Volume 2 Chapter 3 Part 3

“Kami berbeda dari yang lain, kami tidak memiliki masalah mengenai kekurangan sumber daya dan makanan ~ Sementara di sisi lain, wilayah kami kecil sehingga kami mencari kebahagiaan di tengah-tengah kehidupan ~ Itulah negara yang telah kubangun ~”

“Meskipun itu bukanlah kisah yang rumit.”

Taigoubou berjalan ke sisi lain Reiji dan melanjutkan.

“Apa yang menjadi acuan tentang  keindahan suatu negara atau pemerintahan? ──Jawabannya sederhana. Kau hanya harus menganggapnya sebagai satu untuk semua, semua adalah satu. ”

(Flapy : One for All & All for One, Plus ULTRA !!! XD )

“──『 Enam Ajaran Rahasia 』…… Strategi Sipil huh.”

“OOOOOOH ♪ Aku sangat senang kau bisa segera memahaminya ♪”

Sebagai salah satu dari Tujuh Militer Klasik, 『Enam Ajaran Rahasia』 adalah buku petunjuk militer super terkenal yang dibaca oleh para generasi mendatang yang terkait dengan bidang strategi militer.

Semua yang ada di dalamnya telah ditulis melalui bimbingan Taigoubou.

“Aku telah meneliti hal itu ketika aku mengetahui bahwa Pahlawan「 Sirena 」adalah kau.”

“Ah, eh … aku malu.”

“…… Ngomong-ngomong, apa kau tahu pepatah ‘Memuji diri sendiri’ dan ‘Bertindak atas minat sendiri’?”

“Itu merupakan ucapan yang bagus.”

Taigoubou tertawa tanpa rasa malu, dan Seire melanjutkan.

“Sungguh ~ ini adalah masalah yang sederhana. Ras lain tidak bisa mengerti ~ “

Menuju Penguasa 「Sirena」 yang mendesah dengan cara yang menawan …

“Hmm, sedikitpun tidak terasa kredibilitasnya.”

Pahlawan 「Liberator」 berbicara dengan nada riang.

“Terutama hal-hal mengenai tidak memiliki masalah dalam hal makanan dan sumber daya. Bukankah itu terlalu jauh? “

“Hmm, itu tidak masalah, kau tahu?”

Taigoubou segera menjawab.

“Karena seluruh lautan ini adalah milik「 Sirena 」♪”

Saat melihat Pahlawan 「Sirena」 merentangkan tangannya untuk menunjukkan luas lautannya, Reiji menjawab dengan nada monoton.

“Ah, begitu. Lautan benar-benar besar dan luas huh. Luar biasa huh. “

Saat dia terus memuji tanpa sedikitpun rasa ketulusan, Taigoubou menggembungkan pipinya dengan ekspresi imut.

“Muu …… Reiji-chi benar-benar tidak percaya padaku kan? Meskipun itu adalah fakta. “

“Itu karena masalah sumber daya kalian juga sangatlah penting bagi kami, kau tahu? Bahkan jika kau mengatakan bahwa seluruh lautan ini adalah milik kalian, aku tidak bisa hanya mengatakan ‘Oh aku mengerti’ dan percaya begitu saja. “

Reiji menyeringai dan berekspresi dengan menggunakan matanya.

Untuk menunjukkan buktinya kepada mereka jika Taigoubou ingin mereka percaya padanya.

Bukti bahwa seluruh lautan adalah milik 「Sirena」 ──

Permintaan yang tidak masuk akal.

“──Pada Pantai Arielle.”

Penguasa 「Sirena」 menoleh ke arah Penguasa 「Liberator」 dan berbicara.

“Kau beruntung bahwa dia tidak membuatmu menggendongnya ~”

“…… Eh?”

Sambil mengabaikan Tifalycia yang kebingungan pada kata-kata yang diucapkannya secara tiba-tiba, Seire memandang Reiji.

“Senjutsu Ryo-chan cukup menyesatkan ~ aku juga berpikir bahwa cambuk kutukan dewa adalah Realtà-nya ketika pertama kali aku melihatnya ~”

Pantai Arielle. Senjutsu. Cambuk Dewa-kutukan. ──Gendong.

Ungkapan-ungkapan itu adalah …

“──Ah, ja-jangan bilang kalau kau telah mendengarkan percakapan kami di waktu itu ……!?”

Seire tersenyum dengan anggun saat mendengar kesimpulan Tifalycia.

