Chapter 11 Part 13

「Kagami-san … apa yang kau lakukan sekarang? Apa yang telah kau lakukan untuk … disebut sebagai Pahlawan Mengecewakan ? 」

「Penduduk desa itu sudah lama mati」

Semua orang berhenti ketika mereka mendengar kata-kata keras yang diucapkan oleh Mary. Menanggapi reaksi mereka, Yuki, dengan ekspresi khawatir di wajahnya juga berhenti berjalan, di sisi lain, Mary mengangkat tangan di atas kepalanya dengan penyesalan saat dia menghela nafas.

「Ah … salahku. Kalian mengenal penduduk desa itu, bukan? Aku minta maaf jika kata-kataku terdengar agak kasar, tapi itu benar. Penduduk desa itu mati lebih dari setengah tahun yang lalu 」

「Maksudmu Kagami-san? Kagami-san yang sulit dibunuh seperti kecoak? 」

「Seekor kecoak … Tidak mungkin bagi penduduk desa untuk menjadi sesulit itu untuk dibunuh 」

Tina, yang di kepalanya melihat Kagami sebagai sesuatu yang identik dengan kecoak, berulang-ulang kali mengatakan, “Tidak, itu tidak mungkin”, dia tidak bisa mempercayai apa yang baru saja dikatakan Mary.

Mary yang mulai khawatir tentang Tina setelah melihat reaksinya, mencoba mendekatinya untuk menghiburnya, namun ia dihadang oleh Krull, yang dengan tatapan marah meletakkan tangannya di pundak Mary.

「Aku merasa sulit untuk percaya bahwa Kagami-san mati dengan mudah … maukah kau memberi tahu kami apa yang terjadi?」

「… Kami sangat bersemangat ketika dia tiba, karena dia adalah orang pertama yang datang ke Bumi dalam waktu yang lama, tapi ternyata itu menjadi sebuah kekecewaan besar ketika kami mengetahui bahwa dia hanyalah seorang penduduk desa. Meskipun, yah … bukan berarti kami terlalu bersemangat juga, tahu? Lagi pula itu adalah pertama kalinya seorang Penduduk desa dari Earth Clear datang ke Bumi」

Mary mengatakan itu dengan nada suara ceria, ketika dia ingat bagaimana perasaannya saat itu. Namun, ketika dia ingat waktu itu, tatapannya mulai menjadi gelap dan kemudian, setelah menghela napas, dia meletakkan tangannya di bahu Krull.

「Tapi itu lebih buruk dari yang kami duga. Meskipun dia berhasil mencapai Bumi, dia masihlah seorang penduduk desa yang sederhana, jadi dia membutuhkan peralatan untuk bertarung, tapi ketika kami menawarkan senjata, dia menolaknya dengan mengatakan, “Aku bisa bertarung dengan tangan kosong”, dan yang terburuk dari semuanya adalah bahwa dia bahkan tidak repot-repot mendengarkan perintah Kapten meskipun kami berada di situasi yang putus asa … dan itu membawanya ke akhir hidupnya 」

「… Apa yang terjadi? 」

Alice bertanya dengan ekspresi gelisah, ketika dia mendekati Krull untuk mendengar apa yang terjadi pada Kagami.

「Pada awalnya, dia hanya mengabaikan perintah Kapten dan menolak untuk bertarung, tapi tiba-tiba dia merasa termotivasi dan berlari langsung ke musuh tanpa piker panjang … Tapi itu hanya pada saat kami berhasil menarik musuh ke perangkap yang telah kami siapkan . Segalanya bisa berbeda jika sebelumnya aku bisa memberi tahunya tentang rencana kami, tapi … 」

「Maksudmu … bahwa dia jatuh ke dalam perangkap?」

「Ya. Mungkin itu karena dia tidak tahu apa-apa tentang rencana itu, tapi dia menunjukkan ekspresi yang benar-benar terkejut dan bingung pada saat itu terjadi. Pada akhirnya, dia akhirnya dikelilingi oleh jebakan selain dari musuh-musuh. Fakta bahwa Pahlawan itu mati dalam pertempuran pertamanya saja sudah terdengar mengecewakan, tapi dia sendiri yang melompat ke kematiannya sendiri, itu terlalu berlebihan 」

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Bahkan setelah mendengar apa yang terjadi, semua orang masih merasa bingung dan tidak dapat mempercayai apa yang baru saja mereka dengar. Lalu Tina berkata, 「Aku sudah tahu dia idiot, tapi ini …」, sambil berpikir bahwa dia bukanlah tipe orang yang akan mati untuk sesuatu seperti itu.

