Chapter 38

Kebijakan-kebijakan negara diputuskan dalam sebuah konferensi antara klan yang berkuasa di negara Raja  Rosaith.

Ini dikenal sebagai Pertemuan dari Klan Kuat.

Kebetulan, ada dua jenis klan. Yang pertama adalah klan besar milik bangsawan feodal yang memerintah atas wilayah tertentu. Yang lain adalah klan yang lebih kecil yang diperintah oleh yang lebih besar.

Pada dasarnya, tuan tanah feodal dianggap sama.

Raja memerintah atas tuan tanah feodal, tuan tanah feodal memerintah atas pemilik tanah dan pemilik tanah memerintah atas warga.

Itu adalah sistem politik di bawah pemerintahan Raja Rosaith, kecuali untuk bagian wilayah yang berada langsung di bawah kendalinya.

Karena area yang secara langsung dikendalikan oleh Raja Rosaith tidak lebih besar dari wilayah tuan feodal, maka mustahil untuk memiliki struktur politik terpusat.

Ini adalah alasan mengapa itu disebut dengan negara kecil.

“Yang mulia! Apa anda yakin bahwa kita dapat menyerahkan  wilayah yang baru ditaklukkan kepada orang yang tidak dikenal dan mencurigakan dari Keluarga Ars? ”

Regale Debell, seseorang yang berasal dari klan paling berpengaruh di Kerajaan Rosaith berseru dengan suara keras.

“Di mana kecurigaannya? Aku sudah mengenal anak itu selama beberapa tahun ini. Dia adalah pemuda yang baik yang memberi kami madu gratis setiap kali dia datang ke sini. ”

Kebetulan, rumor ini benar-benar tersebar.

Orang-orang yang pergi ke hutan dibunuh dan dimakan oleh griffon yang mengerikan. Namun, tampaknya ada sebuah desa di dalam hutan yang dianggap sebagai tempat bagi makhluk khusus. Jadi, orang-orang menyimpulkan bahwa kepala desa itu pasti adalah putra griffon. Seperti inilah situasinya.

Saat ini, desas-desus tentang dia yang memiliki ekor, sirip dan sayap dengan cepat menyebar.

Sebenarnya ada dua versi berbeda untuk cerita ini. Versi pertama adalah bahwa orang itu adalah dari anak perempuan yang melayani sebagai sebuah pengorbanan, dan griffon itu menentang  niat gadis itu atau karena mereka telah saling jatuh cinta. Versi lain adalah bahwa gadis itu adalah seorang  perawan yang hamil akan anak tuhan. Orang tuanya, bagaimanapun juga sangat peduli dengan penampilan sosial dan meninggalkannya di hutan. Pada akhirnya, dia ditemukan oleh griffon.

Yang terakhir bahkan lebih umum.

Ada gagasan bahwa seorang anak tidak dapat dilahirkan ketika hubungan intim itu dilakukan dengan binatang buas.

Namun, orang-orang tidak dapat melawan fakta bahwa seorang anak dapat dilahirkan dari Tuhan.

Lagi pula, ada rumor bahwa orang-orang yang berasal dari hutan sekitarnya dan negara mantan Raja Ferme adalah satu-satunya warga negara Almis Ars.

“Dari sudut pandang kami, dia itu mencurigakan. Ada kandidat yang lebih cocok daripada bocah itu. ”

“Hm! Aku tidak tahu. Wilayah Tuan Bartolo telah meningkat. Siapa lagi yang lebih cocok? Aku tidak tahu. Mungkin … apa kau mau mengatakan bahwa wilayah itu harus didistribusikan kepada para prajurit yang berpartisipasi dalam perang? Namun, tampaknya orang-orang itu tidak berpendidikan. Bahkan Tuan Almis tampaknya tahu tentang bagaimana cara menulis dalam bahasa Kirishan dan dia juga tampaknya bagus dalam hal matematika. Aku merasa seperti aku bisa menyerahkannya kepadanya. ”

Almis mampu berbicara dan menulis bahasa Kirishan dalam skenario sehari-hari sebagai hasil dari bimbingan Tetra.

Tidak ada yang bisa dipertanyakan tentang matematikanya.

Di area ini, orang akan dianggap cerdas jika dia mampu melakukan operasi aritmatika dasar. Selain itu, seseorang akan menerima banyak tawaran pekerjaan jika dia juga mampu membaca dan menulis bahasa Kirishan dalam percakapan sehari-hari.

Bahkan jika bangsawan feodal di sini telah menerima pendidikan tertinggi, hanya 20% dari mereka yang tahu bahasa Kirishan dan aritmatika dasar, kan?

Secara alami, Regale adalah salah satu dari mereka yang tidak bisa melakukan keduanya. Bagaimanapun juga, ia berasal dari klan yang kuat di daerah pedalaman.

Kebetulan, Tetra menguasai bahasa Kirishan pada usia 10 tahun.

Itu melampaui batasan manusia normal.

“Tuan Almis, Tuan Bartolo, dan Tuan Volos adalah orang yang berpartisipasi dalam pertempuran ini. Apa yang salah dengan memutuskan hal ini pada mereka yang telah berpartisipasi dalam perang itu? ”

Anggota klan menolehkan kepalanya kesamping ketika mendengar kata-kata ini.

Semua orang takut pada Raja Ferme dan tidak ada yang mengirim pasukan mereka untuk melawannya.

Awalnya, Raja Ferme telah benar-benar kalah telah karena penggunaan mesiu dan senjata yang tidak pernah ada di dunia ini.

Sebaliknya, akan lebih baik untuk mengatakan bahwa mereka telah berjuang dengan baik.

“Tapi dia harus melakukan persiapan untuk invasi Raja Domorgal. Bahkan orang itu akan … ”

“Jadi kau ingin mengatakan kepada kami bahwa kita  harus percaya pada mereka yang ketakutan oleh Raja Ferme daripada bocah ini?”

Raja Rosaith memelototi Regale setelah mendengar kata-kata ini.

Dengan pandangan Raja yang tertuju padanya, Regale meringis secara tidak sengaja.

“Keberatan lainnya?”

Tidak ada yang menjawab.

“Baiklah, ini akan menyimpulkan pertemuan ini.”

Dengan demikian, Pertemuan Klan Kuat akhirnya berakhir.

 

Satu pemikiran pada “Chapter 38”

Tinggalkan Pesan