Volume 2 Chapter 4 Part 7

“Alasan sebenarnya kami「 Sirena 」ingin membentuk aliansi dengan kalian「 Liberator 」adalah ── karena kalian「 Liberator 」mudah untuk dimanfaatkan.” Terus terang. Selanjutnya. “Sebaliknya, sejak awal「 Liberator 」menjadi sangat merepotkan. Tiba-tiba membuat sebuah negara, menerima yang lemah seperti 「Infirma」 dan [Absence], bukankah itu sudah seperti sebuah revolusi? Meskipun tujuan kami adalah untuk terus mempertahankan dunia yang seperti … Baca Selengkapnya

Volume 2 Chapter 4 Part 6

Mudah tidur dan mudah bangun adalah salah satu kemampuan khusus yang dibanggakan Reiji. Tidak peduli seberapa lelahnya dia, seberapa besar tubuhnya ingin tidur, dia akan segera bangun ketika sesuatu terjadi. Karena itulah ── sesaat ketika seseorang diam-diam merangkak ke tempat tidur, kesadaran Reiji segera kembali. “…… Oi Leu. Aku sudah bilang jangan bergerak di malam … Baca Selengkapnya

Volume 2 Chapter 4 Part 5

“…………Kau mengerikan.” Pada saat yang sama ketika mereka kembali ke kamar mereka. Tifalycia bergumam sambil terlihat cemberut, Reiji menahan dirinya untuk menguap dan berbicara. “Aahn? Soal membuatmu duduk di depan Seire? ” “Itu juga sangat mengerikan, tapi …… tidak, itu sebenarnya sangat mengerikan!” Mungkin dia merasa malu setelah mengingatnya, Tifalycia berdeham di akhir kalimatnya. “Kenapa … Baca Selengkapnya

Volume 2 Chapter 4 Part 4

“Tentu saja,「 Sirena 」tidak pernah memulai Perang Pahlawan itu sendiri. Mereka terus kalah dapal Perang Pahlawan dan baik sang Pahlawan maupun sang Penguasa mengatakan bahwa mereka tidak ingin bertarung. Bukan begitu?” “Terus?” “Aku juga bisa mengatakan apapun yang aku mau. Apakah tindakan mereka sesuai dengan kata-kata yang mereka ucapkan? Jika mereka benar-benar cinta damai dan … Baca Selengkapnya

Volume 2 Chapter 4 Part 3

“Memohon.” “Au …… itu-itu ……” ” Memohon.” “………… U-Uuuu ……” “Dia menyuruhmu memohon! Kau tidak bisa melakukannya !? ” “Ke-Kenapa Reiji juga menyuruhku !? Tolong hentikan!” “…… Meskipun mengatakan itu, Master tidak pernah benar-benar memberimu perintah. Jika dia memerintahmu, maka kau seharusnya sudah memohon. ” “Ah……” Itu benar. Apa yang telah dibatalkan hanyalah pembatasan berbahasa … Baca Selengkapnya