Volume 2 Chapter 4 Part 1

“Ah, aku sangat kenyang.”

Di sebuah istana besar yang membuat orang-orang akan merasa ragu bagaimana itu bisa dibangun di dasar lautan, Reiji berbaring di tempat tidur yang cukup besar untuk bisa memuat sampai 10 orang, di kamar tamu mewah yang sebanding dengan kamar kerajaan di dunia asalnya.

“Uoo !? Apa ini? Tempat tidur air! Luar biasa.”

Dia menggerakkan tubuhnya seolah-olah untuk mengkonfirmasi perasaan unik dari cairan itu.

“Oh bagus, akhirnya aku pulih dari keletihanku. Sudah lama aku tidak berjalan-jalan. “

Setelah itu──

Reiji dan rekannya kembali lagi ke jalan-jalan makmur di permukaan dan menerima berbagai layanan ramah saat mereka berjalan.

Dari menghargai pertunjukan es yang mirip dengan skating, hingga berkeliling di sekitar pemandangan indah yang ada di jalur yang dikendalikan oleh arus air dari atas kapal, mereka secara harfiah diperlakukan sebagai tamu kerajaan, dan setelah itu, mereka diundang ke istana besar yang merupakan Tempat tinggal sang penguasa.

Di sana, mereka menikmati pertunjukan tari sambil memakan masakan-masakan mewah. Sudah larut malam saat mereka mengakhiri jamuan formal dan kembali ke kamar mereka.

“Namun, dibandingkan dengan ras lain, meskipun memiliki wilayah yang sempit,「 Sirena 」memiliki teknologi dan dana yang mengesankan. Makanannya sangat lezat, ini tentu bisa dianggap sebagai taman hiburan kelas satu. ”

“……Ya.”

“Hmm? Apa yang membuatmu menjadi begitu waspada seperti itu? ”

“Sebaliknya ── Reiji terlalu santai! Tempat ini adalah istana tempat Penguasa 「Sirena」 tinggal, kau tahu? Sesuatu mungkin saja── ”

“Tidak, itu adalah kalimat yang seharusnya dikatakan oleh「Sirena 」. Beberapa ras lain menginap di tempat di mana penguasa mereka tinggal, kau tahu? Biasanya mereka akan merasa cemas. Terutama karena Leu terlihat sangat menonjol. ”

Itu seperti saat kita berjalan-jalan sebelumnya, dan Leu juga paling banyak menarik perhatian mereka saat makan malam.

Mengesampingkan rambut perak dan ciri dari mata merahnya, ada berbagai dongeng legendaris mengenai rasnya dan tubuhnya juga menjadi wadah dari jumlah mana yang luar biasa.

Dibandingkan dengan 「El Blanche」 yang jelas memiliki kekuatan superior, 「Strega」 tidak pernah memamerkan kekuatan mereka. Keberadaan mereka sendiri mencerminkan keganjilan itu sendiri.

Namun, tampaknya orang itu sendiri tidak merasa keberatan, dan melamun di sebelah Reiji.

Saat melihat Leu tanpa sedikitpun kecemasan atau kekhawatiran, Tifalycia berdeham dan berbicara lagi.

“Jadi …… Apa yang akan kita lakukan besok?”

Konferensi dan parade penyambutan pada hari berikutnya.

Setelah memberi tahu mereka, Seire dan Taigoubou tidak pernah menyinggung apa pun yang terkait dengan aliansi sesudahnya.

Hanya menyambut mereka dengan segala upaya mereka ── tindakan mereka hanya bisa digambarkan seperti itu, mereka merespon dengan sikap netral sampai akhir.

Dan Tifalycia melihat bahwa Reiji, yang biasanya akan mencari-cari kesalahan orang lain, malah ​​menerima keramahan itu dengan jujur.

Meskipun dia tidak dapat memahami apa yang biasanya dipikirkan Reiji, saat ini dia benar-benar tidak bisa dipahami.

“…… Karena itu Reiji, sampai batas tertentu, kau pasti sudah mempertimbangkan hal ini, bukan?”

Atau mungkin tidak hanya sampai batas tertentu, tapi mungkin benar-benar sampai akhir.

Menanggapi pertanyaan Tifalycia, Reiji terjun ke tempat tidur seolah mengubur dirinya di dalamnya, dan menghela nafas panjang.

“Haa …… Berapa kali aku harus mengatakannya? NEE── ”

{NEET tidak mengambil inisiatif untuk bekerja} kan?”

Saat Tifalycia berbicara sebelum dia bisa menyelesaikan ucapannya, Reiji perlahan-lahan menoleh ke arahnya.

Dan ketika Tifalycia mengkonfirmasi bahwa dia sedang melihatnya dengan tatapan malasnya, senyum licik pun muncul di mulutnya.

“Aku sudah tahu bahwa kau akan menjawabnya seperti ini. Bahkan jika itu tidak benar-benar terjadi. “

“…… Heeh?”

Dia tersenyum tipis.