「Mengapa kau mengatakan sesuatu semacam itu?」

Yuki yang tidak tahu bagaimana harus bereaksi pada apa yang terjadi sekarang, hanya bisa menunjukkan senyum canggung sambil tertawa, 「Hahaha … 」

「Aku tidak tahu perangkap macam apa yang mengenainya … tapi kurasa itu tidak cukup untuk membunuh Kagami-chan」

「Aku tidak tahu apa yang kalian pikirkan, tapi Relic adalah senjata yang mampu menghasilkan ledakan yang sangat kuat sehingga bahkan bisa membunuh Monster hanya dengan satu serangan. Tidak mungkin dia bisa selamat dari itu, dan bahkan jika dia entah bagaimana berhasil selamat, dia seharusnya telah terkubur hidup-hidup 」

Bahkan setelah mendengar itu, Menou tetap tidak dapat percaya bahwa Kagami yang dia lihat dapat menahan serangan Naga Hitam yang tak terhitung jumlahnya tanpa masalah, bisa terbunuh oleh sesuatu seperti itu.

「Aku tidak berpikir begitu … Jika memang benar bahwa di Bumi kami dapat menunjukkan kekuatan yang sama dengan yang kami miliki di Earth Clear, maka aku hampir tidak bisa membayangkan bahwa Kagami-chan bisa mati dengan mudah … lagipula level Kagami-chan adalah level 999, kalian tahu? 」

「Eh? Apa? 」

Kata Yuki dengan nada bingung, dan percaya bahwa dia pasti salah mendengar apa yang dikatakan Takako.

「Itu benar! Kagami-san berada di Level 999! Mustahil baginya untuk terbunuh dengan mudah! Dia adalah tipe orang yang selalu berhasil keluar hidup-hidup, tidak peduli seberapa buruk situasinya! 」

Sambil melihat Tina yang dengan putus asa berusaha menjelaskan orang seperti apa Kagami itu, Mary dan Yuki saling memandang, lalu tertawa terbahak-bahak.

「Jangan bercanda! Tidak mungkin, jangan berpikir bahwa kalian bisa menipu kami … atau mungkin kalian salah paham tentang levelnya dan mungkin itu benar-benar 99? Level 999 … adalah batas pertumbuhan, kalian tahu? Apakah kalian tahu betapa sulitnya naik level bagi Penduduk Desa? Tidak mungkin dia telah mencapai level itu 」

Yuki yang tertawa terbahak-bahak mulai menggeliat di lantai karena rasa sakit yang dia rasakan di perutnya karena terlalu banyak tertawa. Pada saat yang sama, dia percaya bahwa dia telah memahami sesuatu, dia berkata, 「Kupikir sesuatu yang aneh sedang terjadi … tapi ini」, sambil sepenuhnya mengabaikan kemungkinan bahwa Kagami benar-benar kuat.

「T-Tapi itu benar!」

Alice bergabung dengan Tina dan mencoba meyakinkan mereka bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya.

「Tapi dia sudah mati. Faktanya Pahlawan yang Mengecewakan itu belum kembali dalam enam bulan. Kenapa dia tidak kembali jika dia masih hidup? Tidak peduli apakah dia adalah pahlawan yang kuat atau tidak … dia tidak ada lagi di sini 」

Alice dan Tina terdiam setelah melihat tatapan serius Mary.

「Juga, apakah kalian pikir kalian memiliki kebebasan untuk merasa khawatir tentang Pahlawan yang Mengecewakan itu? Dunia luar adalah tempat yang mengerikan … dan tidak ada jaminan bahwa kalian akan kembali hidup dari sana. Tentu saja, kami akan melakukan yang terbaik untuk mendukung kalian, tapi … Jika kalian mengabaikan perintah, itu akan menjadi akhir bagi kalian, jadi teman-teman … jangan mengecewakan kami 」

Setelah mengatakan itu, Mary mulai berjalan lagi ke tempat markas Perlawanan tanpa mengatakan apa pun.

Kemudian, Yuki berkata, 「Hmm … maaf sudah tertawa」 dengan canggung, ketika dia mulai berjalan di belakang Mary.

「… Ayo pergi. Kita tidak akan mendapatkan apa-apa dengan tetap berada di sini 」

Setelah Takako mengatakan itu, semua orang yang masih tidak dapat percaya bahwa Kagami terbunuh oleh perangkap sederhana, mulai berjalan ke arah adalah Markas Besar Perlawanan, tempat di mana seharusnya Kagami berada beberapa saat yang lalu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *