Volume 2 Chapter 3 Part 2

Melewati lengkungan besar yang membuat orang bertanya-tanya tentang bagaiman metode dalam konstruksinya, apa yang muncul di hadapan mereka adalah pemandangan yang bahkan lebih mengejutkan daripada yang ada pintu masuk.

Lampu-lampu biru bersinar di ruang yang bisa dianggap luas bahkan di lautan.

Danau besar di tengahnya dikelilingi oleh jalan setapak yang rapi, dengan perahu yang sesekali lewat.

Barisan tiang yang berdiri dengan rapi di sepanjang jalan, air mancur diatur dalam jarak yang konstan, tugu-tugu yang akan menciptakan arus ketika perangkat sihir yang terpasang di dalamnya diaktifkan telah menghiasi tempat itu.

Perahu-perahu mirip gondola melewati kanal-kanal yang mengalir di tengah jalan, sepasang 「Sirena」── atau mungkin kakak beradik sedang mengobrol dengan gembira.

Rumah-rumah yang terbuat dari batu dibangun dengan tema yang seragam, benar-benar serasi dengan pemandangan di sekitar, itu jelas memberikan pemandangan yang menyenangkan kepada para pengunjung.

Ketika melihat lebih dekat pada para pejalan kaki, ada sesuatu yang mirip seperti sirip di daerah di mana telinga mereka seharusnya berada, menunjukkan bahwa mereka adalah 「Sirena」 ── yang lebih penting lagi …

“Apa ………… i-ini ……”

Reiji sepertinya mengetahui soal ini.

 “Disney S*a!? ”

 “…… Dizu ……? Ha…………?”

Mata Tifalycia menjadi terlihat putih ketika bahkan Bahasa Idea tidak dapat menerjemahkan istilah itu, sementara Reiji mengangkat bahunya sambil mengabaikan pandangan di sekitarnya.

“Bukankah kau merasakan sesuatu yang aneh tentang ini {Dibangun dengan Venesia tertentu sebagai sebuah penggambaran. Pasangan yang tidak mampu hal-hal seperti kencan ♡} area yang dianjurkan !? ”

“Da …… E-Ehem. Tidak juga, adakah yang aneh dengan ini? Tempat wisata …… semacam ini … tidak hanya terbatas di negara 「Sirena」, atau begitulah yang aku dengar. ”

“Serius …… Tempat-tempat lain juga memiliki taman hiburan seperti di tempat ini? Para Riajuu adalah yang terkuat bahkan di Dunia Lain ya? ”

(Flapy : Riajuu =  kebalikan otaku,)

“Ah tidak. Hal-hal seperti seluruh kota ini merupakan satu-satunya…… ”

Sambil melirik Leu, dia juga mengangguk.

“Aku juga belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya.”

“…… Aah, hanya di sini saja huh. Mustahil Huis*en Bosc* atau *SJ  juga ada disini. “

Saat melihat Reiji meyakinkan dirinya sendiri dengan logika misterius dan perasaan lega pada dirinya sendiri, Penguasa 「Sirena」 berjalan di sebelahnya ── Seire Euphonia tersenyum dengan halus.

“Ini adalah tempat yang bagus ~ Istana Watatsumi. Tidak perlu udara jika itu hanya untuk 「Sirena (kami)」 agar tetap bisa hidup, tapi ketika kami membuatnya dengan mempertimbangkan untuk dikunjungi oleh ras lain, itu menjadi terasa menyenangkan. Setelah itu, seperti yang bisa kalian lihat sendiri, itu menjadi distrik yang dibangun dengan hiburan sebagai prioritasnya ~ ”

“Yah, sederhananya, itu memberi kesa ‘Semua Orang bisa Diterima ♪ ‘ ♪”

Seire tersenyum elegan dan Taigoubou tertawa terbahak-bahak.

Saat melihat mereka berdua yang tidak memiliki kemiripan tertawa dengan cara yang sangat berbeda, Tifalycia berbicara dengan perasaan samar.

“…… Umm, sepertinya semua orang terlihat bahagia.”

“Benarkan, benarkan!?”

Taigoubou langung memulai dengan topik itu.

Dia mengayunkan tongkat pancingnya dan berbicara tanpa menyembunyikan rasa kegembiraannya.

“Kami sebenarnya sangat bahagia ♪ Tidak masalah meskipun baru-baru ini kami kalah dari「 Beastia 」, kau tahu? Bukankah itu luar biasa? “

Tifalycia hanya bisa menganggap itu luar biasa.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation.com

Fakta bahwa 「Sirena」 terus-menerus kalah dalam Perang Pahlawan telah diketahui oleh semua orang, selama benar-benar ada orang yang mau bertarung, mungkin tidak akan ada warga negara yang tidak mengetahui akan hal itu.

