Chapter 6 – Pemburu Vampir

{Sudut Pandang Orang Ketiga}

 

Gadis vampir Flare Reel itu benar-benar merasa kebingungan dan ketakutan, ketika dia tiba-tiba dibawa ke dungeon asing ini dari rumahnya.

Adapun mengapa dia berada di dungeon yang gelap ini, itu mungkin karena fakta bahwa dungeon ini mengumpulkan para monster unik dengan memanggil mereka dari berbagai lokasi secara acak. Pemanggilan ini awalnya tidak termasuk di dalam dungeon, dan tujuan untuk metode semacam itu adalah untuk memastikan bahwa setidaknya ada satu monster unik yang dimasukkan di dalamnya. Dungeon memilih monster berikut secara acak: “Vampir.” Jadi dia dipanggil tanpa mendapat peringatan, dan telah diganggu dari semua sisi di dalam dungeon ini. Meskipun monster umumnya tidak dikumpulkan dari ras iblis, ada beberapa variasi dari dungeon ini yang dibuat secara artifisial oleh tangan-tangan manusia.

Selain tidak tahu mengapa dia dipanggil ke dungeon asing ini, ada alasan kedua mengapa gadis vampir itu merasa ketakutan. Itu karena kedua pria yang mengejarnya. Para pemburu Vampir.

“To … Tolong aku ee … !!” (Flare Reel)

Dia adalah salah satu ras atas dari para iblis. Seorang vampir. Tapi dia masih terlalu muda, jadi, meskipun vampir memiliki kekuatan super, tapi dia masih merasa kebingungan. Ini memudahkan bagi Para pemburu Vampir, dan merupakan mimpi buruk bagi gadis itu.

Sampai beberapa waktu yang lalu, dia tinggal bersama orang tua vampirnya dalam keadaan damai, dia dikelilingi oleh hutan di tempat yang indah dan menghadap ke sisi danau. Setiap harinya dihabiskan tanpa sedikitpun rasa ketidaknyamanan. Namun demikian, dia tiba-tiba menyadari bahwa dirinya berada di dalam kegelapan dengan bau yang tercium seperti bau lumpur. Dia telah diburu dan dipojokkan oleh orang-orang bersenjata dengan mata yang ganas. Meskipun dia sudah berkali-kali memanggil nama ibu dan ayahnya, mereka sepertinya tidak akan dapat menemukannya.

“Mimpi buruk, ini pasti mimpi.” Meskipun dia memikirkan hal ini, rasa sakit yang dia rasakan ketika jatuh adalah sebuah kenyataan. Karena dia muda, dia masih tidak mengerti akan hal itu.

“Baiklah !!” (Pemburu Bruce)

“Hiu ~ !?” (Flare Reel)

Sesuatu yang terlihat seperti jangkar telah menembus pergelangan kakinya. Dia berteriak dan tidak ingin percaya darah yang tercecer di mana-mana adalah darah miliknya.

“AAAAaAh !!” (Flare Reel)

Dalam sekejap, dia memenuhi pikirannya dengan rasa sakit yang kuat. Dampaknya memberi ilusi seperti ia telah terjatuh ke dalam lava, dan dia menjadi sangat ketakutan dan jatuh di tanah yang keras.

Tapi, dia adalah vampir.

Sejak usia dini dia sangatlah kuat, dan tidak akan mati dengan mudah. Dengan suara seperti daging yang terbakar, lukanya segera sembuh. Ini adalah sifat respons defensif yang berasal dari rasnya. Para pemburu vampir yang tahu akan hal ini terus menyerangnya.

“Tidak, Ti … Ti-Tidak !!” (Flare Reel)

Rambut panjang lurus yang berwarna hitam, yang selalu dipuji oleh orang tuanya telah kehilangan kilaunya. Berkali-kali dia dipukur dan terjatuh di tanah berlumpur, sebelum mencoba bangkit dan melarikan diri lagi. Sayapnya yang tidak berdaya mengepak dengan putus asa tapi hanya bisa terbang dengan kecepatan yang setara dengan kecepatan lari manusia. Dia benar-benar kacau dan bahkan tidak tahu lagi ke mana dia harus pergi. Dia berteriak meminta tolong, tapi kata-katanya tidak sampai ke telinga siapa pun.

“Cukup, segeralah menyerah !!” (Pemburu Bruce)

“Uahaaahaaa !!” (Pemburu Kernel)

Salah satu dari pria itu tampaknya seorang penyihir. Dia melepaskan panah es ke arah tangannya. Tanpa memahami bagaimana cara untuk kabur dan menghindarinya, Flare Reel merasakan rasa sakit yang luar biasa ketika es itu menempel di tangan dan kakinya lalu membuatnya terjatuh.

