Chapter 41.2 – Pabrik

“Baiklah, seperti yang kuminta dalam surat itu, silakan lanjutkan mengenai bagaimana cara membuat kertas.” (Rosaith)

“Dimengerti. Tapi bisakah kau menjanjikan satu hal padaku? ”

“Apa itu?”

Aku katakan syaratnya.

“Pertama, sebagai kompensasi, tolong beri aku gandum. Selanjutnya, bisakah kau berjanji untuk tidak segera memproduksi kertas dalam jumlah besar? ”

Aku masih berharap untuk menjadikan kertas sebagai sumber pendapatan utama untuk Wilayah Ars karena aku harus mengurangi tarif pajak untuk gandum.

Karena itu, persediaan kertas yang besar di pasar akan menekan harga menjadi sesuatu yang kurang baik bagi kami.

“Aku mengerti … aku mengerti keadaanmu. Aku akan menunda operasi tersebut selama satu tahun. “(Rosaith)

Jika memungkinkan dua tahun, meski sebenarnya aku ingin tiga tahun penangguhannya. Itu tak dapat dipungkiri.

Aku menulis langkah-langkah untuk metode pembuatan kertas di atas selembar kertas dan menyerahkannya kepada Raja Rosaith. Dia menerimanya dengan puas.

“Ngomong-ngomong, apa kau tahu cara membuat besi?” (Rosyth)

“Yah, jika kau mengatakan apakah aku bisa, kukira aku mungkin bisa tapi hanya pada prinsipnya.” (Almis)

Raja Rosaith membungkuk ke depan dengan penuh semangat. “AJARI AKU!”

Yah, aku belajar tentang deoksidasi besi tapi itu dalam percobaan sains di sekolah menengah.

Itu kurang lebih lima kali jadi aku bisa mengerti.

Kupikir tidak ada orang yang tidak tahu tentang apa itu reaksi deoksidasi itu. Itu jika mereka menjalani wajib belajar. Selain itu, kami juga secara singkat menyentuh subjek dalam sejarah sehingga aku sedikit bisa memahaminya.

“Ya, tapi aku hanya memiliki pengetahuan tiruan tentang masalah ini sehingga itu tidak seperti aku dapat memproduksi besi dengan pasti. Harap memperhitungkannya. Juga, aku ingin lebih banyak gandum sebagai kompensasi. “(Almis)

“Tidak masalah. Namun, gandum akan datang setelah para penempaku dapat menghasilkan barang-barang besi. ”(Almis)

Yah, itu wajar saja. Dengan segala cara, kau ingin para pandai besi berhasil membuat barang-barang besi.

“Ya, tapi pertama-tama kita perlu menyiapkan arang dan bijih besi.”

Bijih besi terdiri dari oksida besi. Kau menggunakan arang dalam proses peleburan untuk mengisolasi besi dalam bijih.

“Juga, pengerjaan besi akan membutuhkan suhu yang tinggi.”

“Aku sudah memberitahumu untuk mengajariku metodenya.”

Sungguh seorang yang tidak sabaran.

“Kita juga perlu menggunakan alat yang disebut‘ bellow. ’Ini seharusnya mudah untuk dibuat, mungkin.” (TL Note: https://en.wikipedia.org/wiki/Bellows)

Aku mengajar Raja Rosaith tentang cara membuat bellow. Itu agak sulit menjelaskannya secara lisan, huh.

Setelah ini kau akan mendapatkan bola besi yang meleleh dan sisa arang. Lalu Kau harus membersihkan kotoran dari substansi darinya. Paling tidak, kau akan dapat membuat besi dari cara ini. Sejauh inilah yang dapat kumengerti mengenai masalah ini.

Bagaimanapun juga, aku bukan spesialis peleburan. Kami sama sekali tidak mempelajarinya di sekolah. Ini adalah batas pengetahuanku. Mereka bisa membuat perunggu, jadi penjelasan semacam ini harusnya sudah cukup.

“Ya, ini sudah cukup. Aku akan mengirimkan gandum atas pabrik besi yang sukses. “(Rosyth)

Baiklah, dengan ini kami akan mendapatkan lebih banyak gandum.

“Kalau begitu, selanjutnya tolong ajari aku cara membuat obat api.” (Rosyth)

Obat api?

Ah! Bubuk mesiu, huh.

“Sayangnya, saat ini bahan bubuk mesiu berada pada batas mereka. Selain itu, hanya aku yang tahu tentang cara membuatnya. Aku berpikir bahwa menyebarkan metode pembuatannya akan menjadi hal yang berbahaya. ”(Almis)

“Apa itu berarti bahwa kau tidak akan bisa mengajarkannya?” (Rosaith)

“Mungkin itu benar.”

Raja Rosaith mendesah saat dia mendengarkan jawabanku.

“Yah mau bagaimana lagi. Tentu saja, akan merepotkan jika Raja De Morgal mulai menggunakan bubuk mesiu juga. Untuk sementara, aku akan puas hanya dengan besi. “(Rosaith)

Syukurlah. Pemahamanmu jelas akan menyelamatkanku dari kesulitan.

“Jadi, apa urusan wilayahmu berjalan dengan lancar? Kau berbatasan dengan wilayah Raja De Morgal, tahu? ”

“Yah, itu cukup baik. Aku masih belum terbiasa untuk mengelola suatu wilayah tapi aku bisa mengatasinya berkat bantuan Bartolo-san. “(Almis)

Tunggu, pikirkan kembali, Bartolo sepertinya tidak melakukan apa-apa, bukan?