Namun, sejauh yang bisa dilihat Tifalycia, dia tidak berpikir bahwa akan ada orang yang merasa tidak aman tentang masa depan ras mereka, atau tidak puas terhadap Penguasa dan Pahlawan mereka.

Ketika mereka melihat Seire atau Taigoubou, mereka akan melambaikan tangan mereka dengan wajah yang tersenyum dan meminta mereka untuk berjabat tangan setelah mereka berada semakin dekat, tidak ada seorang pun yang menunjukkan tatapan enggan atau melontarkan kata-kata kotor.

“Kedengarannya seperti memuji diri sendiri, tapi ── Aku percaya ini terasa seperti surga.”

Tifalycia hampir merasa setuju dengan itu.

Tentu saja, pemandangan yang ada di depan matanya sangatlah indah.

Tifalycia melirik Reiji secara santai, dan terkejut saat melihat bahwa Pahlawan tersebut memiliki ekspresi dingin bersama dengan senyuman mengejek di wajahnya.

“Benar, benar, ini sungguh luar biasa, tapi ── bagaimana kalau kita melihat lebih dekat ke sekitar?”

Dia dengan santainya membisikkan kata-kata semacam itu.

Tifalycia sekali lagi memeriksa daerah di sekitar mereka.

Dan memperhatikan semacam fakta tertentu.

“Ada …… banyak wanita.”

Ketika dia melihat Reiji lagi, si NEET itu sudah tertidur sambil berjalan.

“Hei, tolong jangan tertidur!”

“Seriusan, apa yang kau inginkan? Sudah kubilang aku ini mengantuk. “

“Bukankah Reiji sendiri yang memberitahuku !? Untuk melihat sekitar! ”

“Kuh──”

“Aye ~ Izinkan aku berbicara.”

Orang yang memotong pembicaraan mereka dengan sopan adalah Seire yang berjalan mendekati mereka, tidak terlalu dekat namun tidak terlalu jauh.

Novel ini diterjemahkan oleh 4scanlation

“Seperti yang mungkin telah kalian amati, kami adalah hermafrodit ── yang berarti kami juga memiliki kelamin laki-laki ~ Jadi laki-laki tidak ada dalam ras kami.”

” Laki-laki…… tidak ada?”

(Flapy : Fak serem njir wkwkw)

“Lebih tepatnya, sementara kami bisa berubah menjadi laki-laki saat diperlukan, pada dasarnya kami adalah perempuan di masa-masa normal. Kalian tahu?, para laki-laki suka cepat marah, jadi meskipun kami dapat menggunakan 『Resonance』 untuk lebih mudah menyampaikan niat kami satu sama lain daripada ras lain, masih akan ada konflik yang tidak diperlukan, bukan? ”

Taigoubou dengan santainya memberikan penjelasan semacam itu, dan Seire mengirim tatapan penuh arti ke arah mereka.

“Tentu saja, ketika melayani seorang gadis, kami akan beralih ke bentuk lainnya ~ jadi jangan ragu untuk bertanya.”

“Eh …… ah, ya ……”

Tifalycia memiringkan kepalanya karena dia tidak mengerti tujuan Seire yang mengangkat alisnya, sementara Reiji menahan diri untuk menguap dan berbicara seolah-olah dia tidak tahan lagi dengan semua ini.

“Jangan hanya mengangguk ketika kau bahkan tidak memahaminya.”

“Aku me-mengerti itu.”

“Heh? Meskipun dia barusan berkata 『Kami akan berubah menjadi laki-laki ketika memberikan layanan erotis untuk seorang perempuan, jadi jangan ragu untuk bertanya ♡』? ”

“──Eh … tolong jangan repot-repot!”

Ketika Tifalycia menarik kembali kata-katanya dengan ekspresi panik, Seire menutup mulutnya dengan lengan bajunya yang terlihat seperti kimono dan tertawa.

“Oh, benar-benar anak yang manis ~ Serahkan padaku, aku akan membuatmu merasa nikmat ~”

Ketika Penguasa itu berjalan semakin dekat dan meniup telinganya, Tifalycia mundur selangkah dengan spontan.

“──Kau bisa menerima layanan darinya. Kau closet pervert. “

(Flapy : Closet pervert adalah seseorang yang pada permukaannya terlihat normal, tapi dalam kenyataannya menyimpang secara moral atau seksual.)

Tiba-tiba Leu berbicara.

“Siapa … yang kau bilang to──”

“Ahha, TifaTifa adalah tipe semacam itu huh? 「Liberator」 tidak perlu khawatir tentang pewaris ♪

“T-Tidak.”

Ketika Tifalycia dan yang lainnya melanjutkan obrolan yang tidak masuk akal, Reiji menghela nafas.

“──Bukankah itu mengesankan ~? Negaraku.”

Tanpa sadar, Seire berada lebih dekat ke Reiji daripada Tifalycia dan berbicara dengan senyum cemerlang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *