Chapter 27 – Penjelmaan

(Flapy : Sudut pandang sesekali berubah secara acak )

―――― Pada saat yang sama, di dalam istana Diablo.

Penampilan Gallon dengan tinggi dan ekornya yang khas memasuki pandangan Elektra dan dia pun memanggilnya.

「Nee, Gallon, apa kau punya waktu sebentar?」

「Nn? Oh, Eru. Ada apa? 」

「Aku ingin bicara sebentar. Apa kau mau ngeteh? 」

「Aaan? Baiklah itu tidak apa-apa. Kalau begitu, datanglah ke kamarku 」

「Ara. Dan aku berpikir untuk mentraktirmu karena aku akhirnya berhasil mendapatkan teh hitam yang sangat nikmat 」

「Bau darah di kamarmu itu sangatlah kuat. Aku tidak bisa santai disana 」

「Wah, kejam sekali. Dan aku baru saja merapikannya.. 」

Keduanya menuju ke kamar Gallon.

Baru-baru ini, tingkah laku Elektra selalu ada dalam pikiran Gallon, jadi ini akhirnya menjadi waktu yang tepat.

Selain itu, dia sedang merasa bosan karena murid yang nakal itu, yang mana Gallon sendiri bahkan tidak bisa memahami apa yang sedang dipikirkannya, telah hilang.

Ya, dia hanya merasa bosan.

Itu tidak seperti dia memikirkannya karena orang itu tidak ada di sini.

Merasa terganggu hanya karena seorang manusia hendak pergi untuk sementara waktu, itu tidak terpikirkan oleh seseorang yang berasal dari garis keturunan Vermillion yang agung.

Namun.

Waktu yang dihabiskan bersama dengan si manusia tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-harinya, dan sebenarnya kehilangan orang itu telah membuatnya sedikit gelisah.

Merasa kesal ketika dia ada di sini.

Merasa gelisah ketika dia pergi.

Sungguh, dia itu tidak berguna.

Nine itu benar-benar pria yang tak berguna.

Ketika dia kembali, aku harus mendidiknya lebih banyak lagi.

Sambil memikirkan hal-hal itu, aku mendengar suara Eru.

「Galon, itu geli」

「Ha? Apa? 」

「Dari tadi ekormu telah mengenaiku」

「O, oh, maaf 」

「…… Apa kau sedang memikirkan sesuatu yang menyenangkan?」

「Tidak juga. Tak ada yang seperti itu 」

「Benar …… tanpa Nine, Gallon juga pasti merasa kesepian. Tapi hal-hal yang menyenangkan itu adalah hal yang baik 」

「Haa? Tentu saja tidak. Sekarang ini terasa sangat menyegarkan karena dia tidak ada di sini 」

Sungguh orang yang tidak jujur.

Karena dia lebih kecil dari Gallon, Electra harus melihat ke atas untuk menatapnya.

Meskipun ekspresinya tidak berubah, bahkan jika dia harus memegangi ekornya yang bergoyang-goyang dengan tangan kanannya, dia masih tidak dapat menyembunyikannya.

Orang itu sendiri belum menyadarinya, tapi semua orang di Diablo sudah mengetahuinya, kebiasaannya ketika dia merasa malu.

Alasan belum ada yang mengungkapkannya adalah karena daya tarik Gallon muncul darinya.

Tapi sekarang, melihat hal tersebut telah membuat Elektra merasa kesal.

「Gallon, sepertinya kau sangat akrab dengan anak itu」

「Tidak mungkin. Jika ada, dia mungkin akan mencoba untuk melarikan diri 」

「………」

Mungkin memang begitu.

Daripada kembali dengan patuh, kemungkinan dia bebas dengan lolos dari pemantauan Puria jauh lebih tinggi.

Atau mungkin, itulah yang diinginkan Aroma.

Namun, dia pasti akan kembali.

Kami masih belum banyak ngobrol, tapi, aku percaya dia adalah seseorang yang akan menepati janjinya.

Padahal itu hanyalah intuisiku.

「Meskipun dia bertindak bodoh, anehnya dia pandai dalam memahami berbagai hal. Mungkin saja saat ini dia sudah kabur, bukan begitu? 」

「Anak itu, dia tidak akan melakukan hal semacam itu 」

「…… Huh, Eru. Kau memiliki penilaian yang cukup tinggi tentang Nine 」

Tanpa berhenti, Gallon memalingkan kepalanya ke arahku.

