Chapter 6 – Keputusasaan Jared Murphy 6

“Aku tidak bermaksud untuk mengganggu privasimu, tapi informasi selalu mengalir, dan kami tidak dapat membuat keputusan tanpa informasi tersebut.”

“Tidak, aku mengerti. Rumor sudah menyebar di dalam akademi, jadi aku sudah cukup terbiasa dengan itu. ”

“Aku benar-benar minta maaf …”

Jared tidak tahan lagi dengan tatapan kasihan yang ditujukan ke arahnya.

“Itu baik-baik saja. Untuk saat ini, aku siap menjadi Penyihir Istana, tapi pertanyaannya sekarang adalah ‘bagaimana cara menjadi salah satunya. ‘”

“Terima kasih banyak. Lalu, Asosiasi Penyihir sudah sepenuhnya menyadari keterampilan, bakat, kepribadian, dan penyokong Murphy-sama. Asosiasi telah menganggap kualitas-kualitas ini sesuai, tapi kami ingin kau memiliki lebih banyak prestasi. Meskipun kau telah menaklukkan naga, tingkat ancamannya tidak lebih dari kelas-bencana, dan dengan demikian, itu hanya akan memberikan sedikit atau bisa dibilang tidak ada kontribusi terhadap tujuanmu. Selain itu, ada juga masalah mengenai usiamu. Saat ini kau berusia 16 tahun. Banyak dari anggota Divisi Penyihir Istana tidak akan mengenali keahlianmu kecuali kau menunjukkannya dengan prestasi besar. “

Baca SelengkapnyaChapter 6 – Keputusasaan Jared Murphy 6

Chapter 5

Jared tercengang dengan pujian Dennis dan dia tidak bisa untuk menyembunyikan keterkejutannya.

Sejujurnya, dia tidak pernah diberitahu bahwa dia adalah orang yang luar biasa.

Sementara jumlah para penyihir hanya sedikit, dia juga bukan merupakan orang dengan kepribadian yang arogan.

Dennis menghela nafas ringan ketika dia menyadari bahwa Jared tenggelam dalam pikirannya dan segera meminta maaf.

“Aku sangat menyesal.”

“Aku sedikit kehilangan ketenanganku.”

“Dengan kata lain, Tuan Murphy sudah memiliki kekuatan yang cukup untuk dipilih sebagai penyihir istana.”

“Namun, kau tidak bisa menjadi penyihir istana saat ini juga.”

Jared juga tidak pernah bermimpi bahwa dia akan segera menjadi seorang penyihir istana. Dia meragukan dirinya sendiri bahkan ketika dia diberitahu oleh kakek dan neneknya bahwa dia telah dinominasikan.

Baca SelengkapnyaChapter 5

Chapter 4

“Aku sudah menunggumu, Jared Murphy-kun. Selamat atas pertunanganmu. Aku tidak berpikir bahwa kau akan menjadi tunangan Olivia Alway. ”

Di ruang staf, Kirisi Santara, orang yang bertanggung jawab atas para guru, menyapa Jared dengan rambut ungu liarnya.

“Terima kasih.”

“Kau mungkin bertanya-tanya bagaimana aku bisa mendapatkan informasi ini. Karena ini adalah Akademi Kerajaan yang memiliki banyak bangsawan didalamnya, rumor tentang kalian berdua telah cukup cepat menyebar. Tidak hanya itu, banyak guru yang merupakan seorang bangsawan juga. Kami para guru tidak kalah dengan kalian para siswa dalam hal mendapatkan informasi. ”

“Mohon maafkan aku.”

“Sudahlah, bagaimanapun juga aku tidak berpikir bahwa kau menyukaiku. Aku akan menikah denganmu jika kau melamarku. ”

“Maaf, tapi aku tidak menyukai orang yang lebih tua!”

