Chapter 9.2 – Cinta Gila

……… Setelah kami berdua duduk di depan meja, materi pembelajaran pun dibuka dan ……

「…… dengan itu, Raja Iblis-sama dan para iblis hidup bersama dalam kebahagiaan. Dan mereka hidup bahagia selama-lamanya」

「Bahagia selamanya」

「…… Bagaimana dengan itu, seorang budak manusia sepertimu tidak bisa membaca tulisan. Jadi pertama-tama, kita akan mulai dengan membaca buku bergambar sederhana seperti ini …… 」

「Gallon-sensei, Gallon-sensei」

「Ou, ada apa. Tanyakan apa saja kepada  sensei! Apa pun boleh, apa saja boleh」

Gallon-san tertawa dengan gahaha dan membusungkan dadanya, jadi aku memberitahunya secara terus terang.

「Aku, bisa membaca huruf」

「Itu benar, kau bisa membacanya」

「Ya」

「…… Itu benar」

「Ya」

「Kau bisa membacanya ……」

「Ya….」

Dengan jawaban itu, Gallon-san meletakkan kedua tangannya di atas meja, dan saat dia menundukkan kepalanya, dia pun mulai gemetaran.

Telinga di kepalanya tertunduk lesu, tapi karena rambut disana terlihat tipis, aku mengerti bahwa kupingnya memerah.

「Kau bajingan, berhenti bermain-main! Jika kau bisa membaca maka katakan itu sebelumnya! Kau tidak membaca apa pun sampai bagian terakhir! 」

「Bahagia selamanya」

「Bahagia selamanya, pantatmu!」

Isi kepala Gallon-san benar-benar terasa luar biasa…….. Tapi jika aku mengatakan itu, seperti yang kuduga, aku mungkin akan mati.

Aku harus mengikutinya.

「Maaf …… itu mengingatkanku, tentang ibuku yang membacakan cerita kepadaku di masa lalu」

「Aah !?」

「Itu terasa nostalgia. Untuk membaca dengan cara seperti ini, seolah-olah aku sedang dinyanyikan lagu pengantar tidur 」

「Ha- …… Jadi manusia pun melakukan hal itu」

「……Tolong. Sekali lagi, bisakah kau sekali lagi membacakannya untukku? 」

「Ke, jangan harap. Aku tidak punya waktu luang untuk itu, jangan bersikap seperti anak manja 」

Gallon-san mengacungkan jarinya ke arahku.

「Jangan salah paham tentang ini. Bahkan sekarang aku ingin menggigitmu. Jika kau ingin bermain rumah-rumahan lebih dari ini, maka kau harus bersiap untuk itu 」

「……Maaf」

「…… Che, selama kau mengerti itu」

Gallon-san berbalik.

…… Aah, imut sekali, lucu sekali.

Lucunya.

Saat ini, apa aku mulai merasakan sedikit rasa bersalah?

Bagi mereka yang disebut budak.

Bagi mereka para manusia, menjadi terikat padanya?

Sungguh, lucu sekali.

Aroma-san mungkin tidak sepintar yang kukira.

Mengapa ia mengirim seseorang seperti Gallon-san.

Gadis muda dan emosional ini, bahkan dengan kekuatan yang dimilikinya itu, dia masihlah seperti seorang anak kecil.

Mungkin dia tidak mengerti akan hal-hal yang disebut manusia.

Atau mungkin, dia tidak mengerti akan emosi.

Bagi makhluk hidup yang memiliki kecerdasan, jika kau menunjukkan kebaikan kepada mereka, maka mereka tidak akan bisa lepas dari rasa puas.

Sejauh itu bukanlah sebuah pengkhianatan.

Setidaknya, itu berlaku untuk gadis muda ini.

Berbeda dari manusia, Kalian para iblis tidak pernah mengalami perang saudara.

「Musuh atau sekutu」, dengan kata lain 「manusia atau iblis」.

…… Pada kenyataannya, iblis mungkin lebih berpengetahuan daripada manusia.

Selain perselisihan antar kekuatan, belum ada kasus pembunuhan antar semacam iblis.

Bahkan sekarang dengan para iblis yang mulai menghancurkan mereka, umat manusia masih saling bertarung satu sama lain.

…… Bagi orang-orang yang tidak tahu akan rasa sakit ditusuk dari belakang, mereka tidak akan pernah mempertimbangkan kerusakan semacam itu.

Itu baik untukku.

Tapi, untuk mengkhianati, itu bukanlah cinta.

Aku tidak bisa melakukan apa pun yang bertentangan dengan cinta.

Itu sebabnya, kau itu bodoh Gallon-san.

Aku tidak akan menipumu dengan cara apa pun.

Aku jauh lebih bodoh.

Aku ingin cinta.

Tolong biarkan aku mencintaimu.

Aku tidak ingin imbalan apa pun.

Tapi, aku ingin terus memikirkanmu.

……… Nn, kalau begitu, aku akan mengikuti ini.

『Gallon-san, adalah ibuku』

『Ibuku yang baik hati, adalah Gallon-san』

『Galon-san-ku, adalah ibuku tersayang』

……… Un. Lalu, namanya, Gallon-sensei. Gallon-sama. Gallon-san

Sesuatu semacam ini.

……Baiklah.

…… Aah, Gallon-san, kekasihku.

Kekasihku tercinta.

Aku ingin memelukmu.

Aku mencintaimu.

Aku merindukanmu.

Aku menyukaimu.

Tolong, tolong, tolong percayalah pada perasaan ini.

………… Sesuatu semacam ini, bagaimana menurutmu, Tia-sama?

–Hari pun berakhir, dan dengan kesan semacam itu, keduanya meninggalkan perpustakaan.

「…………」

「…………」

Tanpa kata-kata, cahaya malam mulai mewarnai taman, aku kembali ke tempat tidurku di dalam dungeon, dan Gallon-san kembali ke istana.

Aku melihatnya saat dia berpura-pura tidak melihatku, dia tiba-tiba berhenti, dan dengan suara yang bisa, tapi tidak bisa didengar, dia bergumam dengan lembut.

「…… Sampai jumpa besok, di perpustakaan pada waktu yang sama. Jangan terlambat 」

「Ya! Gallon-sensei! 」

Aku menjawab dengan suara keras, sekeras yang kubisa.

「Diam! 」

Gallon-san berbalik dan membalas teriakanku dengan cara yang sama.

Tapi, begitu dia berbalik, kupikir aku melihat senyuman kecil muncul di wajahnya.

Itu pasti, tidak salah lagi.

Bagaimanapun juga, ekornya berulang-ulang kali bergoyang dari kiri ke kanan secara perlahan.

………… Kena kau.

Aku telah mendapatkan hati Gallon Vermillion.

Tak lama lagi dari sekarang, aku akan bisa menyampaikan cintaku padanya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *