Yondome wa Iyana Shi Zokusei Majutsushi

Chapter 88.2 – Sang Raja Menarik Senarnya

Mana Vandalieu sangatlah penting untuk mengoperasikan Item sihir yang diperkuat dengan mantra Fermentation yang digunakan untuk membuat miso dan kecap, serta memberikan kekuatan untuk para Golem di masing-masing pabrik. Sebagian besar industri Talosheim lainnya juga praktis tidak mungkin dapat berjalan tanpa Vandalieu. Golem, Tanaman Monster, Immortal Ents dan Cemetery Bees semuanya memberikan berkah bagi Talosheim …

Chapter 88.2 – Sang Raja Menarik Senarnya Selengkapnya »

Chapter 88.1 – Sang Raja Menarik Senarnya

(Flapy : terjadi perubahan, sekang logam cair Vandalieu dinamain Death Iron yang sebelumnya di TL Death Metal) Pada awalnya, Vandalieu tidak tahu bagaimana dia harus menggunakan Death Iron dan Dark Copper, logam cair yang dia buat dengan menggunakan Mana-nya. Tapi begitu dipanaskan, ternyata prosesnya cukup mudah. “Ini adalah logam yang hanya bisa diimpikan oleh seseorang!” …

Chapter 88.1 – Sang Raja Menarik Senarnya Selengkapnya »

Chapter 87.3 – Sungguh, Kita Benar-benar Harus Membuat Mata Uang

Vandalieu mengunyah buah-buahan yang mirip dengan apel, bersama dengan Pauvina dan Rapiéçage. “Van-sama, sepertinya akhir-akhir ini kau sering memakan buah?” kata Tarea. “Ya; mereka keras, segar, buah yang sangat keras dengan banyak cairan manisnya, “kata Vandalieu, sambil menyebutkan fitur penting buah itu sebanyak dua kali. “… Sepertinya rahangmu akan merasa kelelahan,” komentar Tarea. “Tapi mereka …

Chapter 87.3 – Sungguh, Kita Benar-benar Harus Membuat Mata Uang Selengkapnya »

Chapter 87.2 – Sungguh, Kita Benar-benar Harus Membuat Mata Uang

“Matiii! Endless Twin Claw-Blades! Ice Beast Pack Assault! ” Chipuras menggunakan skill bela diri di mana cakar kedua lengannya diayunkan secara berurutan, dengan binatang buas es yang terbuat dari sihir atribut air yang mengisi celah antara serangannya dengan cakar dan taring mereka. Ini adalah serangan berurutan Chipuras yang akan menghasilkan kemenangan total. Ini adalah kartu …

Chapter 87.2 – Sungguh, Kita Benar-benar Harus Membuat Mata Uang Selengkapnya »

Chapter 87.1 – Sungguh, Kita Benar-benar Harus Membuat Mata Uang

Setelah membersihkan Kebun raja gerhana, hutan Immortal Ent pun menjadi lebih hidup. Pohon-pohon yang memiliki buah yang tergantung di sana di sepanjang tahun seperti layaknya kotak harta karun. Ada juga reformasi besar di Talosheim. Pergi menuju ke dungeon menjadi lebih mudah; orang-orang tidak lagi harus mengambil resiko untuk melewati setiap lantai untuk mencapai mereka. Garan’s …

Chapter 87.1 – Sungguh, Kita Benar-benar Harus Membuat Mata Uang Selengkapnya »

Chapter 86.3 – Kebun Raja Gerhana

“Begitu, jadi aku bisa mengendalikan monster tipe serangga apa pun yang aku jinakan,” simpul Vandalieu. “Ngomong-ngomong, ada apa?” Semua orang kecuali murid Vandalieu menyentuh kepala mereka sendiri dengan hati-hati ketika mereka menatapnya. “Hanya saja mereka benar-benar ada di dalam kepalamu, jadi aku bertanya-tanya apakah itu benar-benar baik-baik saja,” kata Basdia. “Tuanku, mungkin itu baik-baik saja …

Chapter 86.3 – Kebun Raja Gerhana Selengkapnya »