Reiji dengan sengaja mengangkat bahunya, dan memberi tahu Tifalycia.

“Tidak, tidak, itu benar. Sebaliknya, jika tidak ── Dengan kata lain, jika aku memang benar-benar memikirkannya, bagaimana caramu untuk membuktikannya? “

──Kena kau.

Tifalycia berpikir begitu di dalam hatinya.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com, Mohon tidak mengcopy/memirror hasil terjemahan di web ini tanpa izin

Jika Reiji tertarik, maka itu akan menjadi perjudian untuk Tifalycia .

Sebelumnya dia sudah memikirkan rencana.

Tifalycia mengucapkan kata-kata yang sebelumnya sudah berulang-ulang kali dia persiapkan.

“Itu jelas akan diputuskan oleh「 Showdown 」. Aku tidak keberatan dengan cara apa pun yang kau inginkan. “

「 Showdown 」.

Saat mendengar Tifalycia mengucapkan kata-kata itu, Reiji menyandarkan tubuhnya dan menyilangkan tangannya.

“Hmm? Kau terlihat percaya diri. Meskipun kita berada di negara lain (di luar), aku tidak akan bersikap enteng padamu karena reputasimu, kau tahu? Sebaliknya, aku mungkin akan bermain lebih liar dari biasanya karena situasi ini berbeda dari yang biasanya, kau tahu? “

Setelah mendengar ancaman Reiji bahwa seperti biasanya, dia tidak berbelas kasih saat melakukan permainan hukuman, yang berarti bahwa Penguasa 「Liberator」akan dipermalukan di depan umum, wajah Tifalycia pun menjadi sedikit menegang, tapi dia segera mengatakan pada dirinya sendiri bahwa itu akan menjadi kesempatan yang bagus.

“…… Jika aku kalah, kau boleh melakukan apa pun yang kau inginkan. Di sisi lain, jika aku menang, apa yang akan kau lakukan dalam konferensi besok, apa yang kau pikirkan tentang 「Sirena」 ── kau harus memberi tahuku segalanya. “

Untuk menyembunyikan nada bicaranya yang menjadi sedikit lebih cepat, Tifalycia memberikan segala yang dia punya untuk menunjukkan senyuman yang terlihat tenang di wajahnya.

Dan kemudian … menunggu.

Pada saat ketika Reiji yang sepertinya tengah tenggelam dalam pikirannya dan kemudian mengangguk.

Kemudian dia tiba-tiba langsung memberikan persetujuan.

“Ooh, baiklah. Lalu mari kita putuskan metode sebenarnya dari 「Showdown」 itu. “

Pada saat yang sama Reiji mengatakan hal itu, formasi sihir kecil yang menandakan pembentukan kontrak mulai tersebar──

“──Yay! Aku menang melawan Reiji! “

Tifalycia berseru tanpa berpikir dan mengepalkan tinjunya.

“…… Hmm?”

Saat melihat Reiji memiringkan kepalanya karena reaksi yang dia tunjukkan, Tifalycia berbicara tanpa menyembunyikan kegembiraannya.

“Fu … Fufufufufu ── Kau tidak memperhatikan huh. Tolong cobalah untuk mengingatnya lagi. Apa tujuanku! “

Tujuan Tifalycia.

Untuk mengetahui apa sebenarnya yang akan Reiji lakukan dalam konferensi pada hari berikutnya, dan apa yang dia pikirkan tentang 「Sirena」 ── Sebenarnya bukan begitu, itu untuk mengetahui apakah dia memiliki pemikiran semacam itu atau tidak sama sekali.

Karena itu untuk memastikan apakah dia memiliki pikiran semacam itu atau tidak, jadi tidak perlu baginya untuk mendengar isi yang sebenarnya.

Dengan kata lain ── hasil 「Showdown」 tidak ada sangkut pautnya.

Jika itu seperti yang dikatakan Reiji, bahwa ia benar-benar tidak memikirkan apa pun, maka kondisi kemenangan 『katakan apa pun yang ia pikirkan』 tidak akan ditetapkan.

Karena itulah.

“Ini berarti ketika Reiji langsung menerima「Showdown」── dengan kata lain, saat「Showdown」ditetapkan, maka tujuanku secara otomatis telah tercapai!”

Dia telah berpikir sepanjang waktu.

Kata-kata yang selalu diulangi oleh Reiji.

──Hal yang dikenal sebagai hasil … akan diputuskan sebelum semuanya dimulai.

Itu sebabnya Tifalycia tidak bisa menang darinya. Dia pasti akan kalah sebelum 「Showdown」 itu dimulai.

Namun, pada suatu saat dia memperhatikannya.

Jika hasilnya diputuskan sebelum 「Showdown」 dimulai, maka dia hanya harus menghindari 「Showdown」 itu.

Mengambil satu langkah lebih jauh ── itu akan baik-baik saja jika kemenangan baginya adalah penetapan dari「Showdown」  itu sendiri .

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *