Chapter 12 Part 3

「A-Ada begitu banyak anak-anak!」

Kata Tina sambil berusaha mengubah topik pembicaraan segera setelah dia merasakan atmosfer berat yang mulai mengelilingi keduanya.

「Hampir semua orang ingin bergabung dengan Resistance ketika mereka dewasa …… Semua orang ingin melihat dunia luar. Selain itu, di Resistance, kami adalah seperti keluarga besar, jadi beberapa orang dewasa di sini lebih dari cukup untuk merawat semua anak-anak ini 」

Namun, upaya Tina untuk mengubah subjek hanya membuka pintu bagi subjek lain, bahkan subjek yang lebih menyedihkan pun terungkap dan menyebabkannya menggigit bibirnya dengan ekspresi menyesal. Pada saat itu, Ekspresi wajah Yuki yang tampaknya telah menyaksikan kematian banyak orang dewasa tampak sama seperti seperti Alice dan Krull.

「Pal-Palna-san. Tolong bantu」

「Ha ~ a …… tenanglah. Kau terlalu khawatir, kemungkinan besar mereka akan kembali normal nanti. Sekarang bergeraklah, tidakkah kau melihat ada orang yang menunggu di depanmu? 」

「Huh?」, Keluh Tina sebagai jawaban atas kata-kata Palna, sambil menatap lurus ke depan. Di depannya ada seorang berpenutup kepala, mungkin dia orang dewasa, di sebelahnya ada anak lain yang ditutupi penutup kepala, yang mungkin mereka adalah seorang ayah dan anaknya yang tengah memegang mangkuk mereka dan menunggu porsi makanan mereka untuk disajikan.

Wajah orang itu tertutupi oleh penutup kepalanya, dan diselimuti oleh suasana yang suram.

「Se-Segera ……」

Kata Tina dengan malu, ketika dia mengambil mangkuk untuk mengisinya dengan makanan.

Bukan hal yang aneh bagi orang-orang untuk datang mencari makanan mereka dengan ditutupi oleh semacam penutup kepala, sebaliknya, banyak yang melakukannya dengan cara semacam itu, jadi Tina memberikan mangkuk makanan mereka tanpa terlalu memikirkannya, namun untuk beberapa alasan Alice hanya terus menatap tajam pada pasangan itu.

「…… Keduanya, ketinggian mereka dan bentuk tubuh mereka …… juga …」

Setelah mengembalikan mangkuk yang dia terima, Alice meletakkan penjepit dan sendok yang dia gunakan di atas meja dan mulai mengikuti ayah dan anak itu.

「Alice, ada apa? Kau terlihat gelisah, apa kau ingin pergi ke kamar mandi? 」

「Maaf, Palna-san, aku …… harus pergi. Aku tidak bisa kehilangan dia 」

「Eh? Tunggu, Alice? Hei! Kemana kau pergi?! 」

Kemudian, Alice meninggalkan tempat dia membagikan makanan di sebelah Palna dan mulai mengejar ayah dan anak yang sedang berjalan pergi.

「A-Alice-chan?」

「Alice-sama!」

Krull dan Menou segera mulai mengejar Alice begitu mereka melihat dia pergi.

「Ah? He-Hei! Kemana kalian pergi?! 」

「Tina-chan! Kejar mereka! Begitu mereka sampai ke tempat tujuan mereka, kembalilah dan beri tahu aku di mana mereka berada, sementara itu aku akan pastikan untuk menggantikan tempat kalian berempat! 」

「E- …… E ~ eh?, Aku mengerti」

Mary yang memperhatikan saat mereka bertiga pergi pun mencoba berteriak untuk menghentikan mereka, namun dia terlalu sibuk dengan anak-anak, dan perintah dari tiba-tiba Takako mencegahnya melakukan apa pun saat Tina pergi.

※※※※※※※※※※

「Di mana mereka? …… di sana」

Daerah pemukiman yang dipenuhi dengan tenda-tenda kecil yang didirikan dalam jumlah besar tanpa memperhatikan ketertiban, di mana seseorang hidup relatif normal. Tempat itu dipenuhi dengan orang dewasa dan anak-anak berpenutup kepala, membuat Alice kehilangan jejak ayah dan anak yang dia kejar, namun untungnya tidak butuh waktu lama baginya untuk menemukan mereka saat dia berkeliling ke daerah perumahan.

