Chapter 40.1 – Mengelola Wilayah

“Yal, apa itu tak apa bagimu untuk tidak menetap seperti mereka?”

“Ya, lagipula aku telah memutuskan untuk mengabdikan hidupku untukmu.” Kata Yal sambil tersenyum.

Semua bekas Wilayah Ferme telah menjadi bagian dari Wilayah Ars. Tentu saja itu termasuk, wilayah desa asalku.

Bagaimanapun juga, itu akan sia-sia untuk meninggalkan atau mengabaikan desa yang merupakan tempat dimana kami telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menyuburkan dan mengembangkan wilayahnya. Karena itu, mengelola semua wilayah ini sendirian adalah hal yang tidak mungkin.

Jadi, aku bertanya kepada setiap penduduk desa apakah mereka ingin tinggal di desa atau ikut denganku.

Sebagian besar, terutama dari mereka yang telah aku selamatkan sebagai anak-anak dan mereka yang merupakan para budak yang sekarang telah aku bebaskan telah memutuskan untuk ikut denganku. Aku akan memberikan mereka sebuah wilayah.

Di sisi lain , sebagian besar pengungsi yang datang tahun lalu , memilih untuk tinggal di desa meskipun kupikir mereka ingin kembali ke kampung halaman mereka. Mereka mungkin merasa akan lebih nyaman untuk menjalani hidup mereka di desa baru.

Namun, itu adalah desa tempat dimana ada seratus tiga puluh orang yang tinggal disana. Hanya memiliki tiga puluh orang yang tinggal di sana akan terasa sia-sia jadi aku berencana untuk menambahkan lebih banyak orang dari wilayah baruku di sana.

****

“Baiklah, semua anggota sudah dicatat, huh.”

Kami memiliki Tetra, Soyon, Lulu, Ron, Roswald, Gram, dan Yal. Bolus dan Bartolo juga bergabung.

“Hei, aku merasa seperti aku adalah satu-satunya orang yang menonjol seperti ibu jari yang terasa sakit.” (Bartolo)

“Yah, kudengar Bartolo-san memiliki beberapa wilayah, jadi aku berpikir untuk berkonsultasi denganmu tentang pengelolaan wilayah.” (Almis)

Ini adalah kali pertamanya aku mengelola sebuah wilayah. Aku benar-benar tidak tahu apa-apa tentang hal tersebut.

Itu sebabnya bertanya pada senpai adalah hal yang wajar.

“Jadi … pertama, tolong ajari kami apa yang dilakukan pemilik wilayah.” (Almis)

“Itu bukan masalah besar, sungguh. Pada dasarnya, kau bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban umum, pertahanan sihir, pertahanan wilayah, dan memberikan upeti kepada Raja Rosaith. Kau juga bertanggung jawab atas hukum dan keadilan. Juga mengelola pengeluaran dan pengumpulan pajak yang diperlukan. Itu cukup banyak. ”(Bartolo)

Hei, bukankah itu masalah yang besar?

“Yah, meskipun itu mungkin bukan seperti berjalan-jalan di taman, itu tidak sesulit yang kau bayangkan. Pertama, tentu saja adalah upeti untuk Raja Rosaith, tapi kau telah diberi pembebasan selama dua tahun karena keadaan khusus ini. “(Bartolo)

Ah benar. Sesuatu seperti berfokus pada pemulihan wilayah dan rekonstruksi atau semacam itu.

“Untuk pengumpulan pajak, kau akan membiarkan setiap kepala desa dan tuan tanah mengumpulkannya untukmu. Kau hanya perlu mengatur tarif pajak. Nah, para tuan tanah terdahulu yang ada di wilayahmu semuanya telah dieksekusi jadi ada masalah lain yang menunggumu. “(Bartolo)

Para tuan tanah itu mendukung dan bekerja sama dengan Raja Ferme. Tidak ada alasan seperti “Kami ditipu oleh Raja Ferme!”. Jadi, semuanya dieksekusi sementara keluarga mereka jatuh ke dalam perbudakan. Kau mungkin menyebut mereka menyedihkan tapi mereka hanya menuai apa yang telah mereka taburkan.