” Bocah % # &% ini.” (Pemburu Bruce)

“Seorang vampir yang sepenuhnya bertekad untuk melarikan diri itu benar-benar merepotkan.” (Pemburu Kernel)

Meskipun dia memilih untuk melarikan diri karena rasa takutnya, wajahnya berubah menjadi memerah karena air matanya saat dia menderita rasa sakit yang berasal dari luka-lukanya. Meskipun panah es itu segera meleleh dengan cepat, serangan ini banyak memberikan luka sehingga dia hanya bisa menahan rasa sakit saat bergerak.

“Bidik sayapnya!” (Pemburu Kernel)

Pria itu mengarahkan pedangnya ke arah sayap kelelawarnya yang lentur. Dia merasa putus asa, kakinya mencoba bergerak untuk melarikan diri dari tempat itu.

“Papa … tolong aku !!” (Flare Reel)

Tentu saja teriakannya tidak akan pernah sampai kepada ayahnya. Sebaliknya, teriakan itu semakin membuat tenggorokannya merasa serak. Flare Reel merasa putus asa. Sudah lama sejak dia berlari ke mana pun yang dia pikir akan menjadi arah yang bagus, memikirkan apa yang dipertaruhkannya. Dia ingin diselamatkan, karena situasi saat ini mulai menghancurkan dan menipiskan semangatnya.

Lagi pula, dia tidak lebih muda dari  umur 10 tahun. Meskipun dia vampir, dia tidak berada pada usia yang bisa hidup tanpa perlindungan dari orang tuanya. Dan karena masih muda, dia tidak tahu bagaimana cara mengutuk nasibnya yang terjadi secara tiba-tiba itu.

“Dia melemah, jadi jangan ceroboh dan segeralah ditangkap oke?” (Hunter)

“Sudah waktunya, bukan begitu?” (Hunter)

Percakapan kedua pria itu sampai pada telinganya.

“Ti … dak …!” (Flare Reel)

“Ice Lance!” (Pemburu Kernel)

Ice Lance itu panjang dan tajam. Seperti jarum raksasa , serangan itu terbang melalui gua lebih cepat daripada kecepatan gadis vampir itu. Kemudian suara yang tumpul, seperti sesuatu yang terobek terdengar.

“Ah … ka …!?” (Flare Reel)

“Baiklah, bagus!” (Pemburu Kernel)

Tombak es dengan mantap menembus salah satu sayapnya lalu menusuk lengannya. Bahkan lebih kuat  dari sebelumnya, tubuh Flare Reel terjatuh ke tanah. Meskipun dia masih berada di depan kedua orang gila itu, hal yang tak terbayangkan telah terjadi dan masa depan yang penuh harapan tidak muncul dihadapannya. Tentu itu tidak membuatnya menjadi pasif. Tapi tetap saja, ia merasa putus asa untuk berdiri dan melarikan diri, akhirnya dia menyadarinya.

“Ah.” (Flare Reel)

Di depannya, tidak ada jalan lagi. Itu adalah jalan buntu.

“Wah! Kita akhirnya memojokkannya, bukan? ”(Pemburu Kernel)

“Dia masih bocah, tapi permintaan untuknya pasti masih ada. Gufufufu. “( Pemburu Bruce)

Kedua lelaki itu saling bercanda ketika mereka mendekatinya secara perlahan-lahan melalui kegelapan dungeon untuk menangkapnya. Salah satu pemburu vampir itu mengambil rantai. Sihir itu terasa familiar. Itu mungkin sesuatu yang akan menyegel kesadaran orang yang telah ditangkap.

“Tidak … !!” (Flare Reel)

Karena dia masih terjebak oleh panah es yang ada di sayapnya, dia meneteskan darah setiap kali dia menggerakkan tubuhnya. Rasa sakit itu terasa luar biasa, tapi bahkan perasaannya lebih banyak didominasi oleh ketakutannya.

Aku tidak menginginkan ini – Tolong!

Kenangan-kenangan akan wajah keluarganya satu demi satu mulai menghilang.

“Jangan – Siapapun, tolong aku. Kenapa ini terjadi? Kenapa, kenapa? “(Flare Reel)

“Oke, ayo kita lakukan.” (Pemburu Kernel)

Rantai itu berayun dalam tarian yang gila seolah-olah rantai itu hidup, dan melompat ke arah sasarannya, Flare Reel. Begitu dia tertangkap dalam rantai itu, melarikan diri akan menjadi hal yang mustahil.

Kakinya yang gemetar tidak dapat bergerak, sayapnya juga tidak bisa bergerak sama sekali. Dia membeku karena rasa takut, Flare Reel berteriak.

“Tidaaaaaaaaaakkk!” (Flare Reel)

Rantai itu pun dilemparkan.

 

{Sudut Pandang Orang Ketiga – Pemikiran Para Pemburu Vampir}

 

Sejauh ini , itu benar-benar merupakan sebuah perjuangan. Berkecimpung dalam kejahatan yang berat dan mendapatkan uang melalui kerja ilegal. Namun, meskipun vampir ini masih muda, mereka akhirnya bisa menjalani kehidupan yang layak. Membayar hutang-hutang mereka. Juga mereka telah bekerja terlalu keras setiap harinya karena pasukan Raja Iblis akan segera berakhir.

