Chapter 24.2 – Ini Adalah Kisah Seorang Pria Untuk Terlihat Baik Di Depan Wanita

Gasshan. Batang besi ditutup di depanku.

Para prajurit membawaku ke sebuah ruangan yang sama persis seperti yang kutempati di Augusta.

Tidak, aku minta maaf karena telah mengganggu kalian, aku mencoba berbicara kepada mereka seperti itu tapi aku malah diabaikan.

Mereka bahkan tidak menyapaku, mereka pasti membenciku.

Ini pasti karena asuhan mereka.

「Kau benar-benar idiot」

Puria-san yang melihat dari kejauhan ikut memasuki penjara dengan tenang.

「Sungguh aneh, kupikir mereka akan membiarkanku lewat dengan mudah」

「Seorang pria barbar yang mengenakan kulit bulu, tanpa izin, dan datang dari wilayah iblis dengan tangan kosong. Jika kau adalah seorang penjaga gerbang, maka apa yang akan kau lakukan? 」

「Sungguh orang yang mencurigakan, aku akan menjebloskannya ke penjara!」

「Itulah fakta. Jika itu aku, maka aku akan membunuhnya di tempat 」

「Berbahaya sekali. Itu buruk bagi seorang gadis untuk menjadi setomboy itu.」

「Kepalamu dipenuhi dengan bunga, bukan begitu? 」

Kasar sekali.

Itu pasti tentang Gallon-san.

Apa kau mengejek Gallon-san?

Aah, tapi apa yang harus aku lakukan. Tia-sama, selamatkan aku!

―――― Aku, tidak akan meminjamkan kekuatanku di saat seperti ini, lakukan yang terbaik dengan usahamu sendiri! ――――

Sungguh tak berguna!

Tia-sama sangat pelit!

Apa kontrak denganmu itu memiliki masa-masa tenang?

Aku mendengar tangisan yang terdengar agak licik tapi aku mengabaikannya, karena sekarang aku harus memikirkan cara keluar dari sini dengan damai.

  • Apa yang ada di tanganku: Mantel yang kudapat dari Gallon-san, dan sepatu. Kain pinggang yang kudapat dari Aroma-sama. Pakaian Puria-san (sniff sniff).

Itu semuanya.

  • Hal-hal yang ada di sekitar: Batangan besi, dinding batu, langit-langit batu, lantai batu.

Itu semuanya.

Pertanyaan:  Apakah ada kemungkinan untuk melarikan diri?

Jawaban : Tidak mungkin.

「Pu, Puria-san, selamatkan aku! Tidak bisakah kau melakukan sesuatu !? 」

「Yah, aku mungkin bisa mengambil kunci untuk membuka ini」

Seperti yang kuduga, pada akhirnya aku hanya bisa mengandalkan burung ini!

Aku tidak membutuhkan seseorang seperti Tia-sama!

Gusu Gusu, aku mendengar suara terisak tapi aku mengabaikannya, aku ingin bergantung pada Puria-san, tapi seorang wanita yang dapat diandalkan tidak boleh memanjakan seorang pria, dia memiliki ekspresi semacam itu di wajah burungnya, dan dia berkata.

「Bukankah kau mau menunjukkan kepadaku bahwa kau adalah orang yang dapat diandalkan? Pertama-tama lakukanlah hal itu, maka aku akan melakukan sesuatu 」

Itu adalah ekspresi wajah yang lebih menjengkelkan dari yang kuduga, tapi aku mengabaikannya dan terus berpegang teguh.

「Maaf, aku terlalu sombong! Aku adalah salah satu dari tiga eksistensi yang paling tidak berguna di dunia ini! Tolong kasihanilah aku! 」

Ngomong-ngomong, orang yang kedua adalah Tia-sama.

Di tengah penjara, aku meminta bantuan dengan teriakan penuh cinta, tapi Puria-san mau tidak repot-repot untuk mendengarkanku.

「Kau tahu, aku seharusnya bertugas untuk mengawasimu. Jika aku terlalu sering membantumu, maka Aroma-sama akan membunuhku 」

Sialan, ternyata paksaan dari kontrak Tia-sama itu tidak berguna!

Tia-sama ini adalah kegagalan, benar-benar tak berguna!

Aku mendengar suara isakan sedih yang berdengung di telingaku, tapi aku mengabaikannya, aku harus membuat sebuah rencana untuk dapat melarikan diri.

…… Fuun.

Kota ini disebut sebagai kota metropolitan tapi ternyata itu adalah kota pedesaan, bahkan jika itu adalah negara tempat dimana aku dilahirkan dan dibesarkan, tapi itu hanyalah negara yang lemah, yang dipaksa untuk menyerah karena tekanan dari Seneca.

Kuingat-ingat, ada sesuatu di dada para penjaga…… Sebaliknya, itu adalah tanda yang sangat familiar, aku akan mencoba melakukannya dengan cara itu.

「Oii, penjaga-san yang sedang berjaga-jaga, bisakah aku bertanya sebentar?」

「Jangan berbicara dengan nada santai seperti itu, Kau orang yang mencurigakan」

Penjaga itu mendekat sambil mengatakan itu.

「Sebenarnya, aku adalah penganut agama Salia. Aku tidak beruntung dan ditangkap oleh para iblis, tapi dengan sedikit rahmat, aku akhirnya dapat melarikan diri selama perjalanan ke Augusta 」

「………」

「Karena itu, adakah cara agar kau dapat melihat hal ini」

「…… Apa ada bukti yang dapat mendukung apa yang kau katakan ini?」

「Aku belum menerima lisensi untuk dapat mengajarkannya, tapi aku punya kebanggaan sebagai seorang penganut yang saleh. Lagi pula, jika ada ayat-ayat yang berasal dari tulisan suci yang kau ingin aku sebutkan, maka tanyakan saja 」

「…… Bab kedua ayat pertama tulisan suci?」

Kata demi kata, aku selesai membacanya dari ingatanku.

「Bab ketiga ayat kedua dari apokrifa」

(Flapy : Apokrifa = tulisan yg masih diragukan pengarangnya )

「Bab ketiga itu tidak ada」

「…… Tunggu sebentar」

Sambil mengatakan itu, penjaga tersebut menjauh dari jeruji besi. Suara langkah kaki mulai terdengar secara bertahap.

Simbol Agama Salia adalah salib dengan kepala ular yang datang dari kedua sisi, dan tubuh ular tersebut melilitnya. Para prajurit yang memiliki simbol yang melekat pada baju besi mereka berada di posisi atas adalah Agama Salia, jadi pastinya mereka mendapatkan banyak dukungan.

Sebagai hasil dari mendapatkan bantuan dari mereka, aturan untuk tidak menghalangi para penganut Salia pun ditetapkan. Tapi itu tidak seperti kejahatan akan diperbolehkan.

Pada akhirnya, dari reaksi orang lain, sepertinya ini adalah hal yang membahagiakan. Namun demikian, kau tidak harus menurunkan penjagaanmu.

―――― …… Kata-kata kotor dari Agama Salia ini, mereka tidak harus keluar dari mulutmu, Nine. Sebagai orang yang berada di sisiku, sadari itu ――――!

Aree-, kupikir aku mendengar sesuatu.

Aku senang mendengar kata-kata dari seseorang yang berguna, tapi apakah seseorang baru saja mengatakan sesuatu?

Tipe orang semacam itu tidak ada di sini?

Aku merasa seperti mendengar suara isak dari seorang anak yang menangis tapi aku mengabaikannya.

Untuk bertahan hidup di dunia yang kejam ini, kau harus realistis.

Bahkan jika itu adalah orang tuamu sendiri, jika mereka berguna maka gunakan mereka, dan jika itu bukan mereka, maka tak perlu lagi menanyakannya.

… Tetap saja, yah, aku hanya melakukan ini supaya dapat dibantu oleh Agama Salia.

Aku sendiri tidak menyukai simbol mereka itu.

Mungkin penampilan simbol itulah yang mempercepat rasa alergi Tia-sama terhadap agama Salia.

Ular yang terlihat mencolok pada simbol itu terasa agak tidak menyenangkan, tapi tampaknya itu memiliki sejarah yang terhubung dengan dewa obat di masa lalu.

Tapi itu tidak masalah.

Namun, alasan mengapa aku tidak dapat mengetahui hal ini dari pria dan wanita tua di Desa Nile, juga karena simbol itu.

Di desa itu, seekor ular setara dengan dewa.

Aku bisa menebak alasannya.

Tentunya, karena Tia-sama adalah seorang lamia …… setengah manusia dan setengah ular.

Ungiving Forest yang ditinggali Tia-sama, dan desa Nile yang paling dekat dengannya.

Jika ada hubungannya dengan dia, tidak aneh jika ada perasaan suci yang mendalam terhadap ular.

Sejak awal, nama kota ini adalah 『Tiamalia』, negara Ista sendiri mungkin memiliki semacam legenda yang terhubung dengan Tia-sama.

…… Namun demikian.

Dewiku yang masih menangis, seperti biasanya, dia masih cengeng dan tidak kompeten.

Alasan mengapa aku ini tidak kompeten, itu pasti karena dialah yang membesarkanku, aku akan membiarkannya begitu. Meskipun dunia telah banyak berubah dalam 7 tahun terakhir ini, Tia-sama belum sedikit pun berubah dari yang dulu.

Itu terasa sedikit menenangkan.

Tinggalkan Pesan