Chapter 11 Part 24

「Hujan … Bagus sekali. Ini akan dapat menyembunyikan aroma kita 」

Balmung bergumam sambil menatap gambar yang ditampilkan di Relic Monitor yang telah dipasang di pohon yang ada di dekat jembatan.

Sekelompok yang terdiri dari lebih dari selusin makhluk yang ditutupi oleh penutup kepala yang tampaknya mampu melindungi mereka dari hujan, angin dan sinar matahari yang kuat, yang juga tampaknya sebagian besar kelompok itu terdiri dari para lansia yang berjalan secara perlahan di belakang sekelompok yang tampaknya adalah para Beast’s Fangs, yang tidak seperti yang lain, mereka tidak mengenakan penutup kepala jenis apa pun untuk melindungi diri mereka dari cuaca, yang memungkinkan semua orang untuk melihat sosok mereka dengan jelas.

Beast’s Fangs  sama sekali tidak terlihat seperti jenis binatang buas yang ditunjukkan oleh nama mereka, jika bukan karena telinga dan ekor hewan yang mereka miliki, mereka bahkan akan terlihat sangat mirip dengan manusia.

Namun, bahkan jika mereka menyembunyikan telinga dan ekor mereka, yang bentuknya bervariasi di antara masing-masing individu, itu masih akan sulit untuk menyebut mereka sebagai seorang manusia.

Ini karena perbedaan halus antara kedua ras yaitu Fisik mereka. Beast’s Fangs  memiliki tubuh yang lebih besar daripada manusia.

Tubuh besar yang dipenuhi dengan otot-otot besar dari para Beast’s Fangs  membuat mereka tampak seolah-olah mereka dilahirkan untuk bertempur, faktanya, orang-orang bahkan bisa mengatakan bahwa mereka tampaknya merupakan sekawanan Takako. Ada juga beberapa wanita di antara kelompok Beast’s Fangs , tetapi karena tubuh mereka lebih kecil dari para pria, sosok mereka pun tidak dapat dilihat.

Di sisi lain, para Beast’s Fangs muda yang mengenakan pakaian yang tampaknya terbuat dari kulit binatang dan kain, dan membawa tas kain di atas bahu mereka, serta pisau yang sepertinya diambil dari manusia, pada pandangan pertama mereka tampak seperti seorang yang beradab.

「Palna-san …… ini ……」

「…… Aku tahu. Tapi kita tidak berada di Earth Clear …… keadaan mereka bisa sangat berbeda dengan kalian 」

Para Beast’s Fangs sepertinya tidak membawa barang bawaan, mungkin karena mereka harus cepat-cepat melarikan diri dari kejaran para Eaters, mereka bergerak dengan hati-hati ke arah jembatan sementara para Beast’s Fangs dewasa mengelilingi orang tua dan anak-anak untuk melindungi mereka.

Alice tidak bisa untuk tidak membandingkan adegan itu dengan waktu di mana para iblis masih dikejar oleh Manusia. Dia pikir mungkin Para Beast’s Fangs juga ingin hidup damai dengan cara yang sama seperti yang mereka inginkan.

Palna terpaksa harus terus memikirkannya setelah mengingat semua kesalahan yang dia lakukan di masa lalu. Namun, dunia ini berbeda dari Earth Clear, dan Beast’s Fangs berbeda dari para iblis. Dan dalam situasi saat ini, semua orang bisa berakhir terbunuh jika seseorang menurunkan penjagaannya. Itulah sebabnya Palna akhirnya memutuskan bahwa dia tidak dapat memberikan dirinya sebuah keleluasaan untuk berpikir tentang keadaan Beast’s Fangs di tengah-tengah situasi di mana mereka kekurangan informasi apa pun. Bahkan jika sekarang mereka menahan diri untuk tidak bertarung, kebencian yang dirasakan kedua belah pihak setelah bertarung begitu lama pasti tidak akan hilang dalam semalam. Apa yang harus dilakukan semua orang telah menjadi jelas setelah mempertimbangkan semua hal itu.  

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

「…… Segera, mereka akan mencapai sisi lain jembatan. Siap-siap」

Semua orang diam sambil mengangguk untuk menanggapi kata-kata Balmung saat salah satu Beast’s Fangs melintasi jembatan di atas kepala mereka. Setelah melihat tatapan semua orang yang telah terlihat siap, Balmung menyeringai dan menunggu para Beast’s Fangs untuk mencapai target, kemudian, ketika sebagian besar Beast’s Fangs berada dalam jangkauan jebakan, Balmung pun mengangkat kelima jarinya ke atas, dan mulai menurunkan mereka satu per satu sebagai bentuk hitungan mundur.

「Sekarang! 」

Kemudian, saat Balmung menurunkan semua jari-jarinya, hembusan udara panas yang hebat, dan suara ledakan yang kuat, yang membuat semua orang ingin menutupi telinga mereka pun bisa dirasakan di mana-mana. Ledakan hebat yang dihasilkan oleh perangkap yang disiapkan oleh Resistance telah menangkap Beast’s Fangs secara mengejutkan, dan banyak dari mereka yang akhirnya terjatuh ke sungai.

Namun, terlepas dari kenyataan bahwa para Beast’s Fangs telah terjebak oleh ledakan itu secara langsung, sebagian besar dari mereka tampaknya hanya menderita luka ringan.