Begitu.

Jadi,

Jadi mengapa monster itu tiba-tiba muncul!?! Monster Legendaris !!

Dalam hembusan angin , monster itu muncul di antara vampir dan para pemburu, monster yang dibalut dengan aura yang tidak normal … seorang iblis, dengan menggunakan Kinagaishi yang berwarna biru. Dua tanduk runcing. Rambut panjang yang berwarna hitam. Auranya lebih berat dari pada iblis yang pernah ditemukan sampai saat ini oleh para pemburu vampir itu, dan tekanan itu terlalu menyakitkan untuk dipikul.

“Itu…!!”

Dalam satu pukulan dari kapak besar yang dibawanya di punggungnya, dia menghancurkan rantai dari Demon Breaker .

Lebih besar melebihi rasa kesal karena menjadi tidak berdaya, rasa  gemetar menyelimuti tubuhnya, ingin melarikan diri secepat mungkin karena hanya akan ada satu kesempatan untuk melakukannya.

“O, oi … Apa lagi sekarang?” (Pemburu Bruce)

“Ha-haruskah kita melarikan diri?” (Pemburu Kernel)

Para pemburu Vampir saling melirik dan membuat kontak mata. Sementara itu, monster legendaris yang ada di depannya hanya berdiri diam di tempatnya berada.

“… Siapa?” (Flare Reel)

* Potsuri * [6]

Suara yang keluar dari gadis itu terdengar masih muda dan serak. Suara itu bergema di dalam dungeon, tapi iblis itu tidak menunjukkan reaksi apapun.

Dia berdiri di antara mereka, dan kebudian para pemburu gemetaran.

“Mustahil,” pikirnya.

“Iblis ini adalah monster legendaris, seharusnya ia tidak melindungi vampir muda ini.”

Iblis itu bergerak. Memikul kapak yang sebesar itu seolah-olah itu benar-benar kapak normal. Namun, dengan setiap langkah yang berasal darinya , itu terasa menjadi semakin mengintimidasi. Rasa takut mereka mulai tumbuh, karena terus-menerus didorong oleh rasa takut.

“…Siapa? Aku bertanya-tanya. ”(Iblis)

“Hah …?” (Para Pemburu)

Para pemburu Vampir memikirkan kata-katanya. ‘Apa artinya itu? Bukankah dia iblis? Iblis dari ras Oni. Itu sudah jelas. Meskipun dia terlihat seperti Oni, kenapa ia menanyakan pertanyaan semacam itu? ‘

“Mustahil …” (Pemburu Kernel)

Lebih dari kata-kata yang diucapkannya, mata berwarna emas dari iblis itu menusuk para Pemburu Vampir.

“… Tch! Ke-Kembalikan uang kami! ”( Pemburu Bruce)

“Bodoh, jangan !!” (Pemburu Kernel)

Karena tidak lagi mampu untuk menahan rasa takut, rekannya segera bergegas ke depan dan mengacungkan pedangnya. Seandainya dia menyadarinya, itu jelas-jelas merupakan tindakan yang buruk. Rekannya menerkam iblis yang ada di depannya dengan pedang di satu tangan miliknya, lalu kapak besar itu perlahan-lahan terhempas ke tanah.

Dalam sekejap permukaan tanah membengkak dari meletus seperti sebuah gelombang tsunami.

“Gyah !?”

Permukaan tanah terangkat bagai gelombang kemarahan dalam satu garis lurus.

Rekannya dengan mudah dibunuh olehnya, dan Pemburu vampir lainnya hampir tidak selamat dari serangannya, dia menghindarinya di menit-menit terakhir dengan melompat ke arah samping. ‘Apa itu tadi!? Dia hanya mengayunkan kapaknya dengan perlahan. Apakah ini monster legendaris? Aku tidak percaya, tapi kukira … ‘

“Monster Legendaris … Oni Shuten …!?” (Pemburu Kernel)

“Apa?” (Iblis)

Iblis yang tampak mencurigakan itu melotot pada si pemburu vampir.

“… !!” (Pemburu Kernel)

Dia terkadang mendengarnya. Bahwa makhluk itu telah disegel ratusan tahun yang lalu, Iblis legendaris, Oni terkuat. Mustahil , apa makhluk itu masih hidup?

“Tsu !!”

Aku tidak bisa melakukan ini. Aku tidak akan bisa bertahan menghadapi iblis semacam itu.

“La-lari !!” (Pemburu Kernel)

Pemburu vampir itu tiba-tiba berbalik dan melarikan diri, bahkan tidak mempertimbangkan bahwa iblis itu tidak akan mengejarnya.

Tinggalkan Pesan