Maou-sama Retry!

Chapter 7

– Kerajaan Cahaya Suci: di jalan menuju Ibukota Suci (Ini untuk mandi…!) Aku terus terkejut setelah memasuki tenda. Hal pertama yang dia perhatikan adalah perbedaan mendasar dalam kekokohannya dibandingkan dengan rumah-rumah di desanya. Misalnya, jika beruang atau babi hutan menyerang, bukankah tempat itu akan benar-benar tidak tergores?

Chapter 6 – Kerajaan Cahaya Suci

– Kerajaan Cahaya Suci, Disebuah desa terpecil dengan tuan tanah yang  memerintahnya Vilitzo Lang, tuan tanah yang memerintah beberapa desa miskin di daerah itu menunjukkan wajah yang tersenyum pada berita baik yang tidak biasa ini. Setelah semua, “Raja iblis” yang telah dihidupkan kembali dikatakan telah mati. Tanahnya adalah tanah yang hampir tidak menghasilkan pajak, dan …

Chapter 6 – Kerajaan Cahaya Suci Selengkapnya »

Chapter 4 – Kuil Keinginan

Seorang pria berambut panjang sedang berjalan sambil menggendong seorang anak kecil di punggungnya. Dari deskripsi itu, mereka terdengar seperti ayah dan anak, tetapi penampilan pria itu aneh. Dia memiliki rambut yang hitam, yang langka untuk dunia ini, dan rambutnya itu panjang seperti rambut seorang wanita. Untuk melengkapi semua ini, dia berpakaian serba hitam, tampak seperti …

Chapter 4 – Kuil Keinginan Selengkapnya »

Chapter 3 – Raja iblis dan Aku

(TN : untuk “aku” tanpa huruf kapital merujuk pada arti kata “saya” , kalau “Aku” dengan huruf kapital merujuk pada si gadis pirang) Sudah lama sejak kehadiran manusia telah menghilang dari hutan ini, tapi hari ini ada dua diantaranya. Yang satu terlihat mencurigakan, pria berambut panjang, yang satunya adalah anak kecil.

Chapter 2 – Hutan Besar

(Apa ini…?) Di dalam hutan lebat yang terbentang dihadapan “-ku,” aku menarik napas. Selanjutnya, aku mulai tertawa. Karena ini adalah akhir dari 15 tahun hobiku, aku tentu saja sedikit mabuk, tetapi tentu saja itu tidak cukup untuk berhalusinasi tentang dilemparkan ke tengah hutan.

Chapter 1 – Dimulai pada Tengah Malam

– DIVE TO GAME – Kalender Kekaisaran: Tahun 2XXX “Kekaisaran Agung” yang menguasai sebagian besar dunia memulai GAME yang mengerikan. Untuk memantapkan kekuasaannya atas negara-negara yang telah ditaklukkannya, untuk membasmi benih-benih pemberontakan, ia menjadi tuan rumah dari “pertunjukan” yang kejam dan ekstensif sebagai peringatan. Itu hanya bisa dianggap sebagai sebuah kegilaan, permainan yang seperti itu …

Chapter 1 – Dimulai pada Tengah Malam Selengkapnya »