“Pertahanan sihir harus diserahkan kepada ahli sihir. Terutama karena kau memiliki beberapa ahli sihir yang sangat terampil di kelompokmu. Namun, sangat penting bagimu untuk menjaga, mempertahankan, dan melestarikan mereka yang dapat menunggangi jiwa. ”(Bartolo)

Ini berarti aku tidak bisa membiarkan Tetra, Soyon, dan Lulu berpartisipasi dalam pembangunan penghalang sihir. Mungkin itu akan baik-baik saja jika ruang lingkup penghalang yang dibuat itu kecil, tapi dengan begitu, menutupi seluruh wilayahku adalah hal yang tidak mungkin.

Selain itu, ada juga negara di suatu tempat yang dikenal karena mereka adalah dalang dibalik serangan sihir di dunia ini, yang terjadi sepuluh tahun yang lalu.

“Ngomong-ngomong, tentang ahli sihir junior yang dipekerjakan oleh Raja Ferme, mereka dipenjara tapi aku bisa membebaskan mereka dan menggunakannya sesukaku bukan?” (Almis)

“Hmm, ya, karena mengurus urusan hukum adalah salah satu pekerjaanmu. Kupikir itulah alasan mengapa Raja Rosaith meninggalkan mereka di sana. ”

Aku mengerti. Itulah Raja Rosaith. Dia hebat.

“Untuk menjaga ketertiban umum dan pertahanan wilayah, untuk sementara kami akan membantumu.” (Bartolo)

“Apa itu akan baik-baik saja?” (Almis)

“Ini adalah perintah langsung dari Raja Rosaith. Raja tidak cukup bodoh untuk sepenuhnya meninggalkan pertahanan wilayah yang berbatasan dengan wilayah Raja Domorugal kepada seseorang yang tidak memiliki pengalaman dalam hal pengelolaan wilayah selain sebuah desa kecil. ”(Bartolo)

Ah benar. Kami berbatasan dengan wilayah Raja Domorugal.

“Tapi jangan khawatir. Itu akan baik-baik saja. Lagi pula, Raja Domorugal sedang sibuk berperang dengan Raja Girubetto dan Raja Fardam. Dia tidak akan memiliki waktu luang untuk melihat ke selatan. ” (Bartolo)

Apa itu akan baik-baik saja?

Kau akan diserang jika kau ceroboh, kau tahu?.

“Tolong ceritakan lebih banyak tentang tugas peradilanku. Hukum apa yang kumiliki untuk mendasari keputusanku? ”(Almis)

“Pada dasarnya, itu tergantung pada kebijaksanaanmu. Yah, tentu saja pembunuhan dan perkosaan gadis perawan biasanya pasti akan dijatuhi hukuman mati. Perampokan dan pemerkosaan umum pasti akan mendapat hukuman amputasi lengan kanan. Hukuman untuk pencurian kecil adalah  hukuman mencambuk. Itu sangat mirip dengan kebijaksanaan peradilan yang lazim. ”(Bartolo)

Singkatnya, itu adalah adat / hukum yang umum huh.

Pertama-tama, tanpa sistem penulisan yang benar, mungkin tidak ada gunanya untuk menuliskan undang-undang.

“Kalau begitu, kita akan memakai penilaian atas pendapat dan kebijaksanaan kepala desa.” (Almis)

Aku sekarang dapat memahami hal-hal yang perlu untuk aku lakukan.

Dengan ini aku sedikit bisa bertahan.

