Chapter 44 – Miledi Raisen I

Dungeon Besar Raisen jauh lebih merepotkan daripada yang mereka duga. Pertama, sihir sama sekali tidak bisa digunakan. Itu karena kekuatan disintegrasi sihir jauh lebih...

Chapter 43 – Dungeon Besar Raisen

Setumpuk mayat. Kata-kata itu sesuai dengan pemandangan saat ini  yang ada di dalam jurang Raisen Grand Canyon. Beberapa binatang iblis yang kepalanya telah dihancurkan...

Chapter 42 – Dikota Brook Part 3

Saat ini, Yue dan Syia pergi ke kota. Karena hanya tersisa beberapa jam sebelum tengah hari, mereka harus bergerak sesuai rencana. Tujuan mereka adalah...

Chapter 41 – Dikota Brook Part 2

Karena Guild memiliki citra tempat berkumpulnya orang-orang kasar, Hajime mengira itu akan menjadi tempat yang kotor, tapi tak disangka itu bersih. Ada sebuah meja...

Chapter 40 – Dikota Brook Part 1

Mereka bisa melihat sebuah kota di kejauhan. Itu adalah sebuah kota kecil yang dikelilingi parit dan pagar disekitarnya. Ada sebuah gerbang yang menghadap ke...

Chapter 39 – Rahasia Pohon Raksasa

Jauh di dalam kabut, Hajime dan kelompoknya maju menuju Pohon Besar. Mereka meninggalkan pertempuran pada Kam, sementara anggota Haulia lainnya berserakan di sekitar mereka,...

Chapter 38 – Kegagalan Hajime

Regin Banton adalah orang kuat, dikabarkan menjadi kepala suku Banton berikutnya; salah satu suku Bearman. Dia mengidolakan salah satu Tetua saat ini; Jin Banton,...

Chapter 34 – Pertemuan Dengan Tetua

Mereka bergerak maju dalam kabut tebal yang dipandu oleh Gil, si manusia setengah harimau. Tujuan mereka adalah Faea Bergaen. Mereka telah berjalan selama satu...