak bisa untuk tidak mengerutkan keningnya setelah mendengar kata-kata yang tidak dimengertinya.

『Keganjilan adalah mereka yang tahu tentang kebenaran dunia ini. Kami juga yang memelihara fungsi dunia ini 』

Menou segera berbalik ke arah Kagami setelah mendengar kata-kata itu. Ada kemungkinan besar bahwa dia adalah salah satu orang yang dia cari.

[Kau … Apa kau Dewa dunia ini?]

Di sisi lain, Kagami langsung mencoba menanyakan itu secara langsung.

『Tidak. Aku hanyalah salah satu dari keganjilan-keganjilan yang ada di dunia ini. Kami dan Tuhan adalah eksistensi yang berbeda antara satu sama lain 』

Setelah mendengar itu, Kagami berseru “Sungguh?” Dengan pandangan kecewa. Namun demikian, kata-kata itu juga memungkinkan dia untuk mengkonfirmasi tentang keberadaan Tuhan.

[Jadi, seperti apa “fungsi-fungsi” ini?]

『Kupikir sejenak aku merasakan suatu kebencian tertentu terhadapku… Mungkinkah kau  menyimpan kebencian terhadap Tuhan? Sebenarnya, bukankah seharusnya kau merasa kewalahan saat melakukan pertemuan ini? 』

[Bukan, bukan berarti aku membencinya … Yah, mungkin sedikit?]

Awalnya, Kagami berencana datang untuk melawan Dark dragon. Sebenarnya … Tubuhnya telah benar-benar merasa kewalahan oleh suatu kehadiran yang mungkin menjadi lawan terkuat yang pernah dia temui. Namun, Dark Dragon, tidak seperti monster lain, memiliki akal sehat, jadi aku hanya mengubah pikiranku sambil berpikir, “Oh, aku benar-benar tidak ingin melawan orang ini.”

[Lagi pula, aku tidak suka melawan musuh yang bisa mengerti diriku]

『Apa kau berencana untuk melawanku…? Dalam hal ini, biarkan aku memberitahumu bahwa aku lebih kuat dari Raja Iblis 』

[Mustahil!]

Menou adalah orang yang segera menjawab setelah Dark dragon mengatakan hal itu. Saat Menou meneriakkan hal itu, dia juga melepaskan topinya dan kain yang menekan pelepasan kekuatan sihir dari tanduknya.

『Seorang iblis…? Apa yang iblis lakukan di tempat seperti ini? Tidak, pertama-tama, bagaimana kalian bisa sampai di sini? … kalian adalah beberapa orang yang benar-benar menarik 』

[Kau bilang kau lebih kuat dari Raja Iblis-sama! Itu tidak mungkin! Kau memang bisa terlihat menakutkan jika hanya dilihat dengan mata telanjang, tapi aku tidak merasakan sedikit pun kekuatan sihir yang datang darimu… Jadi mustahil kau lebih kuat daripada Raja Iblis-sama!]

『Raja iblis… -sama? Kau tidak takut padaku?… Sungguh, setiap detik, kalian berdua tampak semakin menyenangkan. Aku akan memberi tahu kalian … Itu normal bahwa kalian tidak dapat merasakan kekuatan sihirku. Aku telah menguasai kemampuanku untuk mengendalikan kekuatan sihir yang telah dilepaskan oleh tubuhku untuk waktu yang lama. Hanya mereka yang memiliki kekuatan sihir yang mirip dengan milikku yang akan mampu menyadari tekanan yang diberikan oleh kekuatan sihirku yang luar biasa ini 』

[I-Itu tidak masuk akal]

Kagami segera mengerti apa yang dimaksud oleh kata-kata itu. Bagaimana mungkin Raja iblis bisa menemukan keberadaannya? Mungkinkah dia bisa merasakannya dengan persepsinya sendiri? Kagami tidak bisa menghindari untuk merasa sedikit takut setelah mempertimbangkannya. Lagipula, itu berarti dia memiliki kekuatan sihir yang cukup untuk menelan seluruh dunia.

[Begitu? kau belum menjawab pertanyaanku, apa fungsi dari dunia yang kau bicarakan itu?]

『Fungsi secara teratur menciptakan individu yang sangat kuat, seperti kalian berdua』

[Secara teratur…?]

Kagami tidak bisa menghindar untuk tetap mengerutkan keningnya saat mendengar kata-katanya yang suram itu.

『Nah, jika aku tidak melakukan itu, kalian akan dihancurkan oleh tekanan yang kuberikan pada saat kalian tiba di sini … Aku minta maaf tentang itu. Untuk mengatakan yang sebenarnya, tidak seharusnya seseorang bisa datang ke sini dengan menggunakan senjata atau suatu benda seperti kalian berdua, karena tujuannya adalah untuk mengetahui kekuatan yang sebenarnya dari “mereka yang datang ke sini” … Atau sesuatu yang seperti itu. Meski begitu, tampaknya kalian berhasil sampai di sini melalui penggunaan beberapa benda. Namun, tidak ada yang membawa senjata … Itu tidak pernah terjadi sebelumnya, tapi untuk kali ini mari kita lupakan itu』

Tak satu pun dari keduanya mampu untuk memahami apa yang coba dia katakan, namun, meskipun Dark Dragon tidak mengetahui alasannya, Dia mengerti bahwa mereka datang ke sini dengan suatu tujuan.

『Setelah sampai sejauh ini, kalian berdua telah terbukti memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tantangan dari dungeon ini. Lagipula awalnya, pintu masuk ke tempat ini seharusnya hanya dibuka setelah mengalahkan Raja Iblis… Kalian berdua adalah orang yang benar-benar kuat. Banggalah dengan itu 』

Keduanya merasa sedikit curiga ketika mendengar kata-kata itu. Kagami segera bisa menyadari bahwa ini bisa menjadi alasan mengapa dungeon ini begitu mencurigakan.

[Hei … Jika aku mempunyai 10.000 emas, bisakah aku membeli barang “tertentu”?]

Lalu, percaya bahwa dia bisa memiliki pemikiran yang tepat, Kagami memutuskan untuk bertanya pada Dark Dragon itu.

『Ho ~ … Jadi kau memperhatikannya. Betul. Itu adalah cara lain untuk menunjukkan kekuatanmu. Tentu saja, itu adalah bukti bahwa bahkan seseorang tanpa kebijaksanaan, kekuatan ataupun karisma dapat memiliki kekuatan yang tak tertandingi. Tunggu, mustahil … apa kau mengerti? 』

[Tidak, belum]

Menanggapi kata-katanya, sedikit demi sedikit potongan teka-teki yang tersebar yang tetap tak terbaca di kepala Kagami mulai cocok satu sama lain.

Ada dua poin yang dimengertinya.

【Keberadaan suatu keganjilan yang sangat kuat】

【Keberadaan Dungeon yang hanya bisa diakses setelah mengalahkan Raja Iblis atau mengumpulkan 10.000 emas】

Seseorang telah menghasut Kagami untuk mengalahkan Raja Iblis, dan Kagami tahu siapa yang mencoba untuk memulai perang.

Estellar Ulgot.

Bahkan sekarang, lokasi pria yang menculik Raja Iblis dan menyembunyikannya di suatu tempat itu masih belum diketahui, bagaimanapun juga, dia pasti terkait dengan semua ini. Itulah yang Kagami rasakan.

Tinggalkan Pesan