Chapter 7.9

“Kalau begitu, sudah saatnya bisnis segera dimulai. Tuan Rex, nyonya Krul, nona Alice, tolong datang dan membantu. “(David)

“Mmmm … .. sudah waktunya ya? Baiklah aku akan meninggalkan Godly lighting  strike dan nlimited White Guns untuk lebih nanti. “(Rex)

“…. Rex, apa itu Godly Lighting Strike dan Unlimited White Guns?” (Krul)

“Oh, itu adalah nama dari dua langkah baru yang akan kuciptakan dengan sihir, selanjutnya adalah serangan sihir.” (Rex)

David tersenyum pada Rex dengan kasihan dan berkata “Oh, bagus?” Lalu meninggalkan ruangan.

Alice dan Krul memberikan  Rex senyum masam dan juga berkata, “Semoga berhasil untuk mereka.”

“Ya, Alice ada di sini !!” (Pelanggan A)

“Sekarang sang dewi kemenangan ada di sini aku bisa menang besar … . taruh apapun yang kau miliki pada orang berbaju hitam, kita akan menang besar!” (Customer B)

“Oh, Alice ada disini … aku bisa merasakan kekuatan masuk padaku … ..hahhehefufudududuma.” (Pria menyeramkan)

Saat matahari terbit, orang-orang di kasino dan pusat permainan berkurang dan mereka pergi untuk makan siang. Mereka semua diam sampai sekarang, tapi begitu Alice datang semua semangat dan hiruk pikuk kembali dalam sekejap.

“Alice, berikan aku kedua barang ini.” (Customer C)

“Baik! Itu akan menjadi 870 perunggu. “(Alice)

“Alice, satu kopi please, man … hanya melihat Alice dapat memberikanku energi, tidak masalah kalau aku kalah besar.” (Customer D)

“Aku senang kau mengatakannya, mohon tunggu sebentar dan aku akan mengambilkan kopi.” (Alice)

Alice sesuai dengan permintaan David juga bertanggung jawab atas toko suvenir bersamaan dengan menjadi maskot kasino. Karena sebagian besar barang di toko itu adalah barang-barang buatan tangan Alice, kami terus mendorong Tina untuk menjualnya, David mengira akan lebih baik jika Alice bertanggung jawab atas toko itu.

Sebagai hasil dari keputusan ini, pelanggan ke toko berlipat ganda lalu pelanggan biasa dan juga pelanggan baru datang ke toko.

Meskipun Alice adalah iblis, tidak akan berubah bahwa dia adalah seorang gadis yang menggemaskan. Alice sama-sama lucu dan memiliki kepribadian yang menyenangkan dan karena itu pria dan wanita datang ke toko hanya untuk melihatnya dan membeli barang membuatnya tersenyum yang merupakan nilai tambah bagi mereka.

Ini berlanjut untuk sementara dan sekarang semua orang memiliki kesan baik tentang Alice termasuk para bangsawan, ada juga pelanggan aneh yang datang ke toko Alice.

“Alice …… heeeheee … ..buhibuhi …. kau …… .fuhifuhi. Hei, apa yang kalian lakukan, apa artinya ini? Ah, ahhhhh! “(Pria menyeramkan)

Ada seorang pria yang mencoba mendekati Alice dan menyentuhnya tapi sebelum itu terjadi, staf kasino menangkapnya dan melemparkannya ke luar kasino.

Toko Alice berada di kasino bagian utama, berada di depan banyak orang dan staf.

Ini adalah sebuah permintaan  oleh Rex karena dia khawatir mengatakan “Bukankah Alice terlalu muda untuk melakukan ini, banyak orang mungkin akan membahayakannya.” Jadi dia mengusulkan agar tokonya berada di dalam kasino di bagian utama di mana ada staf dan mereka tepat di luar untuk merespon dalam waktu singkat.

“Alice, tolong lebih peduli pada diri sendiri, tidak apa-apa untuk menunjukkan kasih sayang kepada beberapa orang, tapi tidak semuanya, oke?” (Penjaga pria pada Alice)

“Dia benar Alice, penggemar aneh Anda juga telah meningkat akhir-akhir ini juga.” (Penjaga Wanita pada Alice)

“Ok, terima kasih untuk kalian berdua.” (Alice)

Ketika Alice mengatakan itu pada mereka, senyumnya seperti sinar matahari pada kedua penjaga itu dan keduanya tersenyum padanya dengan penuh kasih.

Alice tidak hanya dicintai oleh pelanggannya tapi juga Staf di kasino. Jika dia membawa sesuatu yang berat mereka akan segera datang entah dari mana untuk membantunya, jika dia mengalami masalah dengan sesuatu daripada mereka akan segera menanggapinya.

Hal ini sebenarnya sebagian besar berkat Alice bahwa sebagian besar orang di staf kasino tetap bekerja di sini.

Takako juga siap bertindak untuk Alice dalam situasi itu jika Staff tidak bisa mengatasinya. Melihat Alice berbicara dengan Staf dan tersenyum, Takako menunjukkan ekspresi puas padanya. Alice sendiri juga senang pada kenyataan bahwa dia merasa mimpinya semakin dekat saat dia membantu dengan kasino.

Tapi Alice juga takut.

Dia takut pada apa yang akan mereka lakukan jika mereka tahu dia adalah iblis … apakah mereka akan menunjukkan kasih sayang yang sama padanya atau membencinya?  Alice terkadang memikirkan hal ini dan setiap kali melakukannya, dia mengencangkan pita yang dia dapatkan dari Kagami untuk menyembunyikan tanduk iblisnya.

Alice juga risau dengan tingkah laku yang ditunjukkan David padanya. David jelas tahu bahwa Alice adalah iblis tapi meskipun demikian dia memperlakukannya dengan cinta dan memberikan nasehatnya yang berarti, dia bertanya-tanya mengapa?

Tinggalkan Pesan