Pasangan itu memasuki sebuah tenda kecil yang terletak di bagian belakang area pemukiman, yang secara praktis melekat pada dinding besar yang mengelilingi Noah. Tenda kecil di sebelah tembok besar itu tampak sangat mencurigakan bagi Alice.

「…… Mereka mengatakan sesuatu」

Setelah melihat pasangan memasuki tenda, Alice dengan hati-hati mendekatinya dan mulai mendengar apa yang mereka katakan di dalam.

「Fu ~ e, itu berbahaya, kupikir mereka akan mengetahui identitas kita. Dia menatapku dengan penuh perhatian, Tch, itu adalah masalah saat orang yang memiliki penglihatan yang tajam itu bergabung dengan Resistance

「Makanannya …… ​​Dimana?」

「Mu ~ u …… Kehilangan markas ini bisa menjadi sebuah kemunduran de-gozaru …… 」

Tiga suara terdengar dari dalam tenda. Salah satunya adalah suara seorang pria yang dengan santai berbicara tentang apa yang terjadi sebelum memasuki tenda, yang lainnya adalah adalah suara seorang gadis muda yang tampaknya lebih peduli tentang makanan daripada yang lain, dan yang terakhir tampaknya merupakan suara seorang wanita yang berbicara dengan aksen aneh.

Dari isi percakapan mereka, Alice bisa mengerti bahwa mereka berbicara tentang sesuatu seperti tidak boleh meninggalkan tempat itu, jadi Alice bergerak sedikit lebih dekat untuk mendengarkannya dengan lebih jelas.

「Yah, itu masihlah sesuatu yang bisa aku tangani. Untuk saat ini, yang terpenting adalah menemukan cara untuk menghubungi mereka, tapi … sebelum itu, mari makan sesuatu. Aki lapar」

「Ngomong-ngomong, Ayah. Seseorang memata-matai kita di luar tenda 」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Alice diam membeku pada saat dia mengerti bahwa dia telah diperhatikan. Segera setelah itu, dia berusaha untuk meninggalkan tempat itu, tapi sebelum dia bisa lari, tangan seorang pria muncul dari dalam tenda dan menyeretnya ke dalam.

「…… Kau bisa mengatakannya lebih cepat! Berapa lama dia di sana? Aku ceroboh … Aku tidak berpikir seseorang akan mengikuti kita di sini 」

 「Nmmu … Nguu … Muu!」

Untuk mencegahnya berteriak dan menarik perhatian ke sekitarnya, pria itu dengan cepat menutupi mulut Alice dengan salah satu tangannya sambil menggunakan lengannya yang lain untuk memegang tubuhnya dan mencegahnya keluar dari kendali. Selain itu, ia juga menggunakan kedua kakinya untuk melilit Alice untuk mencegahnya bergerak sepenuhnya sambil bergumam, 「Jangan bergerak, kumohon」.

Ketika pria itu memegangnya, gadis berpenutup kepala yang duduk di dalam tenda mulai minum segelas air dengan tenang.

「Ngg! Nnn! Nnmu …. NN !? Mu ………… 」

Tiba-tiba, Alice yang mati-matian berjuang untuk melepaskan diri pun menjadi tenang saat dia melihat lebih dekat pada wajah pria yang memegangnya.

「Huh? Dia tiba-tiba menjadi tenang 」

「Ayah …… Lebih banyak orang yang datang」

Saat pria itu terkejut saat melihat ketenangan Alice, gadis berpenutup kepala itu diam-diam mengucapkan kata-kata itu saat dia berbalik ke arah pintu masuk tenda.

「Alice-sama!」

Segera setelah itu, Menou menyerbu ke dalam tenda. Menou yang hanya peduli dengan kondisi Alice pun bergegas dan masuk ke dalam tenda dengan panik setelah melihat Alice diseret ke dalam.

Namun, setelah melihat bagian dalamnya, Menou membuka matanya lebar-lebar karena rasa terkejut.

「Ka-Kagami … -san」

Kata Krull setelah melihat apa yang terjadi. Krull dan Tina yang juga mengejar Alice pun masuk ke dalam tenda tak lama setelah Menou, dan setelah melakukannya, mereka tampak sama kagetnya seperti dia.

Di dalamnya terdapat si pria berpenutup kepala, sekarang tanpa mengenakan penutup kepalanya, dan sepenuhnya memperlihatkan wajahnya. Tidak ada lagi keraguan, dia pastilah Kagami.

Tinggalkan Pesan