Rasanya seperti matanya menyipit.

Jika kau mau marah, maka seharusnya kau tidak mengatakannya sejak awal.

「…………」

「…… Ada apa?, tiba-tiba menjadi diam begitu.」

「………」

「Oi, ada apa ini. Katakan sesuatu」

「Nee, Galon」

「Aah」

「Kamarmu, bukankah kita sudah melewatinya?」

Gallon Vermillion. Manusia serigala berusia 18 tahun dipermainkan oleh adik perempuan Raja Iblis berusia 14 tahun.

Kecerobohan yang dimilikinya tidak layak bagi penerus keluarga bangsawan, dan itulah yang orangtuanya khawatirkan.

Sudah lama sejak terakhir kali aku memasuki kamar Gallon, tapi sepertinya tempat itu sudah dibereskan dengan rapi.

Di atas mejanya ada banyak sekali buku pelajaran yang seharusnya sangat dia benci, ketika aku menanyakan alasannya, dia berbalik ke arah lain.

Gallon benar-benar ingin anak itu kembali.

Buku-buku itu tentu saja digunakan untuk persiapan belajar ketika anak itu kembali.

「Dan, apa yang ingin kau bicarakan」

Setelah duduk dan menenangkan diri, Gallon langsung ke intinya.

Dia membuat ekspresi wajah cemberut, pasti aku telah terlalu banyak menggodanya, tapi itu hanya karena dia adalah orang yang pantas untuk digoda, tapi orang itu sendiri bahkan belum menyadari hal ini.

「Gallon, kau mungkin yang paling sering menghabiskan waktu bersama Nine-chan, jadi ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan」

「Tapi berbicara tentang dia pasti akan terasa membosankan」

「Itu tidak benar. Nnn …… Meskipun Nine juga sudah mengatakannya sendiri, tapi aku ingin bertanya tentang hal-hal seperti, apa kesanmu tentang dia dan semacamnya 」

「…… Untuk apa? 」

「Akulah yang mengajukan pertanyaan. Tapi mau bagaimana lagi jika kau tidak ingin menjawabnya 」

「Bukan itu, tapi …… 」

「Kalau begitu katakanlah. Sebagai gantinya, aku juga akan mengatakannya 」

「…… Baiklah. Kau tahu, jika aku mengatakannya dalam beberapa kata, maka dia adalah orang idiot 」

「…… Tepat sekali」

「Dia melakukan hal-hal bodoh dengan wajah serius, dan ada kalanya tatapannya terlihat mesum. Di atas segalanya, dia adalah sampah yang berani menjadi seorang pedagang budak. Namun sekarang, dia …… lupakan, ini seharusnya baik-baik saja 」

「?」

Aku tidak dapat mendengar apa yang dia katakan di bagian akhir.

「Terus terang, dia adalah orang yang tak berguna. Apa kau pernah melihat matanya? 」

「Un, mereka, sedikit hampa」

「Dikatakan bahwa orang-orang semacam itu sudah rusak. Tak dapat memahami apa yang dia pikirkan, dan mungkin, semua yang dia katakan penuh dengan kebohongan 」

「Fuun ……」

「Eru juga, bukankah menurutmu akan lebih baik untuk tidak terlalu terlibat dengannya? Bukankah kau pernah pingsan karena dia? Itu membuat Nona dan Aroma merasa khawatir 」

Nnn.

「Gallon, apa kau membenci anak itu?」

「…… bukan seperti itu, aku tidak menyukainya. Dan sejak awal, dia adalah seorang manusia 」

Dia tidak menjawab pertanyaannya, Apa Gallon menyadari hal ini?.

Tapi, aku tidak akan memberitahunya.

Jika orang itu sendiri tidak menyadarinya, maka itu tidak masalah.

「Hora, sekarang giliranmu. Sekarang giliran Eru. 」

「… Un. Tapi bahkan jika kau mengatakan itu, aku belum banyak berbicara dengannya, itu mungkin tidak dapat diandalkan, tapi apa kau masih ingin mendengarkannya? 」

「Aku tidak keberatan, ayolah, cepat katakan」

Sungguh. Gallon juga mungkin hanya seorang gadis biasa.

Dia biasanya mengabaikan hal-hal yang tidak dia minati, tapi dia dengan mudah tertarik dengan hal ini.

