Yasei no Last Boss ga Arawareta!

Chapter 20.2 – Libra Menghadang Jalan dan Tak Bisa Melewatinya

Sekitar 2 hari setelah melaju dengan menggunakan mobil. Kami akhirnya tiba di “makamku”, tujuan kami yang berikutnya. Untuk mengunjungi makamku sendiri, itu benar-benar sebuah pengalaman yang “nyata”. Atau lebih tepatnya, aku bahkan tidak dimakamkan di sana sehingga itu bahkan bukan benar-benar sebuah makam. Jika ada orang yang menangis di depan makamku, maka aku benar-benar tergoda …

Chapter 20.2 – Libra Menghadang Jalan dan Tak Bisa Melewatinya Selengkapnya »

Chapter 20.1 – Libra Menghadang Jalan dan Tak Bisa Melewatinya

Beberapa orang berjalan melalui jalanan yang terbuat dari batu yang berwarna gelap. Di tangan mereka terdapat obor, di pinggang mereka terdapat pedang. Orang-orang yang mengikuti di belakang kelompok itu memegang tongkat sihir atau busur panah dan anak panahnya, cara bergerak tanpa adanya satu kecacatan atau kegaduhan menunjukkan bahwa orang-orang ini adalah sekelompok pejuang veteran yang …

Chapter 20.1 – Libra Menghadang Jalan dan Tak Bisa Melewatinya Selengkapnya »

Chapter 19.2 – Aku Membiarkan Mars Pergi, Selamat Tinggal Mars

“Jadi, Dina. Kau mengatakan bahwa tujuan kita berjarak kira-kira 500 km dari sini, tapi, apa yang sebenarnya kau rencanakan? Aku tidak keberatan untuk berjalan kaki ke sana. ” “Ya, saya punya permintaan! Bagaimana kalau membuat golem yang bisa mengangkut kita? ” “Apa, kau tidak ingin berjalan kaki?” “Tentu saja tidak! Itu melelahkan! ” Setelah kami …

Chapter 19.2 – Aku Membiarkan Mars Pergi, Selamat Tinggal Mars Selengkapnya »

Chapter 19.1 – Aku Membiarkan Mars Pergi, Selamat Tinggal Mars

Aku mengikat rambutku menjadi gaya kuncir kuda dan mengenakan kacamata palsu. Bahkan hanya dengan ini saja, kesan yang kuberikan telah banyak berubah. Untuk pakaianku, aku mengganti gaun putih yang biasa kugunakan menjadi pakaian berwarna putih dan celana panjang berwarna hitam, lalu mulai mengenakan mantel berwarna merah seperti sebelumnya. Namun tidak seperti sebelumnya, aku tidak menutupi …

Chapter 19.1 – Aku Membiarkan Mars Pergi, Selamat Tinggal Mars Selengkapnya »

Chapter 18.2 – Meningkatkan Jumlah Sekutu dan Melanjutkan ke Perjalanan yang Berikutnya

Dan dengan begitu, Aries telah berhasil diambil. Dan ketika kami berada di sana, seorang pria bernama Mars dari 7 Luminary mengaum dan pada umumnya itu sangat mengganggu jadi aku memukulnya. (TN : 7 Luminary / 7 Luminaries =  7 tokoh penting, karena kerasa janggal klo di terjemahin, jadi kubiarkan seperti ini aja) “Sekarang kau bisa …

Chapter 18.2 – Meningkatkan Jumlah Sekutu dan Melanjutkan ke Perjalanan yang Berikutnya Selengkapnya »

Chapter 18.1 – Meningkatkan Jumlah Sekutu dan Melanjutkan ke Perjalanan yang Berikutnya

Beberapa menit telah berlalu, dan Aries akhirnya berhenti menangis. Meski matanya masih berkaca-kaca dan mengendus-endus, setidaknya saat ini dia sudah cukup untuk bisa diajak melakukan percakapan. Untuk saat ini, Aries telah kembali dari monster liar menjadi monster yang berada di bawah kendaliku, jadi seharusnya aku bisa melihat statusnya. Jadi hal pertama yang harus kulakukan adalah …

Chapter 18.1 – Meningkatkan Jumlah Sekutu dan Melanjutkan ke Perjalanan yang Berikutnya Selengkapnya »

Chapter 17 – Aries Didapatkan!

