Chapter 12 Part 2

Setelah itu, Mary yang anehnya termotivasi pun memimpin kelompok ke pusat kota yang berada di luar markas Resistance. Pada saat Mary yang masih membawa kendi besar berisi bahan-bahan memasuki kota, banyak suara yang menunggu terdengar di mana-mana. 「Ketika kau meminta kami untuk membantumu menyiapkan makanan … Apakah maksudmu makanan untuk semua penduduk Noah?」 Krull bertanya … Baca Selengkapnya Chapter 12 Part 2

Chapter 12 Part 1

「Itu …… itu pasti Kagami-san!」 Kelompok itu memakan waktu selama setengah hari untuk kembali ke Fasilitas Bawah Tanah, Noah, setelah operasi yang gagal di Sungai Tama. Untungnya, terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar dari mereka telah kehilangan senjata sihir mereka, satu-satunya musuh yang mereka temui adalah Monster-monster yang lemah dan berisiko rendah, sehingga semua orang … Baca Selengkapnya Chapter 12 Part 1

Chapter 11 Part 27

Pada saat itu, seolah-olah telah memperhatikan sesuatu, pria berpenutup kepala itu mulai menjauh dari anggota Resistance. Balmung, dalam upaya untuk memahami alasan tindakannya pun mulai melihat ke arah tempat di mana pria berpenutup kepala itu mundur. Segera setelah itu, wajah Balmung memucat. 「- !? Semuanya, mundur! Larilah ke Noah sekarang! 」 Di arah yang Balmung … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 27

Chapter 11 Part 26

「Dia …… menghindarinya」 Tepat sekali, Pria berpenutup kepala itu tidak menangkis serangan Mary, tapi dia hanya menghindarinya. Saat peluru sihir itu hampir mengenai Pria berpenutup kepala itu, dia, yang seharusnya tidak bisa bergerak dari posisinya pun menghilang. Seolah-olah dia menghilang dalam sekejap. 「Kau bercanda …… jenis ini, kekuatan semacam ini …… Jangan main-main denganku!」 Mary … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 26

Chapter 11 Part 25

Sulit untuk melihat wajah pria di balik penutup kepala yang dikenakannya itu, namun, sosok tubuhnya pastinya terlihat sama dengan Kagami. Namun, pikiran Alice segera merasa terganggu. Pada saat itu, pria itu menghantamkan pecahan jembatan yang dia pegang terhadap salah satu pilar batu yang menopang jembatan. 「Tunggu …… itu dia, bukan?」 Palna bergumam dengan keringat mengalir … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 25

Chapter 11 Part 24

「Hujan … Bagus sekali. Ini akan dapat menyembunyikan aroma kita 」 Balmung bergumam sambil menatap gambar yang ditampilkan di Relic Monitor yang telah dipasang di pohon yang ada di dekat jembatan. Sekelompok yang terdiri dari lebih dari selusin makhluk yang ditutupi oleh penutup kepala yang tampaknya mampu melindungi mereka dari hujan, angin dan sinar matahari … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 24

Chapter 11 Part 23

Selama setengah hari, kelompok itu berhasil melewati Distrik Shibuya lama sebelum para Beast’s Fangs yang bergerak perlahan untuk tidak meninggalkan orang tua dan anak-anak di belakang. Para monster menyerang mereka beberapa kali dalam perjalanan ke sana, namun mereka sama sekali tidak berbahaya seperti para Eaters•, dan akhirnya dapat dengan cepat dibasmi oleh para barisan depan, … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 23

Chapter 11 Part 22

「Bagaimana perasaanmu? 」 「Lebih baik … daripada buruk」 Tina menjawabnya dengan wajah pucat, ketika kepalanya beristirahat di pangkuan Krull. Di sisinya adalah Alice yang memegang handuk basah di tangannya, Palna yang hanya bisa memandangnya dengan gelisah, dan Menou dan Rex, yang sepertinya sedang memikirkan sesuatu. 「Aku ingin kita bisa segera pergi, tapi … Menurutmu berapa … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 22

Chapter 11 Part 21

Meskipun semua orang sudah berhasil mencapai daerah yang relatif aman, fakta bahwa tiga Eaters berhasil menghilangkan lebih dari selusin teman mereka, termasuk mereka yang berada dalam kelompok pertama yang muncul ke permukaan, itu masih membuat semua orang merasa sangat tegang. Pertama-tama, para Eaters biasanya tidak berkeliaran di sekitar daerah di mana ada beberapa monster berburu, … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 21

Chapter 11 Part 20

「La-lalu, siapa yang menyelamatkanku?」 Tanya Anggota barisan depan yang secara ajaibnya tidak mati di tengah-tengah situasi yang putus asa ini, di tengah-tengah di mana satu-satunya hal yang bisa dilakukan semua orang adalah menatap sekelompok Eaters yang dapat mengakhiri hidup mereka kapan saja. Namun, tidak ada jawaban, terlebih lagi, tempat itu menjadi sunyi senyap, dan satu-satunya … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 20

Chapter 11 Part 19

Segera setelah itu, Sang Eaters yang dihempaskan dengan tendangan Takako jatuh ke tanah tanpa melakukan perlawanan, makhluk itu berhenti bergerak karena kerusakan yang dideritanya. 「Sungguh aneh, seharusnya aku tidak memukulnya dengan keras」 「Para Eaters tidak memiliki daya tahan. Tapi … mereka memiliki perilaku yang sangat tidak terduga, dan gerakan mereka cepat dan sulit dibaca, jadi … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 19

Chapter 11 Part 18

Meskipun semua orang merasa frustrasi karena waktu terus berlalu sementara mereka tidak dapat melakukan sesuatu, namun tidak ada yang berhenti memperhatikan sekeliling. 「Apa yang harus kami lakukan? Kami masih baru dan kami tidak tahu bagaimana harus bereaksi dalam situasi ini. Kami membutuhkan instruksimu untuk bertindak, Kapten Balmung-san 」 Semua orang terlalu takut untuk bergerak dari … Baca Selengkapnya Chapter 11 Part 18