「Jangan memberi mereka waktu untuk pulih! Semuanya … serang! 」

「「 「「 UuuooOOOOOOOOOOOOOOOO! 」」 」」 」

Namun, meskipun para Beast’s Fangs tidak menerima banyak kerusakan, mereka yang jatuh ke sungai masih akhirnya terjebak oleh perangkap listrik yang telah dipasang di sana, dan jelas mengalami kesulitan untuk mendapatkan kembali keleluasaan mereka. Saat melihat situasi itu, anggota Resistance mengeluarkan seruan saat mereka mengambil keuntungan dari situasi yang menguntungkan itu untuk menyerang.

Senjata sihir yang dibawa oleh anggota Resistance tidak hanya menembakkan satu peluru sihir dalam sekejap. Setiap kali mereka menembak, mereka mengisi kembali senjata sihir mereka dengan kekuatan sihir untuk menembakkan tembakan berikutnya, sehingga mereka dapat menembak musuh tanpa henti. Menou, Alice, Palna dan Krull yang merupakan para penyihir dari Earth Clear, yang tidak memiliki senjata sihir pun menggunakan sihir mereka sendiri untuk menembakkan api pada Beast’s Fangs dimana mereka berada di dalam awan uap air yang naik setelah air diuapkan oleh ledakan tersebut.

Berbagai serangan kejam jatuh pada para Beast’s Fangs yang tidak dapat bergerak.

「…… ¿Hah?」

Pada saat itu, Balmung mulai merasa tidak nyaman.

Suara resonansi dan ritmis dapat terdengar setiap kali seseorang menembakkan senjata mereka atau melemparkan sihir mereka ke arah para Beast’s Fangs, namun segera setelah itu, suara ledakan juga bisa terdengar dan membuat semua orang ingin menutup telinga mereka.

Jelas bahwa suara ledakan itu bukan disebabkan oleh serangan mereka, tapi oleh sesuatu yang bertabrakan dengan mereka. Faktanya, terlepas dari kenyataan bahwa semua orang terus menyerang tanpa henti, suara resonansi dan ritmis yang dihasilkan oleh serangan mereka tampaknya mulai berhenti.

Sebenarnya, segera sebelum mereka memulai serangan mereka, suara dari sesuatu yang berat dapat terdengar jatuh dengan cepat ke sungai dari atas jembatan, namun, karena awan uap yang naik ke atas, penglihatan semua orang pun akhirnya terhalang, yang mencegah mereka untuk memahami apa yang sedang terjadi

「Semuanya, berhenti menyerang! Gunakan sihir angin untuk menghilangkan uap! Kita perlu mendapatkan kembali bidang penglihatan kita! 」

Segera setelah itu, anggota barisan depan menggunakan sihir untuk meluncurkan hembusan angin yang secara bertahap menghilangkan uapnya. Segera setelah uap hilang sepenuhnya, Balmung dan anggota Resistance lainnya dapat dengan jelas melihat para Beast’s Fangs yang telah terperangkap dalam perangkap ー ー,

「Ini pasti lelucon …… Ya, kau !?」

「Hei Hei, hei ……! Hei-hei-hei-hei, ini tidak benar, itu pasti bohong! 」

Semua orang berteriak karena mereka tidak bisa mempercayai apa yang terjadi.

Terlepas dari semua serangan yang telah mereka luncurkan, tampaknya para Beast’s Fangs sama sekali tidak terluka, dan mereka masih berjuang untuk membebaskan diri dari perangkap yang telah mereka terapkan.

Tapi itu bukanlah yang terburuk.

Di depan Beast’s Fangs yang berjuang untuk melepaskan diri dari perangkap di belakang sebuah pecahan besar jembatan berdiameter sekitar 10 meter, yang tampaknya menerima semua serangan itu adalah seorang pria kurus yang tertutup oleh penutup kepala besar yang menutupi seluruh tubuhnya, yang tengah memegang pecahan jembatan tersebut.

Semua orang terlihat bingung ketika mereka melihat pria itu menggunakan pecahan jembatan itu untuk melindungi para Beast’s Fangs sambil melindungi dirinya dari serangan mereka dengan tangannya sendiri. Jelas bahwa pecahan jembatan itu memiliki bobot yang luar biasa. Namun, tidak ada yang bisa menyangkal fakta itu setelah mereka melihat bagaimana pria itu masih dapat dengan mudah memegang pecahan jembatan itu dengan lengan rampingnya.

「A- …… Ace. Ace ada di sini! 」

Teriak salah satu anggota Resistance dengan wajahnya yang berubah panik karena rasa kaget.

Sebelum datang ke sini, satu-satunya hal yang diketahui tentang Ace, tentang siapa sebenarnya dia, Balmung hanya bisa mendengar beberapa hal tentangnya, itu adalah bahwa ia menyembunyikan wajahnya dengan penutup kepala membuat identitas aslinya benar-benar tidak diketahui. Namun, keberadaan Gadis kecil Beast’s Fangs dengan mata oranye terang besar dan sepasang telinga kuning dan rubah berbulu halus yang melekat pada Ace telah menjelaskan kepada semua orang bahwa dia adalah salah satu Beast’s Fangs.

「…………… ¿Kagami- …… san?」

Namun, ketika para anggota Resistance yang merasa khawatir dan panik pada kedatangan Ace berusaha untuk mendapatkan kembali ketenangan mereka, Alice, dengan tatapan kosong, menggumamkan kata-kata itu ketika dia melihat pria yang ada di depannya.

Tinggalkan Pesan