Volume 2 Chapter 4 Part 4

“Tentu saja,「 Sirena 」tidak pernah memulai Perang Pahlawan itu sendiri. Mereka terus kalah dapal Perang Pahlawan dan baik sang Pahlawan maupun sang Penguasa mengatakan bahwa mereka tidak ingin bertarung. Bukan begitu?”

“Terus?”

“Aku juga bisa mengatakan apapun yang aku mau. Apakah tindakan mereka sesuai dengan kata-kata yang mereka ucapkan? Jika mereka benar-benar cinta damai dan tidak suka bertarung, maka yang harus mereka lakukan adalah menolak usulan Perang Pahlawan itu. Karena sistem yang memungkinkannya itu ada. Lalu, mengapa mereka tidak melakukan hal itu? “

Pahlawan 「Liberator」 tertawa sinis.

“Selalu kalah dalam Perang Pahlawan, meskipun begitu, mereka tertawa dengan sungguh-sungguh ── para pecinta damai yang enerjik. Hanya demi memberi kesan bahwa 「Sirena」 adalah ras semacam itu. “

Apa yang bocor … sebenarnya apa yang memang dimaksudkan untuk dibocorkan itu.

Informasi yang ada pada mereka, semua dikendalikan oleh mereka──

Ketika Tifalycia tercengang atas bukti yang diberikan olehnya, Reiji tiba-tiba melonggarkan ekspresinya.

“Pertama-tama, meskipun「 Sirena 」sering kalah dalam Perang Pahlawan, mereka tidak pernah mengalami satu pun kerugian fatal. Itu merupakan cara yang cemerlang untuk kalah, kerugian yang telah diperhitungkan. “

“Meskipun mereka kehilangan wilayah, itu ……”

“Apakah「 Sirena 」membutuhkan wilayah daratan? Bukankah ini saja sudah cukup? “

Seire sendiri mengatakan demikian, faktanya, sepertinya 「Sirena」 tidak memiliki masalah akan hal itu ──

“Harga yang terbilang rendah untuk「 Sirena 」, tapi tidak demikian halnya dengan ras lain …… Hal-hal semacam itu jelas harus dijual dengan harga tinggi.”

Sama seperti bagaimana 「Elf」 mencoba menyingkirkan kegagalan mereka dengan menjual Tistel yang menghalangi mereka ke 「Beastia」.

「Sirena」terus kalah dengan sengaja untuk menanamkan citra yang mereka ingin perlihatkan ke dalam ras lain──?

“Nah, di sinilah munculnya pertanyaan selanjutnya. Apa yang direncanakan「 Sirena 」setelah membangun citra pecinta damai itu? Apa yang pada akhirnya ingin dilakukan oleh ras yang tidak ingin menang itu? “

Reiji bertanya seolah menguji Tifalycia, dan dia merenungkan kata-katanya.

Jika Tifalycia sendiri adalah 「Sirena」.

Apa yang akan mereka, yang menganjurkan kedamaian, memastikan kemandirian untuk setiap ras, membangun surga yang dikenal sebagai kota bawah laut yang sulit dicapai oleh ras lain, lakukan?

Jawabannya, sangatlah sederhana.

“…… Mempertahankan keadaan?”

Tifalycia bergumam dengan suara rendah, sementara Reiji mengangkat kedua sudut mulutnya saat mendengar jawabannya itu.

“Untuk mempertahankan keadaan itu, mereka akan menggunakan bidak catur yang dikenal sebagai「 Liberator 」. Itulah tujuan sebenarnya dari 「Sirena」 ── Bukankah begitu? Perwakilan dari 「Sirena」 -sama? ”

Dia tiba-tiba menaikkan volume suaranya dan mengarahkan kata-kata terakhir itu ke punggungnya.

Tidak ada satupun bayangan di pintu masuk halaman.

Tidak ada seorang pun ── ketika Tifalycia hendak menanyakan itu.

“── !?”

Dari bayangan pilar.

Dengan mengenakan pakaian tipis, Penguasa 「Sirena」 ── Seire Euphonia muncul secara.

“──Ka-kau memperhatikannya !?”

Alih-alih terkejut melihat kemunculan Seire, Tifalycia merasa heran pada Reiji yang mengatakan semua itu meskipun ia tahu bahwa Seire ada di sana.

“Hmm? Iter sangat jelas. ”

“Me-meskipun Penguasa「 Sirena 」ada di sana, kenapa kau ──”

“Sebaliknya.”