“Untuk sementara waktu, kupikir kita harus memulai sensus penduduk.” (Almis)

“Sebenarnya apa yang akan kita lakukan?” (Seseorang)

“Kita akan mencatat secara tertulis tentang jenis kelamin, usia, dan pekerjaan / industri dari semua orang yang ada di dalam wilayah kita.” (Almis)

Tidak banyak orang yang bisa berbahasa Cretian dengan yang baik. Tidak dapat dihindari, karena ini, tidak akan ada sesuatu seperti pendaftaran keluarga dan semacamnya. Oleh karena itu, kepala desa yang merupakan orang yang paling mengetahui tentang desanya, bertanggung jawab atas pengumpulan pajak dan pemerintahan atas nama atasannya. Itu menjadi sistem semacam itu. Tapi ini menjadi panggung dimana terdapat penghindaran pajak, korupsi, dan tindakan yang semena-mena. Tentunya banyak pajak yang terbuang dan tak terhitung karena hal ini.

Aku ingin membahas yang satu ini.

“Tapi orang-orang yang dapat menulis dalam bahasa Cretian dengan bebas, termasuk Ketua dan Tetra, bahkan tidak lebih dari sepuluh orang. Kupikir ini tidak akan berhasil. ”

“Jangan khawatir tentang hal itu. Sebelumnya, kita akan membuat formulir. Kau hanya perlu menulis angka di dalamnya. “(Almis)

Dengan begitu, menghitung hasilnya juga akan jauh lebih mudah.

“Formulirnya akan ditulis tangan? menurutku itu akan terlalu menyusahkan. ”

” Aku juga sudah memikirkan itu. Kupikir aku mempunyai solusi dan seharusnya itu tidak terlalu sulit. “(Almis)

Kami akan dapat menyiapkannya dalam jumlah yang besar dengan cara mencetaknya, yaitu dengan Woodblock Printing.

“Kau telah memikirkan ide yang bagus huh. Bisakah kita juga melakukannya untuk di wilayahku? ” (Bartolo)

“Tidak ada masalah yang khusus untuk itu. Tapi itu akan dikenakan biaya. Jangan lupa biaya untuk kertasnya juga. “(Almis)

“Wilayahku mungkin memiliki sekitar 6000 hingga 7000 orang. Berapa banyak kertas yang dibutuhkan? ”(Bartolo)

“Mari kita lihat … Selembar dapat berisi data dari dua puluh orang yang tercatat di dalamnya, jadi kau mungkin membutuhkan tiga ratus hingga tiga ratus lima puluh lembar kertas. Selembar kertas akan dikenai harga sekitar 10 koin perunggu, jadi semuanya akan berjumlah sekitar 3500 koin perunggu. ”(Almis)

Bartolo memegangi kepalanya dengan kedua tangannya saat dia mendengar jawabanku.

“Kau dapat menghitungnya dengan cepat huh. 3500 koin perunggu huh? Berapa harganya jika aku membayar dengan gandum? Aku tidak pernah menggunakan koin perunggu, jadi aku tidak tahu itu. “(Bartolo)

“Aku tidak memiliki pengalaman dalam membeli gandum dengan menggunakan koin perunggu, jadi saat ini aku tidak tau , tapi jika perbandingan antara garam dan koin perunggu, itu akan menjadi sekitar 21.000 didals (350 kilogram).” (Almis)

Bartolo meringis ketika aku berkata begitu.

“Itu cukup mahal huh. Ayolah , buat jadi lebih murah. ”(Bartolo)

“Yah, kau tahu, itu juga sangat sulit bagi kami. Tapi karena kau adalah rekan kami, aku akan menurunkan harganya hingga dua puluh persen. ”(Almis)

Untuk saat ini, kami akan menukar kertas dengan gandum. Dengan ini kami akan dapat mengamankan persediaan makanan kami.

“Lalu urusan yang berikutnya adalah tarif pajak. Wilayah Ars telah mengalami keruntuhan karena penguasaan Raja Ferme, karena itu , kupikir kita harus menurunkan tarif pajak. “(Almis)

Pada saat yang sama, ini juga merupakan tawaran untuk meningkatkan popularitasku di dalam masyarakan. Aku adalah seorang pendatang baru.

