Chapter 11 Part 5

「Kau mengatakannya seolah-olah kau telah melihatnya sendiri」

Kata Palna dengan pandangan ragu.

「Jangan salah paham. Aku hanya melihat video yang tersisa di fasilitas yang menunjukkan apa yang terjadi saat itu. Pokoknya, umat manusia telah diinjak-injak oleh mereka yang tiba-tiba muncul … Pada saat itu, satu-satunya yang mampu melakukan perlawanan adalah New Humans, Mutants and the Transcendent One’s, atau begitulah kami menyebutnya 」

「Apa itu Mutant?」

「Apa kalian akan lebih baik dalam memahaminya jika aku menyebut mereka sebagai Evolved Human? Mereka adalah orang-orang yang memiliki kemampuan dan kekuatan khusus, yang telah menjadi ratusan kali lebih kuat daripada manusia normal berkat evolusi yang diderita oleh tubuh mereka. Dengan kata lain … Mereka adalah senpai kalian」

(Flapy : maksudnya senpai disini = senior)

Semua orang merasa sedikit kesal setelah mendengar kata-kata itu. Makhluk-makhluk itu tampaknya sama sekali tidak aneh jika dibandingkan dengan apa yang telah mereka lihat di dunia mereka sendiri. Dan dengan menyebut mereka sebagai senpai mereka, maka dia mengisyaratkan bahwa mereka sendiri adalah makhluk evolusi yang berbeda dengan manusia di dunia ini.

「Pada akhirnya, kami memahami bahwa tidak peduli seberapa bagus dan efisien senjata kami, itu tidak berguna jika mereka yang menggunakannya lemah. Tapi, bahkan dengan kekuatan mereka … 」

「Tunggu, apa-apaan dengan makhluk-makhluk yang menjadi senpai kami itu? Apa maksudmu…? Tentang apa semua ini? Apa hubungan antara Bumi dan Earth Clear !? Katakan dengan jelas! 」

Terlepas dari apakah dia bermaksud menjawab pertanyaan Rex atau tidak, setelah melihat bahwa yang lainnya juga tampaknya memiliki pertanyaan yang sama, Cruz hanya menggelengkan kepalanya dari kiri ke kanan sambil bergumam, 「Mau bagaimana lagi」, sambil menekan salah satu bros jubahnya dengan jarinya.

Segera setelah itu, dinding putih yang mengelilinginya mulai menjadi transparan, itu membuat mereka dikelilingi oleh ruang yang benar-benar gelap. Kemudian, tak lama kemudian, tempat itu mulai diterangi oleh cahaya oranye yang datang dari suatu tempat di bawah mereka yang menyebabkan semua orang mulai melihat ke bawah untuk menemukan asal-usul cahaya ini.

Di bawah mereka terdapat sebuah lubang yang dalam, bagian bawah yang bahkan tidak bisa mereka lihat, di tengahnya terdapat pilar besar yang tampaknya cukup besar untuk menutupi setengah ruang lubang itu yang bersinar dengan cahaya yang berkedap-kedip. Kemudian, setelah melihat lebih cermat, kelompok itu dapat melihat kapsul kecil yang berada di sisi dinding lubang yang masing-masing memancarkan cahaya redup berwarna oranye.

「Apa ini? Apa semua ini !? 」

Teriak Tina dengan panik sementara Rex dan yang lainnya menyaksikan kapsul itu dengan tatapan bingung pada benda-benda yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, kemudian, Tina dengan cepat berlari ke arah Cruz dan bertanya kepadanya tentang apa yang terjadi saat dia menunjuk kapsul.

Cruz, yang tersenyum setelah melihat keadaan panik Tina pun bergumam.

「Bukankah kau terlalu cepat menyadari? Ya … seperti yang kau pikirkan 」

Setelah mendengar gumaman itu, Tina yang tampaknya telah memahami sesuatu mulai melihat kembali kapsul dan tidak dapat mempercayai apa yang dilihatnya.

「Tina-san, apa yang terjadi? Kenapa kau bersikap seperti itu …? 」

「… Kau tidak mengerti?」

Setelah Krull mendekati Tina untuk bertanya tentang apa yang terjadi padanya setelah melihatnya berlari panik, Tina mengarahkan jarinya ke salah satu kapsul yang ada di bawahnya ketika dia gemetaran.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Semua orang mengikuti arah jarinya dan melihat kapsul yang dia tunjuk. Kapsul yang ditutupi oleh kaca tembus pandang khusus yang tidak memungkinkan mereka untuk melihat bagian dalamnya dengan jelas, dari arah yang memancarkan cahaya berwarna oranye yang intensitasnya meningkat dan menurun dengan stabil. Tanpa bisa memahami apa yang mengejutkan Tina, kelompok itu terus mengamati kapsul itu untuk sementara waktu.

Kemudian, ketika cahaya kapsul semakin kuat, Takako yang tampaknya telah menyadari apa yang sedang terjadi mulai menunjukkan ekspresi yang sama dengan Tina.

Description: LV999 V2 - 6

「Orang-orang … apakah ada orang di dalam sana?」

Setelah mendengar itu, yang lainnya yang masih belum menyadari kebenaran mulai memfokuskan mata mereka lagi pada kapsul itu untuk mengkonfirmasinya.

Seperti yang Takako katakan, dalam kapsul itu mereka bisa melihat apa yang tampak seperti bayangan seseorang ketika cahaya itu menjadi lebih intens. Tidak hanya itu, sosok itu seolah melayang di dalam kapsul.

Pada saat itu, semua orang, kecuali Tina, Alice dan Menou, sangat terkejut dihadapan fakta itu.

「Oh ya ampun, kalian berdua dan Cleric di sana merupakan pengamat yang baik. Ya, persis seperti yang kalian pikirkan, apa yang ada di dalam kapsul itu … adalah manusia 」

Kata Cruz dengan nada kerepotan bercampur frustrasi. Tapi, itu sudah cukup bagi yang lain untuk mengerti apa yang dia maksud.

Jepang, negara yang konon telah ada di mana Hexaldoria saat ini berada. Kapsul yang tak terhitung jumlahnya di bawahnya, di dalamnya adalah manusia. Dan fakta bahwa kapsul itu sama dengan perangkat bola putih di mana mereka terbangun ketika mereka tiba di dunia ini—,

「Para Penghuni Kerajaan Hexaldoria dari Earth Clear … mereka semua ada di sini, mereka tengah tertidur」

Dengan kata-kata itu, semua orang menyadari bahwa, selama ini mereka berada di dalam sangkar dan menjalani kehidupan palsu.

「Pilar besar di tengah itu adalah Earth Clear. Salah satu sumber harapan terakhir untuk umat manusia 」

Pada saat itu, semua orang, sambil melihat pilar di bagian tengah itu menjadi teringat kata-kata yang pernah dikatakan Kagami. Konsep status, peran, dan bahkan dunia tampaknya telah diciptakan dengan satu tujuan untuk menjadikannya lebih kuat. Semua itu menjadi jelas dengan fakta ini.

「Luar biasa … Ini luar biasa, Kagami-san」

Semua orang terkejut pada saat kecurigaan Kagami yang ternyata benar, sementara mereka terkesan oleh tipe individu khusus dan menakjubkannya dirinya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *