Chapter 121 – Pahlawan Terdahulu dan Putri Vampir

「Kaa ~, ada apa dengan darah ini. Menjijikkan, terlalu menjijikkan! Ini terasa hambar dan memiliki rasa yang merupakan karakteristik seorang perjaka. Darah semacam ini tidak layak untuk diminum. 」

「Apa-apaan kau bocah nakal」

「Te-tenang, Aniki!」

「Kuon, minggir! Aku jadi tidak bisa membunuhnya! 」

Ga, gadis ini, meskipun aku membiarkannya meminum darahku karena dia berkata untuk meminta darahku, dia punya keberanian untuk memanggilku seorang perjaka … ッ!

Ada cara lain untuk mengatakannya, seperti ceri atau semacamnya, sialan!

Baca Selengkapnya

Chapter 120 – Pahlawan Terdahulu dan Saint Terdahulu

「Kuyakin kau telah memperhatikannya tapi …… Cuaca di luar telah menjadi aneh karena aku.」

Menuju ke lantai 31 labirin bawah tanah, kami menuruni tangga yang panjang.

Dengan Putri Vampir Paimon sebagai pemimpin, perintahnya adalah aku, Bernadette, Kuon, Three stooges dan Silber, dan kemudian Fiona.

「Ya, aku yakin itu.」

Itu hanya intuisi, tapi setelah merasakan sesuatu yang mendekati keyakinan itu, aku mengangguk tanpa menunjukkan rasa keterkejutan apa pun.

「Aku baru bangun dari tidurku, kau lihat …… Meskipun aku mencoba untuk memperbaiki cuaca yang menggila itu, sudah lama sekali sejak aku menangani Maryoku, jadi aku berada dalam kesulitan.」

Baca Selengkapnya

Chapter 119.2 – Penampilan Dari Teknik Baru

「Uhiih, Kuon, kau terasa agak bau, tahu?」

「Kejam banget! Kau adalah orang yang membuatku untuk melakukannya, Aniki !! 」

Setelah menjatuhkan Leviathan, ketika aku mendekati Kuon yang berlumuran darah, * mowah *, ada bau darah dan aku secara refleks mencubit hidungku.

「Namun, itu diselesaikan dengan baik. Rencana dua tahap di mana Yashiro-san membuka titik pertahanannya dan Kuon-san menjatuhkannya. 」

Bernadette menatap Leviathan yang telah kalah, tampak seperti dia merasa kagum.

「Penyebab dari kemenangan kami adalah karena Leviathan telah menyerang Yuu …… Tidak, pada pedang sihir lebih dari yang kita harapkan.」

Fiona melirik ke arah Pedang Sihir Ravenbrand, dan kemudian menatap Leviathan yang tubuhnya telah ditembus dan “melihat” seperti itu telah mati.

「Menerobosnya, huh. …… Itu ungkapan yang sangat pas. Bukan begitu? Kau akan memberi tahu kami tentang semua itu, bukan? 」

Baca Selengkapnya

Chapter 119.1 – Penampilan Dari Teknik Baru

Adapun mengapa Fiona yang berada di barisan belakang sekarang berada dekat dengan Yuu, untuk membicarakan hal itu, itu akan berubah menjadi pembicaraan tentang strategi anti-Leviathan yang Yuu dan partynya pikirkan.

Sesuatu seperti itu tidaklah ada. Setelah menjadi kecil, Yuu menjadi tidak mampu untuk mengerahkan semua kekuatannya. Yang sangat jelas adalah bahwa lengan dan kakinya menjadi lebih pendek, yang mana itu menurunkan kecepatan berlari dan jangkauan serangannya.

Apa yang dipikirkan untuk mengkompensasi hal itu adalah 『Dengan menerbangkan Yuu dengan Sihir angin, Yuu yang terpental akan membunuh Leviathan』. Hal semacam itu adalah taktik kekanak-kanakan yang tidak bisa disebut sebagai sebuah strategi.

Pertama, Yuu dan Kuon akan berada di depan dan mendekati musuh. Kemudian, ketika mereka berada tepat di depan Leviathan, Kuon akan mengaktifkan Jimat sihir Transfer sekali pakai dan mentransfer Fiona. Dan terakhir, dia akan menabrakkan Dinding angin ke Yuu.

Baca Selengkapnya

Chapter 118

Sea King Dragon Leviathan.

Itu adalah naga yang memiliki tubuh yang panjang seperti ular, dan juga naga sihir yang memiliki kekuatan untuk bahkan memanipulasi cuaca. Di kota-kota pelabuhan, itu juga diperlakukan seperti Namahage di mana orang-orang akan mengatakan 「Untuk ana-anak nakal yang tidak menuruti orang tuanya, Leviathan akan datang dan memakannya.」

「Untuk beberapa alasan, katakanlah itu adalah Leviathan …… Kenapa monster seperti itu berada di dalam labirin seperti ini?」

Setelah mendapat informasi dari kota pelabuhan tempat Kuon dibesarkan dan setelah mendengar legenda Leviathan, aku tanpa sadar menarik nafas.

「Awalnya, lawan kita seharusnya merupakan beberapa Golem Slime. Karena itu yang terjadi …… ​​Ini jelas adalah ulah dari Vampir itu. 」

Sambil membuka buku panduan, Fiona juga mendesah.

Baca Selengkapnya

Chapter 117 – Pahlawan Terdahulu dan Banjir Bandang

「Kikiki …… Sedikit lagi, sedikit lagi.」

Di tempat yang gelap dan dalam, ada seorang gadis kecil. Sang putri vampir Paimon.

Sambil memegang bola kristal yang seukuran dengan bola softball di salah satu tangannya, dia sedang melihat ke dalam bola kristal, dan karena perasaan senang yang mengalir didalam dirinya, mulutnya berubah menjadi sebuah senyuman.

「Dengan hanya sedikit lagi …… keinginanku akan terkabul!」

Apa yang tercermin di matanya adalah seorang anak laki-laki dan gadis muda berambut hitam.

「Selama 1.200 tahun, aku telah menunggu …… ッ!」

Sambil mengingat hal itu, kemarahan mulai meluap di dalam dirinya.

Baca Selengkapnya

Chapter 116 – Ketakutan Pahlawan Terdahulu

「Itu sebabnya, aku tidak akan memaafkanmu. Sama seperti kau tidak akan memaafkan saya, aku juga tidak akan memaafkanmu. 」

Bernadette mengalihkan tatapan tajam ke arah Fiona seolah mengatakan bahwa dia membalas karena dilirik sebelumnya.

「Mengabaikan perasaan Yashiro-san, dan menyuruhnya terus bertarung, aku tidak akan memaafkanmu.」

「Aku juga tidak terlalu ingin dimaafkan. 」

Fiona membalas kata-kata Bernadette dengan nada yang terdengar tidak tertarik.

「Aku mengerti alasanmu untuk bepergian dengan Yuu, dan perasaanmu. Tapi, …… pada akhirnya, Yuu melarikan diri. Dari nasibnya, dari misinya …… Dari Olivia, dia baru saja melarikan diri. 」

Baca Selengkapnya

Chapter 115 – Perasaan Bernadette

Halo semuanya, aku adalah seorang biarawati dan agen Organisasi Agama Ulquiorra Suci, Bernadette.

Kami terus melewati setengah lapisan Reruntuhan Bersejarah Danau bawah tanah, tapi, sekarang, kami telah menemukan sebuah adegan pembantaian!

「Sejak awal, setiap hal kecil yang kau hebohkan selalu tentangi” putri ini, putri itu “. Seorang lesbian? Apa kau seorang lesbian? Sangat bagus untukku setiap kali aku melihatnya, tapi aku benar-benar tidak merekomendasikan tindakan yang tidak produktif seperti ini. 」

「Bisakah kau tidak mengotori hubunganku dan Putri dengan kata-kata kasar dan vulgar seperti itu? Meskipun, yah, kukira seorang pria, apalagi pria yang cabul sepertimu, Yuu, yang setengah bagian bawah dan bagian otaknya saling terhubung itu tidak akan bisa mengerti akan hal tersebut. 」

Baca Selengkapnya

Chapter 114 – Mengenai Para Gadis

Orang macam apa Bernadette bagi Yashiro Yuu?

Menanggapi pertanyaan itu, Bernadette menjawab tanpa jeda.

「Temannya.」

Sejak dia tahu tentang masa lalunya di Be Io, Bernadette bersumpah bahwa dia akan menjadi rekan Yuu. (Meskipun begitu dia tidak akan membiarkan perlakuan mesum terhadapnya)

Ketika Bernadette menjawabnya dengan itu, Fiona dengan ringan melambaikan jarinya seperti tongkat sihir dan memanggil Sihir Silent. Suara di sekitarnya menghilang, dan hanya suara nafas Fiona dan Bernadette yang bergema di dunia ini.

Baca Selengkapnya

Chapter 113 – Pahlawan Terdahulu dan Episode Baju Renang

Sejak awal, seorang manusia yang disebut Yashiro Yuu sudah cukup cabul dimana kau bisa menempatkan 『Super』 di depan kata cabul.

Bencana yang terjadi tiga tahun lalu. Dimulai dengan insiden 『Tiny Breast Panties Mask』, dia adalah orang cabul kelas terdepan yang menyebabkan berbagai tindakan dan insiden yang menyimpang.

Begitulah Yashiro Yuu dikenal, tapi baru-baru ini, dapat dilihat bahwa dorongan-dorongan cabul itu mulai redup. Tidak, tentu saja, dia punya waktu di mana dia akan terangsang saat melihat hal-hal seperti paha Bernadette atau payudara wanita.

Tapi hal-hal seperti itu sangat normal untuk pria di usia ini. Itu bukanlah sesuatu yang layak untuk mengkritiknya.

Baca Selengkapnya

Chapter 112 – Reruntuhan Bersejarah Di Danau Bawah Tanah

Di tengah danau besar, ada reruntuhan bersejarah yang tampak seperti mengambang dan terlihat cahaya hangat yang bersinar di atasnya.

Itu adalah pemandangan yang membuat kami merasa seperti kami akan lupa bahwa saat ini kami sedang berada di bawah tanah.

“Luar biasa……”

Di sampingku, Bernadette menggumamkan kata-kata itu dengan suara kecil dan tampak seperti dia mengatakannya tanpa sadar.

Baca Selengkapnya

Chapter 111 – Lantai 21

「Ah, ahahahaha ー …… Ka-kalau dipikir-pikir, Rambut hitam, kau menjadi jauh lebih tampan daripada yang dulu, sejak tiga tahun yang lalu itu. Aku hampir tidak bisa mengenalimu ー 」

「Berhentilah mencoba membuat suasana seperti tidak ada hal yang terjadi disini. Juga, katakan hal semacam itu pada saat kita bertemu lagi. 」

Terheran-heran oleh Angelica yang mencoba untuk mengubah topiknya saat  ia dipenuhi  dengan keringat, aku mengatakan tsukkomi secara spontan.

Baca Selengkapnya