“Tidak peduli seberapa jauhnya itu, selama itu ada di lautan,「 Sirena (Kami) 」dapat mengetahuinya seolah-olah itu terjadi tepat di depan mata kami ~ Lagi pula ── seluruh lautan adalah milik kami ~”

Karena seluruh lautan adalah milik 「Sirena」, bahkan tempat yang terhubung dengan lautan ── meskipun itu merupakan wilayah 「Beastia」, mereka dapat mengetahui segala sesuatu yang terjadi di sana──

“Tentu saja, aku mencari tahu tentang hal-hal itu hanya untuk keamanan「 Sirena 」~ aku tidak akan membuat semacam pergerakan ~ Yang kami cari hanyalah kedamaian.”

Saat melihat Seire yang menyimpulkannya dengan tenang, Taigoubou berbicara sambil tertawa.

“Yah,「 Sirena 」menjadi seperti ini hanya setelah aku tiba.”

“Itu benar ~ Aku benar-benar berterima kasih kepada Ryo-chan ~”

“Hehe terlepas dari bagaimana aku terlihat di bagian luarnya, aku memiliki kedudukan tertinggi ketika itu menyangkut memerintah suatu negara, ehem.”

Taigoubou meletakkan tangannya di pinggangnya dan membusungkan dadanya dengan sengaja, Tifalycia berbicara dengan kepala menunduk.

“…… Aku percaya… itu pasti … luar biasa. Saat melihatnya dengan mata kepalaku sendiri, aku sudah memastikannya. Kalian ──「Sirena」 semuanya benar-benar terlihat bahagia. Dan jika kebahagiaan itu bisa diperoleh tanpa bertarung melawan ras lain, atau bahkan membangun hubungan persahabatan—— ”

Aku berharap bahwa kita dapat membentuk sebuah aliansi apapun caranya.

Saat Tifalycia hendak melanjutkan kata-kata itu …

“──Hah, kau tidak mengerti. Kau sama sekali tidak mengerti. “

Reiji …

Sambil mengangkat bahunya, dia merentangkan tangannya …

Seiring dengan gerakan tersebut, dia berbicara.

“Bahagia? Hebat? Apa kau berpikir bahwa apapun caranya kita harus membentuk sebuah aliansi jika itulah yang terjadi──? Begitukah?”

Kata-kata provokatif semacam itu, tawa yang dipenuhi dengan ejekan seolah-olah dia sedang melihat orang idiot, segera berbalik ke arah Penguasa dan Pahlawan 「Sirena」.

“Jika kalian berpikir bahwa hanya dengan ini saja kalian dapat menipuku, maka itu akan menjadi lelucon yang cukup lucu.”

Saat menyadari sarkasme dalam kata-katanya yang tampaknya telah menyinggung pihak lain dengan cara yang salah …

Seire Euphonia menutup matanya, dan dengan tenang berbicara.

“…… Jika kau berbicara sampai sejauh itu, tolong katakan padaku alasan mengapa kau berpikir begitu ~”

Saat menyadari suasana disekitar mulai menegang sampai-sampai itu terasa menyeramkan, Tifalycia yang seharusnya berada di sisinya mulai terlihat kebingungan.

“Re …… Reiji?”

Apa benar-benar tidak masalah untuk bertindak begitu agresif?

Faktanya, warga 「Sirena」 tampak bahagia meskipun mereka kalah dalam Perang Pahlawan, negara ini juga makmur dan indah.

Apa dia telah menyimpulkan sesuatu atau semacamnya──

Seolah benar-benar telah memahami apa yang ada dipikirannya…

Pahlawan 「Liberator」 tertawa.

“Ah, semua orang memang terlihat bahagia. Faktanya, jika melakukan survei nasional, maka itu akan menghasilkan respons positif yang sangat mengejutkan ── dari negara「Sirena」 itu. ”

Tampaknya orang yang tercerahkan oleh kata-kata Reiji hanyalah Leu yang mana 『Adjacent Darkness』 mulai terlihat berkibar-kibar.

“Apa yang kau katakan──”

“Jadi, sejak awal aku belum melihat「 Infirma 」, di mana mereka?”

“──!”

Begitu Reiji mengatakan hal itu, dengan berat hati Tifalycia mulai menyadari kekurangannya.

Pada saat yang sama, dia mengerti alasan mengapa Reiji menyuruhnya untuk melihat-lihat sekitar.

Sejak deklarasi kemerdekaan di [Authority], setiap 「Infirma」 dipaksa untuk dibebaskan.

Meskipun begitu, negara 「Liberator」 yang bisa dibilang telah dibangun khusus untuk 「Infirma」 hanya memiliki sedikit imigran「Infirma」.

Dengan kata lain, sebagian besar 「Infirma」 berada di negara-negara ras lain di luar 「Liberator」.

Bahkan seharusnya「Sirena」tidak menjadi pengecualian untuk hal itu.

1 komentar untuk “Volume 2 Chapter 3 Part 3”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *