Chapter 4 Part 3 – Barisan Para Orang Lemah, Menuju Gerbang Neraka

Para penduduk desa terus berjalan di gurun yang tak berujung. Dimensi ini diciptakan oleh sihir kegelapan. Tapi, sesungguhnya itu tidak ada bedanya dengan gurun yang sebenarnya. Sekarang kupikir mereka akan bertahan sedikit lebih lama. Terik matahari membakar kulit mereka tanpa henti-hentinya, dan pasir juga terasa panas. Mata para penduduk desa semuanya terlihat suram. Beberapa orang … Baca Selengkapnya

Chapter 4 Part 2 – Kejahatan dan Hukuman

Di bawah terik matahari, saya memaksa penduduk desa untuk terus berjalan. “Ahh, menyakitkan… ..haa… ..haa… ..” “Haa… ..haa… ..tidak lagi …… aku bisa… .. jalan… ..” Sekitar 30 kilometer dari desa Nomu ke desa pertambangan Moltke. Desa ini dipilih sebagai kamp tentara kerajaan menggantikan desa Nomu. Ini merupakan tujuan tur kami yang luar biasa. Namun, … Baca Selengkapnya

Chapter 4 Part 1 – Sang Pembalas, Memaksa Untuk Menyertai Hingga Momen Pengadilan

Desa Noor terletak di bagian utara kerajaan Kurtz. Desa ini terletak di perbatasan dengan kerajaan Arbatov yang hancur oleh serangan para iblis. Bahkan dalam perang antara kerajaan Kurtz dan pasukan iblis, garis perbatasan pertahanan di sekitar desa Noor sangatlah sengit, dan pada saat itu, seluruh area berada dalam kondisi yang sangat buruk. Tentu saja, aku … Baca Selengkapnya

Chapter 3 Part 8 – Laboratorium yang Dipenuhi Dengan Kengerian, Tak Ada Akhir Bagi Penderitaan Yang Diberikan Oleh Sang Pahlawan

Dokter harus membayar fakta bahwa dia memandang rendah orang lain dan memperlakukan mereka seperti hewan percobaan. [Baiklah, biarkan dokter yang bertanggung jawab itu masuk] Orang-orang yang muncul sambil menyeret tubuh mereka yang berat itu adalah mayat para Berserker yang berada di lantai pertama. [Mereka juga memakai jas berwarna putih, itu yang paling pantas kan?] [Hiiii… … Baca Selengkapnya

Chapter 3 Part 7 – Sang Pembalas, Undangan ke Laboratorium Teror

“Tidaaaaaaaaak… ..! Biarkan aku pergiiiii… ..!” “Ya, ya, sekarang berhentilah meronta-ronta” “Itu sakit…..! Itu sakit…..!” “Karena kau melawan, talinya menyakitimu” Aku mengikat tangannya di pinggangnya dengan tali, lalu aku memaksa dokter untuk berjalan dengan mata tertutup. Dokter yang tak bisa melihat itu sering tersandung dan jatuh. Jika orang-orang bisa melihat ini, mereka pasti akan mengira … Baca Selengkapnya