“Begitukah? Baiklah. Maka aku juga akan memberikan nasihat. ”

Nasihat? Nasihat langsung dari Raja Rosaith sendiri?

“Dengar, Bayarlah banyak perhatian pada Hubungan dengan tetanggamu. Lagi pula , Banyak dari mereka yang tidak terlalu menganggap tinggi para bangsawan. ”(Rosyth)

“Ya, aku mengerti” (Almis)

Mengelola hubungan sosial adalah hal yang penting. Misalnya  seperti di pernikahanku, kami menerima banyak ucapan dan pujian.

“Tahukah kau bahwa anak Bartolo baru saja lahir?” (Rosaith)

“Ya, aku telah mendengarnya.” (Almis)

Ketika istri Bartolo melahirkan, aku menyarankan padanya untuk menggunakan air panas untuk mendisinfeksi semua peralatan dan menggunakan alkohol untuk mendisinfeksi tangan mereka. Ini untuk secara signifikan mengurangi risiko anak meninggal karena tertular infeksi setelah melahirkan.

“Orang itu mungkin telah siap untuk menyambut perayaan sebelumnya. Kau sebaiknya segera pergi. Semua orang dari klanmu pasti telah mempersiapkan hadiah. Ya… kupikir madu akan menjadi hadiah yang luar biasa. ”(Rosaith)

Itu tidak seperti kau harus memberi tahuku tentang hal itu. Itulah yang selama ini ingin kulakukan. Apa yang harus kita lakukan untuk hadiahnya? Tentu saja, itu tidak masuk akal bagi masing-masing dari kita untuk membawa madu. Aku harus memikirkan ini.

“Juga, ada satu hal lagi yang harus aku katakan padamu.”

“Ya?”

“Hati-hati dengan Regal DeBell dan klan DeBell. Mereka menganggapmu sebagai musuh dan ancaman bagi keluarga mereka. Selain itu, aku tidak mendengar apa pun selain rumor buruk tentang orang-orang itu. ”

Klan DeBell, kan? Jika aku mengingatnya dengan benar, mereka adalah klan yang paling kuat di Kerajaan Rosaith sebelum aku tiba disini. Tentu saja, ada sedikit atau tidak ada perbedaan antara populasi wilayah antara wilayahku dan wilayah mereka. Sigh, aku ingin mempunyai hubungan yang baik jika memungkinkan tapi …

“Tapi tolong tenanglah. Aku juga membenci klan DeBell. Bartolo juga membenci mereka. Bahkan, sepertiga dari klan yang kuat membenci klan DeBell. Apa kau mengerti maksudku? ”(Rosaith)

Itu berarti aku harus berada di posisi kepala golongan Anti-DeBell, huh. Sigh, aku benci hal-hal yang merepotkan. Tapi itu tidak bisa dihindari karena permusuhan itu datang langsung dari pihak lain.

“Aku akan memikirkannya.” (Almis)

“Ini bukan seperti kau yang harus memikirkannya. Kupikir itu adalah tindakan yang alami. Pimpin dirimu sendiri dengan terampil. Aku mengharapkan hal-hal yang hebat darimu. ”(Rosaith)

Raja Rosaith menatapku dengan saksama. Ada apa dengan tatapan itu, bung.

“Paling lama, aku akan hidup selama tiga tahun. Itu sebabnya aku ingin melihat Prestasi besar daimu sebagai seorang raja dalam waktu setahun. ”

“Prestasi?”

Dalam satu tahun, huh. Kenapa raja ini menginginkan pencapaian dariku sebelum dia mati? Apakah itu mengenai klan DeBell?

Selanjutnya…

“Raja Ferme, Pabrik Besi, dan Pabrik Kertas yang Menawan. Biasanya, mereka akan lebih dari cukup sebagai sebuah prestasi. Namun, mengingat keadaannya, mereka masih belum cukup. Lakukan sebuah pencapaian yang hebat dalam pengelolaan wilayahmu. Dan berpegang teguh pada wilayahmu saat melawan Raja De Morgal. Jika kau mencapainya… “(Rosaith)

“Aku mengerti. Aku akan melakukan yang terbaik. “(Almis)

Apa yang sebenarnya ingin dia katakan …

————

Tiga bulan kemudian, aku menerima sepucuk surat dari Raja Rosaith. Bunyinya:

“ Tampaknya peleburan besi itu sukses. Sayangnya, kekuatannya sangat lemah sehingga kami tidak bisa menggunakannya dengan baik. Namun, kami berhasil menukarkannya dengan banyak garam kepada para pandai besi Cretian.

Mungkin mereka berpikir bahwa jika mereka meninggalkannya itu sebagaimana adanya, maka itu akan menjadi sesuatu dimana mereka bisa membuat besi, jadi mereka berpikir bahwa sebelum kita dapat menghasilkan keuntungan atas itu, mereka hanya perlu membuat keuntungan terlebih dahulu.

Meskipun kau mungkin mengatakan bahwa itu tidak cocok untuk digunakan, besi tetaplah besi. Karena alasan itulah orang-orang Cretian mengabaikan kualitasnya.

Aku akan segera mengirim gandum. Ini adalah sebuah balas budi yang pasti akan kubayarkan selama aku masih hidup.“

“Yah, selama aku mendapatkan gandum, aku tidak punya masalah dengan itu.” (Almis)

4 pemikiran pada “Chapter 41.2 – Pabrik”

Tinggalkan Pesan