「…… Ini soal percakapan yang dulu. Ketika pertama kali aku berbicara dengan anak itu, saat itu aku pingsan, bukan? 」

「Aah, itulah yang kudengar. Pada akhirnya apa yang terjadi? Kau tidak dipukul atau semacamnya kan? Yah, mustahil bagi si pengecut itu untuk melakukan sesuatu kepadamu 」

「…… Ini, sesuatu yang belum kukatakan pada kakakku, dan juga Aroma. Itu sebabnya, mau merahasiakannya? 」

「…… Nn, aku mengerti. Aku bersumpah atas nama Vermillion 」

Sambil mengatakan itu, Gallon meluruskan dirinya.

Bagi manusia serigala, menggunakan nama keluarga mereka memiliki bobot yang sama dengan hidup mereka.

Dengan ini, tak apa-apa untuk mempercayainya. Tapi dengan kata lain, jika itu demi informasi tentang Nine-chan, maka Gallon bersedia untuk mengambil risiko membahayakan hidupnya sendiri, tapi …… aku mungkin terlalu memikirkannya.

Tapi, jika dia sangat dekat ini dengannya, maka, aku tidak ingin Gallon menjadi dekat dengan anak itu.

「Anak itu. Dia menciumku」

(Floopy : FBI come here please !!)

「Baiklah, dia mati」

「Setelah itu, dia menatap mataku, dan dia berkata, aku akan mencintaimu

「Sudah diputuskan. Dia akan mati. Aku akan membantainya」

「Dan kemudian dadaku mulai berdetak, dan entah bagaimana, itu terasa sangat ringan」

「Aku tidak akan memaafkannya, pastinya tidak akan memaafkannya, aku akan menggigitnya sampai mati, memukulinya sampai mati, sialan, makhluk rendahan itu, sialan, sialan!」

「Aku, sangat takut 」

「……… Hah?」

「Gallon, kau bilang mata anak itu terlihat seperti sudah gila, tapi aku tidak melihatnya. …… Nee, Gallon. Bagaimana perasaanmu, ketika kau membunuh manusia pertamamu? 」

「I-itu, pada awalnya aku merasa tegang, yah, hanya sedikit ……」

「Itu menakutkan bukan?」

「…… Nn, ya」

「Perasaanku pada waktu itu, aku mengingatnya. Aku juga seperti itu, tapi, pada titik tertentu, aku bisa membunuh mereka seperti ini 」

「…… Aku tidak tahu kemana arah semua pembicaraan ini」

「Mungkin, aku akan mematahkan anak itu. Pada saat itu, tatapan itu… 」

Dia akan mencintaiku, katanya.

Aku tidak percaya itu adalah sebuah kebohongan.

Tapi, lebih dari manusia mana pun yang pernah kubunuh, untuk sesaat, ada kebencian yang mendalam di matanya.

Jauh di dalam hatinya, dia pasti memiliki kebencian yang tak terduga untuk para iblis.

Sesuatu yang sangat umum, yang dapat ditemukan di mana saja, musuh dari para iblis.

Manusia yang sederhana.

Namun, dia menepati janjinya.

Dan sekarang, aku dapat terlepas dari ketidaksabaran itu, dan rasa lelah itu, yang selalu menyiksaku.

Setelah menerima ciuman darinya, untuk beberapa alasan, itu benar-benar terasa misterius, tapi aku mengerti.

Hal-hal seperti bantuan yang kuterima dari lingkunganku, dan cinta tanpa akhir yang sampai sekarang telah kuterima dari semua orang.

Itu dia, seperti renungan terhadap diri sendiri dari rasa takut ketika berada di ambang kematian.

Atau mungkin, itu bisa menjadi sesuatu yang klise seperti jatuh cinta pada pandangan pertama, hal-hal yang berubah-ubah semacam itu.

Apakah itu rasa takut, atau cinta?.

Aku tidak mengerti, tapi.

Aku takut padanya, namun, kata-kata yang dia katakan tentang mencintaiku, itu cukup tulus untuk dapat berkesan di hati mudaku.

Bahkan sekarang, aku masih tidak dapat memahami emosiku.

Aku adalah sebuah kegagalan yang bahkan tidak tahu tentang rasa sakit, tapi karena itu, aku ingin melihatnya sedikit lebih lama, itulah yang kuyakini.

Mainan baru itu membuat hatiku terasa sakit.