Dengan tenang …

Leu menunjuk.

“Master datang ke sini untuk memastikan bahwa Penguasa「 Sirena 」mendengar semuanya.”

“Ha!?”

Pikiran Tifalycia tidak dapat menyusul perubahan tiba-tiba dalam percakapan yang sama sekali berbeda dari sebelumnya.

Seolah telah memprediksi perilaku Tifalycia, Reiji melirik Seire saat dia hendak menjelaskannya kepada Tifalycia.

“Baiklah. Coba pikirkan baik-baik, oke? Mereka dapat menerima aliran informasi dari mana-mana kecuali di tempat ini. Jika mereka tidak dapat mendengar suara kita dari segala tempat, bukankah itu berarti bahwa kita sedang berada di sini? Sama seperti percakapan di pantai, tampaknya Penguasa 「Sirena」 -sama suka mengkonfirmasi berbagai hal sendiri secara langsung. ”

“Jadi, dengan membaca karakteristik itu ── kita dapat memancing pihak lain untuk menunjukkan diri mereka, dan membiarkan dia mendengarkan apa yang kita ingin dia dengar.”

Hal-hal yang dimaksudkan untuk didengarnya.

Tujuan sebenarnya dari 「Sirena」 yang dibicarakan oleh Reiji barusan adalah … apa yang dimaksudkan untuk didengarnya—?

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

“Bagaimanapun juga, itulah yang kami pikirkan. Dalam hal itu, bisakah kau memberi tahu kami bagaimana pendapatmu tentang kami? “

“Ah──”

Ketika Reiji tiba-tiba menanyakan pertanyaan kepada Seire sambil tersenyum, Tifalycia baru menyadarinya.

Bahkan jika mereka mencoba mengatakan hal-hal yang akan merugikan「Sirena 」secara langsung, itu jelas bagi mereka bahwa mereka akan dicegah, dikacaukan, dan diabaikan.

Dalam hal itu, menciptakan situasi di mana menghindari, mengacaukan dan mengabaikan tidak akan dapat dilakukan, dengan menunjukkan situasi dengan memanfaatkan Seire yang menguping pembicaraan mereka, kemudian menindaklanjutinya dengan pertanyaan, 「Sirena」 tidak akan dapat melarikan diri.

Itu adalah … Tujuan Reiji.

Lalu, Penguasa 「Sirena」 yang mengambil tindakan sesuai seperti yang dia prediksi, sambil menghadapi pertanyaan dari 「Liberator」, dengan elegan dan anggun ── ia tersenyum.

“──Apa yang sedang kau bicarakan?”

Dengan tenang.

Secara langsung.

“Aku kebetulan lewat di sini ~ aku tidak mendengar apa-apa.”

Berpura-pura tidak bersalah.

Dia bahkan melebarkan lengan bajunya yang berantakan, dan menjawab pertanyaan Reiji dan rekan-rekannya.

“Kalian bisa mengerti dari melihatnya bukan? Aku baru saja kembali dari kamar mandi ~ ”

──Itulah sebabnya aku benar-benar tidak tahu apa-apa.

Saat melihat sikap yang terlalu sok anggun itu, Tifalycia berdiri tanpa pikir panjang …

“Kebohongan yang sangat jelas—”

“Oke Tifalycia {duduk}.

“──Kyan.”

Dia dipaksa duduk dengan kata-kata Reiji.

Sambil meluruskan roknya yang terbalik karena ia dipaksa duduk, Tifalycia tersipu malu dan mengeluh.

“Ke-Kenapa kau baru mengatakan itu sekarang! Lebih penting lagi, menunjukkan hal ini di depan Penguasa 「Sirena」 ── ”

“Yah, jangan bilang begitu.”

Sambil mengabaikan Tifalycia, Reiji hanya berfokus pada Seire dan tertawa sinis.

“Walaupun demikian. Itulah yang kami pikirkan. Tolong mengertilah hal itu, mengerti? “

Sambil memberikan tatapan dingin di saat-saat terakhir, Reiji berbalik dan kembali.

“Meskipun aku tidak tahu apa maksudmu──”

Seire memiringkan kepalanya dengan tenang…

“Aku akan … mengingatnya ~”

Sambil mempertahankan wajahnya yang selalu tersenyum di sepanjang waktu ── dia membungkuk dengan tenang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *