Chapter 17 – Alasannya

Anak itu, aku tahu bahwa dia sedang mendekat.

Bagaimana ini bisa terjadi, itu pasti karena aku.

Aku berharap untuk kebahagiaan anak itu. Itu bukanlah sebuah kebohongan.

Tak dapat dipungkiri bahwa dia telah membenci segalanya, tapi meskipun begitu, aku tidak dapat membuang rasa cintaku pada mereka.

Karena kesombonganku, keraguanku, aku seharusnya tahu bahwa anak itu akan terjatuh ke dalam lubang neraka.

Aku mencintai anak itu, dan karena itu, aku pasti akan jatuh ke dalam neraka bersama dengan anak itu.

Nine. Nine-ku yang menggemaskan.

Tak bisa lepas karena rasa lapar akan kasih sayang seorang ib , bahkan sekarang kau tidak bisa menjadi dewasa, Nine.

Jika kau mengetahui hal yang sebenarnya, maka kemungkinan besar kau tidak akan memaafkanku.

Itu membuatku takut, dan pada akhirnya, hingga sekarang aku tidak bisa mengatakan yang sebenarnya kepadamu.

…… Aah, aku tidak akan lagi meminta pengampunanmu.

Karena itu, setidaknya aku akan memenuhi janjiku denganmu.

Hanya itu saja yang bisa kulakukan.

…… Enah itu karena aku menantikannya, atau mungkin karena aku tidak ingin dia datang kesini.

Aku sendiri tidak tahu itu.

…… Namun, Nine. Pada saat itu, aku harus memberitahumu mengenai hal-hal itu.

Bahkan jika kau tidak ingin mengetahuinya, aku tetap harus memberitahukannya padamu.

…… Meskipun aku tidak memiliki kualifikasi untuk membenci anak itu.

Titik di mana takdir terbagi-bagi, Kau pasti telah melewatinya–

Tinggalkan Pesan