“Tapi, jika kita terlalu banyak menurunkan tarif pajaknya, kita tidak akan memiliki penghasilan. Diperlukan tarif yang wajar. Jadi, berapa tarif pajak yang bisa terbilang masuk akal untuk saat ini? ”( Almis)

“Ayo kita lihat. Lagi pula, ada banyak pola yang mempengaruhi tarif pajak. Jika pembayaran dalam bentuk barang (PIK) , mungkin akan berjumlah enam puluh persen. Namun, mereka juga dapat membayar tiga puluh persen dari itu dalam bentuk tenaga kerja. “(Bartolo)

Menurut Bartolo, pada PIK, mereka bisa membayar dengan gandum, kain, atau produk khusus seperti ketika pandai besi membayar dengan pedang dan tombak.

“Lalu mari kita gunakan sistem khusus PIK. Tarif pajak akan berjumlah… mungkin 40%. Akan lebih baik jika dibayar dengan gandum. ”(Almis)

“Alasannya…?” Tetra bertanya.

“Ada keperluan untuk memulihan lahan pertanian yang tandus. Oleh karena itu, tidak ada peluang bagi kita untuk berkeliling demi mencari tenaga kerja. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah membiarkan mereka mengejar ketertinggalan pertanian. Raja Ferme benar-benar memperkuat pertahanan di perbatasan dengan Raja De Morgal jadi aku tidak berencana untuk melakukan beberapa jenis konstruksi khusus. ”(Almis)

“Lalu bagaimana dengan pembuatan kertas dan perbaikan serta pembangunan fasilitas pertahanan yang telah terbakar dalam perang baru-baru ini?” (Tetra)

“Kita akan melakukannya dengan mempekerjakan orang-orang. Kita akan membayar dengan gandum sebagai upah mereka. ”(Almis)

Mungkin akan ada banyak orang yang mau berpartisipasi dengan penghasilan khusus semacam itu. Terutama para janda yang kehilangan suami dan anak laki-laki mereka karena perang. Kita bisa membiarkan mereka untuk memproduksi kertas. Kau tidak perlu menggunakan energi sampai ke tingkat pertanian dalam pembuatan kertas. Daripada pertanian yang sulit, pembuatan kertas dengan penghasilan yang dapat diandalkan mungkin akan lebih memudahkan bagi para wanita.

Selain itu, aku berencana untuk memperkenalkan alat perontok padi. Jika para janda menjadi produsen kertas, maka efek dari memperkenalkan alat perontok akan berkurang.

“Baiklah, kalau begitu sepertinya itu cukup untuk urusan domestik. Yang paling penting adalah Sistem Rotasi Tanaman. Ini perlu diperkenalkan secara luas ke dalam wilayah kita. ”(Almis)

Nah, untuk sementara waktu , kami akan melakukan  sistem rotasi tanaman. Ini bukanlah sesuatu yang dapat dengan mudah kau terapkan.

“Lalu bagaimana cara kita mengumpulkan pajak?” (Almis)

“Kepala desa akan mengumpulkan pajak dari penduduk desa lalu kita akan mengumpulkannya dari kepala desa. Jika mereka bekerja secara ilegal atau menggelapkan hasil pajak, maka mereka akan dihukum sesuai dengan hukum tuan tanah. ”(Tetra)

“Itu adalah ide yang bagus huh.” (Almis)

Kita perlu mengirim tentara birokrat ke setiap desa. Itulah pendapat yang sebenarnya ingin kusampaikan. Dengan sistem itu, para kepala desa akan mengarahkan para penduduk desa. Sementara itu, pajak akan dikumpulkan oleh para tentara birokrat. Lagipula, jika mereka rekanku, aku dapat mempercayai mereka. Mereka juga kemungkinan besar tidak bisa dibeli / disuap. Dengan ini kita juga dapat memusatkan kekuasaan. Memukul dua burung dengan satu batu. Itulah Tetraku. Dia jenius bukan?.

Tinggalkan Pesan