Itu berakhir dengan buruk, tapi seperti yang telah kujanjikan, aku memberi tahu Gallon tentang apa yang ada di dalam benakku.

…… Bahkan jika kita yakin bahwa dia membenci kita, kita akan merahasiakannya.

「…… Fuun」

Satu desahan.

Responnya, hanya seperti itu.

Daripada berpura-pura bersikap kurang mengerti, ini terasa lebih baik.

「Singkatnya, kau, itu adalah hal yang bagus bahwa kau  merasa puas dengan Nine itu, bukan?」

「… Yah, sederhananya, bisa dibilang seperti itu」

「…… Baiklah. Yah, aku bukanlah orang yang layak untuk memberimu nasihat tapi. Lakukan saja apa yang kau suka 」

「Un …… Terima kasih sudah berbicara denganku, Gallon. Aku merasa seperti ada banyak yang telah kulepaskan 」

「Itu bagus」

Aku berdiri setelah menerima tanggapan dari Gallon.

Itu berada di titik butanya sehingga dia mungkin tidak tahu, tapi ……. Gallon pasti memperhatikannya.

Bulu di ekornya berdiri.

Itu sebabnya, aku berpikir untuk menggodanya sedikit lebih lama.

…… Karena itu adalah percakapan rahasia, dan Nine-lah yang dibicarakan …… pada saat dia datang kepadaku, dia mungkin memiliki satu atau dua goresan.

…… Untuk dia yang tidak jujur, itu tidak menyenangkan saat berpikir bahwa dia mungkin akan melukai mainanku. Tubuhnya, atau bahkan hatinya.

Dalam hal itu, akan lebih baik untuk setidaknya membuatnya menyadarinya.

Aku harus menjadi orang pertama yang mendapatkan anak itu, dan Gallon selalu memonopolinya, jadi izinkan aku  melakukan semua ini sebagai pembalasan.

Bersamaan dengan pintu yang terbuka, aku melangkah keluar dan aku berbicara tanpa berbalik.

「Benar …… bibir anak itu, itu terasa sangat bergairah」

Aku menutup pintu tanpa melihat reaksinya.

Entah dia tersipu, entah dia meringis.

Tapi tidak peduli yang manapun itu, ekornya pasti telah siap untuk pertempuran.

Fufu, sebuah senyuman mulai terlihat.

Aku tidak akan menyerahkannya, Gallon. Karena, itu adalah mainanku.

―― Setelah Eru pergi, dengan tangan bersilang dan mata tertutup, dia tetap duduk di kursi.

Dan kemudian, setelah mendecakkan lidahnya sekali.

Dia mengambil buku yang ada di atas mejanya dan mengangkatnya …… ​​Sekali lagi mendecakkan lidahnya, dia sekali lagi duduk di kursi, dan diam-diam melihat sekeliling.

Yang harus kulakukan, adalah mengajari murid yang tak berdaya itu.

Ketika dia kembali, aku akan mengejutkan manusia yang menyebalkan itu dengan pelajaran yang sempurna, karena itu adalah pekerjaan yang harus kulakukan.

Dengan itu, kami dapat memanfaatkan waktu itu dengan lebih baik.

Gallon tidak memperhatikannya.

Sebelum dia menyadarinya, dia berpikir bahwa kepulangan Nine adalah hal yang wajar.

Lalu, pelajaran yang seharusnya merepotkan itu, sebelum dia menyadarinya, itu menjadi sesuatu yang tidak menyebalkan, tapi dia tidak menyadarinya.

Jika misalnya, seseorang secara sukarela mengambil alih tugas sebagai guru Nine, dia tidak akan mengizinkannya.

Tentu saja, itu adalah penjelaman dari keinginan kecilnya untuk memonopoli.

Manusia serigala yang baik hati, untuk menunjukkan bahwa kebaikan terhadap manusia seharusnya tidak menjadi sesuatu yang baik untuk para iblis, tapi dia terus mengalihkan pandangannya terhadap kebenaran tersebut.

Mati-matian bersikap polos.

『Bibir anak itu, mereka sangat bergairah』

Dia mengingat kata-kata Elektra, dan menjilati bibirnya.

Piri, perasaan cemburu mulai melanda dirinya.

Meskipun dia tidak menyadarinya, dia kemungkinan akan menggigitnya.

Dengan rasa yang kuat.

5 pemikiran pada “Chapter 27 – Penjelmaan”

Tinggalkan Pesan