Chapter 86.2 – Kebun Raja Gerhana

“Mengesampingkan soal revolusi itu, kelihatannya alasan kenapa monster berperilaku begitu aneh adalah kenyataan bahwa mereka tidak memiliki jiwa,” kata Luciliano. Vandalieu, yang tidak memiliki pemahaman bagus tentang konsep-konsep yang dipahami para penyihir ini, cukup menerima penjelasan ini dan mengangguk. Untuk saat ini dia juga memutuskan untuk memotong para Poison Ent ini dengan cakarnya. “Jika seperti …

Chapter 86.2 – Kebun Raja Gerhana Selengkapnya »

Chapter 86.1 – Kebun Raja Gerhana

Urusan soal Imigrasi telah berjalan lebih baik dari yang diharapkan, jadi Vandalieu memutuskan untuk membersihkan Dungeon di Hutan Immortal Ent dan memeriksa skill-skillnya lebih awal dari yang dia rencanakan. “Kali ini aku akan mengikutimu!Aku sangat kesepian, tapi Vandalieu … kurasa masih terlalu dini bagimu untuk tidak bergantung padaku.” Seru Darcia. “Maksudku, kau masih tidur ketika …

Chapter 86.1 – Kebun Raja Gerhana Selengkapnya »

Chapter 85.3 – Seorang Raja yang Mengunjungi Rakyatnya

“Sedikit,” kata Vandalieu. “Tapi ada alasan untuk ini. Kalian semua adalah para budak dan tidak memiliki kebutuhan hidup selain yang kalian curi di tambang, jadi kalian tidak akan bisa hidup kecuali aku memberikannya kepada kalian. Juga, rumah-rumah itu sebenarnya kosong, jadi akan lebih merepotkan jika kalian tidak tinggal di sana. ” Para mantan budak tidak …

Chapter 85.3 – Seorang Raja yang Mengunjungi Rakyatnya Selengkapnya »

Chapter 85.2 – Seorang Raja yang Mengunjungi Rakyatnya

Kekhawatiran terbesar yang mereka miliki tentang menyambut Gopher dan para penghuni baru lainnya adalah cara para Ghoul melakukan hubungan seksual mereka. Para Ghoul tidak memiliki budaya seperti pernikahan, jadi mungkin mereka akan menimbulkan masalah dengan mengajak berhubungan orang lain yang sudah memiliki anak dan pasangan. Item Sihir yang telah didistribusikan Vandalieu telah meningkatkan kesuburan para …

Chapter 85.2 – Seorang Raja yang Mengunjungi Rakyatnya Selengkapnya »

Chapter 85.1 – Seorang Raja yang Mengunjungi Rakyatnya

Korf, orang yang mengelola karavan para pedagang yang mengirimkan bahan-bahan ke tambang yang dikelola budak merasakan kegelisahan yang aneh. Baru-baru ini ada banyak hal yang terjadi di wilayah Duke Hartner. Pertama, Dungeon muncul di kota Niarki dan monster-monster mengamuk, menyebabkan kepanikan yang besar. Monster-monster yang mengamuk dan Dungeon, bernama ‘Skeleton Cavern Heinz,’ telah ditangani oleh …

Chapter 85.1 – Seorang Raja yang Mengunjungi Rakyatnya Selengkapnya »

Chapter 84.3 – Pegunungan Tidak Bergerak… Jadi Mereka Lebih Sederhana Daripada Seseorang

“Tolong izinkan aku memanggilmu Master!” “Tidak.” Setelah melihat skill Dead Spirit Magic, Luciliano memohon Vandalieu untuk menerimanya sebagai murid. Vandalieu bertanya-tanya apa yang ada dalam pikiran Luciliano. Dia bahkan merasa ragu apakah dia memiliki teknik apa pun yang bisa dia ajarkan pada Luciliano. “Aku tidak keberatan tetap menjadi budak! Tolong ajari aku teknik-teknikmu yang hebat …

Chapter 84.3 – Pegunungan Tidak Bergerak… Jadi Mereka Lebih Sederhana Daripada Seseorang Selengkapnya »