Ketika penjepit yang ada dijubahnya dilepas, maka sayapnya pun dibentangkan. Rasa rileks meliputi seluruh tubuhku. Rasanya mengerikan saat membuat sayapku sendiri membatasi diriku. Atau lebih tepatnya, siapa pun yang menikmatinya pasti benar-benar merupakan orang yang menjijikkan. Nah, ketika aku mengatakan ini, aku menghempaskan semua musuh yang ada disekitarku ke angkasa. Ini adalah orang yang Megrez …

Chapter 17 – Aries Didapatkan! Selengkapnya »

Chapter 16 – Tarian Ras Iblis

Gunung Api Gale. Berdiri di seribu meter di atas permukaan laut, gunung itu terletak dua puluh kilometer jauhnya dari Suvell. Meskipun dilaporkan sebagai gunung berapi yang aktif, itu telah tertidur sejak berabad-abad tahun yang lalu. Di kaki monumen alam berdiri sebuah kastil yang sama mengesankannya, yang penuh dengan monster. Namun, bentuk raksasa Aries tidak terlihat …

Chapter 16 – Tarian Ras Iblis Selengkapnya »

Chapter 15 – Boss Terakhir Yang Liar, Reuni dengan Sang Raja Kebijaksanaan

Sekarang, itu hanyalah sebuah kenangan yang singkat. Itu jauh sebelum Megrez dinobatkan sebagai Raja Kebijaksanaan — masa ketika kami hanyalah seorang petualang yang naif dan dipenuh hasrat. Ini adalah masa ketika para petualang elf adalah sebuah pemandangan yang langka, karena ras mereka masih suka menikmati pengasingan diri di hutan Midgard. Mereka yang meninggalkan naungan langit-langit …

Chapter 15 – Boss Terakhir Yang Liar, Reuni dengan Sang Raja Kebijaksanaan Selengkapnya »

Chapter 14 – Aries Yang Liar Telah Muncul

Bumi bergetar saat sosok besar itu mendekat. Udara bergetar karena raungan dari sang naga. Keduanya mengumumkan kemunculan dari kekuatan yang berada di luar pemahaman manusia, monster yang berasal dari zaman pahlawan kuno. Di satu sisi, golem Megrez yang diciptakan di puncak kekuatannya telah menunggu. Di sisi lain, seorang familiar dari sang penguasa bersayap hitam dengan …

Chapter 14 – Aries Yang Liar Telah Muncul Selengkapnya »

Chapter 13 – Magrez Melepaskan Levia

“Baiklah! Sekarang kita bertahan sampai pasukan utama tiba! ” Atas perintah dari komandan mereka, ratusan pedang terhunus dari pinggang para prajurit. Para tentara bayaran juga menarik senjata pilihan mereka sambil menghentak tanah. Meskipun sihir jarak jauh seharusnya dapat mengurangi jumlah mereka, gerombolan monster yang mendekat tidak terlihat berbeda dari sebelumnya. Pasukan monster itu terlalu besar …

Chapter 13 – Magrez Melepaskan Levia Selengkapnya »

Chapter 12 – Monster Liar Tiba-tiba Muncul

Dari berbagai makhluk yang tinggal di Midgard, kebanyakan dari mereka berada di bawah salah satu dari empat kategori utama. Yakni, manusia, monster, iblis, dan sesuatu yang belum diklasifikasikan. Pertama, manusia meliputi manusia, flugel, Dwarf, elf, halfling, vampir, dan beastmen — atau dikenal sebagai Ketujuh Ras Agung. Persyaratan untuk menjadi bagian dari kategori ini adalah, yah, …

Chapter 12 – Monster Liar Tiba-tiba Muncul Selengkapnya »