“Oh? Tapi kupikir Olivia itu seumuran denganku … ”

Baca SelengkapnyaChapter 4

Chapter 3

Sehari setelah pertunangannya dengan putri Duke yaitu Olvia Alway diputuskan, kehidupan sehari-hari Jared tidak pernah berubah.

Jared, yang pergi ke Perguruan Tinggi Ibukota Kerajaan telah merasakan suatu perasaan yang tidak menyenangkan di lingkungan sekolah. Ini mungkin karena para penyihir lainnya masih belum dimintai oleh Asosiasi Penyihir untuk dijadikan sebagai kandidat Penyihir Istana.

“Entah kenapa itu terasa tidak menyenangkan, bukan?”

Jarred adalah siswa terkenal diantara murid-murid lainnya dalam arti yang baik dan buruk.

Meskipun dibenci sebagai putra tertua dari seorang baron yang tidak memiliki kepala keluarga, ia diminta oleh asosiasi penyihir untuk menjadi kandidat penyihir istana.

Sekolah mempertahankan kebijakan yang menekankan perhatian mereka untuk membantu para penyihir. Karena ini, sekolah ingin mengimprovisasi bakat Jared sebagai Penyihir beratribut bumi. Namun, tidak ada guru di sekolah itu yang bisa mengajari Jared.

Baca SelengkapnyaChapter 3

Chapter 2 – Keputusasaan Jared Murphi 2

“Seharusnya tidak perlu bagiku untuk menyebutkan ini kepadamu Jared, tapi kau memiliki elemen‘ Bumi Agung’. Di antara para penyihir, ada beberapa individu yang memiliki kecenderungan untuk elemen tertentu. Karena kau telah menjadi terkenal  dalam berburu binatang gaib, Asosiasi Penyihir Nasional telah memperhatikanmu, ”Kakek Jared, Baron Daun, Menerangkannya.

 

“Elemen agung tersebut terdiri sebagai berikut: Bumi, Api, dan Air. Beberapa penyihir juga dapat memiliki dua elemen atau kombinasi dari dua elemen. Misalnya, elemen Udara dan Laut adalah hasil dari kombinasi dua elemen dasar. Mereka yang memiliki lebih dari satu elemen sangatlah langka dan dianggap luar biasa. ”

Baca SelengkapnyaChapter 2 – Keputusasaan Jared Murphi 2

Chapter 1 – Keputusasaan Jared Murphy

“Aku dengan tulus meminta maaf atas kekasaran putriku.”

Duke Alway, meminta maaf kepada tuan rumah dan Jared di beranda. Ini dilakukan setelah pertemuan mereka di rumah keluarga Daun.

Setelah mengantar mereka pergi, Jared dan kakeknya duduk di sofa.

“Tidak seperti desas-desusnya, putrinya tampaknya sebagai tipe yang energik”

Bersama dengan beberapa pelayan, nenek Jared atau bisa dibilang istri Baron Daun, Marte, masuk ke dalam ruangan.

“Jadi kau sudah mendengar cerita tentangnya madam?”

Baca SelengkapnyaChapter 1 – Keputusasaan Jared Murphy

Prolog

Jared Murphy berusaha mengatasi sakit perutnya saat dia tertawa secara halus. Alasan untuk situasi ini adalah karena si cantik yang sedang duduk di depannya.

Namanya adalah Olivier Alway.

(TLN: Mengubah nama aslinya dari “Olivier Alway” menjadi “Olivia Alway” untuk kemudahan penerjemah.)

Dia adalah putri dari seorang duke, dan pada saat yang sama merupakan tunangan Jared.

Rambut pirangnya yang halus itu terus memanjang sampai ke pinggangnya, dan gaun berwarna biru yang dipakainya menonjolkan sosok rampingnya. Dia memiliki kecantikan yang dapat menjaga pandangan para pria untuk terus tertuju padanya.

Dengan bibir dan alisnya yang lentur, hidungnya yang lembut, dan mata biru berwarna safir semakin meningkatkan kecantikannya.

Baca SelengkapnyaProlog